cover
Contact Name
Fatkul Anam
Contact Email
lppm@unusida.ac.id
Phone
+6231-7970999
Journal Mail Official
plppgsd@unusida.ac.id
Editorial Address
LPPM UNUSIDA Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo Jalan Lingkar Timur No.KM 5,5 Rangkah Kidul Kawasan Industri & Pergudangan, Rangkah Kidul, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur 61234. Telp: (031) 8079900
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 30482372     DOI : https://doi.org/10.55732/plppgsd.v1i1.xxxx
Core Subject : Education, Social,
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PLPPGSD) merupakan terbitan berkala yang dikelola oleh Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Terbitan berkala ini diterbitkan dalam versi daring dengan akses terbuka dan unduhan gratis. PLPPGSD menerbitkan artikel ilmiah tentang implementasi proses observasi dan pemagangan oleh akademika pendidikan guru sekolah dasar pada aspek pembelajaran dan pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan.
Articles 20 Documents
Dinamika Psikologi Anak dalam Proses Pendidikan: Perspektif Seorang Calon Guru Sekolah Dasar Nur Asitah; Muawwinatul Laili
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2024): Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/plppgsd.v1i1.1201

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu aspek kritikal dalam pembentukan karakter dan kecerdasan anak. Proses pendidikan tidak hanya melibatkan transfer ilmu pengetahuan tetapi juga pengembangan sosial dan emosional siswa. Penelitian ini mengkaji isu terkait pentingnya pemahaman dinamika psikologi anak dalam proses pendidikan untuk meningkatkan keefektifan pembelajaran di sekolah dasar. Tujuannya adalah untuk mengeksplorasi bagaimana pengalaman mengajar dapat mempengaruhi pemahaman dan penerapan teori psikologi anak oleh calon guru sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kasus pengalaman mengajar yang mencakup observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pengajaran yang mempertimbangkan kebutuhan psikologis individu siswa dapat secara signifikan meningkatkan interaksi dan hasil pembelajaran. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah penggarisan pentingnya integrasi pengalaman praktik mengajar dalam pendidikan guru, yang mendukung penerapan teori psikologi anak. Education is one of the critical aspects in shaping children's character and intelligence. The educational process involves not only the transfer of knowledge but also the social and emotional development of students. This research examines issues related to the importance of understanding the dynamics of child psychology in the educational process to improve the effectiveness of learning in elementary schools. The aim is to explore how teaching experience can influence the understanding and application of child psychology theories by prospective primary school teachers. The research method used was a qualitative approach through a case study of teaching experiences that included observation, in-depth interviews, and document analysis. The results showed that a teaching approach that considers students' individual psychological needs can significantly improve learning interactions and outcomes. The main contribution of this research is the outlining of the importance of integrating teaching practice experiences in teacher education, which supports the application of child psychology theory.
Strategi dan Mengatasi Tantangan dalam Pengajaran di Sekolah Dasar Yuniar Dwi Lestari; Muawwinatul Laili
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2024): Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/plppgsd.v1i1.1242

Abstract

Dinamika interaksi antara guru dan siswa dengan berbagai karakteristik, serta bagaimana nilai spiritual diintegrasikan dalam pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami lebih dalam tentang praktik pengajaran yang efektif di sekolah dasar dan memberikan rekomendasi untuk peningkatan kualitas pendidikan guru. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan refleksi pribadi selama periode praktik lapangan. Sumber data utama adalah catatan harian, refleksi kegiatan mengajar, dan tanggapan dari guru serta siswa di MI An-Nahdliyin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesabaran, empati, dan keberanian adalah kualitas penting yang harus dikembangkan oleh calon guru dalam menghadapi berbagai tantangan pengajaran. Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan pendidikan yang holistik dengan memperhatikan aspek spiritual serta akademik dalam pengajaran. The dynamics of interaction between teachers and students with various characteristics, as well as how spiritual values are integrated in education. The purpose of this study is to understand more about effective teaching practices in primary schools and provide recommendations for improving the quality of teacher education. The method used was a case study with a qualitative approach, where data were collected through direct observation, interviews and personal reflection during the field practice period. The main data sources were daily notes, reflections on teaching activities, and responses from teachers and students at MI An-Nahdliyin. The results showed that patience, empathy, and courage are important qualities that prospective teachers should develop in facing various teaching challenges. In addition, this study emphasizes the importance of a holistic approach to education by paying attention to spiritual as well as academic aspects of teaching.  
Strategi Pembelajaran Multisensori: Efektivitas dalam Meningkatkan Pemahaman Matematika di Madrasah Ibtidaiyyah Asiyani Nur Wijayanti; Muawwinatul Laili
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2024): Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/plppgsd.v1i1.1243

Abstract

Pendidikan matematika merupakan aspek penting dalam perkembangan akademik siswa di Madrasah Ibtidaiyyah An Nahdliyin. Pendekatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang menarik dan interaktif bagi siswa kelas tartil I kelas tartil Madrasah Ibtidaiyyah An Nahdliyin. Model pembelajaran ini menekankan penggunaan beragam indera siswa dalam proses belajar, sehingga informasi dapat diserap dengan lebih baik. Pendekatan multisensori menunjukkan antusiasme dan keterlibatan yang lebih tinggi dalam proses pembelajaran. Temuan ini mendukung teori bahwa penggunaan berbagai modalitas indera dalam pembelajaran dapat memperkuat pemahaman dan retensi informasi. Hasil penelitian ini menunjukkan upaya-upaya kepala madrasah dalam meningkatkan kemampuan pengelolaan kurikulum, yang dapat menjadi acuan dalam merancang strategi pengembangan kurikulum yang efektif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi peningkatan kualitas pembelajaran matematika di tingkat pendidikan dasar dan dapat menjadi acuan bagi inovasi metode pembelajaran di masa depan.Mathematics education is an important aspect in the academic development of students at Madrasah Ibtidaiyyah An Nahdliyin. This approach aims to provide an interesting and interactive learning experience for Tartil I class students at Madrasah Ibtidaiyyah An Nahdliyin. This learning model emphasizes the use of students' various senses in the learning process, so that information can be absorbed better. A multisensory approach shows higher enthusiasm and involvement in the learning process. These findings support the theory that the use of multiple sensory modalities in learning can strengthen understanding and retention of information. The results of this research show the efforts of madrasah heads to improve curriculum management skills, which can be a reference in designing effective curriculum development strategies. It is hoped that the results of this research can make a significant contribution to improving the quality of mathematics learning at the basic education level and can become a reference for innovative learning methods in the future.
Evaluasi Efektivitas Metode Peer Teaching dalam Peningkatan Keterampilan Mengajar bagi Calon Guru Eka Nur Noviana; Muawwinatul Laili
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2024): Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/plppgsd.v1i1.1244

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas metode peer teaching dalam meningkatkan keterampilan mengajar calon guru, mengingat pentingnya pengembangan keterampilan ini untuk menciptakan pembelajaran yang efektif. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi efektivitas metode peer teaching dalam berbagai aspek keterampilan mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode peer teaching secara signifikan meningkatkan keterampilan mengajar, termasuk pengelolaan kelas, teknik pengajaran, dan interaksi dengan siswa, serta meningkatkan kepercayaan diri calon guru. Novelty dari penelitian ini terletak pada konfirmasi efektivitas metode peer teaching dalam konteks pendidikan guru di Indonesia. Kontribusi penelitian ini memberikan dasar untuk integrasi metode peer teaching dalam kurikulum pelatihan guru, yang dapat berdampak positif pada kualitas pendidikan di Indonesia.   This research evaluates the effectiveness of the peer teaching method in improving the teaching skills of prospective teachers, considering the importance of developing these skills to create effective learning. The aim of the research is to identify the effectiveness of the peer teaching method in various aspects of teaching skills. The research results show that the peer teaching method significantly improves teaching skills, including classroom management, teaching techniques, and interaction with students, as well as increasing the self-confidence of prospective teachers. The novelty of this research lies in confirming the effectiveness of the peer teaching method in the context of teacher education in Indonesia. This research contribution provides a basis for the integration of peer teaching methods in teacher training curricula, which can have a positive impact on the quality of education in Indonesia.
Pembelajaran Berbasis Proyek Menciptakan Lingkungan Belajar yang Kolaboratif di Sekolah Dasar Khoiriyahtun Nahdiyah; Muawwinatul Laili
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2024): Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/plppgsd.v1i1.1245

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek merupakan pendekatan yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kolaborasi antar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dari berbagai studi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang terlibat dalam pembelajaran berbasis proyek menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan sosial, berpikir kritis, dan motivasi belajar. Selain itu, guru melaporkan kemudahan dalam pengelolaan kelas dan peningkatan dinamika kelompok. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan bukti empiris tentang manfaat pembelajaran berbasis proyek dan mendorong implementasinya dalam kurikulum sekolah dasar.   Project-based learning is an approach that can increase student involvement and create a collaborative learning environment in elementary schools. This research aims to evaluate the effectiveness of project-based learning in increasing collaboration between students. The research method used is a systematic literature review of various related studies. The results showed that students who engaged in project-based learning showed significant improvements in social skills, critical thinking, and learning motivation. Additionally, teachers reported ease in classroom management and improved group dynamics. The contribution of this research is to provide empirical evidence about the benefits of project-based learning and encourage its implementation in the elementary school curriculum.
Penerapan Media Powerpoint Interaktif dalam Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Meningkatkan Hasil Belajar di Kelas IV SDN Kebonagung 1 Sukodono Zahra Shabira; Anjely Nur Safna Karerina; Siti Fatimah; Mochammad Nur Sholeh; Evi Mahsunnah
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2024): Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/plppgsd.v1i2.1503

Abstract

Pembelajaran abad 21 merupakan pembelajaran yang mempersiapkan generasi abad 21 dimana kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang begitu cepat memiliki pengaruh besar terhadap berbagai aspek kehidupan termasuk pada proses belajar mengajar. Dewasa ini dalam pelaksanaan berbagai program pendidikan, kita dihadapi dengan berbagai tantangan yang harus dihadapi oleh guru. Guru senantiasa harus memiliki kompetensi guru abad 21, sehingga guru dapat mempersiapkan segala sesuatu baik melalui berbagai inovasi yang ada dengan menerapkannya di kelas terutama dalam menjawab berbagai kebutuhan pada abad 21. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Berdasarkan penelitian awal yang dilakukan, peneliti menemukan permasalahan bahwa Keadaan siswa kelas IV  SDN Kebonagung 1 Sukodono, yang umumnya belajar dengan model pembelajaran langsung khususnya metode ceramah menunjukkan bahwa siswa kurang bersemangat dalam menerima pelajaran, maka penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan media power point interaktif dalam pembalajaran bahasa Indonesia meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV  SDN Kebonagung 1 Sukodono. Hasil Penelitian ini yaitu diketahui bahwa indikator keberhasilan telah tercapai sesuai dengan yang diharapkan yaitu sekurang-kurangnya 90% siswa memperoleh nilai >  78. 21st century learning is learning that prepares the 21st century generation where the rapid development of information and communication technology has a major influence on various aspects of life including the teaching and learning process. Today in the implementation of various educational programs, we are faced with various challenges that must be faced by teachers. Teachers must always have 21st century teacher competencies, so that teachers can prepare everything through various existing innovations by implementing them in the classroom, especially in answering various needs in the 21st century. This type of research is classroom action research. Based on the initial research conducted, the researcher found a problem that the condition of fourth grade students of SDN Kebonagung 1 Sukodono, who generally learn with direct learning models, especially lecture methods, shows that students are less enthusiastic in receiving lessons, so this study aims to improve student learning outcomes using interactive power point media in Indonesian language learning to improve the learning outcomes of fourth grade students of SDN Kebonagung 1 Sukodono. The results of this study are that it is known that the success indicators have been achieved as expected, namely at least 90% of students get a score of > 78.
Inovasi Pembelajaran STEAM di Sekolah Dasar: Membangun Kreativitas dan Keterampilan Abad 21 Larissa Malinda; Shabina Rahmah; Beni Ariyanto; Heri Haryadi
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2024): Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/plppgsd.v1i2.1624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas implementasi STEAM dalam meningkatkan kreativitas dan keterampilan abad ke-21 siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur (literature review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai studi empiris dan teoretis yang relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa STEAM mampu meningkatkan kreativitas, berpikir kritis, serta keterampilan kolaborasi siswa. Integrasi seni dalam STEM memberikan nilai tambah dalam pembelajaran, menjadikannya lebih kontekstual dan bermakna. Namun, tantangan utama dalam penerapan STEAM adalah kesiapan guru, keterbatasan fasilitas, serta kendala dalam manajemen waktu pembelajaran berbasis proyek. Temuan ini menegaskan bahwa STEAM berkontribusi signifikan dalam pengembangan kompetensi abad ke-21, sejalan dengan konsep Merdeka Belajar. This study aims to examine the effectiveness of STEAM implementation in improving creativity and 21st-century skills of elementary school students. This study uses a literature review method with a descriptive qualitative approach. Data were obtained from various relevant empirical and theoretical studies in the last ten years. The results of the study indicate that STEAM is able to improve creativity, critical thinking, and students' collaboration skills. The integration of art in STEM provides added value to learning, making it more contextual and meaningful. However, the main challenges in implementing STEAM are teacher readiness, limited facilities, and constraints in project-based learning time management. These findings confirm that STEAM contributes significantly to the development of 21st-century competencies, in line with the concept of Merdeka Belajar.
Implementasi Multimedia Interaktif Berbasis Augmented Reality dan Assemblr Edu dalam Pembelajaran Sains untuk Siswa Sekolah Dasar Silvana Stavinibelia; Ema Hariati; Nur Ramadhan; Uswatun Hasanah; Fahmi Saifuddin
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2024): Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/plppgsd.v1i2.1629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi multimedia interaktif berbasis Assemblr Edu guna meningkatkan berpikir kritis peserta didik dalam mata pelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan multimedia interaktif ini secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, terutama dalam mengidentifikasi masalah, menganalisis informasi, dan mengevaluasi argumen. Integrasi teknologi AR dan 3D dalam pembelajaran memberikan pengalaman belajar yang lebih imersif dan menarik dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality (AR). This study aims to develop and evaluate interactive multimedia based on Assemblr Edu to improve students' critical thinking in science subjects. This study uses a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model. The results of the study indicate that the use of this interactive multimedia significantly improves students' critical thinking skills, especially in identifying problems, analyzing information, and evaluating arguments. The integration of AR and 3D technology in learning provides a more immersive and interesting learning experience than conventional methods. This study provides a new contribution to the development of interactive learning media based on Augmented Reality (AR).  
Pengembangan Media Diorama untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran IPAS Materi Siklus Air Achmad Rakhmat; Edzard Gunawan; Iqbal Gani; Eva Nopia
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2024): Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/plppgsd.v1i2.1630

Abstract

Keterbatasan media pembelajaran konkret dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar menjadi isu krusial yang berdampak pada rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran diorama sebagai alat bantu visual pada materi siklus air. Menggunakan model ADDIE, media dikembangkan melalui tahap analisis kebutuhan, desain, validasi ahli, implementasi di Sekolah Dasar dan evaluasi efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan media diorama memiliki tingkat validitas sangat baik, mendapat respon positif dari pendidik dan peserta didik, serta mampu meningkatkan skor keterampilan berpikir kritis. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada integrasi visual-spasial media diorama dengan pendekatan pembelajaran berbasis masalah dalam konteks IPAS. Implikasinya, media ini dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran tematik dan kemampuan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar. The limitations of concrete learning media in science learning in elementary schools are a crucial issue that has an impact on the low critical thinking skills of students. This study aims to develop and test the feasibility of diorama learning media as a visual aid in water cycle material. Using the ADDIE model, the media was developed through the stages of needs analysis, design, expert validation, implementation in elementary schools and evaluation of effectiveness. The results of the study showed that diorama media had a very good level of validity, received positive responses from educators and students, and was able to increase critical thinking skill scores. The novelty of this study lies in the visual-spatial integration of diorama media with a problem-based learning approach in the context of science. The implication is that this media can be an innovative solution to improve the quality of thematic learning and critical thinking skills of elementary school students.
Pemetaan Literatur tentang Kurikulum dan Pelatihan Guru dalam Implementasi HOTS di Tingkat Sekolah Dasar Sofia Rahmah; Nanda Ramadhan; Lestari Malinda; Bayu Arianto; Tamrin Syah
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2024): Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/plppgsd.v1i2.1659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan literatur yang mengkaji keterkaitan antara kurikulum dan pelatihan guru dalam penguatan HOTS di tingkat pendidikan dasar. Pendekatan Systematic Literature Review (SLR) digunakan dengan panduan PRISMA dan didukung oleh studi tambahan melalui FGD. Temuan menunjukkan bahwa kurikulum belum sepenuhnya mengadopsi prinsip HOTS, pelatihan guru masih sporadis, dan asesmen yang tersedia belum mampu menangkap proses berpikir tingkat tinggi secara holistik. Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis kritis terhadap tiga elemen strategis: kurikulum, pelatihan, dan asesmen HOTS. Implikasi hasil ini mendorong perumusan kebijakan pelatihan guru yang kontekstual serta pengembangan kurikulum dan asesmen yang lebih terintegrasi dan berbasis bukti. This study aims to map the literature that examines the relationship between curriculum and teacher training in strengthening HOTS at the elementary education level. The Systematic Literature Review (SLR) approach was used with PRISMA guidance and supported by additional studies through FGD. The findings indicate that the curriculum has not fully adopted HOTS principles, teacher training is still sporadic, and the available assessments have not been able to capture high-level thinking processes holistically. The novelty of this study lies in the critical synthesis of three strategic elements: curriculum, training, and HOTS assessment. The implications of these results encourage the formulation of contextual teacher training policies and the development of more integrated and evidence-based curricula and assessments.

Page 1 of 2 | Total Record : 20