cover
Contact Name
-
Contact Email
bikkm@uii.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bikkm@uii.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia Jl. Kaliurang Km 14,5 Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29886791     DOI : https://doi.org/10.20885/bikkm
Core Subject : Health,
We focus on publishing ethically and methodologically rigorous scientific research, including original research, literature reviews, and case reports in the medicine and public health field.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2024)" : 15 Documents clear
Gambaran Klinis dan Penanda Objektif Komplikasi Trombosis Arteri Pulmonalis pada Pasien COVID-19 : Sebuah Tinjauan Pustaka Darmasaputra, Tommy; Khowanto, Suwandi
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss2.art14

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Trombosis arteri pulmonal atau emboli paru adalah komplikasi COVID-19 yang semakin banyak diidentifikasi. Karakteristik klinis dan penanda obyektif sangat bervariasi dalam penelitian yang dipublikasikan. Tujuan : Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi gejala atau karakteristik yang signifikan secara klinis dan penanda objektif komplikasi trombosis atau emboli paru pada pasien COVID-19. Metode: Pencarian literatur dilakukan dengan mengumpulkan studi dari database PubMed, Ebscohost , ScienceDirect, dan ProQuest. Hasil:  Tinjauan ini mencakup 14 penelitian, 12 diantaranya bersifat retrospektif dan 2 bersifat prospektif. Insiden trombosis/emboli paru berkisar antara 6,4% hingga 61,5%. Hipoksia refrakter, SpO2 90%, dan penurunan rasio PaO2:FiO2 merupakan ciri klinis yang signifikan. Peningkatan kadar D-dimer dan CRP merupakan penanda objektif yang penting pada pasien dengan trombosis paru/emboli paru. Simpulan: Pasien dengan COVID-19 yang parah memerlukan perawatan khusus karena beragamnya kejadian komplikasi trombosis/emboli paru. Ciri-ciri klinis yang ditemukan dalam penyelidikan ini termasuk hipoksia refrakter, penurunan SpO2, penurunan rasio PaO2:FiO2, dan peningkatan D-dimer dan CRP Kata Kunci: D-dimer, COVID-19, emboli paru, trombosis paru, komplikasi thrombosis arteri pulmonalis 
Status Gizi dan Kebiasaan Hidup Berperan dalam Pengendalian Kualitas Reproduksi Remaja Wanita Lisnawati, Lilis; Danefi , Tupriliany
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss2.art4

Abstract

Latar Belakang: Banyak permasalahan kesehatan remaja yang menurunkan derajat kesehatannya termasuk dalam optimalisasi fungsi reproduksi, antara lain: anemia, gizi buruk dan obesitas. Masalah kesehatan sangat tinggi pada gangguan malnutrisi kronis kelompok yang lebih berpeluang menghasilkan generasi stunting. Tujuan: mengetahui derajat hubungan status gizi dan gaya hidup terhadap kualitas reproduksi melalui pendekatan kondisi pra menstruasi , menstruasi, dan pasca menstruasi. Metode: menggunakan metode survei analitik dengan desain studi cross sectional . Populasinya masih muda wanita usia 16-24 tahun yang berjumlah 80 orang. Data tidak berdistribusi normal dan tidak homogen, pendekatan non parametrik dengan uji korelasi spearman α = 0,05. Hasil: Uji Chi square menghasilkan nilai Sig 0,292 > 0,05 dan hasil Tanda Tombak. Uji korelasi peringkat . (2 tailed) sebesar 0,152 atau nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,152>0,05. Simpulan: Kualitas reproduksi remaja ditentukan secara multifaktorial. Status gizi dan gaya hidup remaja hanya merupakan sebagian indikator faktor penentu yang berpengaruh terhadap optimalisasi fungsi reproduksi. Kata Kunci : Gizi buruk, Menstruasi, Remaja, Stunting
Meningkatkan Efisiensi Dan Kinerja Rumah Sakit Dalam Melayani Peserta BPJS Kesehatan Menggunakan Quality Function Deployment (QFD) : Sebuah Tinjauan Pustaka Joegijantoro, Rudy
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss2.art12

Abstract

Latar Belakang : Meningkatnya jumlah peserta BPJS Kesehatan menyebabkan beban kerja semakin meningkat bagi rumah sakit, sehingga kinerja dan efisiensi rumah sakit tidak optimal. rumah sakit yang kurang optimal kinerja dan efisiensi dalam melayani peserta BPJS Kesehatan dapat menyebabkan penurunan pelayanan kesehatan kualitas, sehingga menimbulkan ketidakpuasan di antara pasien dan masyarakat. Oleh karena itu, ada kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja rumah sakit dalam melayani peserta BPJS Kesehatan. Tujuan : Tujuannya adalah untuk memanfaatkan metodologi QFD untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja rumah sakit dalam melayani peserta BPJS Kesehatan. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi faktor kritis yang mempengaruhi efisiensi dan kinerja rumah sakit dari perspektif pasien BPJS Kesehatan, rumah sakit, pemerintah, dan penyedia BPJS Kesehatan, mengembangkan model QFD untuk meningkatkan kinerja rumah sakit, dan mengevaluasi efektivitas model dalam meningkatkan kinerja rumah sakit.Metode : Metodologi penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, pengumpulan data melalui survei dan wawancara dengan pasien BPJS Kesehatan, staf rumah sakit, pejabat pemerintah, dan BPJS Perwakilan provider kesehatan, dan analisis data menggunakan teknik statistik dan QFD metodologi. Model QFD dikembangkan untuk meningkatkan kinerja rumah sakit dengan mengatasi faktor kritis yang mempengaruhi efisiensi dan kinerja rumah sakit dalam melayani BPJS Kesehatan peserta. Keefektifan model QFD dievaluasi untuk menilai peningkatan dalam kinerja dan efisiensi rumah sakit.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kinerja rumah sakit dan efisiensi dalam melayani Peserta BPJS Kesehatan melalui model QFD. Simpulan : Metodologi QFD dapat meningkatkan kinerja rumah sakit, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memuaskan peserta BPJS Kesehatan.Kata kunci: efisiensi rumah sakit, kinerja, BPJS Kesehatan, Quality Function Deployment, kualitas pelayanan kesehatan.
Efektivitas Penyuluhan Terhadap Peningkatan Pengetahuan tentang Kantin Sehat bagi Pengelola Kantin di Lingkungan Universitas Islam Indonesia Devita, Ninda; Juliantina Rachmawaty, Farida; Andriyanto, Eko; Muhammad, Afivudien
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss2.art2

Abstract

Latar Belakang: Kantin menjadi alternatif utama mahasiswa mencari makan. Namun, masih banyak kantin yang belum memenuhi syarat kesehatan. Faktor pengetahuan pengelola kantin merupakan faktor dominan yang mempengaruhi keberlangsungan kantin sehat Penyuluhan diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan pengelola kantin. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan kantin sehat pada pengelola kantin. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimental dengan pre and post test group design. Sebanyak 25 orang pengelola kantin yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak termasuk dalam kriteria eksklusi dimasukkan dalam penelitian ini. Penyuluhan yang diberikan tentang pola hidup bersih dan sehat di kantin, bahan makanan berbahaya yang harus dihindari, dan makanan yang halal serta thoyyib. Pengujian menggunakan kuesioner sebelum dan setelah penyuluhan. Hasil dianalisis dengan uji t berpasangan. Hasil: Rerata nilai kuesioner sebelum penyuluhan sebesar 52,00±15,03. Rerata nilai kuesioner meningkat setelah dilakukan penyuluhan yaitu sebesar 84,79±9,72. Uji statitistik menunjukkan  hasil yang signifikan (p<0,05). Simpulan: Penyuluhan efektif untuk meningkatkan pengetahuan pengelola kantin tentang penyelenggaraan kantin sehat. Kata Kunci: kantin sehat; penyuluhan; efektivitas  
Pengaruh Waktu dan Penyimpanan Bakteri Standar Eschericia coli dengan Zona Hambat Antibiotik Gentamicin Luki, Dinda; Muhammad, Afivudien
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss2.art1

Abstract

Latar Belakang: Bakteri Eschericia coli sangat sering digunakan untuk penelitian. Infeksi E. coli dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan seseorang yang sakit atau dengan hewan yang membawa bakteri. Infeksi E. coli juga dapat menyebar dengan mudah dari manusia ke manusia Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya penurunan kestabilan bakteri Eschericia coli ATCC 2593. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan menggunakan sampel antibiotik ampisilin. Bakteri Eschericia coli yang sudah mendapatkan perlakuan diujikan dengan antibiotik ampisilin. Penghambatan pertumbuhan yang terjadi diukur menggunakan alat automatic coloni counter scan 500 . Hasil: Hasilnya ditunjukan dengan adanya penurunan zona hambat dari awal kultur bakteri Echericia coli yang masih murni dari pabrik menunjukan zona hambat yang sensitif kemudian dikultur ulang sampai dua puluh minggu menunjukan zona hambat yang resisten. Simpulan: Berisi pernyataan yang menjawab pertanyaan/tujuan penelitian
Komparasi Media Kultur Bakteri Pemeriksaan Angka Kuman Ruang Pada Metode Settle Plate Muhammad, Afivudien; Widayati, Sri
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss2.art7

Abstract

Latar Belakang: Kualitas udara yang baik dan bersih dalam suatu ruangan yaitu sebagai udara yang bebas dari bahan pencemar penyebab ketidaknyamanan dan terganggunya kesehatan bagi orang yang berada dalam ruangan. Pengukuran mikroorganisme dalam udara ini ada dua cara yaitu metode pasif dan metode aktif, salah satu metode pasif ini adalah settle plate , prinsip kerjanya suatu wadah ( cawan petri ) dengan ukuran tertentu yang didalamnya ada media pertumbuhan yang steril dan dibuka dengan waktu tertentu untuk mengumpulkan deposit partikel partikel yang tumbuh di udara Tujuan: Mengetahui media pertumbuhan bakteri yang terbaik digunakan untuk pemeriksaan angkan kuman ruang pada metode settle plate Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan membandingkan ketiga media kultur bakteri dalam menumbuhkan bakteri yang berada di udara pada ruangan. Penghitungan pertumbuhan yang terbentuk diukur menggunakan alat automatic coloni counter scan 500 Hasil: Hasilnya yaitu media TSA merupakan media yang paling banyak menangkap bakteri dalam pengujian angka kuman ruang dengan metode settle plate. Hal ini ditunjukan dengan rerata hasil percobaan yang dilakukan dengan 10 kali percobaan diperoleh data pada media NA reratanya 11,7 %, media PCA reratanya 10,9 % dan pada media TSA reratanya 17 %. Simpulan: Pada pemeriksaan angka kuman ruang dengan metode settle plate media yang sering digunankan yaitu media TSA, media NA dan media PCA. Dari ketiga media tersebut yang paling banyak dalam menangkap bakteri adalah media TSA
Manajemen Pasien Diabetes Berdasarkan Pendekatan Holistik: Sebuah Laporan Kasus Pratama, Yanasta Yudo; Senjarani, Baiq Bening; Annisa, Mutiara; Luthfi Adnan, Muhammad
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss2.art8

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus tipe 2 merupakan salah satu penyakit yang paling umum ditemukan di masyarakat. Peran dokter keluarga tidak hanya sebatas pemngobatan, tetapi juga menangani masalah-masalah yang dapat berdampak pada pengobatan dan progresifitas penyakit pasien. Laporan ini mempresentasikan penilaian pasien diabetes dengan pendekatan peran dokter keluarga. Presentasi kasus: Seorang perempuan berusia 57 tahun mendatangi puskesmas untuk melakukan kontrol rutin diabetes. Hasil pemeriksaan tanda vital menunjukkan tekanan darah 130/80 mmHg, denyut nadi 85x/menit, dan kecepatan respirasi 20x/menit. Berat badan pasien 56 kg dengan tinggi badan 150 cm (IMT=24.8 kg/m2 (overweight)). Pasien kemudian didiagnosis Diabetes mellitus tipe 2, Meniere disease, dan Gastritis. Sebagai dokter keluarga bertugas memberikan promosi kesehatan terkait penyakit diabetes melitus tipe II untuk mencegah komplikasi dan perburukan prognosis. Perencanaan lebih lanjut diperlukan dengan rujukan ke tenaga kesehatan sekunder atau dokter spesialis bila pasien mengalami perburukan kondisi. Pembahasan: Tatalaksana diabetes melitus tipe 2 meliputi tatalaksana medikamentosa dan non medikamentosa yang dimulai dengan menerapkan pola hidup sehat dengan intervensi farmakologis bila terapi tanpa medikamentosa tidak tercapai. Pada pasien dengan komorbid, terdapat beberapa target yang perlu dicapai seperti perubahan gaya hidup, penurunan berat badan, hingga farmakologis yang intensif untuk mencegah komplikasi yang mengakibatkan kerusakan organ penting. Simpulan: Sebagai dokter keluarga diperlukan pemahaman tidak hanya secara permasalahan medis namun juga yang berkaitan dengan berbagai fakotr yang mempengaruhi keberhasilan pengobatan pasien.
Hubungan Aktivitas Fisik Terhadap Risiko Terjadinya Sindroma Metabolik Pada Pegawai Kantor PT. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Daerah Istimewa Yogyakarta Al-Ghozi, Yasfi Suryalfihro Al-Ghozi; Sukarno, Rizky Triutami; Nugraha, Zainuri Sabta; Pramaningtyas, Miranti Dewi
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss2.art6

Abstract

Latar Belakang: Sindrom Metabolik (SM) dan kurang aktivitas fisik memiliki prevalensi cukup tinggi di Indonesia, termasuk di wilayah perkantoran Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). SM merupakan sekelompok gangguan metabolisme, sedangkan kurang aktivitas fisik merupakan kondisi seseorang kurang melakukan aktivitas fisik. Kondisi kurangnya aktivitas fisik dapat berisiko untuk terjadinya sindrom metabolik. Tujuan: Mengetahui hubungan Aktivitas Fisik Terhadap Risiko Terjadinya Sindroma Metabolik pada Pegawai Kantor PT. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan perhitungan uji hipotesis dua proporsi didapatkan sebanyak 49 sampel untuk desain penelitian cross sectional. Pengambilan data didapatkan dari Medical Check up dan pengisian kuisioner Bouchard di Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Yogyakarta. Hasil: Hasil uji chi-square untuk variabel aktivitas fisik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,915, yang berarti bahwa p>0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan pada variabel aktivitas fisik. Namun didapatkan pada variabel jenis kelamin nilai p-value sebesar 0,000 yang artinya p<0,05 sehingga hasil signifikan. Sebaliknya, pada variabel umur, nilai p-value sebesar 0,136, yang berarti p>0,05, mengindikasikan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan pada variabel umur. Simpulan: Tidak terdapat hubungan bermakna antara tingkat aktivitas fisik dengan risiko terjadinya sindrom metabolik pada Pegawai Kantor PT. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Daerah Istimewa Yogyakarta.
Hubungan Pembelajaran Daring Selama Pandemi COVID-19 Terhadap Tingkat Stres Mahasiswa Keperawatan Universitas Tanjungpura Anggraini, Dea; Herman, Herman; Righo, Argitya
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss2.art3

Abstract

Latar Belakang: Pembelajaran jarak jauh meninggalkan catatan serius seperti masalah psikologis mahasiswa yang menunjukkan tingkat kecemasan, stres dan depresi yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa pada masa normal. Terdapat hal yang menjadi masalah bagi mahasiswa dalam implementasi pembelajaran secara daring seperti pemahaman penggunaan teknologi yang masih minim, jaringan yang tidak stabil, besarnya biaya yang dikeluarkan untuk proses pembelajaran, dan stress yang dialami mahasiswa. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pembelajaran jarak jauh selama pandemi covid-19 terhadap tingkat stres mahasiswa keperawatan Universitas Tanjungpura. Metode: Menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan populasi 153 responden. Hasil: Penelitian menunjukkan semester 2 memiliki tingkat stress sedang sebanyak 35 dari 62 (40.5%) mahasiswa. Responden yang berumur 19 tahun memiliki tingkat stress sedang sebanyak 30 dari 58 (37,9%). Angkatan 2021 memiliki tingkat stress berat sebanyak 35 dari 64 (41,8%). Mahasiswa berjenis kelamin perempuan memiliki tingkat stress sedang lebih tinggi dari pada laki-laki sebanyak 78 dari 127 (83,0%) mahasiswa perempuan. Hasil didapatkan bahwa nilai sighnifikan untuk hubungan antara kedua variabel adalah 0.044 yang artinya p. Kesimpulan: Ada hubungan sangat kuat pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 terhadap tingkat stress mahasiswa Keperawatan Universitas Tanjungpura. Kata Kunci: Pandemi Covid-19, Pembelajaran Daring, Tingkat Stress
Pengaruh Edukasi Nutrisi Post Sectio Caesarea Terhadap Pengetahuan Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukadana Permata, Wisna; Maulana,, Muhammad Ali; Adiningsih, Berthy Sri
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss2.art5

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan dan sikap ibu setelah melahirkan dengan SC mengenai perawatan dapat menentukan kemampuan dalam merawat diri secara mandiri sehingga mampu memantau perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya selama masa setelah melahirkan. World Health Organization (WHO) menetapkan standar rata-rata sectio caesarea di masing-masing negara adalah sekitar 5-15% per 1000 kelahiran di dunia. Temuan yang dilakukan peneliti di wilayah kerja Puskesmas Sukadana saat wawancara ditemukan 4 dari 6 orang ibu mengatakan kurang mengetahui secara jelas bagaimana perawatan luka post SC. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh edukasi nutrisi post sectio caesarea terhadap pengetahuan ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Sukadana Metode : Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi experiment berupa pre test and post test nonequivalent control grup. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu post sectio caesarea di wilayah kerja Puskesmas Sukadana berjumlah 43 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 38 orang. Pengumpulan data menggunakan metode kuesioner Hasil : Data hasil penelitian didapatkan bahwa nilai Sig.(2-tailed) sebesar p=0.000 lebih kecil dari < nilai probabilitas 0.05 dan dapat dikatakan bahwa ada perbedaan antara hasil post pada kelompok kontrol dan intervensi Kesimpulan : terdapat pengaruh edukasi nutrisi post sectio caesarea terhadap pengetahuan ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Sukadana. Kata Kunci : Edukasi, Nutrisi, Sectio Caesaria, Pengetahuan

Page 1 of 2 | Total Record : 15