cover
Contact Name
Mulyono
Contact Email
jurnaljsii@gmail.com
Phone
+62831-9371-4008
Journal Mail Official
Jurnal.jssi@lapad.id
Editorial Address
Jl. Tj.Majid Jl. Tj. Barangan, Bukit Baru, Kec. Ilir Bar. I, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
ISSN : 29878977     EISSN : 29878985     DOI : https://doi.org/10.61930/jsii.v1i1.127
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) accepts articles written based on research results which meet these following scopes: Islamic Philosophy,Islamic Thought and Literature, Islam and Peace, Science and Civilization in Islam, Islam in local area, Muslim community, Islamic Education, Islamic Law, Islamic Economics and Business, Qur`ani and Hadith Studies. Thus, Indonesian and non-Indonesian scholars are invited to publish articles in this journal. This journal publishes research based articles on Islamic Studies from interdisciplinary perspectives. In particular, articles which consider the following general topics are invited Islamic Philosophy, Islamic Thought and Literature, Islam and Peace, Science and Civilization in Islam , Islam in local area, Muslim community, Islamic Education Islamic Law, Islamic economics and Business, Qur`an and Hadith Studies
Articles 104 Documents
Rekonstruksi Berkah dan Politik Uang: Analisis Kritis terhadap Praktik Sedekah di Kalangan Kelas Bawah Rizal Rizal; Arja Amin Munashoha
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v4i1.1575

Abstract

Praktik politik uang (money politics) di Indonesia terus menjadi ancaman bagi kualitas demokrasi, dengan data menunjukkan bahwa mayoritas kehadiran masyarakat di TPS dipengaruhi oleh imbalan materi daripada kesadaran politik. Fenomena ini menjadi sangat krusial diteliti karena adanya upaya kandidatpolitik membungkus transaksi suap menggunakan istilah keagamaan seperti "berkah" dan "sedekah" untuk memanipulasi masyarakat kelas bawah yang terhimpit secara ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis bagaimana rekonstruksi makna istilah religi tersebut digunakan sebagai alat normalisasi praktik politik uang guna melanggengkan kesadaran magis. Data dikumpulkan melalui studi pustaka (library research) dari berbagai sumber literatur dan data statistik, yang kemudian diolah menggunakan teknik deskriptif-analitis dengan pisau analisis sosiologi kritis Paulo Freire. Temuan tulisan ini secara konkret menunjukkan bahwa konstruksi makna "berkah" dan "sedekah" telah mereduksi nilai sakral agama menjadi instrumen transaksional yang menjinakkan daya kritis masyarakat. Kondisi ekonomi yang tertekan memaksa kaum tertindas terjebak dalam kesadaran magis dan beban psikologis hutang budi (cultural scaffolding), sehingga menghambat tercapainya conscientização. Akibatnya, politik uang tidak lagi dianggap sebagai pelanggaran etika, melainkan bantuan sosial yang wajar diterima. Pembebasan politik sejati memerlukan pendidikan yang membebaskan dan rekonstruksi pemahaman keagamaan yang autentik untuk mengembalikan kedaulatan rakyat.
Peran Ulama Nusantara Dalam Pengembangan Pendidikan Islam Tradisional Di Indonesia Falih Lutfi Fauziah; Miftahulanwar Miftahulanwar; Puput Rosyidah
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v4i1.1586

Abstract

Pendidikan Islam tradisional di Indonesia menghadapi tantangan relevansi di tengah arus modernisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis ulama Nusantara dalam mempertahankan dan mengembangkan sistem pendidikan tersebut. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) terhadap 25 literatur otoritatif, penelitian menemukan bahwa ulama Nusantara bertindak sebagai arsitek peradaban melalui penguatan jaringan intelektual dan sanad keilmuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi institusional dari surau dan pesantren menuju madrasah, serta metodologi pengajaran khas, berhasil menjaga eksistensi pendidikan Islam yang moderat dan adaptif di Indonesia
Perlindungan Anak Dalam Perspektif Hadis Dan Hak Asasi Manusia: Studi Kasus Kekerasan Terhadap Siswa di Maluku Rasyid Hidayatullah; Khairunnisa Khairunnisa; Senia Wati
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v4i1.1606

Abstract

Perlindungan anak adalah kewajiban fundamental dalam Islam dan hukum hak asasi. Penelitian ini menganalisis kasus kekerasan yang menyebabkan kematian siswa madrasah tsanawiyah usia 14 tahun di Kota Tual (Februari 2026) dari perspektif hadis Nabi dan kerangka HAM. Metode kualitatif normatif dengan studi kasus digunakan, meliputi analisis teks hadis, kajian sanad dan kualitas hadis, serta telaah instrumen hukum nasional dan internasional. Hasil menunjukkan kekerasan tersebut bertentangan dengan nilai kasih sayang dalam Ṣaḥīḥ al-Bukhārī No. 5997 dan Ṣaḥīḥ Muslim No. 2318, serta melanggar hak hidup dan perlindungan anak menurut Konvensi PBB dan UU No. 35/2014. Mendesak sinergi nilai Islam dan hukum positif.
Reorientasi Pertanyaan Sebagai Strategi Edukasi: Analisis Uslub Al-Hakim Dalam Qs. Al-Baqarah: 189, 215 dan Al-Anfal: 1 Hairul Rijal; Munawarah Munawarah; Akhmad Dasuki
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v4i1.1621

Abstract

Kajian terhadap keistimewaan retorika Al-Qur’an, khususnya uslub al-hakim, masih terbatas dari sudut pandang pedagogis. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan uslub al-hakim pada QS. Al-Baqarah: 189, 215, dan QS. Al-Anfal: 1 sebagai strategi edukasi Al-Qur’an dalam membentuk cara berpikir umat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan, dengan analisis menggunakan kerangka ‘ilm al-badi’ dalam ilmu balaghah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga ayat tersebut menerapkan pola uslub al-hakim secara konsisten: QS. Al-Baqarah: 189 mengalihkan pertanyaan astronomis tentang hilal menuju fungsinya sebagai penanda waktu ibadah; QS. Al-Baqarah: 215 menggeser pertanyaan tentang jenis harta yang diinfakkan kepada prioritas penerimanya; dan QS. Al-Anfal: 1 mentransformasi sengketa kepemilikan harta rampasan menjadi perintah rekonsiliasi berbasis ketakwaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa uslub al-hakim bukan sekadar teknik retorika, melainkan filosofi pendidikan Al-Qur’an yang secara aktif membentuk aql al-awlawiyat—akal yang peka terhadap prioritas—pada diri penerimanya.

Page 11 of 11 | Total Record : 104