cover
Contact Name
Mulyono
Contact Email
jurnaljsii@gmail.com
Phone
+62831-9371-4008
Journal Mail Official
Jurnal.jssi@lapad.id
Editorial Address
Jl. Tj.Majid Jl. Tj. Barangan, Bukit Baru, Kec. Ilir Bar. I, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
ISSN : 29878977     EISSN : 29878985     DOI : https://doi.org/10.61930/jsii.v1i1.127
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) accepts articles written based on research results which meet these following scopes: Islamic Philosophy,Islamic Thought and Literature, Islam and Peace, Science and Civilization in Islam, Islam in local area, Muslim community, Islamic Education, Islamic Law, Islamic Economics and Business, Qur`ani and Hadith Studies. Thus, Indonesian and non-Indonesian scholars are invited to publish articles in this journal. This journal publishes research based articles on Islamic Studies from interdisciplinary perspectives. In particular, articles which consider the following general topics are invited Islamic Philosophy, Islamic Thought and Literature, Islam and Peace, Science and Civilization in Islam , Islam in local area, Muslim community, Islamic Education Islamic Law, Islamic economics and Business, Qur`an and Hadith Studies
Articles 89 Documents
Kegagalan Pelembagaan Negara Muslim Inklusif: Studi Historis-Institusional atas Pemikiran Politik Muhammad Ali Jinnah di Pakistan Fajrul Falah Al-Azhari; Agus Santoso
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v3i2.1352

Abstract

rtikel ini menganalisis kegagalan pelembagaan visi negara Muslim inklusif Muhammad Ali Jinnah dalam struktur politik Pakistan pada periode 1947–1977. Penelitian ini bertujuan menjelaskan mekanisme institusional yang menyebabkan terjadinya penyimpangan antara visi normatif Jinnah dan praktik kenegaraan Pakistan awal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain analisis historis-institusional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi militer–birokrasi, sentralisasi kekuasaan, serta konflik pusat–daerah membentuk path dependence politik yang mendorong Pakistan menuju model negara yang semakin eksklusif dan otoritarian
Pendekatan Historis Dalam Studi Islam: Kerangka Metodologis dan Urgensinya dalam Konteks Kontemporer Ahmad Arif Noeris; Supriyanto, Supriyanto
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v3i2.1404

Abstract

Pendekatan historis merupakan kerangka metodologis penting dalam studi Islam untuk memahami ajaran Islam secara komprehensif melalui konteks ruang dan waktu. Selama ini, kajian Islam cenderung didominasi pendekatan normatif-teologis yang kurang memperhatikan latar sosial dan historis teks keagamaan. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep, urgensi, fungsi, serta tahapan metodologis pendekatan historis dalam studi Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan melalui analisis literatur klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan historis mampu menjembatani dimensi normatif dan empiris, serta menghasilkan pemahaman Islam yang kontekstual, inklusif, dan relevan dengan tantangan zaman.
Perspektif Psikologi Islam tentang Perilaku Bullying: Analisis Literatur Rahma Suryani; Jeri Candra; Khairunnas Rajab; Vivik Shofiah
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v3i2.1421

Abstract

Fenomena bullying saat ini menjadi salah satu bentuk deviasi sosial yang kian marak terjadi, baik di lingkungan pendidikan, pertemanan, maupun media sosial. Perilaku ini tidak hanya merusak hubungan antar individu, tetapi juga mengganggu tatanan kehidupan masyarakat secara luas. Melalui metode penelitian library research, kajian ini menelaah teori-teori psikologi modern seperti teori belajar sosial dan psikoanalisis serta landasan normatif dalam al-qur’an dan hadis. Hasil kajian menunjukkan bahwa bullying merupakan perilaku agresif yang disengaja, dilakukan berulang, dan melibatkan ketidakseimbangan kekuasaan antara pelaku dan korban. Dalam islam, bullying dipandang sebagai bentuk kezaliman yang bertentangan dengan prinsip akhlak mulia dan larangan merendahkan martabat sesama. Faktor penyebab bullying mencakup karakter individu, pola asuh keluarga, pengaruh media, teman sebaya, serta perbedaan status sosial. Dampaknya meliputi gangguan psikologis, sosial, dan akademik, baik bagi korban maupun pelaku. Pencegahan dan penanggulangan dapat dilakukan melalui pendidikan kesehatan, komunikasi keluarga, pembentukan budaya anti-bullying di sekolah, intervensi psikologis seperti Cognitive Behaviour Therapy (CBT), serta kebijakan represif yang tegas. Kajian ini menegaskan pentingnya sinergi pendekatan psikologi dan nilai spiritual Islam dalam membangun strategi komprehensif untuk meminimalisasi praktik bullying.
Studi Kepustakaan: Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Motivasi Belajar Siswa Irawan, Dodi
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v3i2.1425

Abstract

Pendidikan adalah proses penting yang berperan dalam mengembangkan kreativitas, bakat, dan ide-ide cemerlang untuk masa depan. Motivasi siswa, faktor kunci yang menentukan keberhasilan akademis, dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, termasuk lingkungan sekolah. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh berbagai elemen lingkungan sekolah terhadap motivasi siswa melalui tinjauan pustaka. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif, serta menggunakan metode studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa di sekolah sangat signifikan. Prasarana fisik yang memadai, termasuk ruang kelas yang nyaman dan perpustakaan yang lengkap, serta interaksi yang baik antara siswa dan pendidik, meningkatkan motivasi belajar. Dukungan teman sebaya dan budaya sekolah yang menghargai prestasi akademik dan kerja sama tim juga merupakan faktor penting dalam meningkatkan motivasi belajar anak-anak
The Principles of Sustainable Economics in Islamic Civilization: A Historical Study Inayati, Anindya Aryu; Ariyanti, Lita Dwi; Kamal, Nurul Ummatun; Miliana, Afina Fahru
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v3i2.1427

Abstract

The green economy program is one of the flagship programs rolled out by the Indonesian government and global countries, in order to realize sustainable world development. The concept of green economy or sustainable economy that prioritizes environmentally friendly economic activities is actually not new in Islamic civilization. This research aims to describe the principles and practices of sustainable economics in Islamic civilization. The method used in this study is a literature method using a historical approach and descriptive data analysis. The results of the study show that the principle of sustainable economy in Islamic civilization is based on the basic principle of muamalah, namely justice and the achievement of maslahah. The sustainable economic practice during the Islamic civilization was carried out by integrating human obligations as khalifatullah fil 'ardh. Islamic economic activities prioritize the protection of animals and the environment, revive dead land, and prioritize the common good.
Corruption as a Deviation from Islamic Economic Values (A Literature Study from a Sharia Ethics Perspective) Tirta Zaharani; Dwi Gita Meilani; Nabila Islami Putri Irawan; Havis Aravik
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v3i2.1433

Abstract

Corruption is a social phenomenon that not only causes material losses but also reflects moral and ethical deviations within the economic system. From the perspective of Islamic economics, corruption is considered a serious violation of Sharia values that uphold justice (‘adl), trustworthiness (amanah), honesty (ṣidq), and public welfare (maṣlaḥah). This study aims to analyze corruption as a deviation from Islamic economic values through the lens of Sharia ethics. The research employs a library-based study by examining primary and secondary sources, including the Qur’an, Hadith, classical Islamic jurisprudence texts, and relevant contemporary academic literature. The findings indicate that corrupt practices fundamentally contradict the core principles of Islamic economics, particularly the prohibitions of ghulul (embezzlement), risywah (bribery), and betrayal of trust (khianat), while also undermining the objectives of Islamic law (maqāṣid al-sharī‘ah), especially the protection of wealth (ḥifẓ al-māl) and social justice. From the perspective of Sharia ethics, corruption is not merely a legal violation but represents a moral and spiritual failure of both individuals and institutions. Therefore, combating corruption within an Islamic economic framework requires a comprehensive approach that integrates ethical reinforcement, personal integrity, and institutional reform grounded in Sharia principles...
Studi Kasus Penerapan Aspek Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis: (Perbandingan Implementasi PERMENDIKBUD NO. 6/2018, PERMENDIKBUDRISTEK NO. 40/2021, dan PERMENDIKDASMEN NO. 7/2025 Terhadap Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Serta Profesionalisme Kinerja Guru di Provinsi Kalimantan Timur) Setiawati, Wiwik; Amir Masruhim, Muhammad
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v3i2.1438

Abstract

Penelitian ini menganalisis dinamika regulasi penugasan guru sebagai kepala sekolah pada periode 2018–2025, dengan fokus pada Permendikbud No. 6/2018, Permendikbudristek No. 40/2021, dan Permendikdasmen No. 7/2025, serta implikasinya bagi kepemimpinan sekolah, profesionalisme, dan kinerja guru di Provinsi Kalimantan Timur. Kajian bertujuan (i) memetakan asumsi ontologis, perangkat epistemologis, dan orientasi aksiologis (O, E, A) yang melekat pada teks kebijakan, serta (ii) merumuskan rancangan penelitian empiris untuk menguji perbedaan dan pengaruh implementasi antarrezim regulasi. Metode tahap awal menggunakan analisis dokumen kebijakan melalui identifikasi unit pasal, pengodean tematik berbasis O, E, A, dan penyusunan matriks pemetaan instrumen kebijakan, diperkuat dengan ilustrasi konteks urban dan rural/terpencil sebagai dasar kontrol variabel konteks. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa secara ontologis regulasi membakukan kriteria kelayakan dan kompetensi yang memposisikan kepala sekolah pada spektrum administrator, pemimpin pembelajaran, dan aktor penjaminan mutu. Secara epistemologis, penekanan pada sertifikat, portofolio, dan laporan memperkuat logika bukti yang dapat diaudit sehingga berpotensi menggeser perhatian dari kualitas praktik kepemimpinan dan pembelajaran yang tidak selalu terdokumentasi. Secara aksiologis, nilai mutu dan akuntabilitas dapat berubah menjadi kontrol administratif bila tidak diimbangi pembinaan dan penguatan kapasitas, terutama pada sekolah dengan keterbatasan akses dan sumber daya. Temuan konseptual merumuskan tiga jalur dampak kebijakan kapasitas, akuntabilitas, dan dukungan sistem yang diperkirakan memengaruhi profesionalisme dan kinerja guru melalui mediasi kepemimpinan kepala sekolah. Penelitian lanjutan diusulkan menggunakan paradigma post-positivistik dengan survei komparatif cross-sectional, sampling stratified cluster, instrumen Likert bagi kepala sekolah dan guru, verifikasi dokumen, serta wawancara tersemat. Analisis dirancang menggunakan uji perbedaan antar kelompok dan pemodelan pengaruh serta mediasi, dengan opsi SEM-PLS apabila ukuran sampel memadai.
Kearifan Lokal Kalimantan Timur Sebagai Fondasi Filsafat Pendidikan Islam: Integrasi Epistemologi, Ontologi, Aksiologi Untuk Pendidikan Humanis dan Berkelanjutan Suharman; Amir Masruhim, Muhammad
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v3i2.1439

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka filsafat pendidikan Islam berbasis kearifan lokal Kalimantan Timur melalui integrasi epistemologi, ontologi, dan aksiologi (E, O, A). Kajian ini berangkat dari kecenderungan praktik pendidikan yang seragam, sehingga pengetahuan lokal kerap diposisikan sebagai pelengkap dan pembelajaran menjadi kurang kontekstual. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis konseptual terhadap literatur filsafat pendidikan, pendidikan Islam, pendidikan karakter, serta kajian kearifan lokal. Analisis dilakukan melalui inventarisasi gagasan kunci E, O, A, pemetaan kearifan lokal sebagai sumber pengetahuan, konteks manusia yang dibina, dan orientasi nilai, lalu sintesis menjadi kerangka integratif yang operasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara epistemologis kearifan lokal perlu diakui sebagai pengetahuan yang sah, berdampingan dengan teks keagamaan dan pengetahuan ilmiah, sehingga pembelajaran bergeser dari transfer menuju konstruksi pengetahuan melalui dialog dan refleksi. Secara ontologis peserta didik dipahami sebagai manusia multidimensional yang tumbuh dalam lanskap sosial budaya dan ekologis setempat; karenanya kurikulum dituntut menjadi “cermin kehidupan” melalui pembelajaran berbasis pengalaman. Secara aksiologis, nilai kebersamaan, tanggung jawab sosial, dan kepedulian ekologis diposisikan sebagai inti akhlak dan adab, serta diperluas dalam horizon humanisme dan keberlanjutan. Sintesis menghasilkan model “E, O, A Kalimantan Timur” yang mengoperasionalkan integrasi melalui tema kurikulum lokal, proyek berbasis komunitas, studi kasus, dan evaluasi yang menimbang aspek kognitif sekaligus karakter. Kajian juga mengidentifikasi tantangan implementasi berupa risiko romantisasi budaya, kesiapan pedagogis guru, keterbatasan bahan ajar kontekstual, dan kebutuhan indikator penilaian karakter yang adil. Temuan ini menyediakan pijakan teoretis dan panduan praktis bagi pengembangan kurikulum serta perangkat pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang relevan konteks, sekaligus membuka agenda penelitian empiris pada berbagai jenjang pendidikan.
Peran Pemerintah dan Swasta dalam Pembiayaan Pendidikan: Sebuah Analisis Komparatif Setiawati, Wiwik; Cahyana Adi, Eka; Gede Mulawarman, Widyatmike
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v3i2.1440

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara deskriptif komparatif peran pemerintah daerah dan sektor swasta dalam pembiayaan pendidikan di Kota Samarinda, dengan menekankan relasi antara struktur pendanaan, prioritas belanja, dan implikasinya bagi akses serta mutu layanan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif komparatif untuk menangkap dinamika pengambilan keputusan dan praktik pembiayaan yang tidak selalu terbaca dari data anggaran semata. Data primer dihimpun melalui wawancara mendalam dengan pejabat pengelola anggaran pendidikan, pengelola sekolah negeri dan swasta, serta pengurus yayasan pendidikan, dan diperkuat oleh observasi pada satuan pendidikan terpilih. Data sekunder berupa dokumen APBD, laporan program, dan kebijakan pembiayaan digunakan untuk memverifikasi informasi dan memperkaya konteks. Analisis dilakukan melalui pengodean, kategorisasi, dan perbandingan tematik antar sektor, dengan triangulasi dan member checking untuk menjaga kredibilitas temuan. Hasil menunjukkan pemerintah tetap menjadi penyangga utama akses pendidikan melalui pembiayaan operasional sekolah negeri dan pemenuhan layanan dasar. Namun, dominasi belanja rutin mempersempit ruang fiskal untuk agenda peningkatan mutu yang menuntut investasi pengembangan, seperti pelatihan guru berkelanjutan, penguatan pembelajaran berbasis teknologi, dan inovasi kurikulum. Sementara itu, sektor swasta berkontribusi pada diversifikasi layanan, percepatan penyediaan fasilitas, serta inovasi program, termasuk pengembangan sekolah dengan layanan unggulan. Kendati demikian, tingginya biaya operasional dan ketergantungan pada pembiayaan partisipatif membatasi jangkauan layanan swasta pada kelompok ekonomi tertentu. Temuan juga menegaskan adanya ketimpangan internal kota antara pusat dan pinggiran serta belum terbangunnya kemitraan publik swasta yang sistemik. Penelitian merekomendasikan penguatan kolaborasi berbasis akuntabilitas melalui beasiswa tepat sasaran, investasi bersama fasilitas dan teknologi, serta insentif regulatif untuk memperluas layanan di wilayah kurang terlayani