Articles
101 Documents
Kontektualisasi Hukum Islam dalam Islam Nusantara Perspektif Abdurrahman Wahid
Akhmad Hulaify
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 12 No. 1 (2019): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Islam berkembang seiring dengan majunya pemikiran manusia. Kajian hukum menjadi bagian penting dalam perkembangan pemikiran manusia. Hal tersebut tidak terlepas juga kajian keislaman di nusantara. Penelitian ini mengangkat tentang kontektualisasi hukum Islam dalam islam nusantara perspektif Abdurrahman Wahid. Jenis penelitian kepustakaan dengan sifat diskriptif kualitatif. Kajian penelitian ini berlatar belakang ke indonesiaan, maka model yang digunakan terdiri dari pendekatan Fenomenologi, Sosiologi, Normatif dan Filosofi. Didapat kesimpulan bahwa Abdurrahman Wahid berusaha mengkomparasi antara kajian Islam dan kajian norma-norma adat yang kental dengan kearifan lokal. Abdurrahman Wahid mempunyai suatu perhatian dan penghargaan yang tinggi terhadap budaya lokal, dan berupaya merekonsiliasikan antara budaya dan agama. Sehingga sikap yang diambil dalam pengaplikasian ajaran Islam cenderung membiarkan struktur dan kultur yang telah ada dan berkembang di masyarakat. Sedangkan ajaran Islam, dalam pandangannya hanya berperan sebagai jiwa dan spirit dari hukum tersebut.
TELAAH KRITIS TERHADAP HADIS RIWAYAT IBN ABBAS TENTANG PUASA ‘ASYURA
Zainuddin
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 12 No. 1 (2019): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Inkonsistensi dan atau adanya unsur yang kontradiktif dapat menjadi penyebab diragukannya validitas suatu informasi, yang dalam kaedah ilmu hadits disebut syadz (kejanggalan). Unsur ini terindikasi ditemukan dalam hadis-hadis tentang puasa ‘asyura yang notabene berstatus shahih. Salah satu hadis yang dikutip dari Ibn Abbas, selain menunjukkan adanya manipulasi sumber informasi (tadlis), penggunaan istilah dan penyebutan waktu yang tidak tepat juga ditemukan beberapa informasi yang kontradiktif.
PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DALAM PANDANGAN ISLAM
Diny Mahdani
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 12 No. 1 (2019): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Seringkali sebagian masyarakat berpikiran bahwa semakin cerdas seseorang dan semakin tinggi pendidikan seseorang maka akan menjadi penentu keberhasilan dan kesuksesan dalam dunia kerja ataupun lebih memudahkan mendapatkan pekerjaan. Padahal kenyataannya semua itu tidak bisa dijadikan patokan, penentu apalagi jaminan terhadap nasib seseorang. Dalam Islam, baik dari segi konsep maupun praktik, aktivitas kewirausahaan bukanlah hal yang asing, justru inilah yang sering dipraktikkan oleh Nabi, istrinya, para sahabat, dan juga para ulama di tanah air. Islam bukan hanya bicara tentang entrepreneurship (meskipun dengan istilah kerja mandiri dan kerja keras), tetapi langsung mempraktikkannya dalam kehidupan nyata. Lembaga pendidikan melalui para praktisinya harus lebih konkret dalam menyiapkan program kegiatan pembelajaran yang benar-benar dapat mendorong tumbuh dan berkembangnya spirit kewirausahaan mulai dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi.
MANAJEMEN SUPERVISI AKADEMIK GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SEKOLAH
Akhmad Saihu
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 12 No. 1 (2019): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Lembaga pendidikan merupakan agen perubahan. Keberadaan guru termasuk guru pendidikan agama Islam, merupakan salah salah satu ujung tombak perubahan tersebut. Dalam proses menunaikan amanah besar dimaksud, guru memerlukan mitra sebagai pembimbing profesionalitasnya. Dalam posisi ini pengawas pendidikan agama Islam, dianggap sebagai mitra kerja guru yang sangat urgen keberadaanya. Persoalan ini dianggap sebagai sesuatu yang serius, karena keberadaan pengawas turut bertanggung jawab terhadap keberhasilan pencapaian tujuan pendidikan. Ini dimaknai jabatan pengawas pendidikan agama Islam merupakan sebuah profesi dengan resiko tinggi. Bukan jabatan pelarian, untuk menghabiskan waktu menunggu datangnya masa pensiun. Oleh karenanya, pengawas pendidikan agama Islam harus memiliki kemampuan memanajemen tugas supervisi dengan baik.
Aktualisasi Psikologi Pendidikan Islam Dalam Pembentukan Akhlakul Karimah
Nor Amalia Abdiah
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 12 No. 1 (2019): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan psikologi pendidikan Islam sebagai cabang dari Psikologi Islam yang berusaha memahami pembentukan akhlakul karimah dapat dilakukan melalui usaha pengkajian psikologi pendidikan Islam. Psikologi Islam sendiri adalah hasil usaha dari semangat islamisasi ilmu pengetahuan, ketika psikologi Barat dengan segala filsafatnya yang bebas nilai tidak dapat menjelaskan dan menjawab fenomena kejiwaan manusia yang terjadi akhir-akhir ini. Pengembalian kepada tuntunan awal dan contoh kongkrit jayanya kebangkitan peradaban Islam, semestinya dikaji dalam berbagai aspek. Salah satunya adalah ilmu psikologi Islam yang membahas perkembangan fitrah manusia. Pengembangan fitrah manusia yang dapat dibentuk melalui pendidikan, sehingga akhlakul karimah ini akan terbentuk.
Peranan Akhlak Dalam Dunia Pendidikan Islam
Normina
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 12 No. 1 (2019): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Akhlak merupakan faktor penting dalam dunia Pendidikan. Keutamaan akhlak menjadi sasaran puncak dalam Pendidikan Islam. Akhlak yang mulia merupakan cermin kepribadian seseorang, selain itu akhlak yang mulia akan mampu mengantarkan seseorang kepada martabat yang tinggi. Penilaian baik dan buruknya seseorang sangat ditentukan melalui akhlaknya. Akhir-akhir ini akhlak yang baik merupakan hal yang mahal dan sulit dicari. Untuk membentuk pribadi yang mulia, hendaknya penanaman akhlak terhadap anak digalakkan sejak dini karena pembentukannya akan lebih mudah dibanding setelah anak tersebut menginjak dewasa. Pendidikan Islam merupakan suatu bentuk pendidikan yang komprehensif yang berusaha mengatur dan membimbing individu secara jasmani dan rohani berdasarkan Alquran dan sunah Rasulullah saw. menuju terbentuknya kepribadian paripurna menurut ukuran-ukuran ajaran Islam.
Analisis Kesulitan Belajar Matematika Pada Materi Integral Luas Daerah di Bawah Kurva dan Volume Benda Putar
Abdan Matin Ahmad
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 12 No. 1 (2019): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengidentifikasi kesulitan belajar siswa, (2) mengidentifikasi kesulitan mengajar guru dalam materi integral luas daerah di bawah kurva dan volume benda putar (3) memberikan solusi alternatif terhadap kesulitan belajar yang dihadapi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif studi kasus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII SMAN 1 Kota Batu Tahun Ajaran 2015/2016 sebanyak 10 orang siswa. Data didapat dari hasil soal uraian materi integral luas daerah di bawah kurva dan volume benda putar yang dianalisis dengan mengelompokan hasil jawaban berdasarkan tingkat kesalahannya. Data pendukung lain sebagai bahan analisis adalah hasil wawancara dengan guru mata pelajaran yang bersangkutan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesulitan belajar siswa terletak pada pada pemahaman konsep (prasyarat konsep grafik, konsep daerah yang diraster) dan penerapan rumus dasar. Solusi yang ditawarkan adalah dengan menggunakan metode pembelajaran problem posing.
Pendidikan Karakter Dalam Keluarga
Hamida Olfah
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 11 No. 2 (2018): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Keluarga merupakan sebuah masyarakat terkecil yang diibaratkan sebagai jiwa dan tulang punggung masyarakat. Keluarga bagaikan sebuah bangunan yang didirikan pada pondasi yang kokoh dan berlandaskan agama. Melalui keluarga itulah putra-putri dididik dan diajarkan sifat-sifat mulia dan terpuji yang pada gilirannya menjadi generasi yang berkarakter. Pendidikan karakter dimulai sejak dini, karena ia merupakan masa perkembangan yang keberhasilannya sangat menentukan dimasa depan anak. Karena keluarga memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, karena itu pendidikan karakter harus dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan.
KELUARGA ISLAMI; TELAAH POSISI DAN FUNGSI DI TENGAH MARAKNYA PENYAKIT MASYARAKAT
Sahibul Ardi
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 11 No. 2 (2018): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Tulisan ini menuangkan tentang definisi keluarga islami, bagaimana Islam memandang pendidikan keluarga sebagai sebuah keniscayaan, dalam pembahasannya juga dijelaskan tentang penyakit masyarakat dan sebab-sebab munculnya secara deskriptif. Adapun beberapa fungsi keluarga yang dipaparkan adalah fungsi keagamaan (religious), fungsi sosial, fungsi perlindungan, fungsi cinta kasih dan beberapa fungsi lainnya dan bagaimana fungsi itu seharusnya dijalankan. Di akhir pembahasan, penulis memberikan pemaparan bagaimana fungsi itu seharusnya dilaksanakan dan upaya apa saja yang dilakukan agar keluarga Islami mampu memposisikan diri sebagai solusi untuk meminimalisir maraknya penyakit masyarakat dewasa ini.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DARI ALAM UNTUK MEMBENTUK KARAKTER SISWA YANG PEDULI TERHADAP LINGKUNGAN
Siti Halidah
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 11 No. 2 (2018): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) merupakan salah satu wahana untuk menumbuhkan karakter dalam rangka peduli terhadap lingkungan. Mengingat urgensinya yang sangat besar, maka pendidikan tersebut harus diberikan untuk semua tingkatan dan umur, baik melalui jalur sekolah maupun luar sekolah, formal maupun non formal. Pendidikan yang mengandung konsep selaras dengan alam ini telah melakukan konsistentisasi yang holistik kepada konsumen pendidikan tentang peran lingkungan terhadap keberlangsungan kehidupan di bumi, ancaman terhadap kehidupan dan solusi penyelamatan kehidupan di bumi, serta menjelaskan tentang porsi perhatian sekolah dalam hal ini siswa terhadap ekosistem lingkungan hidup sekitarnya.