cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERSEDIAAN PADI DAN JAGUNG KABUPATEN KARO Artalia Br Sitorus; Satia Negara Lubis; AT Hutajulu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi  ketersediaan Padi dan Jagung di Kabupaten Karo. Daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive). Metode penelitian menggunakan metode regresi linier berganda dengan range tahun 2001 sampai 2015. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ketersediaan padi dan jagung di Kabupaten Karo memiliki nilai koefisien determinasi R2 yang sama yakni sebesar 0,98 yang berarti sebesar 98% variabel bebas padi dan jagung tersebut berpengaruh terhadap variabel terikat yakni ketersediaan padi dan jagung. Sedangkan sisanya 2% dipengaruhi oleh variabel bebas lain. Secara serempak ketersediaan padi di pengaruhi luas panen padi, konsumsi beras, harga domestik beras dan harga impor beras. Ketersediaan jagung secara serempak dipengaruhi oleh pendapatan, luas panen jagung dan harga domestik jagung. Secara parsial ketersediaan padi dipengaruhi oleh konsumsi beras dan harga domestik beras. Adapun ketersediaan jagung secara parsial dipengaruhi oleh semua variabel yaitu variabel pendapatan, luas panen jagung dan harga domestik jagung di Kabupaten Karo. Kata Kunci : Ketersediaan Padi, Ketersediaan Jagung, Faktor-faktor yang mempengaruhi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETAHANAN PANGAN PADA RUMAH TANGGA MISKIN Fisrika Lahagu; Satia Negara Lubis; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga miskin di Desa Sukanalu, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo. Faktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendidikan ibu rumah tangga, pekerjaan, pendapatan rumah tangga, dan jumlah anggota keluarga.Metode analisis yang digunakan penelitian ini adalah analisis pangsa (persentase) pengeluaran pangan dan regresi linier berganda. Sampel diambil dengan menggunakan metode simple random sampling yaitu sebanyak 72 sampel.  Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa besarnya rata-rata pangsa (persentase)  pengeluaran pangan terhadap total pengeluaran rumah tangga sebesar 76%. Faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga miskin secara parsial variabel pendidikan ibu rumah tangga tidak berpengaruh signifikan terhadap ketahanan pangan, sementara variabel pekerjaan, pendapatan rumah tangga dan jumlah anggota keluarga berpengaruh signifikan terhadap ketahanan pangan. Secara serempak (bersama-sama) variabel pendidikan ibu rumah tangga, pekerjaan, pendapatan rumah tangga, dan jumlah anggota keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan pangan Desa Sukanalu, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo.   Kata Kunci: Ketahanan Pangan, Rumah Tangga Miskin, Persentase Pengeluaran Pangan
ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN PUPUK OLEH PETANI PADA TANAMAN UBI KAYU (Manihot esculenta) Futty Audina Matondang; Salmiah Salmiah; lily Fauziah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi teknis, efisiensi harga, dan efisiensi ekonomi penggunaan pupuk, dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan pupuk oleh petani pada usahatani ubi kayu (Manihot esculenta) di Desa Suka Sari, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai. Metode analisis yang digunakan penelitian ini adalah analisis efisiensi dengan metode stochastic frontier menggunakan metode Maksimum Likelihood (MLE) dengan alat bantu  software Frontier 4.1, untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan pupuk menggunakan metode analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS 20, Sampel diambil dengan menggunakan metode simple random sampling yaitu sebanyak 91 sampel. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk pada tanaman ubi kayu di daerah penelitian tidak efisien secara teknis, harga dan ekonomi. Ada pengaruh nyata biaya pupuk dan pendapatan terhadap penggunaan pupuk oleh petani ubi kayu. Tidak ada pengaruh nyata harga ubi kayu dan pengalaman bertani terhadap penggunaan pupuk oleh petani ubi kayu. Biaya pupuk, harga ubi kayu, pengalaman petani dan pendapatansecara serempak berpengaruh terhadap penggunaan pupuk pada tanaman ubi kayu. Kata Kunci : Ubi Kayu, Efisiensi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERSEDIAAN DAN KONSUMSI MAKANAN BERPATI (UBI KAYU DAN UBI JALAR) DI SUMATERA UTARA Henny Crosita Limbong; Satia Negara Lubis; HM Mozard B Darus
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian adalah: untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi ketersediaan makanan berpati (ubi kayu dan ubi jalar) di Sumatera Utara dan untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi konsumsi makanan berpati (ubi kayu dan ubi jalar) di Sumatera Utara. Metode penentuan daerah penelitian ditentukan secara purposive (sengaja). Metode penelitian yang digunakan  adalah regresi Linier Berganda dengan data tahunan periode 2001-2015. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder diperoleh melalui instansi-instansi yang terkait seperti BPS, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Utara. Hasil penelitian antara lain: Ketersediaan ubi kayu di Provinsi Sumatera Utara secara serempak dipengaruhi oleh luas panen ubi kayu, harga ubi kayu, jumlah penduduk dan konsumsi ubi kayu sedangkan secara parsial hanya dipengaruhi oleh luas panen ubi kayu dan harga ubi kayu. Ketersediaan ubi jalar di Provinsi Sumatera Utara secara serempak dipengaruhi oleh luas panen ubi jalar, harga ubi jalar, jumlah penduduk dan konsumsi ubi jalar sedangkan secara parsial hanya dipengaruhi oleh luas panen ubi jalar dan harga ubi jalar. Konsumsi ubi kayu di Provinsi Sumatera Utara secara serempak tidak dipengaruhi oleh harga ubi kayu, harga tepung, produksi ubi kayu dan pendapatan perkapita dan secara parsial konsumsi ubi kayu dipengaruhi oleh pendapatan. Konsumsi ubi jalar di Provinsi Sumatera Utara secara serempak dipengaruhi oleh harga ubi jalar, harga tepung, produksi ubi jalar dan pendapatan perkapita sedangkan secara parsial konsumsi ubi jalar dipengaruhi oleh harga tepung dan pendapatan perkapita. Kata kunci: Ketersediaan makanan berpati (ubi kayu dan ubi jalar) dan konsumsi makanan berpati (ubi kayu dan ubi jalar)
KAJIAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ADOPSI TATACARA PENGGUNAAN PESTISIDA PADA TANAMAN KUBIS-KUBISAN (Kasus: Desa Gurusinga, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo) Josia Situmorang; Sri Fajar Ayu; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dibimbing oleh Ibu Sri Fajar Ayu SP., MM., DBA selaku Ketua Komisi Pembimbing dan Bapak Ir. M. Jufri, M.Si selaku Anggota Komisi Pembimbing. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2017 bertujuan untuk mengetahui kinerja penyuluh pertanian dalam penyuluhan penggunaan pestisida menurut petani, mengetahui adopsi tatacara penggunaan pestisida pada tanaman kubis-kubisan, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi tatacara penggunaan pestisida pada tanaman kubis-kubisan. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda dengan bantun SPSS. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive (sengaja). Pengambilan sampel menggunakan metode Simple Random Sampling dan penentuan jumlah sampel ditentukan dengan sampel minimun menurut analisis data statistik  maka diperoleh jumlah sampel sebesar 30 petani kubis-kubisan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa: ada kinerja penyuluh pertanian rendah dalam penyuluhan penggunaan pestisida menurut petani, ada tingkat adopsi rendah terhadap tatacara penggunaan pestisida pada tanaman kubis-kubisan dan terdapat faktor umur, lamanya bertani, dan luas lahan tidak berpengaruh nyata terhadap adopsi tatacara penggunaan pestisida serta terdapat faktor tingkat pendidikan petani dan kinerja penyuluh pertanian berpengaruh nyata terhadap adopsi tatacara penggunaan pestisida pada tanaman kubis-kubisan. Kata Kunci: Adopsi Tatacara Penggunaan Pestisida, Petani kubis-kubisan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI CABAI MERAH (Capsicum Annuum L.) DI KABUPATEN KARO Mala Theresia; Kelin Tarigan; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi cabai merah di Kabupaten Karo. Daerah penelitian ditentukan secara purposive (sengaja). Metode penelitian yang digunakan adalah regresi linier berganda dan regresi linier sederhana dengan data tahun dari periode 2001-2015. Hasil penelitian menunjukkan nilai determinasi (R2) sebesar 0,839 hal ini berarti 83,9% variasi yang terjadi pada variabel luas panen, harga cabai merah, harga cabai rawit, dan konsumsi cabai merah, sedangkan 16,1% lagi dipengaruhi oleh variabel lain. Secara serempak menunjukkan bahwa dari keseluruhan variabel bebas memberikan pengaruh nyata terhadap produksi cabai merah, sedangkan  secara parsial hanya variabel luas panen dan konsumsi cabai merah berpengaruh nyata terhadap produksi cabai merah, dan  produksi cabai merah di Kabupaten Karo dari tahun 2001-2015 mengalami fluktuatif namun cenderung meningkat  bila konsumsi cabai merah bertambah 1 ton dengan peningkatan produksi sebesar  7,14 ton setiap tahunnya. Kata Kunci : Produksi Cabai Merah, Konsumsi Cabai Merah
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI BAWANG MERAH (Studi Kasus : Desa Silalahi III, Kec. Silahisabungan, Kabupaten Dairi) Rini Elisabeth Pardede; Tavi Supriana; Siti Khadijah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi bawang merah di Desa Silalahi III, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi. Penentuan daerah penelitian secara purposive (sengaja). Metode penentuan sampel yaitu Simple Random Sampling dengan perhitungan menggunakan Metode Slovin sebanyak 65 petani. Metode analisis data yang digunakan adalah Metode Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas luas lahan, bibit, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja secara serempak berpengaruh nyata terhadap variabel terikat produksi bawang merah. Secara parsial variabel luas lahan, bibit, pestisida dan tenaga kerja berpengaruh positif dan nyata terhadap produksi bawang merah, sedangkan untuk variabel pupuk berpengaruh negatif dan nyata terhadap produksi bawang merah.   Kata Kunci: Bawang Merah, Faktor Produksi Luas Lahan, Bibit, Pupuk, Pestisida, dan Tenaga Kerja
ANALISIS NILAI TAMBAH PENGOLAHAN IKAN KEMBUNG REBUS DI KOTA MEDAN Rizki Yulia Siregar; Lily Fauziah; Iskandarini Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pengolahan ikan kembung rebus, untuk menganalisis pendapatan pengolahan ikan kembung rebus dan juga untuk menentukan nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan ikan kembung rebus di daerah penelitian. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive (sengaja), di daerah-daerah tempat berdirinya usaha tersebut. Metode pengambilan sampel yaitu dengan cara snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : proses pengolahan ikan kembung rebus di Kota Medan masih tergolong sederhana, pendapatan pengolahan ikan kembung menjadi ikan kembung rebus per bulan di Kota Medan tergolong besar dan menguntungkan yaitu pendapatan ikan kembung rebus aso sebesar Rp. 5.627.368,61 dan ikan kembung rebus kuring Rp. 5.902.728,61 dimana diperoleh BEP produksi pengolahan ikan kembung rebus aso sebesar 34,20 Kg dan ikan kembung kuring sebesar 15,05 Kg, sedangkan BEP harga ikan kembung rebus aso sebesar Rp. 30.785/Kg dan ikan kembung rebus kuring sebesar Rp. 34.064/Kg, dan nilai tambah pengolahan ikan kembung rebus di daerah penelitian masih tergolong rendah yaitu ikan kembung rebus aso sebesar 14,21% dan ikan kembung rebus kuring sebesar 25,86% lebih kecil dari 50%. Kata Kunci: Pengolahan Ikan Kembung Rebus, Pendapatan, Nilai Tambah
ANALISIS KETERSEDIAAN BERAS DAN NON BERAS DI KOTA MEDAN Tahani Badrul Munir; Satia Negara Lubis; Iskandarini Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian untuk menganalisa ketersediaan dan ketahanan pangan beras dan non-beras di kota Medan dengan analisis deskriptif dengan cara menjelaskan tabel/data yang diperoleh dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan. Metode penelitian, antara lain: dalam penentuan daerah yang digunakan secara purposive area sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder (tidak langsung) yang diperoleh dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketersediaan beras sudah sesuai standart sedangkan non beras di Kota Medan tahun 2016 belum sesuai standart, dimana angka ketersediaan energi aktual untuk beras sebesar 1.397 kkal/kap/hari dan non beras sebesar 131 kkal/kap/hari. Sedangkan angka ketersediaan protein aktual untuk beras sebesar 34,24 gr/kap/hari dan non beras sebesar 3,11 gr/kap/hari. Ada besar rasio ketersediaaan beras dengan konsumsi sebesar 2,65 dan  tingkat ketahanan adalah tahan pangan komoditi beras sedangkan besar rasio ketersediaaan non beras dengan konsumsi sebesar 25,47 dan tingkat ketahanan adalah tahan pangan. Berdasarkan pada kriteria ketahanan pangan yaitu tahan pangan (RP ≥ 1,2); tahan pangan namun rentan (RP 0,8 ¾ 1,2) dan rawan pangan (RP < 0,8). Kata Kunci : Ketersediaan, Rasio Pangan dan Ketahanan Pangan.
SIKAP PETANI TERHADAP PROGRAM PENINGKATAN PRODUKSI PADI SAWAH DALAM RANGKA SWASEMBADA BERAS (Kasus: Desa Bah Jambi II, Kec. Tanah Jawa, Kab. Simalungun) Anggun Septiana Nasution; Thomson Sebayang; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan program dan kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam meningkatkan produksi padi sawah dalam rangka Swasembada Beras, untuk mengukur sikap petani terhadap program dan kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan produksi padi sawah, serta menganalisis hubungan antara sikap petani dengan produktivitas dan pendapatan usahatani padi sawah. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purvosive yakni Kabupaten Simalungun. Penentuan kecamatan dan desa penelitian sebagai daerah penelitian digunakan metode cluster sampling dengan kriteria daerah yang dianggap sebagai sentra produksi. Besar sampel digunakan metode Slovin, sedangkan teknik sampling digunakan metode sampel acak sederhana (Simple random sampling). Hasil penelitian menunjukan bahwa program - program yang dijalankan pemerintah Kabupaten Simalungun adalah Program Penyuluhan Pertanian, Program Pemberian Bantuan Sarana Produksi Padi, Program Perbaikan Infrastruktur dan Program Kelembagaan Usaha Pelayanan Petani berupa Asuransi Usahatani Padi (AUTP). Dari 83 petani padi sawah yang diminta keterangan tentang sikap petani terhadap program-program pemerintah dalam meningkatkan produksi padi sawah, 38 orang (45,78%) responden menyatakan sikap positif dan 45 orang (54,22%) responden menyatakan sikap negatif, maka dapat disimpulkan secara keseluruhan bahwa sikap petani terhadap program peningkatan produksi padi sawah dalam rangka swasembada beras adalah Negatif. Hubungan antara Sikap Petani dengan Produktivitas dan Pendapatan usahatani padi sawah adalah lemah dan tidak nyata. Kata Kunci : Curahan Tenaga Kerja, Biaya Produksi, Produktivitas dan Pendapatan.

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue