cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Saintia Matematika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 80 Documents
PERBANDINGAN METODE FUZZY DENGAN REGRESI LINIER BERGANDA DALAM PERAMALAN JUMLAH PRODUKSI (Studi Kasus: Produksi Kelapa Sawit di PT. Perkebunan III (PERSERO) Medan Tahun 2011-2012) Siska Ernida Wati; Dakaria Sebayang; Rachmad Sitepu
Saintia Matematika Vol 1, No 3 (2013): Saintia Matematika Mei 2013
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.437 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil suatu peramalan dengan menggunakan metode fuzzy dan regresi linier berganda. Dalam penelitian ini, digunakan data produksi kelapa sawit sebagai output atau variabel terikat (Y) dan faktor yang mempengaruhinya yaitu pemupukan, tenaga kerja dan rata-rata curah hujan sebagai input atau variabel bebas X1, X2, X3. Dalam pengolahan data untuk logika fuzzy masing-masing variabel Y, X1, X2, X3 dikelompokkan ke dalam 3 himpunan fuzzy. Aturan fuzzy yang digunakan ada 27 aturan. Metode penyelesaian yang digunakan adalah metode fuzzy Mamdani. Untuk regresi linier berganda diselesaikan dengan menggunakan metode kuadrat terkecil (Least Squares Method). Dengan menunjukkan nilai rata-rata kesalahan relatif dari peramalan setiap metode, diperoleh nilai rata-rata kesalahan relatif metode fuzzy sebesar 0,20748 atau 20,748 % dan regresi linear berganda sebesar 0,09383 atau 9,383%. Besarnya nilai tersebut memperlihatkan bahwa nilai rata-rata kesalahan relatif regresi linier berganda lebih kecil daripada metode fuzzy. Maka untuk kasus dengan variabel input dan output dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peramalan dengan menggunakan regresi linier berganda lebih baik daripada dengan metode fuzzy.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN AIR MINUM PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTANADI MEDAN Yuni Masdayani Harahap; Faigiziduhu Bu'ulolo; Henry Rani Sitepu
Saintia Matematika Vol 1, No 4 (2013): Saintia Matematika Juli 2013
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.68 KB)

Abstract

Analisis Regresi Linier Berganda adalah salah satu tehnik analisis statistikyang biasa digunakan untuk mengukur besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel tergantung dan memprediksi variabel tergantung dengan menggunakan variabel bebas. Analisis regresi linier berganda mempunyai langkah yang sama dengan analisis regresi sederhana. Hanya saja analisisnya agak kompleks karena melibatkan banyak variabel bebas. Selain itu Analisis Regresi Berganda lebih banyak didasarkan pada asumsi. Penggunaan Analisis Regresi Linier Berganda dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel-variabel yang mempengaruhi permintaan air minum di PDAM Tirtanadi Medan. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari PDAM Tirtanadi Medan dan Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. Dengan menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda diperoleh hasil penelitian yang menunjukkan bahwa ada 4 (empat) variabel yang berpengaruh terhadap permintaan air minum di PDAM TirtanadiMedan diantaranya X1 (Jumlah Penduduk), X2 (Pendapatan PerkapitaPenduduk), X3 (Tarif Air Minum), X4 (Jumlah air yang diproduksi). Dari keempat variabel tersebut yang sangat dominan mempengaruhi adalah X1 (Jumlah Penduduk), X3 (Tarif Air Minum), X4 (Jumlah air yang diproduksi). Dan model yang di hasilkan dengan menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda adalah Y = -2,076+136,627X1+11609,752X3+0,003X4-0,644X2 yang mempunyai tingkat hubungan yang relatif kuat sebesar 90,3%.
BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGELUARAN KONSUMSI PANGAN RUMAH TANGGA MISKIN (Studi Kasus di Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Medan Tuntungan) Yuliana Yuliana; Pengarapen Bangun; Mardiningsih Mardiningsih
Saintia Matematika Vol 1, No 3 (2013): Saintia Matematika Mei 2013
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.916 KB)

Abstract

Konsumsi pangan adalah jenis dan jumlah pangan yang dimakan oleh seseorang dengan tujuan tertentu pada waktu tertentu. Tingkat kesejahteraan suatu rumah tangga dapat dilihat dari besarnya konsumsi atau pengeluaran yang dikeluarkan oleh rumah tangga. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Medan Tuntungan. Sampel penelitian adalah 40 rumah tangga penerima beras miskin (Raskin). Teknik penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan metode acak sederhana dan metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda dengan metode backward. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pengeluaran konsumsi pangan rumah tangga miskin (Y ) di Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Medan Tuntungan adalah pendapatan kepala rumah tangga (X1), jumlah anggota rumah tangga (X2), lama berumah tangga (X4) dan jumlah subsidi beras miskin (X5).
MENENTUKANMODEL PERSAMAAN REGRESI LINIER BERGANDA DENGAN METODE BACKWARD (Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Tanah Karo) Ria Desrina; Mardiningsih Mardiningsih; Faigiziduhu Bu'ulolo
Saintia Matematika Vol 1, No 3 (2013): Saintia Matematika Mei 2013
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.588 KB)

Abstract

Narkoba merupakan bahan aditif, yaitu nama segolongan zat alamiah, semi sintetik maupun sintetik. Faktor-faktor yang dianggap berpengaruh terhadap meningkatnya penyalahgunaan narkoba seperti lingkungan pergaulan yang salah, kurangnya perhatian orang tua, senang dengan kegiatan beresiko, dan mudahnya mendapatkan narkoba. Dalam tulisan ini menentukan faktor-faktor manakah yang berpengaruh terhadap jumlah meningkatnya penyalahgunaan narkoba di Tanah Karo. Untuk mendapatkan persamaan regresi berganda tersebut penulis menggunakan metode backward yaitu di mana semua variabel X diregresikan dengan variabel Y .Pengeliminasian variabel X berdasarkan pada nilai F(parsial) dari masing-masing variabel X, dan turut tidaknya variabel tersebut di dalam model didasarkan pada nilai F(tabel).Persentase determinasi yang dijelaskan metode backward adalah 66,09 % dengan taraf nyata sebesar 5% dan faktor yang sangat berpengaruh dari penduga yang tinggal dalam persamaan adalah lingkungan pergaulan yang salah.
ANALISIS PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO, PENDIDIKAN DAN PENGANGGURAN TERHADAP KEMISKINAN DI KAB/KOTA PROPINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2010–2011 Kristina Pestaria Sinaga; Tulus Tulus; Open Darnius
Saintia Matematika Vol 1, No 3 (2013): Saintia Matematika Mei 2013
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.576 KB)

Abstract

Kemiskinan adalah salah satu penyakit ekonomi makro yang dihadapioleh Negara-negara di dunia termasuk Indonesia. Propinsi Sumatera Utarabagian dari Negara Indonesia, juga menghadapi masalah yang tidak berbeda. Penelitian ini menganalisis pengaruh PDRB, pendidikan (jenjang pendidikan tertinggi yang ditamatkan) dan pengangguran terhadap kemiskinan di Kab/Kota Propinsi Sumatera Utara dengan menggunakan data tahun 2010–2011. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda berdasarkan metode Doolittle dipersingkat. Hasil analisis hubungan fungsional antara kemiskinan dengan 6 variabel prediktornya yaitu: Y = 0, 357 + 1, 5447X1 − 0, 321X2 − 0, 526X3 − 0, 640X4 + 0, 769X5 − 0, 088X6. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB),pendidikan tamat universitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan, pendidikan tamat SD, SLTP, SLTA berpengaruh negatif dan signifikan dalam menurunkan kemiskinan sedangkan berpengaruh positif dan variabel pengangguran berpengaruh negatif dan tidak signifikan dalam menurunkan kemiskinan di Kab/Kota Propinsi Sumatera Utara.
PREDIKSI KEBUTUHAN BERAS DI PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2013-2015 DENGAN METODE FUZZY REGRESI BERGANDA Ristauli Pakpahan; Tulus Tulus; Marihat Situmorang
Saintia Matematika Vol 1, No 4 (2013): Saintia Matematika Juli 2013
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.891 KB)

Abstract

Kebutuhan beras masyarakat Sumatera Utara setiap tahun selaluberubah-ubah tergantung pada jumlah penduduk, jumlah produksi padi dan jumlah produksi beras. Penelitian ini menggunakan metode fuzzy regresi berganda untuk memprediksi kebutuhan beras masyarakat Sumatera Utara. Metode ini menggunakan 4 variabel, yaitu : jumlah penduduk (X1), jumlah produksi padi (X2), jumlah produksi beras (X3) dan jumlah kebutuhan beras (Y ). Nilai tegas diperoleh sebagai fungsi X, yaitu Y = F(X). Nilai Y bukan nilai eksak dengan toleransi error nilai Y cukup kecil sebagai fungsi dari X, sehingga dibuat suatu interval yang memuat semua data hasil regresi. Hasil perhitungan menunjukkan metode fuzzy regresi berganda dapat mengakomodasi jumlah prediksi kebutuhan beras masyarakat Sumatera Utara tahun 2013-2015.
PERBANDINGAN DISTRIBUSI BINOMIAL DAN DISTRIBUSI POISSON DENGAN PARAMETER YANG BERBEDA Raini Manurung; Suwarno Ariswoyo; Pasukat Sembiring
Saintia Matematika Vol 1, No 3 (2013): Saintia Matematika Mei 2013
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1218.046 KB)

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk membandingkan penggunaan distribusi Binomial dan distribusi Poisson. Perhitungan probablitas distribusi Binomial dilakukan dengan memakai pendekatan distribusi Poisson. Untuk n besar dan p kecil, maka distribusi Binomial dapat didekati dengan memakai distribusi Poisson. Untuk suatu kejadian n besar (n > 50) dan probabilitas sukses p kecil (p < 0,1), maka nilai probabilitas Binomial sulit ditentukan. Hasil kajian menunjukkan adanya pendekatan nilai probabilitas distribusi Binomial dengan distribusi Poisson untuk n > 45 dan 0,02 ≤ p ≤ 1.
PENGGUNAAN METODE STEPWISE FORWARD UNTUK MENENTUKAN PERSAMAAN REGRESI LINIER BERGANDA (Studi Kasus: Jumlah Pendapatan di Tapanuli Utara) Lamsihar DF Pakpahan; Rachmad Sitepu; Marihat Situmorang
Saintia Matematika Vol 1, No 4 (2013): Saintia Matematika Juli 2013
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.491 KB)

Abstract

Pendapatan daerah adalah penerimaan yang diperoleh daerah dari sumber-sumber dalam wilayah sendiri. Untuk mengukur kemajuan daerah sebagai hasil dari program pembangunan daerah yaitu dengan mengamati seberapa besar laju pertumbuhan ekonomi yang dicapai daerah tersebut yang tercermin dari kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang dibagi menjadi 9 (sembilan) sektor yaitu sektor pertanian, sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, sektor listrik, gas, dan air bersih, sektor bangunan, sektor perdagangan, hotel, dan restoran, sektor pengangkutan dan komunikasi, sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan, dan sektor jasa-jasa. Untuk mendapatkan persamaan regresi, penulis menggunakan Metode Stepwise Forward yaitu metode untuk mencari kesimpulan dengan menyusupkan peubah satu demi satu sampai diperoleh persamaan regresi yang baik. Persamaan yang diperoleh adalah: Y= -160,653 - 580,090X1+ 7.646,625X5 . Dengan Y adalah jumlah pendapatan, X1 adalah sektor pertanian dan X5 adalah sektor bangunan dan persentase variasi (koefisien korelasi determinasi) yang dijelaskan oleh penduga sebesar 97,5 % maka model penduga yang diperoleh cukup baik digunakan sebagai penduga besar jumlah pendapatan di Kabupaten Tapanuli Utara.
PENGGUNAAN METODE EOQ DAN EPQ DALAM MEMINIMUMKAN BIAYA PERSEDIAAN MINYAK SAWIT MENTAH (CPO) (Studi Kasus : PT. XYZ) Elisabeth Sibarani; Faigiziduhu Bu&#039;ulolo; Djakaria Sebayang
Saintia Matematika Vol 1, No 4 (2013): Saintia Matematika Juli 2013
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.24 KB)

Abstract

Kekurangan atau kelebihan persediaan merupakan faktor yang memicu peningkatan biaya. Perencanaan persediaan dan pengoptimalan produksi sangat diperlukan untuk memperoleh pendapatan maksimum dan meminimumkan biaya. Metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Economic Production Quantity (EPQ) merupakan metode persediaan yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah pengendalian persediaan. Dengan melakukan pengkajian terhadap kasus persediaan minyak sawit mentah (CPO) di PT. XYZ maka diperoleh jumlah pemesanan paling optimal (EOQ) pada tahun 2011 sebanyak 1.138 ton dan tahun 2012 sebanyak 1.092 ton, sedangkan dengan menggunakan metode EPQ diperoleh jumlah produksi optimalnya yaitu pada tahun 2011 sebesar 19.713 ton dan tahun 2012 sebesar 16.947 ton. Total biaya persediaan dengan metode EPQ menunjukkan adanya penghematan jika dibandingkan dengan kebijakan perusahaan yaitu total biaya persediaan sebesar Rp 707.293.646,191 pada tahun 2011 dan Rp 675.088,663 pada tahun 2012.
TRANSFORMASI WAVELET DISKRIT PADA SINTETIK PEMBANGKIT SINYAL ELEKTROKARDIOGRAM Yedidia Panca; Tulus Tulus; Esther S. M. Nababan
Saintia Matematika Vol 2, No 1 (2014): Saintia Matematika Januari 2014
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.882 KB)

Abstract

Transformasi wavelet ditemukan sekitar tahun 1980-an yang merupakanperbaikan dari transformasi Fourier. Transformasi wavelet ini digunakan dalammenganalisa sinyal elektrokardiogram (EKG). Sinyal elektrokardiogram adalahsinyal diskrit yang merupakan kumpulan vektor-vektor dalam ruang vektor Haar.Penelitian ini memperlihatkan bahwa wavelet dengan Analisis Multiresolusi yaituoleh translasi dan dilatasi sebagai basis orthonormal atau sebuah fungsi pemba-ngun pada ruang vektor Haar yang membangkitkan sinyal elektrokardiogram sebagaifungsi berhingga yang merupakan fungsi dalam sub-ruang L2(R). Dalam penelitianini, diberikan formula penerapan dekomposisi sinyal atas ruang diskrit Haar yangmerupakan langkah awal dalam menganalisa sinyal elektrokardiogram yang terma-suk dalam sub-ruang L2(R).