Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Desa Hutanamale melalui Pelatihan Tajhizul Mayit Menggunakan Metode Simulasi Mawardi; Riski Pratama; Reski Wahyuni Hsb; Husnul Falah Nst; Rika Nurhasanah; Rahma Atikah; Suci Ramadani Nst; Elsya Juliana; Nabila Az-Zahra; Rita Defriza; Nila Rahmadani
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): SEPTEMBER-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/4qhq2x16

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan warga Desa Hutanamale, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, mengenai tata cara pengurusan jenazah sesuai ajaran Islam. Pelatihan dilaksanakan dengan metode Participatory Action Research (PAR), yang mencakup dua tahap utama: penyampaian materi teori tentang hukum dan prosedur perawatan jenazah, serta praktik lapangan secara langsung. Kegiatan ini dilaksanakan pada 13 Agustus 2025 dan diikuti oleh sekitar 30 peserta dari masyarakat Desa Hutanamale. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta terhadap tata cara pengurusan jenazah serta kemampuan mereka memanfaatkan aplikasi sebagai media pembelajaran. Program ini terbukti efektif dalam memperkaya pengetahuan masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.
Prosedur Pendaftaran Pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Panyabungan Wanda Indriana Putri; Idris; Sarah Nst; Riska Nst; Roslina; Fadilah Nauli; Salwa Nasution; Nurul Sakinah; Suci Ramadani Nst
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): Edisi Maret
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan merupakan peristiwa hukum yang harus dicatat agar memiliki kekuatan hukum yang sah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Peraturan Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2019 tentang Pencatatan Pernikahan. Pencatatan pernikahan bagi umat Islam dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan. Namun dalam pelaksanaannya, masih terdapat masyarakat yang belum memahami prosedur pendaftaran pernikahan sehingga sering terjadi keterlambatan pendaftaran dan kekurangan persyaratan administrasi. Metode yang digunakan adalah metode pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan pendampingan langsung dalam pelayanan administrasi pernikahan di KUA Kecamatan Panyabungan selama bulan Januari sampai Februari 2026. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa prosedur pendaftaran pernikahan di KUA Kecamatan Panyabungan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan melalui tahapan pemberitahuan kehendak nikah, pemeriksaan nikah, pengumuman, akad nikah, dan pencatatan pernikahan. Kendala yang sering terjadi adalah kurangnya pemahaman masyarakat mengenai persyaratan dan batas waktu pendaftaran. Melalui kegiatan pendampingan, masyarakat menjadi lebih memahami prosedur sehingga pelayanan dapat berjalan lebih tertib.