cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Deteksi Penyakit Epilepsi dengan Menggunakan Entropi Permutasi, K-means Clustering, dan Multilayer Perceptron Yunita Ardilla; Handayani Tjandrasa; Isye Arieshanti
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.104 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5486

Abstract

Epilepsi didefinisikan sebagai kumpulan gejala dan tanda-tanda klinis yang muncul disebabkan gangguan fungsi otak secara intermiten, yang terjadi akibat lepas muatan listrik abnormal atau berlebihan dari neuron-neuron secara paroksimal dengan berbagai macam etiologi. Banyak pasien yang tidak menyadari adanya gejala epilesi dalam dirinya. Oleh karena itu diperlukan sistem yang bisa memprediksi apakah seseorang menderita epilepsi bebas kejang, atau epilepsi kejang. Dalam artikel ini diimplementasikan perangkat lunak pendeteksi penyakit epilepsi dengan menggunakan entropi permutasi, K-means clustering, dan multilayer perceptron. Hasil model dari algoritma multilayer perceptron akan digunakan dalam proses prediksi. Dataset yang digunakan dalam proses uji coba berisi lima himpunan (A-E) EEG dari manusia sehat dan yang menderita epilepsi yang tersedia online (''Klinik für Epileptologie, Universität Bonn''). Performa terbaik yang dihasilkan oleh model adalah akurasi sebesar 96,5%, specificity sebesar 95,45%, dan sensitivity sebesar 97,97%.
Pembuatan Kakas Pendeteksi Unused Method pada Kode Program PHP dengan Framework CodeIgniter Menggunakan Call Graph Divi Galih Prasetyo Putri; Daniel Oranova Siahaan; Rizky Januar Akbar
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.952 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5487

Abstract

Proses evolusi dan perawatan dari sebuah sistem merupakan proses yang sangat penting dalam rekayasa perangkat lunak tidak terkecuali pada aplikasi web. Pada proses ini kebanyakan pengembang tidak lagi berpatokan pada rancangan sistem. Hal ini menyebabkan munculnya unused method. Bagian-bagian program ini tidak lagi terpakai namun masih berada dalam sistem. Keadaan ini meningkatkan kompleksitas dan mengurangi tingkat understandability sistem. Guna mendeteksi adanya unused method pada progam diperlukan teknik untuk melakukan code analysis. Teknik static analysis yang digunakan memanfaatkan call graph yang dibangun dari kode program untuk mengetahui adanya unused method. Call graph dibangun berdasarkan pemanggilan antar method. Aplikasi ini mendeteksi unused method pada kode program PHP yang dibangun menggunakan framework CodeIgniter. Kode program sebagai inputan diurai kedalam bentuk Abstract Syntax Tree (AST) yang kemudian dimanfaatkan untuk melakukan analisis terhadap kode program. Proses analisis tersebut kemudian menghasilkan sebuah call graph. Dari call graph yang dihasilkan dapat dideteksi method-method mana saja yang tidak berhasil ditelusuri dan tergolong kedalam unused method. Kakas telah diuji coba pada 5 aplikasi PHP dengan hasil  rata-rata nilai presisi sistem sebesar 0.749 dan recall sebesar 1.
Perencanaan dan Penataan Menara Telekomunikasi Seluler di Kabupaten Sidoarjo menggunakan MapInfo Ervin Tri Sasongko; Achmad Mauludiyanto
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7632.098 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i1.5492

Abstract

Perkembangan teknologi dan industri telekomunikasi telah demikian pesatnya. Ketersediaan layanan diupayakan oleh sejumlah operator yang menawarkan berbagai sistem dan layanan yang bervariasi dengan pembangunan infrastruktur jaringan radio seluler, termasuk di dalamnya menara untuk antena BTS (Base Transceiver Station). Tetapi penempatan menara yang terlalu banyak dan tanpa perencanaan yang tepat akan menimbulkan efek yang kurang baik. Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan diatas, maka dapat diselesaikan dengan menyusun suatu master plan tentang penataan lokasi menara di wilayah Kabupaten Sidoarjo untuk 5 tahun mendatang. Penataan lokasi menara dilakukan dengan menggunakan peta MapInfo dan berdasarkan pada kebutuhan trafik pelanggan seluler, RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Kabupaten Sidoarjo dan regulasi tentang peyelenggaraan menara telekomunikasi. Dalam perhitungan perencanaan kebutuhan BTS untuk tahun 2018, Kabupaten Sidoarjo membutuhkan 783 BTS yang ditopang oleh 454 menara telekomunikasi seluler bersama. Maka perlu dilakukan penambahan jumlah menara sebanyak 52 menara untuk mencukupi kebutuhan trafik pada tahun 2018. Jumlah penambahan menara tersebut akan ditempatkan di zona menara baru dengan luas total zona 14,6962 .
Desain Kontroler Fuzzy untuk Sistem Gantry Crane Rosita Melindawati; Trihastuti - Agustinah
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.071 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5498

Abstract

Gantry Crane merupakan alat yang digunakan untuk memindahkan muatan berat. Proses pemindahan muatan menggunakan Gantry Crane bekerja di kecepatan yang tinggi, sehingga dapat menyebabkan ayunan yang besar. Permasalahan utama dari Sistem Gantry Crane adalah bagaimana sistem bergerak dari satu titik ke titik lain dengan tepat serta bergerak tanpa ayunan. Pada Tugas Akhir ini, kontroler fuzzy didesain untuk sistem Gantry Crane tersebut. Kontroler fuzzy Sugeno digunakan untuk tracking yaitu sistem Gantry Crane mampu bergerak mengikuti sinyal referensi. Sistem ini juga didesain untuk stabilisasi, yaitu mengurangi ayunan serta mampu mengatasi gangguan. Stabilisasi didesain dengan menggunakan teknik pole placement. Hasil desain disimulasikan, kemudian diimplementasikan pada plant nyata pendulum, “Feedback Digital Pendulum System” yang merepresentasikan Sistem Gantry Crane. Hasil simulasi dan implemetasi menunjukkan bahwa posisi kereta dapat mengikuti sinyal referensi serta posisi crane stabil di sekitar 0 radian.
Perencanaan dan Penataan Menara Telekomunikasi Seluler di Kabupaten Bangkalan menggunakan MapInfo Dwi Adha Manjayanti; Achmad Mauludiyanto
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.533 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5503

Abstract

Teknologi dan industri telekomunikasi saat ini sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat, terutama untuk sistem komunikasi nirkabel dan/atau bergerak. Hal ini mengakibatkan peningkatan kebutuhan fasilitas-fasilitas yang mendukung terbangunnya suatu jaringan nirkabel, seperti menara telekomunikasi yang menyediakan jaringan untuk berkomunikasi bagi penggunanya. Sedangkan untuk membangun menara telekomunikasi ini memerlukan ketersediaan lahan, bangunan dan ruang udara. Dengan demikian hal yang harus dilakukan adalah merancang suatu master plan penataan menara telekomunikasi seluler berdasarkan estetika dan kesesuaian dengan rencana tata ruang wilayah Kabupaten Bangkalan yang kemudian dievaluasi agar memenuhi kebutuhan layanan seluler. Master plan penataan menara telekomunikasi ini meliputi, analisa zona penempatan menara baru (zona biru), analisis potensi pengguna telepon seluler sampai 5 tahun ke depan, prediksi jumlah menara/tower telekomunikasi bersama, dan pemetaan pola penataan pemakaian menara/tower bersama di Kabupaten Bangkalan dengan menggunakan bantuan software MapInfo.
Implementasi Encoder dan Decoder Cyclic Redundancy Check Pada TMS320C6416T Grace Natalia; Suwadi Suwadi; Titiek Suryani
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.838 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5504

Abstract

CRC merupakan metode yang paling populer digunakan saat ini karena kemampuanya paling baik dalam mendeteksi error. Pada Tugas Akhir ini memaparkan bagaimana CRC diimplementasikan pada TMS320C6416T. Evaluasi yang akan diteliti yaitu kinerja proses encoder dan decoder CRC sebagai fungsi Eb/No dari error per blok melalui kanal ideal AWGN  dengan modulasi BPSK serta melihat seberapa besar kemampuan CRC dalam mendeteksi kesalahan. Pengujian yang dilakukan melalui simulink matlab dan implementasi secara real ke dalam TMS320C6416T.  Adapun kode CRC yang dipilih yaitu CRC-8 dan CRC-16 dimana pada implementasi pada TMS dilakukan pengiriman sebesar 100.000 bit dalam 12.500 frame.  Hasil pengujian yang diperoleh yaitu jumlah error yang dideteksi pada CRC-8 rata-rata jumlah error adalah 2.750 frame dan rata-rata jumlah error bit informasi  1.957 bit. Sedangkan untuk CRC-16  rata-rata jumlah error adalah 3.520 frame dan rata-rata jumlah error per bit informasi yaitu 1.971 bit. Dari pengujian membuktikan bahwa kemampuan CRC-16 dalam menjaga keamanan data bit informasi jauh lebih baik dibandingkan dengan CRC-8.
Implementasi Kontrol Integritas E-kiosk untuk Pengamanan Sistem Pemungutan Suara Secara Elektronik (E-VOTING) Ishom Muhammad Drehem
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.858 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i1.14250

Abstract

Pemungutan suara dalam pemilu di Indonesia masih dilakukan secara manual, yaitu menggunakan media kertas. Dalam sistem tersebut, terjadi risiko kesalahan yang tinggi dalam penghitungan suara mengingat surat suara yang diproses terbilang banyak. Selain itu, rawan terjadi kecurangan terhadap jumlah suara demi memenangkan kelompok atau golongan tertentu. Akibatnya, pelaksanaan pemilu menjadi tidak sesuai dengan asas yang berlaku dan hasilnya tidak akurat. Untuk mengatasinya, dirancanglah sistem pemungutan suara yang lebih modern, yang disebut dengan sistem pemungutan suara secara elektronik (e-voting).
Perancangan Sistem Navigasi Menggunakan Kamera pada Quadcopter untuk Estimasi Posisi dengan Metode Neural Network Redi Kharisman; Katjuk Astrowulan; Rusdhianto Effendie
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.381 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5682

Abstract

Sistem navigasi banyak digunakan sebagai pengenal objek dalam radius tertentu, penunjuk arah tujuan, penunjuk posisi objek berada dan sebagainya. Adakalanya sistem navigasi juga memiliki noise atau ketidakakuratan informasi dalam implementasinya sehingga membuat interpretasi terhadap posisi objek menjadi berbeda-beda pula. Dengan menganggap quadcopter sebagai suatu objek terbang dengan warna dominan, penentuan posisi dapat dilakukan proses pencitraan dengan prinsip Stereo Vision yang menggunakan dua buah kamera. Dengan kamera, proses pencitraan dapat dilakukan dengan mengetahui setiap perubahan posisi objek melalui titik tengah objek dengan proses  trackingnya. Namun kamera memiliki noise yang dapat menyebabkan perubahan data yang cukup sering dalam setiap cuplikan datanya. Metode Backpropagation Neural Network digunakan sebagai estimator yang ditujukan agar dapat mengikuti pola data sekaligus juga memberikan posisi yang lebih akurat dengan mengeliminasi noise yang terdapat dalam pola data yang terekam. Sehingga dengan menggunakan metode tersebut, maka sebagian besar noise  yang terjadi, tereliminasi dan grafik pergerakan lebih tampak nyata.
Sub-Sistem Pemancar Pada Sistem Pengukuran Kanal HF Pada Lintasan Merauke-Surabaya Nisa Rachmadina; Gamantyo Hendrantoro; Prasetiyono Hari Mukti
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.514 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5705

Abstract

Pada daerah ekuator, terdapat fenomena yang disebut Equatorial Spread F (ESF). Fenomena ini dapat menimbulkan efek delay spread dan time variation yang besar. Penelitian ini mengacu pada sistem pengukuran respon kanal HF pada lintasan Merauke dan Surabaya dengan jarak sekitar 3036 km. Subsistem pemancar diuji pada frekuensi 9, 11, dan 27 MHz dengan membangkitkan sinyal dalam bentuk pseudo-random binary sequence (PRBS). Kemudian sinyal tersebut dimodulasi menggunakan modulator BPSK. Sistem pemancar diintegrasikan dengan perangkat Universal Software Radio Peripherals (USRP) N210 dan LabVIEW sebagai perangkat lunaknya. Sinyal dikuatkan dengan amplifier lalu dikirimkan menggunakan antena HF dipole ½ λ. Dari hasil pengujian, diperoleh autokorelasi dari sinyal PRBS menghasilkan satu nilai puncak 1 dan lainnya bernilai minimum -1/31. Hal itu menunjukkan dalam satu periode, bit PRBS yang dikirimkan berjumlah 31 bit. Daya pancar maksimum yang terukur adalah 21 dBm. Nilai daya pancar tersebut berbeda dengan perhitungan link budget yang membutuhkan daya pancar sebesar 43.45 dBm. Hal itu dikarenakan dalam pengujian sistem hanya menggunakan amplifier dengan spesifikasi daya keluaran rata-rata 30 dBm atau 1 Watt. Oleh karena itu, dalam sistem pengukuran kanal HF dibutuhkan amplifier tambahan untuk meningkatkan sinyal yang dikirimkan di sistem pemancar.
Sub-Sistem Akusisi Data pada Sistem Pengukuran Kanal HF pada Lintasan Merauke-Surabaya Fredy Indra Oktaviansyah; Gamantyo Hendrantoro; Prasetiyono Hari Mukti
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.524 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5710

Abstract

Gelombang radio High Frequency (HF) mampu melakukan perjalanan jarak jauh hingga ribuan kilometer yang memanfaatkan pantulan pada lapisan ionosfer. Namun, pada lapisan ionosfer di daerah equatorial seperti di Indonesia terdapat fenomena yang disebut Equatorial Spread-F (ESF) yang berpotensi menyebabkan delay spread dan time variant yang besar dan berpengaruh terhadap kanal HF. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur dan mengkarakterisasi kanal HF pada lintasan Merauke-Surabaya dengan jarak 3036 km dan frekuesni yang digunakan adalah 9, 11, dan 27 MHz serta informasi yang dikirimkan dari transmitter berupa Pseudo-Random Binary Sequence (PRBS) atau PN sequence. Proses analisis dilakukan dengan melakukan sampling sinyal hasil propagasi, menggunakan perangkat Universal Software Radio Peripheral (USRP). Kemudian data disimpan dalam bentuk file Technical Data Management Streaming (TDMS) menggunakan software Laboratory Virtual Engineering Workbench (LabVIEW). Data sinyal yang telah disimpan kemudian dilakukan cross correlation dengan sinyal PN sequence yang dibangkitkan oleh transmitter. Berdasarkan hasil pengujian dengan jarak antara antena transmitter dengan antena receiver 25,2 meter dan 56 meter, didapat hasil korelasi yang bervariasi untuk frekuensi carrier 9, 11, dan 27 MHz.

Page 23 of 398 | Total Record : 3978