cover
Contact Name
Fenny Aprilliani
Contact Email
fenny.aprilliani@polsub.ac.id
Phone
+6285117456920
Journal Mail Official
jati.pertanian@polsub.ac.id
Editorial Address
Blok Kaleng Banteng Desa Cibogo, Subang
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Agroindustri Terapan Indonesia
ISSN : -     EISSN : 3032100X     DOI : https://doi.org/10.31962/jati
Core Subject : Agriculture,
JATI (Jurnal Agroindustri Terapan Indonesia) is an open-access scientific journal with Frequency publishes two issues each year (July and January), JATI publishes theoretical and empirical peer-reviewed articles, which contribute to advance the understanding of phenomena related to all aspects of the development of the agricultural industry. JATI includes contributions, but is not limited to, in the following fields: focus on technology, system, and management of agroindustry components; that are raw materials, process, machinery, apparatus, energy, electrification, manpower, quality of product, packaging, storage, and waste. 
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2023): July 2023" : 5 Documents clear
Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Untuk Pemetaan Lahan Pertanian di Kecamatan Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah : The Utilization of Geographic Information Systems for Agricultural Land Mapping in Kembaran District, Banyumas, Central Java Wahab, Luthfi; Kurniawan, Anry
Jurnal Agroindustri Terapan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Department of  Agriculture, Subang State Polytechnic, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/jati.v1i1.119

Abstract

Kembaran District is one of the districts located in Banyumas Regency, Central Java Province, Indonesia. Kembaran District has a total area of approximately 126.74 km² and consists of 15 villages. The majority of the population in Kembaran District work as farmers, with agriculture being one of the main economic sectors. Rice, corn, and other crops are common agricultural commodities in this area. This research aims to map the potential agricultural land in Kembaran District, Banyumas, Central Java using Geographic Information System (GIS). The method used in this research is a descriptive method to analyze and match the data of the study area with the criteria. In this research, spatial data is obtained from various sources, including satellite imagery, topographic maps, and field data. The attribute data of the land is the agricultural land area. Subsequently, the data is processed and analyzed using GIS software to map agricultural land in Kembaran District. The results of the research show that the use of GIS in mapping agricultural land in Kembaran District can provide accurate information about the distribution of land in the area. The findings of this research have important implications for the management of agricultural land in Kembaran District and its surrounding areas. The results of overlay analysis between village boundaries and agricultural land in Kembaran District yielded the following results: the village with the largest agricultural land area is Purwodadi Village with an area of 186.29 Ha, and the village with the smallest agricultural land area is Sambeng Wetan Village with an area of 59.67 Ha. Meanwhile, the average agricultural land area of the 16 villages in Kembaran District is 117.72 Ha.
Pemanfaatan Cangkang Telur Ayam Sebagai Bahan Aktif Antibakteri Untuk Edible Coating Produk Fillet Ikan Nila (Oreochromis Niloticus): Utilization Of Chicken Eggshell As An Antibacterial Active Material For Edible Coating Of Tilapia (Oreochromis Niloticus) Fillet Products Aprilia, Devi; Destiana, Irna Dwi
Jurnal Agroindustri Terapan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Department of  Agriculture, Subang State Polytechnic, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/jati.v1i1.124

Abstract

Protein ovocleidin-17 yang terkandung dalam cangkang telur ayam memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan aktif pada coating produk pangan. Salah satu produk pangan yang mudah rusak adalah fillet ikan nila. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi ekstrak cangkang telur ayam dan perbedaan suhu penyimpanan terhadap parameter pengujian pH, susut bobot, dan TPC; memperoleh konsentrasi terbaik ekstrak cangkang telur ayam yang ditambahkan dan suhu penyimpanan terbaik. Rancangan analisis percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dua faktor (α = ekstrak cangkang telur ayam; β = suhu penyimpanan) dengan 3 kali ulangan. Faktor yang diuji yaitu perbedaan konsentrasi ekstrak cangkang telur ayam (0%, 2.5%, 5%) dan suhu penyimpanan (suhu ruang dan suhu freezer). Parameter penelitian yang diamati yaitu pengujian pH, susut bobot, TPC. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan konsentrasi ekstrak cangkang telur dan penyimpanan sampel berpengaruh nyata terhadap nilai pH, namun tidak berpengaruh nyata terhadap susut bobot fillet ikan nila. Penambahan ekstrak cangkang telur sebanyak 5% mampu menekan jumlah total mikroba. Dari ke 6 formulasi diperoleh formulasi terbaik yaitu α3β2 dengan penambahan ekstrak cangkang telur ayam sebanyak 5% dan penyimpanan di suhu freezer. Masing-masing nilai parameter pengujian pH 6.6, susut bobot (-0.97)%, dan total bakteri 3.0 x 103 (cfu/g).
Pengendalian Kualitas dengan Menggunakan Metode Statistical Quality Control (SQC) untuk Meminimumkan Bibit Kelapa Kopyor Gagal pada CV Jayo Agro Biotechnology: Analysis Of Statistical Quality Control (SQC) As Quality Control Of Coconut Seeds In Cv Jayo Agro Biotechnology Novitasari, Dian; Atqiya, Fiya Rizqotul
Jurnal Agroindustri Terapan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Department of  Agriculture, Subang State Polytechnic, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/jati.v1i1.125

Abstract

CV Jayo Agro Biotechnology merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembibitan dan berfokus pada pembibitan kelapa kopyor kultur jaringan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kajian mutu bibit kelapa kopyor dengan analisis yang digunakan adalah Statistical Quality Control (SQC). Metode penelitian yang digunakan yaitu pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara dan analisis data dengan metode SQC dengan 4 tahap, yaitu pemeriksaan menggunakan lembar periksa (check sheet), peta kendali p (qontrol chart), diagram pareto, dan diagram sebab akibat (fishbone). Berdasarkan diagram peta kendali jenis varietas yang berada dalam batas kontrol jumlahnya lebih banyak daripada yang diluar batas kontrol. Melalui diagram pareto diketahui bahwa jenis masalah mutu yang terjadi selama proses produksi bibit kelapa kopyor adalah kontaminasi saat subkultur dengan persentase sebanyak 33% dan kontaminasi saat aklimatisasi persentasenya 67%. Penyebab masalah mutu bibit kelapa kopyor antara lain dipengaruhi oleh lingkungan, metode, manusia, mesin, dan material.
Karakteristik Fisiko Kimia Stroberi (Fragaria x annanassa) pada Aplikasi Edible Coating Pati Sukun dengan Konsentrasi Air Jeruk Nipis yang Berbeda : Physical Chemical Characteristics of Strawberry (Fragaria x annanassa) in The Application of Edible Coating Sukun Starch with Different Lime Concentrations Mukminah, Nurul; dwi destiana, irna; Nur Afifah, Annisa
Jurnal Agroindustri Terapan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Department of  Agriculture, Subang State Polytechnic, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/jati.v1i1.127

Abstract

Stroberi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh namun mudah mengalami kerusakan sehingga perlu diberikan Edible coatinguntuk menjaga nutrisinya dan mempertahankan kualitas fisik buah (warna, aroma, tekstur). Buah sukun mengandung pati 18,5% sehingga dapat digunakan sebagai bahan utama Edible coating. Air jeruk nipis mengandung flavonoid dan saponin sebagai antimikroba dan antioksidan yang dapat dimanfaatkan dalam bahan tambahan Edible coating. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh penambahan air jeruk nipis pada Edible coatingpati sukun terhadap karakteristik fisikokimia dan organoleptik stroberi serta mengetahui konsentrasi air jeruk nipis terbaik. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap 1 faktor yaitu konsentrasi air jeruk nipis (N0 0%, N1 1%, dan N2 2% dari total larutan coating). Parameter yang diamati karakteristik fisikokimia (susut bobot, pH, Total Asam Tertitrasi, Total Padatan Terlarut) dan organoleptik stroberi (warna, aroma, tekstur). Pengambilan data dilakukan dari hari ke-0 sampai hari ke-11. Data dianalisis secara ANOVA taraf signifikasi 5% dan dilanjut uji Duncan. Penambahan air jeruk nipis tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap susut bobot, pH, TAT, dan TPT stroberi selama penyimpanan. Penambahan air jeruk nipis juga tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap warna dan tekstur namun berpengaruh nyata (P>0,05)terhadap aroma selama penyimpanan. Aroma stroberi diakhir penyimpanan N0 tengik, N1 tidak segar, dan N2 busuk. Konsentrasi air jeruk nipis terbaik pada Edible coatingstroberi yaitu 1% karena mengalami perubahan fisikokimia yang tidak signifikan dan cukup dapat mempertahankan aroma stroberi.
Daya Terima Dan Kandungan Gizi Keripik Umbi Rumput Teki (Cyperus Rotundus) Dalam Menambah Diversifikasi Pangan: The Acceptibility and Nutrient Content of Nut Grass Tuber (Cyperus rotundus) in Adding Food Diversification Romalasari, Atika
Jurnal Agroindustri Terapan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Department of  Agriculture, Subang State Polytechnic, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/jati.v1i1.128

Abstract

Nut grass (Cyperus rotundus) is one of the grasses that very potential to be developed because abundant benefits. One potential of the nut grass that can be developed is the nut grass tuber chips. Chips Puzzles are savory snacks that are rich in nutrients just like any other snack. Nut grass tuber is tested organoleptic test which is hedonic test (preferably level) of flavor, color, crispness, aroma and overall appearance parameters. The hedonic test of the parameters of taste, color, crispness, aroma and overall appearance showed that the panelists liked the taste of the nut grass tuber with a hedonic score of 4.0 (like), color: 3.17, crispness: 2, 83 (quite like), aroma: 3.63 (like) and overall appearance: 3.47 (quite like). Nut grass tuber chips contain fat of 39.53%, protein of 4.61%, carbohydrate of 41.29%, water of 2.25%, ash of 4.89% and fiber of 6.05% per weight of material

Page 1 of 1 | Total Record : 5