cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
ANALISIS PREFERENSI DAN PENGARUH KARAKTERISTIK KONSUMEN TERHADAP JUMLAH KOMSUMSI BERAS DI KECAMATAN MEDAN DELI Poppy Amanda Sari Nasution; Salmiah Salmiah; Tavi Supriana
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik konsumen beras di Kecamatan Medan Deli, menganalisis preferensi konsumen terhadap atribut-atribut beras (jenis, kepulenan, aroma, daya tahan, harga, bentuk beras, kemasan dan lokasi pembelian) di Kecamatan Medan Deli, menganalisis pengaruh karakteristik konsumen terhadap jumlah konsumsi beras di Kecamatan Medan Deli dan menganalisis hubungan preferensi konsumen dengan jumlah konsumsi beras di Kecamatan Medan Deli.Daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) dengan alasan daerah ini memiliki jumlah penduduk terbesar di Kota Medan.Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif, metode perhitungan Customer Satisfaction Index (CSI),  metode regresi linear berganda, dan metode Chi-Square dengan alat bantu SPSS 17. Hasil penelitian ini menunjukkan konsumen beras di Kecamatan Medan Deli memiliki karakteristik yang berbeda-beda, baik itu dari segi usia, pendapatan, jumlah anggota keluarga, kondisi kesehatan, maupun pendidikan. Preferensi konsumen terhadap atribut-atribut beras pada setiap tingkat pendapatan menunjukkan tingkat kepuasan puas sampai dengan sangat puas.Karakteristik  konsumen beras berpengaruh nyata secara serempak. Hanya usia dan jumlah anggota keluarga yang berpengaruh nyata secara parsial terhadap jumlah konsumsi beras. Terdapat hubungan yang nyata antara kepulenan dan kemasan dengan jumlah konsumsi beras, sedangkan atribut lainnya tidak memiliki hubungan yang nyata. Kata Kunci: konsumen beras, karakteristik konsumen, preferensi konsumen, dan atribut-atribut beras.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI KOPI SIPIROK (Studi Kasus : Kelurahan Parau Sorat, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan) Rizki Taufik Harahap; Satia Negara Lubis; M. Mozart B. Darus
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT RIZKI TAUFIK HARAHAP (110304097/AGRIBISNIS) dengan judul ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI KOPI SIPIROK. Penelitian ini dibimbing oleh Bapak Dr. Ir. Satia Negara Lubis, M. Ec dan Bapak M. Mozart B. Darus, M.Sc. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana tingkat pendapatan usahatani dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan keluarga petani kopi serta nilai tambah (value added) yang diperoleh dalam pengolahan kopi biji menjadi kopi bubuk di kecamatan sipirok.Data dianalisis dengan analisis regresi linear berganda (multiple linier regression). Selanjutnya menghitung pendapatan usahatani kopi dan analisis nilai tambah (value added) dengan menggunakan metode Hayami pada pengolahan kopi bubuk. Hasil penelitian diperoleh tingkat pendapatan usahatani kopi di lokasi penelitian adalah usahatani yang menguntungkan. Dengan pendapatan usahatani sebesar Rp.4.718.875 per petani dan pendapatan rata-rata per hektar sebesar Rp.13.040.903,28. Dan pada faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani ada pengaruh produktivitas lahan, harga jual kopi, biaya pupuk, biaya bibit, terhadap pendapatan petani. Tetapi pengalaman bertani dan tingkat pendidikan tidak berpengaruh terhadap pendapatan petani. Serta adanya nilai tambah yang diperoleh dari hasil pengolahan kopi biji menjadi kopi bubuk sebesar12.567,76-/kg. Rasio nilai tambah kopi bubuk adalah sebesar 35% yang artinya sebesar 35% dari nilai ouput berupa kopi bubuk merupakan nilai tambah yang diperoleh dari proses pengolahan kopi biji menjadi kopi bubuk. Kata Kunci: Pendapatan, Pengolahan, Nilai Tambah
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH (Studi Kasus : Petani Padi Sawah, Kecmatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan) Timoteus Jonathan P; Lily Fauzia; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Timoteus Jonathan P (100304089/Sep - Agribisnis), dengan judul “Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Padi Sawah”, studi kasus Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, yang dilakukan pada tahun 2015. Penelitian ini dibawah bimbingan Ir. Lily Fauzia, M.Si selaku Ketua Komisi Pembimbing Dan Dr.Ir.H. Hasman Hasyim, M.Si sebagai anggota Komisi Pembimbing. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pendapatan petani padi sawah di daerah penelitian, untuk mengetahui faktor luas lahan, biaya produksi, dan harga gabah kering panen (GKP) mempengaruhi pendapatan petani padi sawah, Program apa saja yang telah di lakukan oleh pemerintah dalam meningkatkan usahatani padi sawah, dan Masalah apa saja yang dihadapi petani padi sawah dalam meningkatkan pendapatan petani, serta bagaimana petani menghadapi masalah yang ada.Penentuan daerah penelitian di tentukan dengan purposive, dengan pertimbangan bahwa daerah tersebut merupakan salah satu daerah sentra produksi padi sawah di Kabupaten Asahan dan penarikan jumlah sample dengan stratified random samplingdengan jumlah sample 30 petani. Penentuan pengambilan sample dengan cara proportional random sampling, adapun jumlah sample  petani dengan luas lahan ≥ 1 Ha sebanyak 10 petani dan dengan luas lahan < 1 Ha sebanyak 20 petani . Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif dengan membagikan kuesioner ke setiap petani padi sawah dan analisis regresi linier berganda.dengan menggunakan spss 16. Hasil dari penelitian ialah pendapatan petani padi sawah di daerah penelitian sebesar Rp. 23.864.094,00 per Ha per musim tanam. Faktor  luas lahan, biaya produksi dan harga gabah secara serempak berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani padi sawah dan secara parsial pengaruh luas lahan, biaya produksi, dan harga gabah ialah luas lahan, harga gabah, biaya produksi berpengaruh terhadap pendapatan petani.Program pemerintah untuk meningkatkan pendapatan petani padi sawah di daerah penelitian ialah sekolah lapang yang diberikan  kepada petani, program ini dibuat pemerintah kepada petani. Sekolah lapang ini biasanya dibawakan oleh seorang penyuluh kepada petani Padi Sawah di kecamatan Rawang Panca Arga.Masalah yang sering dihadapi oleh petani di daerah penelitian ialah hama dan penyakit pada usahataninya. Jenis hama dan penyakit yang sering dihadapi petani dalam usahataninya ialah hama tikus, wereng dan hama putih palsu.Untuk mengatasi masalah petani memperkecil pematang sawah, memberikan herbisida dan insektisida untuk mencegah pekembangan dan pertumbuhan hama dan gulma.   Kata Kunci : Biaya Prduksi, Luas Lahan, Harga Gabah, Dan Pendapatan
ANALISIS USAHATANI SEMANGKA (Studi Kasus: Desa Lestari Dadi Kecamatan Pegajahan Kabupaten Serdang Bedagai) Zefri Firmansyah; Hasman Hasyim; Emalisa Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat produksi semangka, untuk menghitung biaya produksi pada usahatani semangka, untuk menganalisis pendapatan petani semangka, dan untuk menganalisis kelayakan usahatani semangka .Metode analisis yang digunakan adalah analisis usahatani dan analisis kelayakan usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Rata-rata produksi semangka di daerah penelitian sebesar 19.088,13 kg/petani atau 18.007,67 kg/ha. Rata-rata biaya produksi usahatani semangka di daerah penelitian sebesar Rp 19.381.996,88/petani atau  Rp 18.284.902,71/ha.Rata-rata pendapatan petani semangka di daerah penelitian sebesar Rp 27.462.265,62/petani atau Rp 25.908.088,33/ha. Usahatani semangka di daerah penelitian layak untuk diusahakan dengan nilai r/c ratio sebesar 2,33, produktivitas tenaga kerja  lebih besar dari tingkat upah yang berlaku, produksi rata-rata lebih besar dari BEP volume produksi (8.199,68 kg), dan harga jual rata-rata lebih besar dari BEP harga. Kata Kunci:    Semangka, Produksi, Biaya, Pendapatan, Produktivitas Tenaga Kerja
ANALISIS PENENTUAN KOMODITAS UNGGULAN TANAMAN SAYURAN (Studi Kasus : Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo) Meiska Indri Sitinjak; Rahmanta Ginting; AT. Hutajulu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK MEISKA INDRI SITINJAK (110304064) : Analisis Penentuan Komoditas Unggulan Tanaman Sayuran di Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo. Penelitian ini dibimbing oleh Bapak Dr.Ir. Rahmanta Ginting, M.Si dan Ibu Ir. A.T Hutajulu, MS. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komoditas unggulan tanaman sayuran di Kecamatan Merdeka, dengan pertimbangan kriteria-kriteria komoditas unggulan di mana tanaman sebagai alternatif. Penelitian ini menggunakan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE). Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) merupakan suatu metode pengambilan keputusan terhadap masalah penentuan prioritas pilihan dari berbagai alternatif. Penggunaan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) dimulai dengan menyusun alternatif-alternatif keputusan yang akan dipilih, menentukan kriteria menggunakan skala konversi tertentu sesuai dengan keinginan pengambil keputusan, menentukan tingkat kepentingan relatif dari setipa kriteria keputusan, penentuan bobot, melakukan penilaian terhadap semua alternatif pada setiap kriteria dalam bentuk total skor tiap alternative, dan menghitung skor atau nilai total setiap alternatif dan mengurutkannya. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa komoditas unggulan tanaman sayuran di Kecamatan Merdeka adalah Kol Bunga dengan Total Nilai Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) sebesar 3.25. Kata Kunci : Metode Perbandingan Eksponensial, Komoditas Unggulan, Tanaman Sayuran
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN USAHATANI JAMBU AIR DELI HIJAU (Studi Kasus : Kecamatan Binjai Barat dan Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai) Nurmawaddah Rahmah; Thomson Sebayang; Iskandarini Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh input produksi (pupuk, pestisida dan curahan tenaga kerja) terhadap produktivitas usahatani Jambu Air Deli Hijau di daerah penelitian, menganalisis pengaruh faktor sosial petani (umur, tingkat pendidikan dan pengalaman bertani) terhadap produktivitas usahatani Jambu Air Deli Hijau di daerah penelitian, dan menganalisis faktor ekonomi (harga jual, volume produksi, biaya pupuk organik dan biaya tenaga kerja) terhadap pendapatan usahatani Jambu Air Deli Hijau di daerah penelitian. Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Cob-Douglass dan Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa, produktivitas Jambu Air Deli Hijau di daerah penelitian masih tergolong rendah. Secara serempak faktor input produksi (pupuk, pestisida dan curahan tenaga kerja) berpengaruh nyata terhadap produktivitas usahatani Jambu Air Deli Hijau di daerah penelitian, sedang secara parsial hanya variabel pupuk yang berpengaruh nyata terhadap produktivitas. Secara serempak faktor sosial (umur, tingkat pendidikan dan pengalaman bertani berpengaruh nyata terhadap produktivitas usahatani Jambu Air Deli Hijau di daerah penelitian, sedang secara parsial hanya variabel tingkat pendidikan dan pengalaman bertani yang berpengaruh nyata terhadap produkivitas.Secara serempak faktor ekonomi (harga jual, volume produksi, biaya pupuk organik dan biaya tenaga kerja) berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani Jambu Air Deli Hijau di daerah penelitian, sedang secara parsial hanya variabel harga jual dan variabel volume produksi yang berpengaruh nyata terhadap pendapatan. Kata Kunci: Input, Produktivitas, Faktor Sosial, Faktor Ekonomi Dan Pendapatan. 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI CENGKEH DI KABUPATEN SIMEULUE Nofra Darma Hidayat; Tavi Supriana; Emalisa Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh jumlah curahan tenaga kerja, pupuk, pestisida dan herbisida terhadap produksi cengkeh di Kabupaten Simeulue. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa daerah ini merupakan daerah penghasil tanaman  cengkeh. Metode analisis yang digunakan dalam mengolah data adalah model produksi Cobb Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi produksi cengkeh di Kabupaten Simeulue adalah tenaga kerja, pupuk, pestisida dan herbisida. Curahan tenaga kerja berpengaruh nyata. Pupuk tidak berpengaruh nyata karena di daerah penelitian pohon cengkeh dapat berproduksi tanpa penggunaan pupuk karena di dukung dengan tanah yang subur. Pestisida dan herbisida tidak berpengaruh nyata karena di daerah penelitian kurang gangguan hama dan gulma. Kata kunci : produksi, tenaga kerja, pupuk, pestisida dan herbisida 
ANALISIS BIAYA PENGELOLAAN PASCAPANEN SAYURAN KUBIS EKSPOR Robby Sapta Haryadi; Yusak Maryunianta; Sri Fajar Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengelolaan pasca panen sayuran kubis ekspor yang menggunakan packing house maupun yang tidak di daerah penelitia, menganalisis biaya pengelolaan pasca panen sayuran kubis ekspor  yang menggunakan packing house maupun yang tidak di daerah penelitian, menganalisis pendapatan petani kubis ekspor yang menggunakan packing house dan yang tidak di daerah penelitian, menganalisis pengaruh biaya pengemasan dengan pendapatan pengelolaan pasca panen sayuran kubis ekspor yang menggunakan packing house maupun yang di daerah penelitian,  menganalisis perbedaaan pendapatan pengelolaan pasca panen sayuran kubis ekspor antara yang menggunakan packing house maupun yang tidak di daerah penelitian. Hasil penelitian diperoleh proses pengelolaan pasca panen yang menggunakan packing house adalah sortasi, pembersihan, trimming, pengapuran, pengeringan dan pengemasan, sedangkan proses pengelolaan pasca panen yang tidak menggunakan packing house adalah sortasi, pembersihan, pengapuran, dan pengemasan, total biaya rata-rata per petani pengelolaan pascapanen kubis ekspor yang menggunakan packing house lebih rendah daripada yang tidak menggunakan packing house, pendapatan rata-rata per petani pengelolaan pascapanen kubis ekspor yang menggunakan packing house lebih besar daripada yang tidak menggunakan packing house, biaya pengelolaan pasca panen tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan petani kubis ekspor yang menggunakan packing house maupun yang tidak menggunakan packing house, ada perbedaan pendapatan yang signifikan antara petani yang menggunakan packing house dan pendapatan petani yang tidak menggunakan packing house di daerah penelitian. Kata Kunci : biaya pengelolaan pascapanen, packing house, kubis ekspor
MONITORING DAN EVALUASI EKSISTENSI DAN KINERJA BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) KECAMATAN RANTAU SELATAN KABUPATEN LABUHAN BATU Abdillah Al Hazmi; Kelin Tarigan; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tugas dan fungsi Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhan Batu, untuk mengetahui kinerja Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhan Batu, dan untuk mengetahui eksistensi Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhan Batu. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode secara purposive. Data yang digunakan data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, metode analisis skala likert dan metode skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tugas dan fungsi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhan Batu adalah memberikan jalan kepada para petani untuk mendapatkan kebutuhannya dan menyampaikan inovasi serta sebagai guru yaitu mendidik petani ; tingkat kinerja Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhan Batu adalah sedang ; eksistensi Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhan Batu mendapat respon negatif.   Kata Kunci :    Balai Penyuluhan Pertanian, eksistensi, kinerja monitoring, evaluasi
HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI DENGAN PERILAKU KONSUMEN DALAM MENGKONSUMSI KOPI DI KOTA MEDAN Nirmasari Sigit; Salmiah Salmiah; Yusak Maryunianta
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku konsumen dalam mengkonsumsi kopi di lokasi penelitian; untuk menganalisis hubungan faktor budaya, sosial, pribadi dan psikologis dengan perilaku konsumen dalam mengkonsumsi kopi; untuk menganalisis hubungan karakteristik sosial ekonomi (umur, tingkat pendidikan, pendapatan dan jumlah tanggungan) dengan perilaku konsumen dalam mengkonsumsi kopi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode skoring, analisis deskriptif, dan analisis korelasi rank Spearman. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Sejumlah sampel sebanyak 30 konsumen diambil secara accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumen dalam mengkonsumsi kopi di lokasi penelitian adalah gemar mengkonsumsi kopi; ada hubungan yang nyata antara faktor budaya, sosial, pribadi dan psikologis dengan perilaku konsumen dalam mengkonsumsi kopi; dan ada hubungan yang nyata antara umur, tingkat pendidikan, pendapatan dan jumlah tanggungan dengan perilaku konsumen dalam mengkonsumsi kopi di lokasi penelitian. Kata kunci: Perilaku Konsumen, Konsumsi Kopi, dan Faktor-Faktor Sosial Ekonomi

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue