cover
Contact Name
Ulfah Attamimi
Contact Email
parabela@umkendari.ac.id
Phone
+628114001924
Journal Mail Official
parabela@umkendari.ac.id
Editorial Address
Jl. KH.Ahmad Dahlan No.10 Kendari, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Parabela: Jurnal Ilmu Pemerintahan & Politik Lokal
ISSN : 28071336     EISSN : 27989933     DOI : https://doi.org/10.51454/parabela.v3i1
Parabela : Jurnal Ilmu Pemerintahan & Politik Lokal aims to publish conceptual, review, and research articles in the field of Governmental Science and promotes scholarly, theoretical, pragmatic, and contemporary research, which makes a clear conceptual and methodological contribution to existing international literature. Parabela journal covers the areas of e-government, public policy and services, legislative processes, bureaucracy, leadership, government ethics, government communication, local politics, political economy, community empowerment and is open to methodological and conceptual approaches.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2023): Maret" : 5 Documents clear
Efektivitas E-Government dalam Penerapan Program E-Kelurahan Rusnita, Widya Cancer; Aromatica, Desna; Putera, Roni Ekha
Parabela: Jurnal Ilmu Pemerintahan & Politik Lokal Vol 3 No 1 (2023): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

E-Kelurahan merupakan aplikasi e-Government yang digunakan sebagai sarana dalammenerbitkan dokumen ditingkat kelurahan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapamasalah dalam penerapan e-Kelurahan di Kota Padang diantaranya akses kelurahan masihrendah, gangguan akses dan keterbatasan e-kelurahan dalam penyampaian layanan online.Tujuan penelitian adalah untuk menganalilis efektivitas penerapan program e-kelurahan diKota Padang dengan komponen yang lebih kompleks. Analisis dilakukan pada kematanganaplikasi, internal pemerintah dan pengalaman masyarakat sebagai pengguna. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif deskriptif. Teori yang digunakan adalah Six DimensionalAssessment Tool ( 6DAT) untuk menganalisis efektivitas e-Government. Enam dimensi inidiantaranya; Security systems, Integrated Database Development, Intra-Agency HierarchicalIntegration,Inter-Agency Lateral Coordination, Interactive Public Access, dan Transparency ofGovernment Structure and Process. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapanprogram e-Kelurahan di Kota Padang masih belum efektif. Meskipun dimensi dasar terpenuhiberupa keamanan aplikasi, memiliki database terintegrasi, serta hubungan lateral melaluikemitraan bersama berjalan lancar. Namun sarana komunikasi ke pihak internal tidakdihadirkan kehadapan publik, transparansi proses dan struktur tidak berjalan maksimal,interaktivitas e-Kelurahan masih lemah dan yang paling penting akses yang efisien terbuktibermasalah. Sehingga dapat disimpulkan kembali, baik dari segi aplikasi, pihak penyelenggaramaupun masyarakat masih dalam tahap mendasar untuk bertransisi ke arah digital.
Kelembagaan Gerakan Forum Komunitas Hijau Terhadap Kebijakan Ruang Terbuka Hijau di Kota Depok Rofi, Muhammad Naufal; Efendi, David
Parabela: Jurnal Ilmu Pemerintahan & Politik Lokal Vol 3 No 1 (2023): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana upaya aktif yang dilakukan FKH KotaDepok untuk membantu memperkuat kebijakan pengadaan RTH di Kota Depok. Jenismetode penelitian yang digunakan berupa kualitatif dengan pendekatan studi kasus.Kemudian teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Ekologi Dalam yangdicetuskan oleh Arne Naess. Hasil penelitian menjelaskan bahwa FKH Kota Depokmelakukan penguatan dan membantu Pemerintah Kota Depok perihal pengadaan RTHdilakukan melalui 3 cara berupa : Pertama, penguatan terhadap cara pandang ekologisyang diwujudkan dalam setiap pelaksanaan kegiatan dengan konsep “menyatu denganalam” dan prinsip “live and let live”. Kedua, melalui penerapan konsep ekopolitik denganmelihat perlunya perubahan cara pandang pembangunan dari pembangunanberkelanjutan kepada “keberlanjutan ekologis”. Ketiga, gaya hidup yang diusung berupakemampuan untuk dapat menjadi komunitas contoh bagi pemerintah dengan berupayasecara mandiri dalam membantu pengadaan RTH salah satunya melalui pilot projectyang diusung dan penguatan pandangan “Simple in means but rich in ends”. Penelitian inimenyimpulkan bahwa kelembagaan yang dilakukan oleh FKH sudah cukup baik hanyasaja gerakan ini masih memiliki beberapa problematika. Terdapat permasalahan dalamkolaborasi yang terjadi antara pemerintah dengan masyarakat khususnya komunitasbaik dari segi sosialisasi, maupun pelaksanaan program kegiatan yang terkait dalampengadaan RTH di Kota Depok, sehingga penting untuk kemudian kolaborasi tersebutdimaksimalkan dengan harapan terwujudnya RTH yang optimal di Kota Depok sesuaidengan fungsinya.
Transformasi Manajemen Pemerintah Dalam Keterbukaan Informasi Publik Pada Era Digital Divantika, Helmi Satriananda; Mutiarin, Dyah
Parabela: Jurnal Ilmu Pemerintahan & Politik Lokal Vol 3 No 1 (2023): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbukaan informasi publik menjadi kebutuhan yang tidak terelakan dalammasyarakat digital. Pada tahun 2014 Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta melaluiBadan Perencanaan Pembangunan Daerah DIY mengeluarkan aplikasi satu datapembangunan yang diberi nama Dataku, yang kemudaian pada tahun 2019 pengelolaanaplikasi ini berada pada Unit Pelakasana Teknis Balai Penelitian, Pengembangan, danStatistik Daerah (BPPSD) Badan Perancanaan Pembangunan Daearah IstimewaYogyakarta. Aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan Organisasi Perangkat Daerah(OPD) dalam mencari data- data statistik. Aplikasi yang sudah enam tahun beroprasi initentu dalam tahapan implementasi mengalami transformasi dalam pengelolaaninformasi yang sebelumnya dilakukan secara manual, sekarang melakukan digitalisasidata. Berdasarkan hal tersebut menarik peneliti untuk menjadikan aplikasi Datakusebagai objek dalam pengambilan data dan melibatkan Unit Pelakasana Teknis BalaiPenilitian, Pengembangan, dan Statistik Daerah (BPPSD) Bappeda DIY sebagaipenanggung jawab Aplikasi Dataku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisistransformasi yang ada dengan hadirnya aplikasi Dataku. Penelitian ini menggunakanmetode deskriptif kualitatif yang dalam proses pengumpulan data menggunakan datawawancara dari pihak yang berkaitan dan dokumentasi sebagai sumber data. Hasilpenelitian ini yang dibagi dalam 3 fase yakni fase 1: Pencairan, fase 2: Mengubah, fase 3:pembekuan kembali, mengalami transformasi yang lebih baik dalam setiap fase.Implementasi aplikasi ini dianggap membantu para OPD maupun masyarakat dalammemperoleh data pembangunan. Masih terdapat kekurangan dalam hal kelengkapandata dan kurangnya infrormasi bahwa aplikasi ini bisa digunakan oleh publik, akan tetapiaplikasi ini tetap dapat terus ditingkatkan untuk menjagkau masyarakat yang lebih luas.
Tantangan Kultural Ata One dan Ata Peang terhadap Partisipasi Politik Perempuan pada Pemilu Legislatif Tagung, Marsianus; Tokan, Frans Bapa; Servatius, Rodriques; Niron, Eusabius Separera
Parabela: Jurnal Ilmu Pemerintahan & Politik Lokal Vol 3 No 1 (2023): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Politik afirmasi terhadap keterlibatan perempuan dalam kontestasi elektoral sejak reformasibelum sepenuhnya berdampak signifikan dalam meningkatkan keterpilihan perempuan. Halini disebabkan oleh, salah satunya, adalah perspektif budaya lokal yang cenderungmemarjinalkan perempuan. Studi ini bertujuan untuk menjelaskan tantangan budaya Ata Onedan Ata Peang terhadap partisipasi politik perempuan pada pemilu legilatif di KabupatenManggarai Timur di Nusa Tenggara Timur. Dengan menggunakan pendekatan kualitif,penelitian ini menemukan beberapa hal penting. Pertama, calon legislatif perempuan tidakterpilih karena perspektif budaya lokal Ata One dan Ata Peang yang membatasi ruang gerakperempuan di ranah publik. Kedua, proses kaderisasi dan rekrutmen politik terhadapperempuan di partai politik hanya dilakukan menjelang kontestasi elektoral. Kedua haltersebut menyebabkan mayoritas legislatif dikuasai oleh laki-laki yang berdampak pada prosespengambilan kebijakan yang bias gender.
Penerapan Prinsip Transparansi Pemerintah Desa Padalaa dalam Penyaluran Dana Covid-19 Murniati, Murniati; Ma’ruf, Andi Awaluddin; Asis, Patta Hindi; Marlin, Anggi
Parabela: Jurnal Ilmu Pemerintahan & Politik Lokal Vol 3 No 1 (2023): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip transparansi penyalurandana COVID-19 di Desa Padalaa oleh pemerintah desa. Penelitian ini ini menggunakanpendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi kasus di Desa Padalaa,Informan dalam penelitian ini yaitu aparatur desa Desa Padalaa antara lain Kepala Desa,Sekretaris Desa, Bendahara Desa, dua orang Kepala Dusun dan masyarakat penerimabantuan langsung tunai (BLT). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaituwawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah metodeanalisis data kualitatif sebagai bentuk analisisnya sesuai hasil penelitian dilapanganmenunjukan bahwa Penerapan Prinsip Transparansi Dan Akuntabilitas DalamPenyaluran Dana COVID-19 di Desa Padalaa Kecamatan Menui Kepulauan KabupatenMorowali telah melaksanakan arahan dan instruksi sesuai dengan mekanisme yangada dan preses pendataan pun untuk penyaluran Dana COVID-19 di Desa Padalaa yanglayak menjadi penerima BLT telah di lakukan oleh pemerintah Desa Padalaa dengan tepatsasaran. Hal ini membuktikan bahwa Kepala Desa Padalaa telah menjalankan tugas dankewajiban dengan baik sebagai pelaksana birokrasi pemerintahan desa.

Page 1 of 1 | Total Record : 5