Solidarity : Journal of Education, Social dan Culture
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture starting in 2024 migrates to better secure from various unwanted things, including journal hacking and so on. To submit, the author please visit the new website page of our journal at the link https://journal.unnes.ac.id/journals/solidarity
Articles
52 Documents
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengendalian Hama Berbasis Pertanian Berkelanjutan Melalui Pemanfaatan Burung Tyto Alba
Wardani, Aji Kusuma;
Rini, Hartati Sulistyo;
Luthfi , Asma
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 13 No. 1 (2024): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pemberdayaan masyarakat, partisipasi masyarakat dan dampak pengendalian hama pertanian menggunakan burung Tyto Alba terhadap kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan pertanian di Desa Tlogoweru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pengumpulan data menggunakan mekanisme wawancara mendalam disertai dengan observasi pada kelompok petani. Analisis data yang digunakan mengacu pada model interaktif. Hasil penelitian ini dianalisis menggunakan teori inovasi Schoemaker dan konsep partisipasi. Hasil penelitian menunjukan proses pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui tiga tahap yakni tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program yang dibuat dengan melihat kebutuhan masyarakat mendapat tingginya tingkat partisipasi masyarakat. Program pengendalian hama menggunakan burung Tyto Alba memberi dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan pertanian di Desa Tlogoweru.
Marginalisasi Buruh Tani Pasca Penggunaan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Di Desa Sidorejo, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal
Nurani, Anugrah Budi;
Gunawan
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 13 No. 1 (2024): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan). Penerapan alsintan di Desa Sidorejo membuat usaha pertanian menjadi lebih produktif dibandingkan dengan sistem pertanian tradisional, akan tetapi, pada kenyataannya penerapan alsintan menyebabkan buruh tani kehilangan pekerjaan di sektor pertanian. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana proses marginalisasi buruh tani di Desa Sidorejo pasca penggunaan alsintan. Penelitian ini menggunakan konsep marginalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani di Desa Sidorejo tidak lagi mementingkan pembagian kesempataan kerja dan kebersamaan yang mana oleh Geertz disebut dengan shared poverty (kemiskinan yang terbagi rata). Penerapan alsintan membuat petani menjadi masyarakat industrialis sehingga buruh tani mengalami marginalisasi
Dampak Ekonomi-Sosial Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (PKS) Bagi Masyarakat Desa Giri Purno, Kabupaten Tebo
Widiastuti, Aprilia;
Brata, Nugroho Trisnu
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 13 No. 1 (2024): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fenomena pembangunan di Desa Giri Purno yaitu munculnya industri kelapa sawit. Masuknya industri kelapa sawit merupakan upaya pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Ketika muncul industri di suatu daerah tentu memberikan keuntungan besar bagi kemakmuran masyarakat. Namun realita yang didapatkan di lapangan tidak sesuai apa yang diharapkan. Munculnya industri kelapa sawit ini menyebabkan aktivitas mobil pengangkut semakin banyak sehingga menyebabkan akses jalan penghubung desa menjadi rusak parah. Tujuan penelitian ini adalah 1). Menganalisis bagaimana dampak ekonomi adanya pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (PKS) bagi masyarakat; 2). Menganalisis dampak sosial keberadaan pabrik PKS; dan 3). Menganalisis bagaimana pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap dinamika ekonomi sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian berada di Desa Giri Purno, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Untuk dampak ekonomi tidak dirasakan keseluruhan masyarakat karena jumlah partisipasi masyarakat yang ikut bekerja di pabrik belum maksimal; 2). Kehidupan masyarakat yang mulai berubah. Bahkan muncul gejala sosial negatif; dan 3). Program CSR belum dilaksanakan dengan maksimal sehingga pelaksanaan CSR tidak berpengaruh besar pada dinamika ekonomi sosial masyarakat.
Dualitas Agen dan Struktur dalam Peningkatan Perilaku Prososial Generasi Z Melalui Peran Non-Governmental Organization
Delliani, Resha;
Komariah, Siti;
Utami , Nindita Fajria
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 13 No. 1 (2024): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perilaku individualis dan apatis menjadi karakteristik generasi Z yang mampu membentuk perilaku antisosial. Kondisi tersebut mendorong tiga pemuda Sukabumi melakukan perubahan melalui dibentuknya NGO bernama Sahabat Lingkungan yang mampu meningkatkan perilaku prososial dan meminimalkan perilaku antisosial. Tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran dualitas dalam perubahan yang diupayakan oleh pendiri NGO. Teori yang digunakan adalah Strukturasi dari Anthony Giddens. Teori tersebut menganalisis hubungan dualitas dalam peningkatan perilaku prososial oleh NGO. Digunakan pendekatan kualitiatif dengan metode studi kasus untuk memperoleh hasil dan analisis data. Teknik pengumpulan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian ini berjumlah 11 orang. Adapun lokasi penelitian ini dilaksanakan di Kota Sukabumi, Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Adanya hubungan dualitas dalam meningkatkan perilaku prososial melalui peran NGO Sahabat Lingkungan yang mana struktur dalam hal ini kondisi masyarakat dan lingkungan Kota Sukabumi menjadi faktor terbentuknya agen untuk melakukan agensinya yang dalam hal ini para pendiri yang mendirikan lembaga Sahabat Lingkungan. (2) Terbentuknya praktik sosial baru dalam kehidupan sehari-hari generasi Z yang bergabung dalam Sahabat Lingkungan atas tindakan-tindakan yang dipengaruhi oleh agen dan dilakukan secara berulang
Relasi Juragan Dalam Sistem Nglimolasi Pada Petani Tembakau Di Desa Tuksari Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung
Setyaningsih, Arum;
Iswari, Rini
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 13 No. 1 (2024): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Petani di Desa Tuksari ketika menjelang musim tembakau membutuhkan modal untuk menanam dan mengolah tembakau. Petani tembakau selain membutuhkan modal juga membutuhkan juragan yang bisa membeli hasil tembakaunya. Petani tembakau di Desa Tuksari untuk memenuhi modal dan penjualan hasil tembakaunya memilih menggunakan sistem nglimolasi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui proses sistem nglimolasi pada petani tembakau di Desa Tuksari. 2) Relasi juragan dalam sistem nglimolasi pada petani tembakau di Desa Tuksari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan konsep Patron Klien. Lokasi penelitian di Desa Tuksari Kecamatan Kledung Kabupaten Temanggung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sistem nglimolasi merupakan hutang petani tembakau kepada juragan cino dengan bunga 50% dari setiap peminjaman. Petani tembakau menggunakan sistem nglimolasi karena prosesnya yang mudah yakni peminjaman hanya dilakukan secara lisan dan pengembalian hutang dapat dilakukan ketika musim tembakau. Sistem nglimolasi juga digunakan untuk menarik perhatian petani tembakau. (2) Petani tembakau memilih menjual tembakaunya ke juragan cino daripada juragan jowo, karena juragan cino dianggap lebih jujur. Petani tembakau menjual hasil panen melalui perantara juragan karena terdapat keterbatasan yaitu tidak memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA). KTA hanya dimiliki oleh juragan tembakau dan tembakau yang memiliki relasi dengan gudang tembakau serta memiliki lahan sekitar 3-4 Ha.
Bentuk-Bentuk Segregasi Politik Mahasiswa dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum Raya (Pemira)Universitas Negeri Semarang Tahun 2022
Julianto, Dimas;
Prasetyo, Kuncoro Bayu
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 13 No. 1 (2024): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya aktivitas politik mahasiswa di kmapus Universitas Negeri Semarang yang digunakan oleh mahasiswa sebagai tempat pendidikan politik dan penerapan politik praktis. Terjadi proses segregasi politik mahasiswa dalam pemilihan Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa BEM KM UNNES Tahun 2023 yang mengakibatkan terjadi pertentangan antar mahasiswa. Fokus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika dari bentuk-bentuk segregasi politik mahasiswa dalam Pemilihan Umum Raya Mahasiswa UNNES tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi. Teori yang digunakan adalah Teori Konflik dari Lewis Coser dan Ralp Dahrendorf, konsep politik identitas, dan konsep in-group dan out-group dari W.G Sumner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk dari proses segregasi politik mahasiswa adalah segregasi terjadi di kalangan elite politik mahasiswa, segregasi di media sosial, dan polemik pada hari perhitungan suara
Analisis Tekstual Bahan Ajar Pelajaran Bahasa Cerbon dalam Praktik Etnopedagogi di MAN 2 Cirebon
Fathimatuzzahro;
Wicaksono, Harto
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 13 No. 1 (2024): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia menjadi negara peringkat kedua yang memiliki jumlah bahasa terbanyak setelah Papua Nugini. Namun, saat ini jumlah bahasa daerah di Indonesia semakin menurunan dikarenakan mengalami kepunahan. Salah satu bahasa daerah yang mengalami kemunduran ialah bahasa Cerbon. Jumlah penutur bahasa Cerbon yang berusia muda saat ini sudah sangat berkurang. Sehingga, perlu adanya upaya pelestaian bahasa Cerbon. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah salah satunya melalui dunia pendidikan dengan cara bahasa Cerbon dijadikan sebagai pelajaran muatan lokal. Dalam proses pembelajaran diperlukannya buku ajar yang digunakan sebagai salah satu sumber belajar bagi siswa. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat isi dan konten yang terdapat dalam buku siswa bahasa Cerbon di MAN 2 Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan menggunakan teknik analisis tekstual dari buku siswa bahasa Cerbon di MAN 2 Cirebon Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku pelajaran bahasa Cerbon tersebut sudah sesuai dengan KI dan KD. Dalam materi pelajaran bahasa Cerbon terdapat implementasi etnopedagogi berupa pengetahuan lokal baik berupa lisan, tulisan, maupun artefak. Wujud pengimplementasian etnopedagogi dalam buku materi bahasa Cerbon dengan adanya teks informatif mengenai kebudayaan yang ada di Cirebon. Pada beberapa teks tersebut terdapat penanaman nilai-nilai yang di anut oleh masyarakat Cirebon seperti nilai religi dan kesoapanan. Dalam buku bahasa Cerbon untuk siswa terdapat tiga ranah penting kemampuan berfikir taksonomi bloom. Namun, dalam buku tersebut lebih menekankan pada ranah kognitif.
Implementasi Program Pemberdayaan Pedagang Melalui Pasar Minggon Jatinan Di Hutan Kota Rajawali Kabupaten Batang
Sistya, Ima;
Wijaya, Atika
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 13 No. 1 (2024): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kota Rajawali Kabupaten Batang. Pemberdayaan di Pasar Minggon Jatinan mengembangkan potensi dan menyalurkan hobi yang dimiliki oleh para pedagang Pasar Minggon Jatinan, akan tetapi dalam kenyataannya mengalami kendala dari sumber daya manusia yaitu partisipasi pengunjung dan pedagang Pasar Minggon Jatinan yang kurang. Tujuan penelitian ini yaitu 1) mengetahui tahapan pemberdayaan pedagang di Pasar Minggon Jatinan Kabupaten Batang. 2) mengetahui kendala dalam pemberdayaan pedagang melalui Pasar Minggon Jatinan di Kabupaten Batang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian di Hutan Kota Rajawali Kabupaten Batang. Penelitian ini menggunakan konsep pemberdayaan masyarakat Sulistiyani dan teori pembangunan bottom-up Friedman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) pemberdayaan pedagang di Pasar Minggon Jatinan memiliki tiga tahap yang meliputi tahap penyadaran dan pembentukan perilaku, tahap transformasi, serta tahap peningkatan intelektual. 2) kendala yang dihadapi dalam pemberdayaan pedagang di Pasar Minggon Jatinanberupa perbedaan pendapat, partisipasi pengunjung dan pedagang di Pasar Minggon Jatinan menurun, dan bergantung pada cuaca.
Fenomena Cashless Society Sebagai Bagian Dari Gaya Hidup Mahasiswa Universitas Negeri Semarang
Rizaldi, Muhamad Farhan;
Kismini, Elly
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 13 No. 1 (2024): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Fenomena Cashless Society merupakan suatu kondisi dimana masyarakat tidak lagi menggunakan uang tunai melainkan menggunakan uang non tunai sebagai alat transaksi utama mereka dalam bertransaksi. Fenomena tersebut juga terjadi di kalangan mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Para mahasiswa yang sudah melek akan teknologi serta maraknya fasilitas pembayaran elektronik di sekitar lingkungan kampus membuat fenomena tersebut dapat terjadi di kalangan mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Landasan teori yang digunakan adalah Teori Perubahan Sosial Gillin dan Gillin. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui awal mula fenomena Cashless Society yang terjadi di UNNES. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Fenomena Cashless Society yang terjadi di kalangan mahasiswa UNNES terjadi karena penggunaan cashless mudah dan nyaman, banyaknya pembayaran cashless yang tersedia di sekitar lingkungan UNNES, adanya masa pandemi covid-19, serta adanya pengaruh dari mahasiswa yang sudah menggunakan cashless.
Pergeseran Tradisi Bertani Di Era Modernisasi Pertanian Pada Masyarakat Desa Bojongkoneng
Istifaiyah, Naili Silka;
Akhiroh, Ninuk Sholikhah
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 13 No. 1 (2024): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini membahas tentang pergeseran tradisi bertani di era modernisasi di bidang pertanian pada masyarakat Desa Bojongkoneng. Zaman dahulu dalam proses bertani terdapat tradisi yang dipercaya, namun seiring dengan perkembangan zaman tradisi tersebut mulai hilang dan ditinggalkan oleh para petani padi. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui kondisi tradisi pertanian di era modernisasi pertanian pada masyarakat Desa Bojongkoneng. (2) Untuk mengetahui bentuk-bentuk modernisasi pertanian yang ada di Desa Bojongkoneng. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kualitatif. Lokasi penelitian berada di Lokalisasi Desa Bojongkoneng, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan teori Perubahan Sosial menurut William Ogburn. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Tradisi bertani di Desa Bojongkoneng sudah mulai ditinggalkan oleh para petani, dimana hanya beberapa petani yang masih melaksanakan Tradisi bertani hal ini akibat dari modernisasi pertanian, (2) terdapat perubahan pada bentuk-bentuk cara kerja pertanian zaman dahulu hingga saat ini akibat adanya modernisasi di bidang teknologi pertanian, bentuk modernisasi yang menyebabkan perubahan yaitu adanya penggunaan mesin traktor, mesin diesel (penyedot air), alat penyemprot obat-obatan, penggunaan obat-obatan kimia dan mesin ricemil.