cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.imajinasi@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.imajinasi@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
https://journal.unnes.ac.id/journals/imajinasi/about/editorialTeam
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Imajinasi: Jurnal Seni
ISSN : -     EISSN : 25496697     DOI : https://doi.org/10.15294/imajinasi
Core Subject : Art,
Imajinasi : Journal of Arts and Design is published by Departement of Art Universitas Negeri Semarang (Semarang State University), two times a years. The journal has focus:
Articles 25 Documents
Penciptaan Motif Batik Sumber Ide Ornamen Candi Pringapus di Temanggung Windayanti, Desi Sri
Imajinasi: Jurnal Seni Vol. 19 No. 1 (2025): Imajinasi: Jurnal Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/imajinasi.v19i1.21827

Abstract

Batik merupakan hasil budaya bangsa Indonesia yang bernilai tinggi, baik dari segi keindahan maupun makna dari setiap motif batiknya. Motif batik dibuat dengan mengambil berbagai sumber ide dari flora maupun fauna. Dengan berbagai sumber ide yang ada, peneliti tertarik untuk menjadikan peninggalan situs kebudayaan Candi Pringapus Temanggung sebagai karya batik. Selain karena belum terkenalnya Candi Pringapus di Masyarakat luas, pelaku bisnis di Temanggung juga belum ada yang membuat batik dengan motif ornamen Candi, kebanyakan masih menggunakan motif flora dan fauna yang ada di daerah Temanggung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penciptaan motif batik dan mendeskripsikan hasil karya batik dengan sumber ide ornamen Candi Pringapus Temanggung. Metode yang digunakan penulis adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Prosedur pelaksanaan penelitian yaitu menciptakan motif batik yang mengambil sumber ide dari ornamen Candi Pringapus, kemudian diwujudkan dalam sebuah karya batik. Teknik pengumpulan data dengan observasi lapangan, wawancara dengan pengrajin batik, dan dokumentasi. Tempat eksperimen dilakukan di Kp. Batik Gedong No 430, Semarang, Jawa Tengah, dengan proses penciptaan produk dimulai tanggal 19 Februari 2024 sampai tanggal 29 April 2024. Hasil penelitian dengan mendeskripsikan karya batik dalam proses penciptaan dengan bahan kain primisima, dengan tenik batik tulis, serta pewarnaan celup. Karya yang dihasilkan menunjukkan sudah layak dijadikan motif batik, dan perlu dikembangkan dalam berbagai bentuk dan warna yang lebih menarik. Jika produk dipasarkan, sebaiknya ada motif yang lebih ditonjolkan dan warna yang lain lagi supaya menjadi ciri khas batik Candi Pringapus Temanggung.
DEVELOPMENT OF PROJECT-BASED LOGO AND TYPOGRAPHY LEARNING MODEL: AUTO-ETHNOGRAPHY STUDY AND CLASS ACTION RESEARCH TO IMPROVE STUDENTS' MOTIVATION AND UNDERSTANDING AT SMP NEGERI 3 GUNTUR DEMAK Wijaya, Shella Henry; Jazuli, Muhammad; Wibawanto, Wandah
Imajinasi: Jurnal Seni Vol. 19 No. 1 (2025): Imajinasi: Jurnal Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/imajinasi.v19i1.25845

Abstract

This study aims to develop an effective project-based logo and typography learning model in improving the motivation and understanding of grade VII students at SMP Negeri 3 Guntur, Demak. This study employs a qualitative approach, combining autoethnography and classroom action research (CAR). Autoethnography is used to reflect on the researcher's experience as a teacher, while CAR is used to test and refine the learning model through two cycles of action. Data were collected through observation, teacher reflective journals, learning motivation questionnaires, student work, interviews, and visual documentation. The project-based learning model is designed to enable students to develop visual skills through creative, collaborative, and applicative processes. The results of the study indicate that this model can enhance students' intrinsic motivation, particularly in terms of autonomy, competence, and social connectedness, in line with Self-Determination Theory (Ryan & Deci, 2000). In addition, students' understanding of visual design concepts also increased, as indicated by the quality of the logo and typography projects assessed using an assessment rubric. The researcher's reflection shows that this approach is effective in creating contextual, meaningful, and challenging learning. This study suggests the wider application of this model in schools with similar conditions to strengthen visual skills-based learning.
Penerapan Zero Waste dalam Desain Mini Dress : Pemanfaatan Sisa Kain Sebagai Aksen Estetis. manalu, mora
Imajinasi: Jurnal Seni Vol. 19 No. 1 (2025): Imajinasi: Jurnal Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/imajinasi.v19i1.26315

Abstract

The fashion industry is one of the largest contributors to textile waste globally. One sustainable design approach that has emerged is zero waste fashion design, a strategy that minimizes waste from the initial design phase. This study aims to implement the zero waste concept in mini dress design by utilizing fabric scraps aesthetic accents. The method used is the Double Diamond Design Process, consisting of four phases: discover, define, develop, and deliver. The results show that fabric scraps can be creatively integrated into fashion design without compromising aesthetic value. The resulting mini dress design are not only efficient in material usage but also visually appealing and aligned with sustainability principles.  
Eksplorasi Desain Vernakular sebagai Identitas Visual Pesisir: Studi Kasus Kota Tegal, Jawa Tengah Purnamasari, Dwi Candra; Alfiyanto, Rizqi Dwi
Imajinasi: Jurnal Seni Vol. 19 No. 1 (2025): Imajinasi: Jurnal Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/imajinasi.v19i1.29185

Abstract

Artikel ini mengkaji eksplorasi desain vernakular sebagai identitas visual pesisir melalui studi kasus di Kota Tegal, Jawa Tengah. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana elemen-elemen desain vernakular, yang dipengaruhi oleh kondisi iklim, budaya lokal, dan sumber daya alam, berkontribusi pada pembentukan identitas visual kota pesisir. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai karakteristik arsitektur tradisional yang masih bertahan di Kota Tegal, bentuk bangunan terbuka, serta ornamen dan motif tradisional yang mengandung makna filosofis. Desain vernakular di Kota Tegal tidak hanya berfungsi secara fungsional, tetapi juga menggambarkan nilai-nilai sosial dan budaya yang mengakar dalam masyarakat pesisir. Dengan mempertahankan elemen-elemen desain ini, Kota Tegal mampu mempertahankan keunikan visual dan kebanggaan lokal yang menghubungkan masyarakat dengan sejarah serta tradisi mereka. Artikel ini juga menyoroti pentingnya pelestarian dan pengembangan desain vernakular sebagai strategi untuk menjaga keberlanjutan budaya dan arsitektur. Dari artikel ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu seni rupa, desain, dan arsitektur, khususnya dalam kajian desain vernakular yang berbasis pada identitas budaya lokal.
Transformasi Nilai-Nilai Pancasila melalui Media Audiovisual: Studi Kasus Penggunaan Film Pendek dalam Kelas Pendidikan Pancasila Kuntoro, Adi; Risqiana, Eky
Imajinasi: Jurnal Seni Vol. 19 No. 1 (2025): Imajinasi: Jurnal Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/imajinasi.v19i1.29188

Abstract

Penanaman nilai-nilai Pancasila dalam konteks pendidikan tinggi menghadapi tantangan tersendiri di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola pikir generasi muda. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana media audiovisual, khususnya film pendek, dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam mentransformasikan dan menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila kepada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada kelas Pendidikan Pancasila di salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran, wawancara mendalam dengan dosen dan mahasiswa, serta analisis terhadap karya film pendek yang dihasilkan oleh mahasiswa sebagai bentuk penugasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan film pendek sebagai media pembelajaran tidak hanya meningkatkan partisipasi dan kreativitas mahasiswa, tetapi juga memperkuat pemahaman kritis dan reflektif terhadap nilai-nilai Pancasila dalam konteks kehidupan sehari-hari. Selain itu, media audiovisual terbukti mampu menjembatani jarak antara materi normatif dan realitas sosial yang dihadapi mahasiswa. Temuan ini merekomendasikan integrasi media kreatif dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila sebagai upaya kontekstualisasi dan aktualisasi nilai kebangsaan di era digital

Page 3 of 3 | Total Record : 25