Articles
101 Documents
KONSEP IMPLEMENTASI ILMU SOSIAL DAN ALAMIAH DASAR DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT (STUDI ANALISIS PENERAPAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI)
Ernata Hadi Sujito
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 11 No. 2 (2018): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Basic Social Sciences and Natural Sciences is one of the most important sciences, which must be possessed by a student, who is prepared to become a Leader either among the Bureaucracy or among the Community. Along with the development of time, we can study the Social Sciences and Basic Natural Sciences by using Science and Technology, so that the integration of Science will be easier in developing the Social Sciences. On this occasion we will discuss a number of things, about the positive and negative impacts of the influence of Social Sciences with the development of current science and technology, including: Impact on Human Needs; Impact on the Utilization of Natural Resources; Impact on Natural Resources; Impact on Human Resources; Impact on Communication and Transportation; Impact on Health Improvement; Impact on Achievement of Prosperity.
Media Pembelajaran Perspektif Agama Islam
M Anwar
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 11 No. 2 (2018): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Media merupakan sarana yang membantu proses pembelajaran terutama yang berkaitan dengan indera pendengaran dan penglihatan, bahkan adanya media tersebut dapat mempercepat proses pembelajaran peserta didik karena dapat membuat pemahaman peserta didik lebih cepat pula. Penggunaan media pembelajaran dalam proses pengajaran sangat dianjurkan untuk mempertinggi kualitas pengajaran. Media pembelajaran sebenarnya sudah ada dan diaplikasikan sejak zaman Rasulullah saw. Rasulullah adalah sosok pendidik yang agung bagi umat manusia. Beliau dalam mengajarkan ilmu pengetahuan kepada sahabat-sahabatnya tidak lepas dari adanya media sebagai sarana penyampaian materi ajarnya. Seperti Rasulullah menggambar dan membuat garis-garis ketika sedang menyampaikan ajarannya kepada para sahabatnya. Hal ini membuktikan bahwa kebenaran tentang adanya media pembelajaran sudah ada sejak zaman dahulu.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK
Nor Asyriah
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 11 No. 2 (2018): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Kemampuan komunikasi matematis merupakan kemampuan matematika yang harus dimiliki siswa dalam pencapaian kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa Indonesia masih rendah. Lemahnya kemampuan komunikasi siswa dikarenakan pembelajaran matematika selama ini masih kurang memberi perhatian terhadap pengembangan kemampuan ini. Salah satu pendekatan yang dapat memotivasi, mendorong, dan mendukung pencapaian kemampuan komunikasi matematis siswa dalam proses pembelajaran matematika yaitu pendekatan saintifik. Berdasarkan hasil telaah penulis, kemampuan komunikasi matematis siswa muncul dalam proses pembelajaran matematika dengan pendekatan saintifik. Oleh karena itu, pendekatan saintifik perlu dilaksanakan dalam proses pembelajaran matematika.
KARAKTERISTIK SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI TINGKAT SEKOLAH DASAR
Muh Syahrul Sarea
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 11 No. 2 (2018): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik butir soal UAS Kelas IV Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti tingkat Sekolah Dasar di Kabupaten Hulu Sungai Selatan berdasarkan: (1) Tingkat Kesukaran, (2) indeks daya beda, dan (3) efektivitas distraktor. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan melakukan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik butir soal UAS Kelas IV Sekolah Dasar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berdasarkan analisis empiris dengan pendekatan teori respon butir, 24 butir memiliki daya beda yang baik, 20 butir memiliki tingkat kesukaran yang baik, dan 12 butir memiliki efektivitas distractor yang baik dari 24 butir yang dianalisis. Karakteristik butir yang baik berdasarkan daya beda, tingkat kesukaran dan efektivitas distractor secara bersama-sama sebanyak 8 dari 24 butir yang dianalisis.
PLURALISME DAN KEADILAN(KAITANNYA DENGAN HASIL PENELITIAN JOHN R. BOWEN)
Mardiah
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 11 No. 2 (2018): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Keadilan adalah hal yang paling esensi dari penegakan hukum. Manusia dengan latar belakang yang beragam akan dapat disatukan dan dikelola dengan baik jika keadilan tegak berdiri dengan gagahnya. Namun sebaliknya bagaimanapun kuat dan jayanya sebuah tatanan kehidupan, bila bibit-bibit keadilan terkoyak akan berakibat tumbangnya peradaban pada masyarakat suatu negeri atau bangsa. Sebagai sebuah rasa dalam penegakkan hukum dan pemikiran, keadilan menjadi tolak ukur keberhasilan demi kenyamanan hidup di tengah kemajemukan yakni situasi yang plural, di mana orang-orang dari berbagai kelas sosial, agama, ras, warna kulit dan sebagainya berada dalam masyarakat yang rukun dengan tetap mempertahankan tradisi dan kebiasaan mereka. Tulisan ini akan mengemukakan permasalahan mengapa pluralisme dan keadilan dapat menjadi bingkai terhadap keselarasan hukum Islam, hukum adat dan hukum nasional kaitannya dengan penelitian John R. Bowen.
KARAKTER; MEMPERTANYAKAN EKSISTENSI FUNGSI PENDIDIKAN
Taufik Hidayat
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 11 No. 1 (2018): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Bergesernya pandangan terhadap fungsi pendidikan pada kenyataanya telah berdampak pada output pendidikan itu sendiri. Sekarang kita perhatikan banyak orang yang mengaku berpendidikan tinggi tetapi mencerminkan perilaku yang tidak seimbang bahkan timpang dengan pengakuan akademisnya. Dalam tulisan ini saya akan membahas bagaimana karakter sebagai potensi kebebasan individu untuk memilih memerlukan term intervensi yang disebut pendidikan. Mengulas pondasi karakter dalam orientasi pendidikan dengan memandang bahwa penegakkan kembali pendidikan karakter secara holistik sangatlah mendesak untuk digalakkan jika ingin membentuk mental manusia yang mempunyai nilai. Mengkritisi bagaimana model pembelajaran yang telah mengalami beberapa kali revisi seperti “pembelajaran berpusat pada guru” menjadi “pembelajaran berpusat pada siswa” yang pada akhirnya menjadi fenomena pergeseran feodalisme “Guru” menjadi feodalisme “Siswa.” Pada tataran implementasi pembetukan karakter dan perbaikan sikap mental individu memerlukan input yang berkali-kali, terus-menerus dan dalam jangka waktu panjang dan harus bersifat komprehesif
AMTSÂL AL-QUR’ÂN SEBUAH METODE ALTERNATIF DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Herlinawati
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 11 No. 1 (2018): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Alquran sebagai kitab suci Islam merupakan sumber inspirasi untuk dikaji dari berbagai sudut pandang, termasuk dalam bidang pendidikan. Amtsâl al-Qur’ân, disamping digunakan sebagai materi, juga bisa dimanfaatkan sebagai sebuah metode untuk lebih memperjelas pemahaman, lebih mengena, dan tujuan-tujuan lainnya. Untuk menjadikan sebuah metode alternatif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, seorang praktisi pendidikan harus memahami amtsâl dalam Alquran secara menyeluruh, mengetahui tujuan-tujuan amtsâl, memilih tujuan amtsal yang relevan dengan tujuan pembelajaran yang disampaikannya, mampu mencari perumpamaan sendiri yang relevan dengan tujuan amtsal dan tujuan pelajaran yang disampaikannya, serta mampu menunjukkan dan atau mengungkapkan perumpamaan itu secara jelas dan mudah dipahami oleh para anak didiknya. Dengan demikian praktisi Pendidikan Agama Islam bisa lebih mengoptimalkan hasil dari proses belajar mengajar.
Model Pengembangan Kurikulum Ralp W. Tyler
Fitriah
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 11 No. 1 (2018): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Tulisan ini membahas tentang salah satu model pengembangan kurikukulum, di mana model merupakan suatu ulasan secara teoritis tentang suatu konsep dasar. Maka dari itu, model pengembangan kurikulum menurut Tyler merupakan salah satu teori yang dapat dijadikan rujukan untuk mengembangkan kurikum, baik tingkat nasional maupun tingkat institusional dan dalam merancang pembelajaran. Model pengembangan kurikulum menurut Ralp W. Tyler ini merupakan model pengembangan kurikulum pertama dan rasional serta mudah diikuti, bahkan mudah untuk diaplikasikan dalam setiap institusi.
Metode Pembelajaran PAI dengan Pendekatan Student Centered
Anjar Setyawan
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 11 No. 1 (2018): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Permasalahan guru yang mengeluhkan kurangnya perhatian peserta didik ketika proses pembelajaran, sehingga banyak waktu terbuang hanya untuk memfokuskan perhatian peserta didik. Secara teori, peserta didik akan fokus dalam pembelajaran apabila dalam prosesnya, pembelajaran berpusat pada peserta didik (student centered). Terdapat banyak metode yang ditawarkan dalam berbagai literatur, namun pada penerapannya harus menyesuaikan dengan berbagai situasi dan kondisi sehingga seorang calon pendidik harus banyak mengalami situasi asli dalam mengajar. Pembelajaran PAI dengan pendekatan student centered diharapkan mampu diterapkan secara kontekstual sehingga mampu mencetak generasi Islam yang beriman dan beramal shaleh sekarang dan masa yang akan datang.
Pendidikan Salat Dalam Keluarga
Hairidah
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 11 No. 1 (2018): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Keluarga adalah pendidik pertama bagi anak-anak terutama pendidikan salat. Dengan demikian sangat diperlukannya metode dalam memberikan pendidikan salat seperti metode keteladanan, pembiasaan, nasihat, serta demonstrasi. Pendidikan salat tidak hanya sebagai pengetahuan, tetapi lebih penting pengalaman dalam mendirikan salat dan tidak hanya teori semata melainkan pembiasaan terlebih dahulu. Maka dari itu sangat penting untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dilihat dari faktor mempengaruhi pendidikan salat, ujung tombaknya adalah orang tua, jika ingin mempunyai anak yang selalu melaksanakan salat maka orang tua lah yang harus mempunyai ilmu yang mumpuni tentang salat, mempunyai waktu khusus dalam mendidik salat, mempunyai kesadaran yang tinggi akan kewajiban mendidik salat anak, memilihkan anak lingkungan sosial keagamaan yang baik, serta mempunyai ekonomi yang mencukupi kehidupan.