cover
Contact Name
M Mahbubi
Contact Email
doel_gemmek@yahoo.com
Phone
+628563063077
Journal Mail Official
jurnalalmustofa@gmail.com
Editorial Address
Komplek Bamala Regency Jln KH Abdurrahman Wahid 314 Sidomukti Kraksaan Probolinggo Jawa Timur 67282
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service
ISSN : -     EISSN : 30900247     DOI : -
Focus of ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research discusses on Islamic education, Islamic studies and information about the results of scientific studies for academics and practitioners in the field of Islamic education both theory and practice, researches of Islamic Education include: the development of instruments in evaluation of Islamic Education, development of instructional Islamic Education media, Islamic Education learning model development, and action research. ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research. The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives of education, psychology, anthropology, sociology and many more. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines. it also covers various issues on the Islamic studies within such number of fields as Islamic thought, Islamic law, political Islam, and Islamic economics from social and cultural perspectives.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 151 Documents
ANALISIS  PENGARUH  INFLASI,  PEMBIAYAAN  MUDHARABAH,  DANA  PIHAK  KETIGA  (DPK)  TERHADAP  PERTUMBUHAN  BANK  SYARIAH  INDONESIA  (BSI) Syafi’i, Imam; syafi'i, imam; Habibi, Mohammad
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 3 No 1 (2026): New Tren in Islamic Religious Educatoin
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, pembiayaan mudharabah, dan dana pihak ketiga (DPK) terhadap pertumbuhan Bank Syariah Indonesia (BSI). Bank Syariah Indonesia yang  terbentuk pada 1 Februari 2021 sebagai hasil penggabungan tiga bank syariah BUMN mengalami pertumbuhan aset yang signifikan, dari Rp. 24.230.247 juta pada tahun 2015 menjadi Rp. 408.613.432 juta pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari Bank Indonesia, Bank Syariah Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan, serta menerapkan analisis regresi linier berganda dengan berbagai uji validitas model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel inflasi, pembiayaan mudharabah, dan DPK berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan BSI dengan nilai Adjusted R Square sebesar 87,5%. Namun, secara parsial, Dengan demikian, hanya inflasi dan DPK yang secara parsial terbukti menjadi faktor utama yang memengaruhi pertumbuhan Bank Syariah Indonesia, sementara pembiayaan mudharabah tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa DPK merupakan faktor utama yang mendorong pertumbuhan bank syariah Indonesia (BSI), sebagai sumber modal utama untuk ekspansi pembiayaan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen BSI untuk lebih mengoptimalkan pengelolaan DPK melalui peningkatan kepercayaan nasabah, literasi keuangan, dan efisiensi operasional. Meskipun pembiayaan mudharabah belum menunjukkan dampak signifikan, evaluasi terhadap pelaksanaan dan manajemen risikonya tetap penting untuk memaksimalkan kontribusinya di masa depan.