cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
ANALISIS POLA KONSUMSI PANGAN RUMAH TANGGA NELAYAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI (Studi Kasus: Desa Pantai Cermin Kanan Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai) Fitri Widyaningsih; Satia Negara Lubis; Emalisa Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.341 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi pangan rumah tangga nelayan dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pola konsumsi pangan rumah tangga nelayan. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Pengambilan sampel dilakukan dengan random samling method sebanyak 91 ibu rumah tangga nelayan. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan kelompok pangan di desa penelitian ini didominasi oleh kelompok pangan pangan hewani. Hasil estimasi regresi linier berganda menunjukkan bahwa secara serempak variabel tingkat pendapatan, jumlah anggota keluarga, umur, dan pendidikan berpengaruh nyata terhadap pola konsumsi pangan rumah tangga nelayan. Secara parsial, variabel tingkat pendidikan tidak berpengaruh nyata terhadap pola konsumsi pangan rumah tangga nelayan, sedangkan variabel pendapatan, jumlah anggota keluarga dan umur berpengaruh nyata terhadap pola konsumsi pangan rumah tangga nelayan.Kata Kunci:Pola Pangan Harapan, Pola Konsumsi Pangan, Rumah Tangga Nelayan
ANALISIS ANGKA KECUKUPAN GIZI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA DI KECAMATAN MEDAN DELI Halimah Halimah; Satia Negara Lubis; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.671 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana angka kecukupan gizi rumah tangga dan untuk menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi angka kecukupan gizi di Kecamatan Medan Deli, Kota Medan. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis regresi linear berganda dan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Angka kecukupan gizi terhadap Energi (AKE) dan Lemak (AKL) dikatakan defisit tingkat berat, sedangkan Angka kecukupan gizi terhadap Protein (AKP) dikatakan defisit tingkat sedang. Faktor pendapatan dan umur berpengaruh nyata terhadap angka kecukupan gizi di daerah penelitian, sedangkan faktor tingkat pendidikan dan jumlah anggota keluarga tidak berpengaruh nyata terhadap angka kecukupan gizi di daerah penelitian..Kata Kunci : Angka Kecukupan Gizi, Energi, Protein.
KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI KARYAWAN PTPN IV TINJOWAN DAN SIKAP MEREKA TERHADAP MANAJEMEN YANG BERLAKU (Studi Kasus : Desa Tinjowan, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun) Kevin E Manurung; Hasman Hasyim; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.915 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik sosial ekonomikaryawan perkebunan PTPN IV Tinjowan terhadap manajemen yang berlaku.Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, metode regresi linearberganda dan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Karakteristiksosial ekonomi karyawan PTPN IV Tinjowan bervariasi; Pendidikan, lamabekerja dan jumlah tanggungan keluarga karyawan berpengaruh signifikanterhadap sikap karyawan di PTPN IV Tinjowan Kecamatan Ujung PadangKabupaten Simalungun, dimana pendidikan dan lama bekerja berpengaruh secarapositif terhadap sikap karyawan sedangkan jumlah tanggungan keluargaberpengaruh secara negatif. Usia dan pendapatan utama tidak berpengaruhsignifikan terhadap sikap karyawan.Kata Kunci: Karakteristik sosial ekonomi, sikap, manajemen
ANALISIS KOMPARASI NILAI TAMBAH PRODUK OLAHAN TAHU DAN TEMPE DI DESA SUKAJADI KECAMATAN HINAI KABUPATEN LANGKAT Robby TP Rumapea; Satia Negara Lubis; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.152 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis berapa besar nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan kacang kedelai menjadi tahu dan tempe di daerah penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis nilai tambah dengan metode perhitungan Hayami.Dari hasil penelitian tersebut, diperoleh bahwa nilai tambah kacang kedelai menjadi tahucukup rendah sebesar(45.01%), dan nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan kacang kedelai menjadi tempe tergolong tinggi yakni sebesar(50.04%).Kata Kunci : Kacang Kedelai, Tahu, Tempe, Nilai Tambah
ANALISIS POLA KONSUMSI PANGAN DAN TINGKAT KONSUMSI BERAS (Studi Kasus : Desa Kuta Dame, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat) Ryan Franklin; M. Mozart B. Darus; Satia Negara Lubis
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola konsumsi pangan masyarakat; mengetahui tingkat konsumsi beras; dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat konsumsi beras masyarakat di Desa Kuta Dame, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa pola konsumsi pangan masyarakat di Desa Kuta Dame didominasi oleh kelompok pangan padi-padian, minyak dan lemak, buah/biji berminyak, kacang-kacangan, gula, dan lain-lain; Tingkat konsumsi beras di Desa Kuta Dame berada diatas angka ideal nasional. Secara serempak keempat faktor (Tingkat pendapatan, Jumlah anggota keluarga, Umur, dan Tingkat pendidikan) berpengaruh nyata terhadap tingkat konsumsi beras masyarakat di Desa Kuta Dame. Sedangkan secara parsial faktor jumlah anggota keluarga, umur, dan tingkat pendidikan berpengaruh nyata terhadap tingkat konsumsi beras di Desa Kuta Dame.Kata Kunci: Pola Konsumsi Pangan dan Tingkat Konsumsi Beras
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA TERNAK SAPI POTONG (Studi Kasus: Desa Medan Senembah Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang) Sri Hidayati Yusna; Lily Fauzia; Salmiah Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.961 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan tahun 2016, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis ketersediaan input yang dibutuhkan dalam usaha ternak sapi potong di daerah penelitian, untuk menganalisis pendapatan peternak usaha ternak sapi potong di daerah penelitian, dan untuk menganalisis apakah usaha ternak sapi potong di daerah penelitian layak untuk diusahakan di daerah penelitian. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive (sengaja) dengan melihat data bahwa daerah tersebut merupakan salah satu sentra produksi usaha ternak sapi potong. Penentuan sampel penelitian ditentukan dengan metode sensus. Pengujian hipotesis data menggunakan kriteria investadi dengan menganalisis kelayakan. Hasil penelitian diperoleh input yang digunakan dalam usaha ternak sapi potong di daerah penelitian adalah bibit, kandang, pakan, tenaga kerja, peralatan, pendapatan yang diperoleh peternak dalam satu tahun yaitu Rp. 10.410.200 dengan rata-rata 10 ekor sapi, dan dengan analisis kelayakan finansisal, usaha ternak sapi potong di daerah penelitian layak untuk diusahakan disebabkan oleh nilai R/C >1 dan ROI > tingkat suku bunga.Kata kunci: Analisis Kelayakan, Sapi Potong
ANALISIS RISIKO USAHATANI BUNGA KOL DAN BUNCIS (Studi Kasus: Desa Cinta Rayat, Kec. Merdeka, Kab. Karo) Wina Sri Hartati Br. Gultom; Kelin Tarigan; Sri Fajar Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.913 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dibimbing oleh Bapak Prof. Dr. Ir. Kelin Tarigan, MS sebagai Ketua Komisi Pembimbing dan Ibu Sri Fajar Ayu, SP, MM, DBA sebagai Anggota Komisi Pembimbing. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2016 bertujuan untuk menganalisis usahatani bunga kol dan buncis dan untuk membandingkan besarnya tingkat risiko produksi, risiko harga dan risiko pendapatan petani bunga kol dan buncis di Desa Cinta Rayat. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis biaya, penerimaan, pendapatan, uji beda rata-rata independen (independent sample t-test), dan risiko. Pengambilan sampel dilakukan metode purposive untuk bunga kol dan metode sensus untuk buncis. Hasil penelitian menunjukan pendapatan bunga kol lebih rendah dibandingkan buncis. Dari segi risiko, risiko produksi bunga kol leboh rendah dibandingkan buncis, risiko harga bunga kol lebih tinggi dibandingkan buncis dan risiko pendapatan bunga kol lebih tinggi dibandingkan buncis. Kata Kunci: Bunga Kol, Buncis, Pendapatan, Risiko (KV)
ANALISIS INTEGRASI PASAR KUBIS (BRASSICA OLERACEA) ANTARA KABUPATEN KARO DENGAN PASAR INDUK MEDAN (Studi Kasus: Kabupaten Karo Dengan Pasar Induk Medan) Sarijan Sihite; Rahmanta Ginting; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.505 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui integrasi pasar kubis dalamjangka pendek antara Kabupaten Karo dengan Pasar Induk Medan. Metodeanalisis data yang digunakan adalah metode IMC dari timmer. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa integrasi pasar kubis dalam jangka pendek antara KabupatenKaro dengan Pasar Induk Medan rendah, hal ini ditunjukkan dengan nilai IMCyang lebih tinggi dari satu yaitu 1,365  yang berarti bahwa informasi tentangperubahan harga yang terjadi di pasar acuan Pasar Induk Medan hanya sedikitditransmisikan ke pasar lokal Kabupaten Karo. Harga cenderung dipengaruhi olehselisih harga yang tejadi di Pasar Induk Medan itu sendiri pada suatu bulan danbulan sebelumnya. Faktor yang diduga mempengaruhi rendahnya itegrasi pasarkubis dalam jangka pendek antara Kabupaten Karo dengan Pasar Induk Medanadalah tidak tersampaikannya informasi pasar.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BONSAI SERUT (Streblus asper) (Kasus : Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang) Annur Gabriella Manurung; Yusak Maryunianta; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam mengembangkan usaha bonsai serut serta menentukan strategi pengembangan usaha bonsai serut di Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskripsi dan analisis SWOT. Responden diambil dengan menggunakan metode survey yaitu sebanyak 66 orang yang meliputi 1 orang pengurus Asosiasi Penangkar Tanaman (ASPENTA), 51 orang pengusaha bonsai serut, dan 14 orang konsumen bonsai serut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi strategi pengembangan usaha bonsai serut berada pada kuadran I. Dengan kondisi tersebut secara umum strategi pengembangan usaha bonsai serut yang dapat dilakukan adalah strategi agresif yaitu dengan memaksimalkan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada. Secara rinci terdapat 12 alternatif strategi yang dapat dilakukan yang terdiri dari strategi SO, strategi WO, strategi ST, dan strategi WT. Kata kunci : bonsai serut, faktor internal dan eksternal, strategi
STRATEGI PENGEMBANGAN PETERNAKAN DI PROVINSI SUMATERA UTARA Aria Pratama Zein; Satia Negara Lubis; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor internal (kekuatan dan kelemahan) serta faktor-faktor eksternal (peluang dan ancaman) dalam pengembangan peternakan di Provinsi Sumatera Utara, dan untuk memformulasikan strategi dalam pengembangan peternakan di Provinsi Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan untuk penyelesaian masalah pertama yaitu deskriptif dan untuk penyelesaian masalah kedua yaitu metode analisis SWOT. Hasil penelitian yaitu, strategi yang cocok digunakan untuk pengembangan ternak besar, ternak kecil dan unggas di Provinsi Sumatera Utara berdasarkan penelitian adalah strategi yang terletak di kuadran I (strategi agresif) yaitu strategi yang mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (Growth Oriented Strategy).   Kata Kunci : Peternakan, Strategi Pengembangan, Faktor Internal – Eksternal

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue