cover
Contact Name
Herin Setianingsih
Contact Email
herin.setianingsih@hangtuah.ac.id
Phone
+6282257037541
Journal Mail Official
putra.abdullah@hangtuah.ac.id
Editorial Address
Jl. Gadung No. 1, Komplek Barat RSPAL dr. Ramelan, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, 60111
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Surabaya Biomedical Journal
Published by Universitas Hang Tuah
ISSN : -     EISSN : 2808649X     DOI : 10.30649/sbj
Core Subject : Health,
Surabaya Biomedical Journal is a peer-reviewed, open access journal published three times a year (January, May, and September) by the Faculty of Medicine, Universitas Hang Tuah, Surabaya. The journal is dedicated to publishing high-quality original research articles, review papers, and general scientific contributions across all areas of medical and health sciences. The journal seeks to foster intellectual exchange and interdisciplinary dialogue among researchers, clinicians, and practitioners by integrating diverse perspectives, methodologies, and topics within the biomedical field. It aims to serve as a platform that bridges academic scholarship and clinical practice. The scope of the journal includes, but is not limited to: 1.Marine medicine 2.Hyperbaric medicine 3.General medicine 4.Dentistry 5.Nursing 6.Pharmacy Surabaya Biomedical Journal welcomes submissions from researchers and professionals who are engaged in advancing knowledge and innovation in these fields.
Articles 112 Documents
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS TIDUR DENGAN SINDROMA MATA KERING PADA MAHASISWA SEMESTER 6 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HANG TUAH Rizaldy Darmawan; Irma A. Pasaribu; Liliawanti Liliawanti
Surabaya Biomedical Journal Vol. 5 No. 3 (2026): May
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/v5i3.192

Abstract

Dry eye syndrome adalah kelainan dari tear film karenakan evaporasi berlebihan atau kurangnya produksi air mata, menyebabkan keringnya permukaan interpalpebral mata dan bisa menyebabkan kerusakan permukaan mata. Kualitas tidur adalah nilai kepuasan individu terhadap pengalaman tidurnya, dan dapat memengaruhi faktor risiko Dry eye syndrome. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara derajat kualitas tidur dan derajat Dry eye syndrome pada mahasiswa kedokteran semester 6 angkatan 2019 Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian analitik observasional, data yang diperoleh dari pengisian kuesioner OSDI, PSQI dan uji Schirmer 1. Dilakukan kepada 65 responden mahasiswa aktif angkatan 2019 semester 6 Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah. Metode pemilihan sampel menggunakan simple random sampling. Metode analisis yang digunakan adalah uji korelasi Spearman. Berdasarkan hasil uji korelasi Spearman didapatkan hasil signifikansi derajat Dry eye syndrome (Schirmer) terhadap derajat kualitas tidur sebesar (p=0,197) sedangkan derajat Dry eye syndrome (OSDI) terhadap derajat kualitas tidur sebesar (p=0,162). Artinya variabel derajat kualitas tidur tidak berhubungan dengan derajat Dry eye syndrome. Ada hubungan antara kualitas tidur dengan sindroma mata kering pada mahasiswa semester 6 angkatan 2019 Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah pada variabel metode kuesioner PSQI dengan OSDI. Namun menggunakan variabel metode kuesioner PSQI dengan tes Schirmer 1, tidak ditemukan adanya hubungan antara kualitas tidur dengan sindroma mata kering pada mahasiswa semester 6 angkatan 2019 Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah.
KARAKTERISTIK RHINOSINUSITIS KRONIS DI POLI THT RSPAL dr. RAMELAN SURABAYA PERIODE JANUARI 2020- JULI 2022 Chendikia Abrian Putra Perdana; Chonifa Wahyurini; Ronald Pratama Adiwinoto
Surabaya Biomedical Journal Vol. 5 No. 3 (2026): May
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/v5i3.193

Abstract

Rhinosinusitis adalah suatu keadaan dimana terjadinya infeksi dan peradangan pada sinus mukosa paranasal, dimana setidaknya terjadi 12 minggu. Rhinosinusitis sendiri, merupakan salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi yang besar di dunia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik pada pasien rhinosinusitis kronis yang ada di poli THT RSPAL dr. Ramelan Surabaya Periode Januari 2020 – Juli 2022. Penelitian deskriptrif ini dilakukan dengan desain cross-sectional dengan metode kuantitatif. Pengambilan data menggunakan data sekunder rekam medis dan kemudian dilakukan pencatatan untuk mengetahui karakteristik pada pasien. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian yang dilakukan pada 30 pasien didapatkan jenis kelamin terbenyak adalah perempuan dengan jumlah 23 pasien (76,66%), kelompok usia terbanyak adalah 41-50 tahun dengan jumlah 11 pasien (36,7%), gejala terbanyak adalah hidung tersumbat dengan jumlah 24 pasien (80%), hasil pemeriksaan terbanyak adalah konka hiperemi dan udem dengan jumlah 23 pasien (76,66%), dan untuk tindakan manajemen terbanyak adalah medikamentosa dan tindakan operatif dengan jumlah 16 pasien (53,33%).
HUBUNGAN POLA KUMAN DAN PEMILIHAN ANTIBIOTIKA DENGAN MORTALITAS PADA ANAK PNEUMONIA BERAT DI PICU RSPAL DR. RAMELAN SURABAYA Onisdia Maria Geslin; Sitti Radhiah; Tamam Jauhar; Angela Puspita
Surabaya Biomedical Journal Vol. 5 No. 3 (2026): May
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/v5i3.194

Abstract

Latar Belakang: Di PICU anak, pneumonia adalah salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Dalam pengobatan pneumonia berat, identifikasi pola kuman dan pemilihan antibitiotika yang tepat sangat penting, tetapi hubungan antara keduanya dengan mortalitas belum sepenuhnya jelas. Tujuan: Menentukan angka mortalitas, pola kuman, dan hubungan antara pola kuman dan pemilihan antibiotik dengan mortalitas pada pasien anak dengan pneumonia berat yang dirawat di PICU RSPAL dr. Ramelan Surabaya. Metode: Penelitian ini adalah studi observasional analitik dengan desain cross-sectional. dengan data rekam medis dari anak-anak berusia 1 bulan hingga 18 tahun yang dirawat dengan diagnosis pneumonia berat di PICU RSPAL dr. Ramelan Surabaya. Hasil: 20 pasien memenuhi kriteria inklusi. 14 dari mereka, yang merupakan 70% dari total, meninggal, dan 6 dari mereka, yang merupakan 30% dari total, dinyatakan hidup. Bakteri gram negatif adalah penyebar kuman yang paling sering. Sebagai isolat yang paling umum, Klebsiella pneumoniae berada di urutan kedua, diikuti oleh Acinetobacter baumannii, Burkholderia cepacia, Pseudomonas aeruginosa, dan Enterobacter cloacae complex. Menurut analisis statistik, tidak ada hubungan yang signifikan antara pola kuman (p = 0,329) dan pemilihan antibiotika dengan mortalitas (p = 0,792). Kesimpulan: Tidak ada hubungan pola kuman dan pemilihan antibiotika dengan mortalitas pada anak pneumonia berat di PICU RSPAL dr. Ramelan Surabaya.
KARAKTERISTIK PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSKD DUREN SAWIT JAKARTA TIMUR PERIODE JULI-DESEMBER 2024 Rendy Putra Evans Ginting; Christina Rusli; Ariyo Sakso Bintoro; Nabil Bahasuan
Surabaya Biomedical Journal Vol. 5 No. 3 (2026): May
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/v5i3.195

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) adalah kondisi di mana terjadi kerusakan ginjal selama minimal tiga bulan, ditandai oleh perubahan pada struktur atau fungsi ginjal. Diagnosis CKD ditegakkan berdasarkan adanya kelainan patologis atau penurunan laju filtrasi glomerulus (GFR). Pasien CKD yang memiliki GFR di bawah 15 mL/menit/1,73 m² memerlukan prosedur dialisis. Pada tahun 2020, sebanyak 61.786 warga Indonesia dengan CKD menjalani prosedur dialisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien CKD yang menjalani hemodialisis. Desain pada penelitian ini adalah deskriptif. Sampel penelitian ini terdiri dari seluruh pasien CKD yang menjalani hemodialisis, berdasarkan data yang tercatat di rekam medis RSKD Duren Sawit Jakarta Timur selama periode Juli hingga Desember 2024. Penelitian ini dilaksanakan pada periode Maret-Oktober 2025. Hasil penelitian menunjukan lebih dari setengah pasien CKD yang menjalani hemodialisis di RSKD Duren Sawit Jakarta Timur berada dalam kelompok usia 40-60 tahun (56%) dan mayoritas pasien laki-laki (57%). Faktor risiko yang paling banyak diderita pasien merupakan hipertensi (44%) lalu diabetes melitus dan paling sedikit mengalami asam urat (2%). Mayoritas pasien memiliki kadar kreatinin >1,5 mg/dl (96%). Status gizi pasien mayoritas termasuk kelompok tidak normal (57%). Hampir seluruh pasien (95%) memiliki kadar hemoglobin dibawah kadar normal, serta seluruh pasien menggunakan BPJS sebagai sumber biaya selama menjalani hemodialisi. Pasien CKD yang menjalani hemodialisis di RSKD Duren Sawit selama periode Juli hingga Desember 2024 mayoritas adalah kelompok usia 40-60 tahun, mayoritas pasien laki-laki, dengan faktor risiko hipertensi, memiliki kadar kreatinin, hemoglobin, dan status gizi yang tidak dalam batas normal, serta seluruh pasien menggunakan BPJS sebagai sumber biaya hemodialisis.
HUBUNGAN USIA DENGAN TINGKAT KEPARAHAN KANKER PAYUDARA DI RSUD DR MOHAMAD SOEWANDHIE SURABAYA PERIODE JANUARI 2023 – DESEMBER 2024 Evira Cantika Pramesti; Judya Sukmana; Christina Rusli; Chonifa Wahyurini
Surabaya Biomedical Journal Vol. 5 No. 3 (2026): May
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/v5i3.196

Abstract

Kanker payudara hingga kini tetap menjadi isu kesehatan penting pada perempuan, dengan tingkat keparahan yang tidak terjadi secara tunggal, tetapi dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor usia. Meskipun usia berhubungan dengan risiko kejadian kanker payudara, hubungannya dengan tingkat keparahan berdasarkan grade histopatologi masih belum jelas. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji keterkaitan antara kelompok usia dengan tingkat keparahan kanker payudara yang ditinjau dari grade histopatologi pada pasien di RSUD Dr. Mohamad Soewandhie Surabaya selama periode Januari 2023 sampai Desember 2024. Kajian ini menggunakan pendekatan observasional analitik dengan rancangan potong lintang, memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari rekam medis pasien. Sebanyak 30 pasien dipilih sebagai sampel penelitian dengan teknik purposive sampling dari total 70 pasien yang tersedia. Variabel usia dikelompokkan menjadi <40 tahun, 40–60 tahun, dan >60 tahun, sementara derajat keparahan kanker payudara ditentukan berdasarkan grade histopatologi I–III sesuai Nottingham Grading System. Pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Temuan kajian mengindikasikan bahwasannya mayoritas pasien berada pada rentang usia 40–60 tahun (60%) serta didominasi oleh grade histopatologi III (63,3%). Berdasarkan uji Spearman diperoleh nilai p sebesar 0,674 (p > 0,05), yang mengindikasikan bahwa tidak ditemukan hubungan bermakna antara usia dan tingkat keparahan kanker payudara berdasarkan grade histopatologi.
PENGARUH TERAPI OKSIGEN HIPERBARIK TERHADAP DERAJAT PEMULIHAN TULI MENDADAK Dhiya Shafa Arwinto; Danny W. Danandjaja; Sihning E. J. Tehupuring; Prijanti Eka Poerwantiningroem
Surabaya Biomedical Journal Vol. 5 No. 3 (2026): May
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/v5i3.197

Abstract

Tuli mendadak merupakan kondisi kegawatdaruratan pada sistem pendengaran yang ditandai dengan penurunan pendengaran secara tiba-tiba, dan salah satu terapi yang berkembang saat ini adalah terapi oksigen hiperbarik (TOHB) yang bertujuan meningkatkan suplai oksigen ke koklea sehingga diharapkan dapat membantu proses perbaikan fungsi pendengaran. Penelitian ini bertujuan menilai perubahan ambang pendengaran pada pasien tuli mendadak sebelum dan sesudah pemberian TOHB dengan menggunakan rancangan observasional analitik dan pendekatan retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis pasien dengan diagnosis tuli mendadak di RSPAL dr. Ramelan Surabaya periode Januari 2022 hingga Agustus 2025, dengan total 12 pasien dan 18 telinga yang memenuhi kriteria inklusi. Data yang dianalisis meliputi karakteristik pasien, derajat ketulian sebelum dan sesudah TOHB, serta perubahan ambang pendengaran berdasarkan klasifikasi Siegel. Karena data tidak berdistribusi normal berdasarkan uji Shapiro–Wilk, analisis perbedaan nilai pre dan post dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah pemberian TOHB, sebagian besar telinga mengalami perbaikan ambang pendengaran, dengan 12 telinga (66,7%) mengalami penurunan nilai pure tone average (PTA), 4 telinga (22,2%) tidak mengalami perubahan, dan 2 telinga (11,1%) mengalami peningkatan nilai PTA. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,008 (p < 0,05), yang menandakan adanya perbedaan bermakna antara nilai PTA sebelum dan sesudah TOHB, sehingga dapat disimpulkan bahwa TOHB memiliki efek yang signifikan dalam membantu pemulihan pendengaran pada pasien tuli mendadak.
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS TIDUR TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA ANGKATAN 2019 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HANG TUAH SURABAYA Made Kanya Emeralda Pradnyapramesti
Surabaya Biomedical Journal Vol. 6 No. 1 (2026): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/v6i1.78

Abstract

Background : Medical students are students with one of the sleep quality level is quite irregular, that can affect a person’s level of anxiety. Therefore, medical students later must have responsibility, be alert and agile in ani action in order to be professiona; doctor wichc directyly relate to human;s health and safety. Objective: To determine the relationship between sleep quality and anxiety in Class 2019 students of the Faculty of Medicine, Hang Tuah University, Surabaya. Methods: This research was conducted by using analytical observational reseacrh with cross sectional study, on 137 respondents from the Class of 2019 Faculty of Medicine, Hang Tuah University, Surabaya. Results: The results of data collection on the 2019 batch of students, namely students who experienced good sleep quality with mild anxiety levels as many as 34 students (26.4%), with severe anxiety levels as many as 1 student (1.9%). Students who experience very poor sleep quality with a mild anxiety level of 1 student (25%), with a severe anxiety level of 1 student (25%). From the results of the analysis using the non-parametric Spearman correlation test, with a p-value of 0.000 (p <0.05), it can be concluded that there is a significant relationship between sleep quality and anxiety level in students. Conclusion: This study shows that there is a relationship between sleep quality and anxiety in class 2019 students of the Faculty of Medicine, Hang Tuah University, Surabaya. Keywords: sleep quality, anxiety, PSQI, HARS.
Hubungan Status Gizi Terhadap Kejadian Tuberculosis Pada Balita di RSPAL Dr.Ramelan Surabaya shofiyah rifdahtuss
Surabaya Biomedical Journal Vol. 6 No. 1 (2026): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/v6i1.122

Abstract

Tuberculosis adalah penyakit infeksi kronis yang dapat menyerang semua organ tubuh, paling sering ditemukan di paru-paru. Penyakit ini lebih sering terjadi di tempat-tempat yang padat penduduk. Mycobacterium Tuberculosis (BTA) tahan asam menyebabkan tuberculosis, prevalensi tuberkulosis pada anak yang berusia di bawah lima tahun di Indonesia masih mencapai tingkat yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara status gizi dan kasus tuberkulosis pada pasien yang berusia di bawah lima tahun di Rumah Sakit Umum Pusat Angkatan Laut (RSPAL) dr. Ramelan Surabaya. Penelitian ini merupakan studi deskriptif yang menggunakan metode teknik sampling dengan mengambil 71 sampel dari data rekam medis. Data yang terkandung meliputi informasi mengenai usia, jenis kelamin, berat badan, dan tinggi badan, yang diperoleh dari catatan rekam medis pasien di bawah usia lima tahun yang telah berkunjung atau dirawat di bagian pediatrik Rumah Sakit Umum Pusat Angkatan Laut (RSPAL) dr. Ramelan Surabaya selama periode Januari 2019 hingga Juli 2023. Presentasi data deskriptif dilakukan melalui tabel dan grafik. Dari hasil penelitian, 65 orang memenuhi kriteria inklusi, Kebanyakan anak laki-laki yang mengalami tuberculosis sebanyak 35 pasien, dapat disimpulkan bahwa kasus tuberculosis pada anak dibawa lima tahun paling sering pada anak laki-laki.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN PENYAKIT CAMPAK DI POLI ANAK, RS NINDHITA KABUPATEN SAMPANG, PERIODE JULI-SEPTEMBER 2023 Farid Hamdani Farid Hamdani
Surabaya Biomedical Journal Vol. 6 No. 1 (2026): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/v6i1.129

Abstract

Abstrak Penyakit Morbili atau campak, adalah anggota keluarga virus RNA dan dikenal sangat menular. Spesies seperti monyet, dapat terinfeksi dan terlibat dalam proses penularan penyakit, sehingga manusia menjadi satu-satunya reservoir. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), terdapat 3.341 kasus campak yang telah terkonfirmasi tahun 2022. Kabupaten Sampang mengalami peningkatan kasus virus campak terbanyak menurut data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur (283 kasus) pada tahun 2022 dengan jumlah penduduk mencapai 915.390 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan penyakit campak di poli anak RS Nindhita, Kabupaten Sampang, periode Juli – September 2023. Jenis penelitian adalah analitik observasional dengan memberikan kuisioner sebagai data primer kepada responden dan mengambil data rekam medis sebagai data sekunder yang diperoleh dari poli anak RS Nindhita, Kabupaten Sampang, Periode Juli - September 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan orang tua kategori kurang berjumlah 1 responden (4,5%), cukup berjumlah 2 responden (9,1%), baik berjumlah 18 responden (81,8%), dan sangat baik berjumlah 1 responden (4,5%). Anak yang belum mendapatkan imunisasi campak berjumlah 3 responden (13,6%) dan anak yang sudah mendapatkan imunisasi campak berjumlah 19 responden (86,4%). Anak yang belum terkena campak berjumlah 12 responden (54,5%) dan anak yang pernah terkena campak berjumlah 10 responden (45,5%). Jadi, dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan penyakit campak di RS Nindhita, Kabupaten Sampang, periode Juliseptember 2023 dengan nilai P = > 0,05, serta tidak ada hubungan tingkat pengetahuan orang tua dengan status imunisasi campak di RS Nindhita, Kabupaten Sampang, periode Juli - September 2023 dengan nilai P = > 0,05. Kata kunci : tingkat pengetahuan, imunisasi campak, penyakit campak
Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Anggur Laut (Caulerpa racemosa) Terhadap Pertumbuhan Salmonella typhi Daffa Izza Arwinto
Surabaya Biomedical Journal Vol. 6 No. 1 (2026): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/v6i1.182

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit sistemik yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi, ditandai dengan adanya nyeri perut dan demam. Antibiotik adalah terapi utama. Peningkatan resistensi antibiotik sering terjadi sehingga mencari antibiotik alternatif menjadi langkah yang tepat. Ekstrak anggur laut (Caulerpa racemosa) memiliki sifat antibakteri dikaitkan dengan senyawa aktif yang ada dalam kandungannya, antara lain flavonoid, tanin, fenol, alkaloid, dan senyawa lainnya yang telah terbukti dapat digunakan untuk menghambat pertumbuhan bakteri gram negatif maupun gram positif.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak anggur laut (Caulerpa racemosa) terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi  pada media agar secara in vitro. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksperimental laboratoris dengan desain post test only control group. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan mengukur zona hambat menggunakan metode difusi cakram. Terdapat 6 kelompok perlakuan dalam penelitian ini, 4 diantaranya kelompok perlakuan dengan konsentrasi 25%, 50%,75%, dan 100% serta 2 kelompok kontrol yaitu kontrol positif (kloramfenikol) dan kontrol negatif (aquades steril) yang setiap kelompok dilakukan pengulangan 4 kali. Data dianalisis menggunakan Uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata diameter zona hambatan K(+): 25,8725 mm; K1: 8,9475 mm; K2: 9,5750 mm; K3: 10,39 mm; K4: 12,41 mm; K(-): 6,00 mm. Hasil uji Kruskall-Wallis masing-masing kelompok perlakuan menunjukkan perbedaan signifikan (p<0,05). Uji Post hoc Mann-Whitney U menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara kelompok kontrol negatif dengan semua kelompok perlakuan (p<0,05) dan antara kelompok kontrol positif dengan semua kelompok perlakuan (p<0,05). Dapat disimpulkan bahwa konsentrasi ekstrak anggur laut (Caulerpa racemosa) memilliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi.

Page 11 of 12 | Total Record : 112