cover
Contact Name
Miftahul Khoirin
Contact Email
jiqsi@stiqmiftahulhudarawalo.ac.id
Phone
+6285172303910
Journal Mail Official
jiqsi@stiqmiftahulhudarawalo.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.stiqmiftahulhudarawalo.ac.id/index.php/jiqsi/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam
ISSN : -     EISSN : 29879957     DOI : -
Core Subject : Religion,
We accept scholarly articles that the subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives of Quranic Studies, Quranic Exegesis Studies, Quranic Philology Studies, Quranic Sciences, Living Quran, Quran in Media, Islamic Studies.
Articles 41 Documents
Etika Informasi Qur’ani dan Internalisasi Kesadaran Moral Digital Rezwandi Rezwandi
JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : STIQ Miftahul Huda Rawalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64341/jiqsi.v4i1.89

Abstract

Era transformasi digital telah mendorong percepatan arus informasi yang tidak selalu diiringi dengan proses verifikasi yang memadai, sehingga memicu maraknya hoaks dan disinformasi yang berdampak pada stabilitas sosial, politik dan keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis QS. al-Ḥujurāt [49]: 6 sebagai sumber etika informasi Qur’ani dalam merespons hoaks di era transformasi digital, serta menjelaskan relevansi prinsip tabayyun terhadap literasi digital dan internalisasinya dalam pembentukan kesadaran moral bermedia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research) melalui pendekatan normatif-teksual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip tabayyun dalam QS. al-Ḥujurāt [49]: 6 mengandung empat dimensi utama etika informasi, yaitu dimensi epistemologis, etis, sosial dan kemanusiaan, yang relevan dalam menghadapi tantangan disinformasi digital. Lebih lanjut, penelitian ini menegaskan bahwa literasi digital perlu dilengkapi dengan internalisasi etika informasi Qur’ani agar terbentuk sikap bermedia yang bertanggung jawab dan berorientasi pada kemaslahatan. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan etika informasi Qur’ani sebagai landasan normatif pembentukan kesadaran moral digital, yang melampaui pendekatan literasi digital teknis dan kognitif semata.