cover
Contact Name
-
Contact Email
solidarity@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
solidarity@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Solidarity : Journal of Education, Social dan Culture
ISSN : -     EISSN : 25490729     DOI : https://doi.org/10.15294/solidarity
Core Subject : Social,
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture starting in 2024 migrates to better secure from various unwanted things, including journal hacking and so on. To submit, the author please visit the new website page of our journal at the link https://journal.unnes.ac.id/journals/solidarity
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 1 (2025): SOLIDARITY" : 14 Documents clear
Fenomena Konten Kreator Facebook Pada Masyarakat Kelurahan Panei Tongah Kabupaten Simalungun Newa Sagita Pasaribu; Daud
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 14 No. 1 (2025): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v14i1.24421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan latar belakang, cara membuat konten, dan dampak menjadi konten kreator Facebook di Kelurahan Panei Tongah Kabupaten Simalungun. Platfrom yang digunakan masyarakat untuk menjadi konten kreator yaitu Facebook dengan pertimbangan bahwasannya Facebook merupakan media sosial yang mudah diakses oleh masyarakat luas, memiliki vitur yang beragam serta dapat menghasilkan uang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah Hybrid Ethnography untuk melihat bagaimana ruang offline dan online yang saling terkait. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil Penelitian ini menggambarkan, bahwa latar belakang masyarakat dalam membuat konten yaitu sebagai hiburan, ajakan teman atau ikut-ikutan trend, menambah pekerjaan dan penghasilan, menjalin pertemanan dan promosi usaha, notifikasi Facebook untuk peluang monetisasi, penghasilan tambahan dan menambah pekerjaan. Cara masyarakat dalam membuat konten juga sangat beragam mulai dari membuat video sendiri, bersama anak, teman hingga dibantu oleh suami atau istri mereka. Fenomena ini juga mengakibatkan dampak positif dan juga negatif yang mempengaruhi perubahan budaya dan sosial pada masyarakat.   
Pemanfaatan Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Bangkleyan Kecamatan Jati Muhyiddin, Rokhman; ayuning Arsi, Antari
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 14 No. 1 (2025): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v14i1.35704

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya upaya pemerintah untuk mengatasi permasalahan kemiskinan dengan pemberian bantuan sosial salah satunya yaitu Program Keluarga Harapan (PKH). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan Program Keluarga Harapan (PKH) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Bangkleyan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan PKH oleh KPM Desa Bangkleyan beragam sesuai dengan kondisi masing – masing keluarga, terdapat KPM yang memanfaatkan PKH untuk penambah modal usaha, pemenuhan kebutuhan sekolah anak, pemenuhan kebutuhan sehari-hari, pemenuhan gizi ibu hamil, pembelian perabotan rumah tangga yang telah rusak dan pembelian hewan ternak. Adanya PKH di Desa Bangkleyan telah memberikan dampak yang baik bagi kesejahteraan masyarakat karena dapat menambah biaya pemenuhan kebutuhan keluarga.
Peranan Mobil Siaga dalam Memberikan Layanan Kesehatan bagi Masyarakat Desa Nglangitan Sukrisna; Pramono, Didi
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 14 No. 1 (2025): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v14i1.35759

Abstract

Akses terhadap pelayanan kesehatan yang merata masih menjadi tantangan di wilayah pedesaan Indonesia, terutama karena keterbatasan infrastruktur dan transportasi. Mobil siaga desa hadir sebagai solusi inovatif untuk menjawab hambatan tersebut, dengan menyediakan layanan medis yang bersifat kuratif, promotif, dan preventif secara langsung ke masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis layanan kesehatan yang diberikan oleh mobil siaga di Desa Nglangitan, menganalisis peranannya dalam pelayanan kesehatan masyarakat, serta mengeksplorasi tantangan dan solusi dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Data diuji validitasnya melalui triangulasi sumber, dan dianalisisi secara kualitatif meliputi proses kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mobil siaga di Desa Nglangitan tidak hanya digunakan untuk transportasi pasien ke fasilitas kesehatan, tetapi juga untuk penyuluhan, imunisasi keliling, dan kunjungan rumah oleh tenaga kesehatan. Mobil siaga berperan penting dalam meningkatkan akses layanan kesehatan dan kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup sehat. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran operasional, pemeliharaan kendaraan, dan koordinasi antarlembaga desa. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa mobil siaga memiliki fungsi ganda, baik secara medis maupun sosial, yang berkontribusi signifikan terhadap sistem kesehatan berbasis komunitas di desa terpencil.
Ritual Fida’ untuk Penebus Dosa dalam Praktik Upacara Kematian: Studi pada Jamaah Fida’ Desa Beganjing Hartono; Fajar
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 14 No. 1 (2025): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v14i1.35760

Abstract

Praktik ritual keagamaan yang telah dilakukan selama ini adakalanya dapat berubah dan diterima di masyarakat sepanjang sesuai dengan konteks masyarakat. Sama halnya ritual kematian yang terjadi di Desa Beganjing, dimana  terdapat ritual kematian berupa pengajian fida’. Umumnya ritual kematian yang dilaksanakan berupa pengajian tahlilan, saat ini ditemukan pula praktik lain berupa pengajian fida’ yang memunculkan kelompok baru berupa jamaah fida’. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bentuk ritual kematian berupa pengajian fida’ yang dilaksanakan oleh kelompok fida’di Desa Beganjing Kecamatan Japah Kabupaten Blora dan melihat respon masyarakat atas praktik ritual kematian tersebut. Teknik pengambilan data berupa wawancara dan observasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah lima terdiri dari ketua jamaah, tokoh masyarakat, tokoh agama, jamah fida’ dan tokoh pemuda. Teknik analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ritual pengajian fida’ merupakan ritual do’a yang ditujukan kepada si mayit. Ritual do’a ini merupakan kombinasi do’a tertentu dengan ritual do’a tahlilan yang secara umum dilakukan di masyarakat. Ritual fida’ dilakukan selama lima hari, dimulai pada hari kedua setelah kematian simayit. Pada hari pertama dilakukan tahlilan seperti biasanya berupa pembacaan surat yasin dan tahlil. Baru di hari kedua sampai ketujuh atau selama lima hari berturut-turut dilakukan ritual fida’ tanpa bacaan surat yasin dan tahlil. Pada hari ke tujuh pembacaan surat yasin dan tahlil kembali.  Bacaan fida’ ini merujuk pada pembacaan do’a sebanyak 100.000 kali surat al ikhlas (fida’ sughro) dan 70.000 kali bacaan dzikir laa ilaaha illaallah (fida’ kubro). Respon masyarakat terhadap pengajian fida’ dalam ritual kematian menerimanya dengan baik, bahkan di masyarakat muncul kelompok baru berupa jamaah fida’.
Proses Habituasi Disiplin Pada Santri TPQ Miftachussa’adah Desa Kalinanas Kecamatan Japah Kabupaten Blora Sumiyatun; Fajar
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 14 No. 1 (2025): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v14i1.35763

Abstract

Lembaga Pendidikan Al-Qur’an TPQ Miftachussa’adah adalah sebuah TPQ yang berada di Desa Kalinanas Kecamatan Japah Kabupaten Blora Jawa Tengah sejak berdirinya berusaha menerapkan habituasi disiplin pada santri-santrinya demi menjaga generasi bangsa di tengah menurunya karakter di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses, bentuk, dan hasil habituasi disiplin santri TPQ Miftachussa’adah Desa Kalinanas Kecamatan Japah Kabupaten Blora. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penggalian data melalui observasi dan wawancara pada beberapa responden penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses habituasi disiplin yang dilakukan oleh para tutor TPQ Miftachussa’adah ditaati dengan baik meski masih terdapat beberapa santri yang kesulitan beradaptasi terhadap aturan disiplin tersebut, hal itu tergolong wajar karena beberapa santri tersebut masuk kategori santri baru. Bentuk habituasi disiplin yang diterapkan oleh para tutor diantaranya adalah penegakan aturan kehadiran santri dan sholat berjamaah serta tuntutan untuk menjalankan ajaran-ajaran akhlak di kehidupan sehari-hari. Hasil habituasi disiplin santri memuaskan dari para tutor, wali santri, dan masyarakat sekitar TPQ.
Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Maju Lancar untuk Menyediakan Air Minum yang Sehat untuk Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat Desa Ngawenombo Yohanes Winarno; Gustaman, Fulia Aji
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 14 No. 1 (2025): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v14i1.35764

Abstract

Pendirian BUMDes di desa Ngawenombo bertujuan untuk mengatasi permasalahan tentang kebutuhan air minum yang sehat agar masyarakat tidak lagi mengkonsumsi air rebusan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) Mengetahui peran BUMDes dalam menyediakan air minum yang sehat agar dapat diterima dan menunjang kesehatan masyarakat. (2) Mengetahui kendala yang dihadapi BUMDes dalam mengelola pemenuhan kebutuhan air minum yang layak konsumsi. Penelitian ini dilakukan di desa Ngawenombo Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora dengan menggunakan metode kualitatif. Dimana pengumpulan data melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes sudah dikatakan berhasil dalam mengolah air sumur local menjadi air siap minum yang lebih sehat. Namun usaha BUMDes masih memiliki beberapa kendala diantaranya adalah menurunnya sumber air, ketepatan waktu operasional yang belum propesional serta kebiasaan tradisional sebagian masyarakat dalam mengkonsumsi air.
Peran Kader Posyandu dalam Mengatasi Stunting di Dukuh Alasmalang Desa Pengkoljagong Kecamatan Jati Kabupaten Blora Kurniawan, Ari; Gunawan
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 14 No. 1 (2025): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v14i1.35765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran kader Posyandu dalam upaya penanggulangan stunting di Dukuh Alasmalang, Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, serta mendeskripsikan hambatan dan solusi yang dihadapi dalam pencegahan kasus stunting. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Terdapat empat peranan penting kader posyandu dalam rangka mengatasi stunting di Dukuh Alasmalang yaitu dengan melakukan: 1) Pemberian makanan tambahan (PMT) kepada balita yang mengalami stunting; 2) Sosialisasi dan penyuluhan tentang stunting kepada ibu balita Dukuh Alasmalang; 3) Pemberian vitamin kepada balita Dukuh Alasmalang; dan 4) Pendampingan dan konseling dengan Ibu balita melalui kegiatan kelas balita dalam rangka mencapai perubahan perilaku positif di masyarakat Dukuh Alasmalang. Kader Posyandu diharapkan menjadi garda terdepan dalam upaya penanggulangan stunting. Upaya Kader Posyandu dalam penanganan stunting melibatkan berbagai intervensi yang terintegrasi: pertama pemberian sosialisasi dan konsultasi tentang pemberian makanan bergizi bagi anak dan keluarga, kedua  pemantauan pertumbuhan anak, ketiga memberikan sosialisasi tentang perbaikan sanitasi dan perilaku hidup bersih dan sehat dirumah terutama rumah ibu hamil dan balita.Karena memiliki kedekatan sosial dengan masyarakat, kader Posyandu dinilai mampu menjadi penghubung yang efektif dalam menyampaikan informasi serta mengedukasi warga terkait pencegahan dan penanganan stunting. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai hambatan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Dimulai dari kondisi geografis Dukuh Alasmalang yang terpencil dengan akses jalannya yang rusak, hingga faktor internal berupa kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.
Dari Petani Palawija Menjadi Petani Tebu: Transformasi Pertanian di Desa Dologan Kecamatan Japah Kabupaten Blora Sugito; Gunawan
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 14 No. 1 (2025): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v14i1.35766

Abstract

Sektor pertanian merupakan sumber penghidupan sebagian besar penduduk di Indonesia. Dalam perkembangannya Sektor pertanian mengalami pasang surut dalam menghasilkan komoditas. Dalam dituasi pertanian yang tidak menentu, baik dari sisi hasil panen, dan harga jual hasil panen petani di Desa Dologan melakukan trnasformasi komoditas pertanian dari tanaman padi dan palawija menjadi tanaman tebu. Tulisan ini mencoba untuk Untuk mengetahui bagaimana proses transformasi pertanian di Desa Dologan dalam kehidupan sosial masyarakat. Data dalam tulisan ini dikumpulkan melalui pendekatan kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya transformasi petanian dari petani padi palawija menjadi perkebunan tebu membawa perubahan baik sosial, ekonomi, maupun lingkungan pada pada petani di Desa Dologan.
Strategi Sedulur Sikep Desa Kemantren dalam Melestarikan Kearifan Lokal di Era Modern Prayetno, Agus; Rini, Hartati Sulistyo
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 14 No. 1 (2025): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v14i1.35767

Abstract

Masyarakat Sedulur Sikep di Desa Kemantren merupakan komunitas adat yang tetap mempertahankan kearifan lokal mereka di tengah arus modernisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alasan mengapa Sedulur Sikep mempertahankan kearifan lokal dan strategi yang digunakan dalam menjaga identitas budaya mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data utama. Teknik pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling, dengan melibatkan empat orang informan, dari komunitas Sedulur Sikep. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan alasan dipertahankanya kearifan lokal adalah untuk mencegah hilangnya tradisi serta bergesernya pedoman yang dulu diwariskan dari ajaran sedulur sikep. Mewariskan nilai-nilai adat kepada anak-anak karena banyaknya perubahan pergeseran tradisi yang terjadi di lingkungan Sedulur Sikep. Keberhasilan mereka dalam menjaga keseimbangan antara tradisi dan modernitas dapat menjadi inspirasi bagi komunitas adat lainnya dalam melestarikan warisan leluhur di era modern. Saran untuk pemerintah Desa Kemantren, supaya ikut serta melestarikan kelompok Sedulur Sikep agar tidak hilang terkikis perkembangan zaman.
Peralihan dan Strategi Pertanian Tembakau di Musim Kemarau: Faktor Penyebab dan Dampaknya Kurniawan, Rico Teguh; Rini, Hartati Sulistyo
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 14 No. 1 (2025): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v14i1.35768

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab: 1) faktor penyebab peralihan pertanian padi menjadi pertanian tembakau di musim kemarau dan 2) dampak yang diakibatkan oleh perubahan itu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan triangulasi sumber, dan teknik analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian yang diperoleh faktor penyebab perubahan pertanian padi menjadi tembakau di musim kemarau adalah perubahan iklim dan ketersediaan air, adanya informasi penyuluh pertanian tentang diversifikasi pertanian dan pemanfaatan lahan, adanya pengalaman pemaksimalan pemanfaatan lahan yang kurang optimal dengan menanam komoditas lain, ada pengalaman berhasil dari petani yang sudah pernah mencoba menanam tembakau di musim kemarau, waktu pemanenan tembakau lebih sering dan jangka waktu lebih singkat daripada padi, pengolahan dan pemasaran pasca panen tembakau yang lebih fleksibel.  Dampak  yang ditimbulkan dari perubahan pertanian itu adalah petani tembakau di desa Keser memiliki dampak positif yang signifikan dalam aspek ekonomi dan sosial.

Page 1 of 2 | Total Record : 14