cover
Contact Name
Miftahul Khoirin
Contact Email
jiqsi@stiqmiftahulhudarawalo.ac.id
Phone
+6285172303910
Journal Mail Official
jiqsi@stiqmiftahulhudarawalo.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.stiqmiftahulhudarawalo.ac.id/index.php/jiqsi/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam
ISSN : -     EISSN : 29879957     DOI : -
Core Subject : Religion,
We accept scholarly articles that the subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives of Quranic Studies, Quranic Exegesis Studies, Quranic Philology Studies, Quranic Sciences, Living Quran, Quran in Media, Islamic Studies.
Articles 35 Documents
Desain Sistem Informasi Penerimaan Siswa Baru Berbasis Web Dengan Google Site Terintegrasi Google Form di MA Ma’arif Cimanggu Kuswantoro; Mochammad Hasymi Somaida; Kosim
JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam Vol 1 No 2 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : STIQ Miftahul Huda Rawalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64341/jiqsi.v1i2.11

Abstract

A computer-based system for processing student data, especially when registering and admitting new students. The current ongoing service system is still semi-computerized and each service must be run manually in the office to provide information about the required PPDB services. Due to the existence of a new student admission system, the services of the Student Admissions Committee / New Master Maarif Chimangu are provided, so this is still necessary to find solutions that can replace manual methods with already computerized ones. It's an interesting discussion. This study uses data collection techniques such as observation, interviews, and literature review to analyze the waterfall methodology, namely requirements analysis and definition, system and software design, implementation and unit testing, integration and system testing, operational and Perform maintenance and unify the modeling language. UML uses a Google Sheets database to write programs using the PHPHypertext Preprocessor programming language to describe the flow of steps, system requirements, and test methods (black box testing) in the form of objects. UML as a tool that can. As a result of the research, it was found that a new information system for student recruitment could be introduced.
KONSEPSI ADIL DALAM POLIGAMI (Studi Terhadap Pemikiran Quraish Shihab terhadap surat An-Nisa ayat 3) Yuliansah, Asfian; Wahyu Aji Nugroho; Ais Naila Ruriska
JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam Vol 1 No 2 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : STIQ Miftahul Huda Rawalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64341/jiqsi.v1i2.12

Abstract

Tulisan ini memiliki tujuan untuk memahami pemikiran M Quraish Shihab tentang keadilan sebagai syarat untuk poligami. Poligami merupakan praktik suami memiliki istri lebih dari satu, perbincangan poligami tetap hangat untuk diperdebatkan pada masa sekarang ini. Hukum poligami dalam Islam diperbolehkan atau mubah ketika semua syarat dan ketentuan terpenuhi, tetapi ketika poligami menimbulkan akibat yang akan merusak dari hakikat pernikahan itu maka poligami diharamkan. Hukum poligami sama halnya dengan hukum menikah yang tergantung dalam kondisi si suami yang ingin poligami dimana hukumnya ada mubah, makruh, wajib dan haram. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian library research (studi pustaka) yang dilakukan dengan mengacu pada data-data tertulis yang berkaitan dengan tema pembahasan yang sedang diangkat yaitu tentang poligami. M. Quraish Shihab mensyaratkan keadilan menjadi syarat wajib ketika seorang suami berpoligami, keadilan yang dimaksud adalah keadilan yang bersifat materi seperti sandang, pangan, tempat tinggal, dan pembagian waktu untuk istri-istrinya. M. Quraish Shihab tidak mensyaratkan keadilan yang bersifat Immateri (cinta dan kasih sayang) karena keadilan Immateri tidak mungkin dilakukan oleh manusia.
Concept of Buying and Selling Transactions UsingQuick Response Indonesian Standard Perspective of DSN MUI Fatwa No: 116/DSN-MUI/IX/2017 Concerning Sharia Electronic Money Syifaun Nada
JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam Vol 1 No 2 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : STIQ Miftahul Huda Rawalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64341/jiqsi.v1i2.13

Abstract

The payment system cannot be separated from the development of money, starting from cash payments to non-cash payments. Bank Indonesia launched the Quick Response (QR Code) standard as stated in Board of Governors Regulation Number 21/18/PADG/2019 concerning Implementation of the National Quick Response Code Standard for Payments. This QR Code is a payment via a server-based electronic money application, electronic wallet, or mobile banking called QR Code Indonesian Standard (QRIS). When the digital payment applications used by consumers are different, the shop (merchant) only needs to provide 1 QR code. QRIS, like electronic money, offers a lot of comfort and convenience. However, apart from having many benefits and advantages, it raises pros and cons among the public. Some parties doubt the security and effectiveness of this payment system and this system still requires socialization regarding the procedures for its use. Buying and selling using QRIS to Merchants is the same as a general sale and purchase agreement, namely a contract between two parties where the first party hands over the goods and the second party hands over compensation, either in the form of money or goods. However, the implementation of MDR is only determined by one party, namely Bank Indonesia without agreement or an element of willingness by the merchant, resulting in coercion (AlIkrah), so the use of QRIS in electronic transactions does not meet legal requirements and according to Hanafiyah scholars, the contract is false. This is because QRIS can be used if electronic money is available in an application. So the use of electronic money has been regulated as a means of payment by following the provisions contained in the Fatwa of the National Sharia Council of the Indonesian Ulema Council No: 116/DSNMUI/IX/20I7 concerning Sharia Electronic Money. From a sharia law perspective, electronic money or e-money is permitted based on the many benefits contained in it.
PEMBAGIAN HARTA WARIS PADA SURAH AN NISA DALAM TEORI INTERPRETASI FUNGSI JORGE. JE. .GRACIA Harahap, Nurhanipah
JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam Vol 2 No 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : STIQ Miftahul Huda Rawalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64341/jiqsi.v2i1.16

Abstract

The existence of hermeneutics that emerged into the world of interpretation of the qur’an has given many different influences to muslim scholars around the world. Hermeneutics is considered to be able to reveal the meaning of the other side of the previous interpretation. Initially, the use of hermeneutics was only used to understand the bible. Previously, hermeneuticz in understanding the qur’an was consideres something that could not to be tolerated because of its existence. This article contains the interpretation of thr qur’an surah an Nisa 11 and 12 contains the distribution of inheritance for sons and daughters in Islam. Substantially contained five things discussed in the verse, namely, rationalization related to differences in the inheritance of men and women, the inheritance of children, the inheritance of parents, the time of division, and the lesson. This study uses qualitative research using Jorge J.E’s hermeneutic approach. Gracia in her book entitled A Theory Of Textuality.
Pengaruh Doa dalam Proses Pencarian Jodoh (Tinjauan Ayat-Ayat Pernikahan dalam Al-Qur’an) Hidayat, Imam Ma’arif; Yuliana, Eka
JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam Vol 2 No 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : STIQ Miftahul Huda Rawalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64341/jiqsi.v2i1.17

Abstract

Dalam konteks islam, pernikahan dianggap sebagai ikatan suci yang tidak hanya melibatkan hubungan antar manusia, tetapi juga hubungan spiritual dengan Tuhan. Doa dipahami sebagai bagian dari upaya spiritual yang menyertai ikhtiar seseorang dalam menemukan pasangan hidup. Dengan pendekatan tafsir tematik artikel ini menganalisis ayat-ayat pernikahan yang mengandung konsep doa dan bagaimana pengaruhnya terhadap kesiapan mental dan spiritual individu. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa doa memiliki peran penting dalam  mempermudah seseorang mendapatkan jodoh yang sesuai dengan ketentuan Allah SWT. Doa tidak hanya sebagai permohonan, tetapi juga ibadah yang memperkuat usaha manusia dalam mencri pasangan. Al-Qur’an menekankan pentingnya doa, dengan beberapa ayat seperti dalam Surah Al-Anbiya, Al-Qashash, Al-Hajj, dan Yusuf, mengandung doa-doa yang dipercaya mampu mempermudah proses pencarian jodoh. Doa juga menunjukkan penyerahan diri kepada Allah dan telah menjadi bagian dari tradisi muslim. Ayat-ayat Al-Qur’an ini menjadi pedoman penting dalam mencari jodoh yang membawa kebahagiaan di dunia dan akhirat.
PENERAPAN POTONGAN MARGIN KEUNTUNGAN (MUQASAH)  PADA PEMBIAYAAN MURABAHAH Hidayat, Imam Ma’arif; Azizah, Nadya Rizky; MABRUR, HAQI
JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam Vol 2 No 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : STIQ Miftahul Huda Rawalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64341/jiqsi.v2i1.19

Abstract

Lembaga perbankan sebagai salah satu lembaga keuangan adalah sarana yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas kehidupan ekonomi masyarakat. Sebagai lembaga keuangan bank berfungsi untuk menghimpun dan dan menyalurkannya kepada masyarakat, bank dalam operasionalnya memiliki berbagai macam jasa pembiayaan. Salah satu cara bank untuk mendapatkan profit adalah dengan memberikan pembiayaan kepada nasabahnya. Pada prinsipnya bank dibagi menjadi dua bentuk yaitu bank konvensional dan bank syariah. Bank konvensional menerapkan sistem bunga sedangkan bank syariah menjalankan prinsip usahanya dengan menggunakan prinsip syariah. Berbagai bentuk pembiayaan yang ditawarkan Bank Syariah salah satunya yaitu pembiayaan mura>bahah yang berarti jual beli barang pokok dengan tambahan keuntungan yang disepakati. PSAK 102 menyatakan bahwa nasbah dapat melakukan pelunasan sebelum jangka waktu pembiayaan berakhir (percepatan pelunasan). Pada saat melakukan percepatan pelunasan pihak bank dapat memberikan potongan atas margin keuntungan yang belum jatuh tempo yang mana pemberian potongan ini diatur sendiri sesuai dengan kebijakan bank. Potongan angsuran ini dinamanakan dengan muqasah. Muqa>sah diatur dalam Fatwa DSN-MUI No.23/DSN-MUI/III/2002 tentang potongan (muqa>sah) pelunasan pembiayaan Mura>bahah menyebutkan: 1) Jika nasabah dalam transaksi Mura>bahah melakukan pelunasan pembayaran tepat waktu atau lebih cepat dari waktu yang telah disepakati, LKS boleh memberikan potongan dari kewajiban pembayaran tersebut, dengan syarat tidak diperjanjikan dalam akad. 2) Besarnya potongan sebagaimana dimaksud di atas diserahkan pada kebijakan dan pertimbangan LKS
ANALISIS TEMATIK KONSEP KEAMANAN DALAM TAFSIR AL-MISBAH mutaqin, imam; Kuswantoro, Kuswantoro
JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam Vol 2 No 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : STIQ Miftahul Huda Rawalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64341/jiqsi.v2i1.20

Abstract

Rasa aman merupakan kondisi yang diinginkan oleh setiap manusia, dimana hidup terasa tenang dan damai tanpa adanya suatu ancaman dari apapun. Hakikat dari rasa aman adalah tenangnya hati dan hilangnya rasa khawatir. Keamanan merupakan kebutuhan pokok manusia, mulai dari keamanan jiwa setiap orang, keamanan akidah, pikiran, harta, sosial, lingkungan, sampai keamanan global atau dunia. Namun demikian banyak diantara orang yang tidak menyadari bahwa rasa aman merupakan nikmat yang luar biasa yang diberikan oleh Allah SWT. Demikian M Quraish Shihab dalam menulis tafsir al-Misbah dengan corak Adabi Ijtima’i yang mana penafsirannya lebih menekankan kepada kebutuhan masyarakat dan sosial masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana analisis tematik konsep keamanan dalam tafsir al-misbahyang diharapkan bisa menyadarkan bagi pembaca bahwa nikmat aman merupakan nikmat yang luar biasa. Penelitian dari permasalahan tersebut dibahas menggunakan analisis maudhu’i, yaitu peneliti mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan satu tema yang membahas mengenai topik permasalahan tersebut kemudian peneliti memberikan penjelasan serta mengambil kesimpulan. Penelitian ini menunjukan bahwa ayat aman dalam Al-Qur’an menurut tafsir al-Misbah menempati berbagai tempat diantaranya yang pertama aman ditujukan untuk negeri yang aman, kedua Aman dari rasa takut, ketiga Aman dari siksa Allah SWT, keempat aman untuk menunjukan suatu keadaan yang damai dan tentram.
ASSHIROTHOL MUSTAQIM DALAM PERSPEKTIF TAFSIR AL-KASYYAF KARYA AL-ZAMAKHSYARI MAHFUD ALFAOZI; Sidqi, Mahruz
JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam Vol 2 No 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : STIQ Miftahul Huda Rawalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64341/jiqsi.v2i1.21

Abstract

Salah satu bentuk ikhtiar untuk mencari jalan dalam menitih hidup dijalan yang lurus adalah dengan Memahami tentang makna al-Sirat al-Mustaqim dalam alQur’an, sehingga kita mengetahui terhadap al-Haq atau jalan hidup yang penuh dengan nikmat yang diliputi rida Allah SWT. Dengan demikian tujuan hidup hanya untuk mencapai keridaan Allah, baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak. Banyak kata al-Sirat al-Mustaqim yang di temukan dalam ayat al-Qur’an dengan berbagai macam pengertiannya. Para mufassir dalam menafsirkan kata al-Sirat alMustaqim berbeda-beda pula di sebabkan pengaruh dari latar belakang mufassir itu sendiri serta metode dan corak yang di gunakan dalam menafsirkan al-Qur’an. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan metode pengumpulan datanya melalui metode studi pustaka. Sumber data penelitian yang digunakan adalah sumber Primer Dan Sekunder, berupa karya-karya tertulis yaitu kitab Tafsir al-Kasyyaf .  Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna al-Sirat al-Mustqim dalam Tafsir al-Kasyyaf pada QS. Yasin : 61, QS.al-An’am : 153, QS. hud : 56, adalah al-Sirat al-Mustaqim pada Q.S, Yasin (36) ayat 61 dengan makna hidayah yaitu dengan menggunakan pendekatan nahwu dan balaghoh. Kemudian pada Q.S, al-An’am (6) ayat 153 di artikan agama islam, dengan menggunakan nahwu dan munasabah. Dan pada Q.S, Hud (11) ayat 56 dengan jalan kebenaran dan adil.
PENCIPTAAN MANUSIA DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN SAINS lutfiyah, intan nurul
JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam Vol 2 No 2 (2024): Juli-Desember 2024
Publisher : STIQ Miftahul Huda Rawalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64341/jiqsi.v2i2.22

Abstract

Teks ini memberikan penjelasan ilmiah tentang bagaimana manusia diciptakan dengan menggabungkan pandangan Al-Qur'an dan sains. Al-Qur'an menjelaskan dengan detail bagaimana manusia diciptakan dari tanah, kemudian ditiup ruh ke dalamnya, seperti yang diceritakan dalam beberapa ayat. Di sisi lain, sains modern menjelaskan bagaimana manusia diciptakan melalui teori evolusi, genetika, dan perkembangan embrio. Studi ini memeriksa kesesuaian antara dua sudut pandang, menekankan peran masing-masing dalam memahami asal-usul dan karakter manusia. Dengan meneliti ayat-ayat Al-Qur'an dari sudut pandang ilmiah, tulisan ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa ada kesempatan untuk berdialog secara konstruktif antara agama dan sains, serta bagaimana keduanya bisa saling melengkapi dalam menjelaskan proses penciptaan manusia. Dari hasilnya bisa dilihat bahwa walaupun menggunakan metode yang berbeda, kita masih bisa mencapai pemahaman yang menyeluruh tentang penciptaan dengan menggabungkan pengetahuan spiritual dan ilmiah.  
Analisis Pendidikan Akhlak dalam Surat Al-Luqman ayat 13-19 pada Peserta Didik Madrasah Ibtida’iyah di Era Milenial Suroyya, Camila Fatah; Aisyi, Hithna Rohadatul; Mardiana, Putry; Anjani, Dini; Maulana, Hisyam Naufan
JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam Vol 2 No 2 (2024): Juli-Desember 2024
Publisher : STIQ Miftahul Huda Rawalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64341/jiqsi.v2i2.23

Abstract

Dalam menghadapi era milenial, pendidikan yang dilakukan di Madrasah Ibtida’iyah berperan penting dalam mengajarkan nilai-nilai akhlak khususnya yang bersumber dari Al-Qur`an. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian library research dan bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam surat Luqman ayat 13-19 serta kaitannya dengan Madrasah Ibtida’iyah di era milenial. Pendidikan akhlak memiliki peran yang cukup penting dalam memberikan rambu-rambu berperilaku pada anak Madrasah Ibtida’iyah di era milenial untuk menghadapi derasnya arus globalisasi. Nilai-nilai pendidikan akhlak yang tercantum dalam surat Luqman ayat 13-19 antara lain Pendidikan Akhlak Kepada Allah (Ketauhidan), Bersyukur kepada Allah, Melaksanakan Shalat, Amar ma’ruf nahi munkar (termasuk berbakti pada orangtua)

Page 2 of 4 | Total Record : 35