cover
Contact Name
Fatkul Anam
Contact Email
lppm@unusida.ac.id
Phone
+6231-7970999
Journal Mail Official
plppgsd@unusida.ac.id
Editorial Address
LPPM UNUSIDA Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo Jalan Lingkar Timur No.KM 5,5 Rangkah Kidul Kawasan Industri & Pergudangan, Rangkah Kidul, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur 61234. Telp: (031) 8079900
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 30482372     DOI : https://doi.org/10.55732/plppgsd.v1i1.xxxx
Core Subject : Education, Social,
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PLPPGSD) merupakan terbitan berkala yang dikelola oleh Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Terbitan berkala ini diterbitkan dalam versi daring dengan akses terbuka dan unduhan gratis. PLPPGSD menerbitkan artikel ilmiah tentang implementasi proses observasi dan pemagangan oleh akademika pendidikan guru sekolah dasar pada aspek pembelajaran dan pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan.
Articles 35 Documents
Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik Kelas IV SDN Pucang 4 Sidoarjo pada Materi Bangun Datar melalui Media Origami Istianah, Rofiatul; Octavia, Rosyidah Umami; Murni, Arie Widya
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2026): Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/f60s5885

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep bangun datar melalui penggunaan media origami. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 21 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes evaluasi hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas guru dari 61,31% menjadi 91,6% dan aktivitas siswa dari 56,65% menjadi 89,1%. Rata-rata hasil belajar meningkat dari 72 pada siklus I menjadi 78 pada siklus II, dengan ketuntasan klasikal naik dari 71% menjadi 95%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan origami efektif meningkatkan pemahaman konsep bangun datar melalui pengalaman belajar konkret. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan bukti empiris penggunaan media manipulatif sederhana dalam PTK untuk meningkatkan pemahaman konseptual geometri siswa sekolah dasar.  This study aims to improve students’ understanding of plane shapes through the use of origami as a manipulative learning medium. The study employed classroom action research conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 21 fourth-grade students. Data were collected through observation of teacher and student activities and learning outcome tests. The results showed an increase in teacher activity from 61.31% to 91.6% and student activity from 56.65% to 89.1%. The average learning score improved from 72 in Cycle I to 78 in Cycle II, while classical mastery increased from 71% to 95%. These findings demonstrate that origami effectively enhances conceptual understanding of plane geometry through concrete learning experiences. The novelty of this study lies in strengthening empirical evidence of simple manipulative media within classroom action research to support conceptual geometry learning in elementary education.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas 3 SDN Pucang IV pada Mata Pelajaran Matematika Materi Perkalian dan Pembagian dengan Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) Sholiha, Dinar Mufidatus; Octavia, Rosyidah Umami; Murni, Arie Widya
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2026): Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jn743337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran dan hasil belajar matematika siswa kelas 3 sekolah dasar pada materi perkalian dan pembagian melalui penerapan model Realistic Mathematics Education (RME). Permasalahan penelitian berangkat dari rendahnya ketuntasan belajar, di mana 59% siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), yang menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas 3 SDN Pucang IV Sidoarjo. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru dari 64,8% menjadi 89,1% dan aktivitas siswa dari 61,6% menjadi 83,8%. Ketuntasan belajar meningkat dari 37% pada siklus I menjadi 74,07% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan RME efektif dalam memperkuat keterlibatan siswa dan pemahaman konsep operasi hitung. This study aims to improve classroom learning activities and mathematics achievement of third-grade elementary students in multiplication and division through the implementation of the Realistic Mathematics Education (RME) model. The study was motivated by low learning mastery, where 59% of students failed to reach the minimum mastery criterion, indicating the need for more contextual and meaningful instructional strategies. The research employed a Classroom Action Research design conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 27 third-grade students of SDN Pucang IV Sidoarjo. Data were collected through teacher and student activity observations and learning outcome tests. The results show an increase in teacher activity from 64.8% to 89.1% and student activity from 61.6% to 83.8%. Learning mastery improved from 37% in Cycle I to 74.07% in Cycle II. These findings indicate that RME effectively enhances student engagement and conceptual understanding of arithmetic operations.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Materi Rotasi dan Revolusi Bumi di Kelas VI pratiwi, rezza; pratiwi, Rezza Amanda; Murni, Arie Widya; Octavia, Rosyidah Umami
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2026): Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/h0ye2815

Abstract

This Classroom Action Research (CAR) aims to improve students' learning achievement in the field of Natural and Social Sciences (IPAS) related to the topic of Earth's rotation and revolution by implementing the Problem Based Learning (PBL) model supported by the Paroreb media (Earth Rotation and Revolution Board). The subjects involved in this study were 25 students from grade VI of SDN Pucang 4. The research was conducted in two cycles, which included the stages of planning, action implementation, observation, and reflection. From the observations in the pre-cycle, it was found that the learning mastery level only reached 45%, indicating students' low understanding of the concepts of Earth's rotation and revolution. In cycle I, after implementing the PBL model with the support of Par media, the learning mastery level increased to 60%. Improvements made in cycle II resulted in a better mastery level, namely 88%. This increase indicates that the use of the PBL model together with the media
Penerapan Model Pembelajaran Tipe Team Games Tournament (TGT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Materi Perkalian Berbantuan Media Papan Perkalian pada Kelas III di SDN Karangtanjung Sabrina, Nahdya; Asror, Machfudzil
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2026): Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/yv8d4x72

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar matematika pada materi perkalian melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) berbantuan media papan perkalian pada siswa kelas III SDN Karangtanjung. Permasalahan penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep perkalian dan rendahnya ketuntasan belajar klasikal. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan siswa, wawancara, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari siklus I ke siklus II. Ketuntasan belajar meningkat dari 54% menjadi 86%, rata-rata nilai siswa meningkat dari 70 menjadi 82, aktivitas guru meningkat dari 78,41% menjadi 94,32%, dan aktivitas siswa meningkat dari 77% menjadi 96%. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model TGT berbantuan media papan perkalian efektif meningkatkan pemahaman konsep perkalian dan keterlibatan belajar siswa.This study aims to improve mathematics learning outcomes in multiplication through the application of the Team Games Tournament (TGT) cooperative learning model assisted by a multiplication board for third-grade students of SDN Karangtanjung. The research problem is motivated by students' low understanding of the concept of multiplication and low classical learning mastery. The study used the Classroom Action Research approach of the Kemmis and McTaggart model which was implemented in two cycles including planning, action, observation, and reflection. The research subjects were 28 students. Data were collected through observations of teacher and student activities, interviews, and learning outcome tests. The results showed a significant increase from cycle I to cycle II. Learning mastery increased from 54% to 86%, the average student score increased from 70 to 82, teacher activity increased from 78.41% to 94.32%, and student activity increased from 77% to 96%. These findings indicate that the application of the TGT model assisted by a multiplication board effectively improves students' understanding of multiplication concepts and learning engagement.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik melalui Penggunaan Media Papan Jurang pada Materi Penjumlahan dan Pengurangan Bersusun di Kelas 2 SD Negeri Pucang 4 Sidoarjo Alfina, Nurus; Murni, Arie Widya; Octavia, Rosyidah Umami
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2026): Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/a4fv6020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas II melalui pemanfaatan media papan jurang. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas yang melibatkan 25 peserta didik dan dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan lembar observasi aktivitas peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketuntasan belajar meningkat dari 42% pada tahap prasiklus menjadi 60% pada siklus I dan mencapai 84,96% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa media papan jurang efektif membantu visualisasi nilai tempat dan proses meminjam serta menyimpan angka, sehingga meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi media konkret papan jurang dengan pendekatan pembelajaran berbasis masalah dalam konteks operasi hitung bersusun di sekolah dasar. This study aims to improve mathematics learning outcomes of second-grade students through the use of the gap board media. The study used a Classroom Action Research design involving 25 students and was carried out in two cycles, each including planning, action, observation, and reflection stages. Data were collected through learning outcome tests and student activity observation sheets. The results showed that the learning completion rate increased from 42% in the pre-cycle stage to 60% in the first cycle and reached 84.96% in the second cycle. These findings indicate that the gap board media effectively helps visualize place value and the process of borrowing and storing numbers, thereby increasing student engagement and understanding. The novelty of the study lies in the integration of the gap board concrete media with a problem-based learning approach in the context of stacked arithmetic operations in elementary schools. 

Page 4 of 4 | Total Record : 35