cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Sub-Sistem Penerima Pada Sistem Pengukuran Kanal HF Pada Lintasan Merauke-Surabaya Aryo Darma Adhitya; Gamantyo Hendrantoro; Prasetiyono Hari Mukti
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.434 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5711

Abstract

Sistem High Frequency (HF) dapat digunakan untuk komunikasi ke/dari daerah-daerah terpencil yang menghalangi infrastruktur jaringan yang muncul di banyak tempat di pulau- pulau Indonesia. Pada ionosfer daerah equatorial terdapat fenomena yang disebut Equatorial Spread-F (ESF) yang berpotensi menyebabkan delay spread dan time varian yang besar untuk saluran HF. Pada penelitian ini, pengukuran akan dilakukan dengan menempatkan pemancar di Merauke dan penerima di Surabaya dengan jarak lintasan 3036 km. Subsistem penerima diuji pada frekuensi 9, 11, dan 27 MHz dengan pengiriman sinyal pseudo-random binary sequence (PRBS) yang akan diterima menggunakan antena HF dipole dan kemudian didemodulasi dengan IQ Demodulator menggunakan perangkat Universal Software Radio Peripherals (USRP) dan LabVIEW. Dari hasil pengujian, didapatkan bahwa sinyal yang didemodulasi QPSK memiliki perbedaan fasa antara sinyal I dan Q dengan jumlah 1 periode sequence adalah 62 bit. Daya pancar rata-rata yang diterima oleh receiver berdasarkan perhitungan adalah  -27,76 dBm sedangkan pada pengukuran adalah -33,83 dBm. Hal ini dapat dipengaruhi oleh redaman yang terjadi pada lapisan F, serta jarak pengukuran yang masih dalam jarak medan dekat reaktif dan radiatif
Analisa Performansi Sistem Komunikasi Single-Input Multiple-Output Pada Lingkungan Indoor Menggunakan WARP Raynal Ramadhan Gobel; Suwadi Suwadi; Wirawan Wirawan
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.015 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5716

Abstract

Dalam sistem komunikasi nirkabel, salah satu permasalahan yang dihadapi adalah multipath fading. Hal ini mengakibatkan level daya yang bervariasi pada penerima sehingga terjadi outage ketika mengalami fading. Dalam lingkungan indoor, hal ini lebih sering terjadi karena hampir tidak ada line-of-sight antara pemancar dan penerima. Efek kanal multipath bisa diatasi dengan sistem komunikasi SIMO (Single-Input Multiple-Output). Sinyal yang diterima diolah menggunakan beberapa metode seperti Selection dan Maximal Ratio Combining dengan jumlah antena di penerima lebih dari satu. Implementasi juga bisa dilakukan pada WARP (Wireless Open-Access Research Platform) yang merupakan salah satu jenis SDR (Software Defined Radio). Modul tersebut digunakan sebagai pemancar dan penerima pada pengukuran kualitas performansi SIMO pada lingkungan indoor dengan metode-metode combining. Hasil unjuk kerja dibandingkan terhadap sistem SISO (Single-Input Single-Output). Hasil dari implementasi dan pengukuran pada penelitian ini menunjukan bahwa, dalam lingkungan indoor pada kondisi tertentu, sistem SIMO dengan metode selection combining memiliki diversity gain 2.3–2.5 dB, sedangkan maximal ratio combining memiliki diversity gain 2.5–4.6 dB lebih baik daripada SISO pada kondisi BER .
Perancangan dan Simulasi MRAC untui Proses Pengendalian Temperatur pada Continuous Stirred Tank Reactor (CSTR) Amelia Sylvia; Katjuk Astrowulan; Eka Iskandar
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.487 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5739

Abstract

Temperatur merupakan salah satu variabel proses dasar yang dikendalikan untuk menjaga suhu cairan di dalam reaktor. Model Reference Adaptive Controller (MRAC) dengan MIT rule dipilih untuk mencapai spesifikasi respon yang diinginkan pada CSTR. Beban yang bervariasi berupa debit aliran likuid yang masuk ke dalam reaktor dapat menyebabkan perubahan parameter yang mempengaruhi perubahan temperatur output produk pada CSTR. Sebuah simulasi dilakukan dengan menggunakan MATLAB dan hasilnya dianalisa. Respon plant dapat melakukan adaptasi parameter – parameter kontrolernya cukup baik pada nilai gain adaptasi dengan rentang 0.00000010000 sampai 0.00000000001. Waktu yang dibutuhkan untuk mengatasi beban yang bervariasi berupa debit aliran yang masuk ke dalam reaktor dengan nilai yang maksimal (1.5 m^3/min) menghasilkan respon plant lebih cepat 42 detik dari pada debit aliran masuk dengan nilai yang nominal (1 m^3/min) 63 detik dan minimal (0.5 m^3/min ) 75 detik.
Design Fluida Temperature Control in Heat Exchanger using Model Predictive Control Algoritm Fatimah Ekasari Masturi; Rusdhianto Effendie; Eka Iskandar
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.821 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5743

Abstract

Heat Exchanger merupakan suatu alat proses pertukaran panas, berfungsi untuk memindahkan panas antara dua fluida yang berbeda temperatur dan dipisahkan oleh suatu sekat pemisah. Pada proses perpindahan panas ini terdapat delay time sehingga dibutuhkan suatu kontroller agar diperoleh temperatur fluida sesuai dengan kriteria yang diinginkan, tidak terdapat energi yang terbuang, serta pemanfaatan sumber energi yang tersedia benar-benar dapat lebih efisien. Model Predictive Control (MPC) telah berhasil diaplikasikan di berbagai industri proses, karena kemampuannya untuk mengatasi berbagai masalah multivariabel kontrol seperti interaksi, waktu tunda dan batasan. Keuntungan dari MPC karena kedua variabel, yaitu variabel manipulasi dan variabel kontrol, dihitung dengan menggunakan teknik optimasi. Pengendalian terhadap pendekatan linear plant dengan Kontroler MPC menggunakan parameter Hp (prediksi horizon)= 20 Hc(kontrol horizon)= 4 matriks pembobot Q=1 R=0.1  dapat menghasilkan respon yang stabil tanpa adanya overshoot serta mampu mencapai setpoint yang diinginkan yaitu 70°C, pada beban tetap (nominal) ataupun beban bervariasi sekitar 20 % dari beban nominal dengan waktu steady state 35s.
Perancangan dan Implementasi Kontroler Knowledge Based-PI pada Pengaturan Kecepatan Motor Induksi 3 Fasa Muhammad Faisal Afif Alhamdi; Josaphat Pramudijanto
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.111 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5762

Abstract

Tugas Akhir ini membahas desain dan implementasi kontroler Knowledge Based-PI untuk pengaturan kecepatan motor induksi 3 fasa yang diberikan efek pembebanan melalui sebuah rem elekromagnetik. Rem elektromagnetik terdiri dari beberapa kumparan yang diberi input tegangan DC melalui sebuah auto transformator (0-240V) yang telah disearahkan. Prinsip dasar rem elektromagnetik menggunakan hukum Faraday dan hukum Lenz. Kedua hukum ini menimbulkan arus eddy yang melingkar dan menginduksi medan magnet sehingga dapat memberikan gaya lawan terhadap arah gaya pergerakan. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah kontroler agar kecepatan motor tetap konstan sesuai Set Point dengan tingkatan pembebanan yang berbeda-beda. Kontroler Knowledge Based-PI dapat menjadi solusi dari permasalahan ini dengan  cara membentuk sebuah direktori parameter kontrol PI (Proportional Integrator) untuk berbagai kondisi pembebanan yang dimuat ke dalam sebuah fungsi look-up table. Metode knowledge base bekerja berdasarkan pengambilan dan pencocokan data (appropriate). Adanya hubungan langsung antara input dan output, maka diperoleh banyak kemungkinan keputusan aksi kontrol. Penggunaan kontroler knowledge based-PI dapat mengurangi Error Steady State serta memberikan kemudahan dalam menentukan berbagai macam model sesuai dengan variasi pembebanan.
Perancangan dan Implementasi Pengaturan Kecepatan Motor Tiga Fasa Pada Mesin Sentrifugal Menggunakan Metode Sliding Mode Control (SMC) Adityo Yudistira; Rusdhianto Effendie; Josaphat Pramudijanto
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.794 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5781

Abstract

Motor induksi tiga fasa banyak digunakan di industri, salah satunya pada industri pabrik gula. Di industri pabrik gula motor industri tiga fasa banyak digunakan pada mesin sentrifugal. Mesin ini digunakan pada proses pemisahan cairan massacuite dan strup hingga didapat kristal gula. Pada proses tersebut terjadi perubahan beban oleh karena itu pada siklus kecepatannya mengalami proses Charging, Spinning dan Discharging. Pengaturan kecepatan motor induksi masih dilakukan secara manual yaitu dengan merubah posisi puli atau ukuran poros dari mesin sentrifugal. Pengaturan dengan metode ini mengakibatkan kecepatan motor akan sulit dikendalikan sesuai dengan yang diharapkan. Pengaturan kecepatan yang tidak tepat juga dapat mengakibatkan hasil produksi gula yang kurang maksimal. Oleh karena itu dibutuhkan metode kontrol untuk mengoptimalkan kecepatan setpoint motor saat mengalami proses Charging, Spinning dan Discharging. Metode kontrol yang digunakan adalah metode Sliding Mode Control. Kontroler SMC yang diimplementasikan pada PLC memiliki W= 10 dan α=0,2. Dari hasil analisa sliding surface diketahui bahwa semakin bertambahnya beban maka hitting time semakin lama. Hasil implementasi kontroler SMC yang digunakan terjadi error ± 6,6% pada kecepatan 300 rpm sedangkan pada kecepatan 800 rpm dan 200 rpm terjadi error ± 2,5%. Sehingga Tugas Akhir ini dapat membantu meningkatkan efisiensi mesin sentrifugal pada pabrik gula.
Pembangunan Peta Tiga Dimensi Kebun Karet Milik Unit Pelaksana Teknis Balai Benih dan Kebun Produksi dengan Menggunakan Unreal Engine Yonatan Jaya Oemar; Febriliyan Samopa
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.265 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5955

Abstract

Seiring perkembangan  teknologi seperti  saat   ini,  penggunaan konsep 3D dalam dunia grafis mulai banyak digemari oleh banyak kalangan. Penggunaan peta 3D juga telah banyak diterapkan dalam berbagai sistem navigasi  serta  mempunyai kelebihan adanya peta yang jauh lebih jelas dibandingkan dengan peta 2D. Saat ini telah banyak software yang menawarkan  fitur 3D, salah satu contohnya adalah Unreal Engine. Dengan membuat peta dalam bentuk 3D akan mempermudah pengguna untuk mengetahui ruangan dan tempat lebih detail dan lebih nyata. Dalam tugas akhir ini dibuat peta dengan visualisasi tiga dimensi menggunakan Uneral Engine. Unreal Engine    merupakan sebuah  engine  yang biasanya digunakan  untuk  membuat suatu game. Engine ini memiliki framework  lengkap untuk pengembangan profesional. Untuk  pengembangannya digunakan bahasa pemrograman Unreal  Script  yang  mirip  dengan  bahasa  pemrograman  Java  maupun C++. Penelitian ini menghasilkan sebuah peta 3D interaktif yang dapat menghasilkan data dan informasi  tentang Kebun dari Unit Pelaksana Teknis Balai Benih dan Kebun Produksi serta menjadi media yang menarik dan interaktif, sehingga mudah di interpretasi oleh penggunanya untuk mengetahui keadaan perkebunan tanpa harus datang langsung ke lokasi dan dapat dijadikan referensi peta perkebunan.
Pengaruh Penambahan Alkali Terhadap Karakteristik Bioplastik Tepung Porang -Cassava Ahmad Farhan Sultoni; Lizda J. Mawarani; Agung Budiono
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.8011

Abstract

Pengembangan bioplastik terus dilakukan guna mengurangi dampak pencemaran lingkungan yang ditimbulkan oleh sampah plastik nondegradable. Pati merupakan bahan yang dapat digunakan sebagai bahan dasar bioplastik, termasuk pati porang dan cassava. Dalam tugas akhir ini dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan alkali (NaOH dan KOH) terhadap karakteristik bioplastik tepung porang-cassava, dengan variasi komposisi massa cassava terhadap tepung porang sebesar 0%, 10%, 20%, 30%, 40% dan 50%. Karakteristik film bioplastik didapatkan dengan pengujian tarik, pengujian swelling, pengujian FTIR dan pengujian biodegradabilitas. Sampel bioplastik yang sesuai dengan standar yakni dengan penambahan NaOH tanpa penambahan cassava  yang memiliki  kekuatan tarik sebesar 0,7 MPa; derajat penggembungan 15,72% dan dapat terurai dalam 3 hari, dengan laju degradasi sebesar 0,035 gr/hari.
Pembuatan Aplikasi Pendukung Keputusan untuk Peramalan Persediaan Bahan Baku Produksi Plastik Blowing dan Inject Menggunakan Metode ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) di CV. Asia Amira Herwindyani Hutasuhut; Wiwik Anggraeni; Raras Tyasnurita
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.8114

Abstract

Persediaan bahan baku memiliki peranan penting bagi perusahaan karena akan berpengaruh pada kemampuan perusahaan untuk memenuhi permintaan pelanggan. Berbagai kendala dapat muncul akibat kurangnya bahan baku untuk produksi, seperti kekurangan bahan baku untuk produksi sehingga menimbulkan keterlambatan terhadap pemenuhan permintaan pelanggannya. Akibat keterlambatan tersebut akhirnya perusahaan mengalami beberapa kerugian. Untuk mengatasi hal tersebut, perusahaan memerlukan perencanaan di berbagai hal, khususnya perencanaan yang berhubungan dengan persediaan. Salah satu bentuk perencanaan persediaan yaitu meramalkan persediaan bahan baku untuk setiap waktu. Metode ARIMA merupakan metode yang disarankan untuk kasus CV. Asia karena memiliki sifat yang fleksibel, yaitu mengikuti pola data yang ada. Metode ARIMA memiliki tingkat akurasi yang tinggi dan cenderung memiliki nilai error yang kecil karena prosesnya yang terperinci. Model ARIMA yang diperoleh nantinya akan diimplementasikan dalam Microsoft Excel menggunakan Visual Basic for Application, dengan mempertimbangkan kondisi kekinian perusahaan yang menggunakan Microsoft Excel untuk proses bisnis kesehariannya, sehingga dapat membantu CV. Asia untuk meramalkan persediaan bahan bakunya dan melakukan pengambilan keputusan.
Pembuatan Standard Operating Procedure (SOP) Service Desk Berdasarkan Kerangka Kerja Itil V3 dengan Menggunakan Metode Analisis Gap Layanan (Studi Kasus: PT. XYZ , Tangerang) Annisa Rachmi; Tony Dwi Susanto; Anisah Herdiyanti
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.8116

Abstract

Penggunaan Teknologi Informasi di banyak perusahaan telah menjadi satu hal penting dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi operasional bisnis yang mendukung tercapainya tujuan perusahaan, termasuk juga PT XYZ. Unit fungsional service desk sangat dibutuhkan oleh PT XYZ dalam mendukung operasional TI dan menangani permasalahan yang muncul serta memonitor terkait penggunaan TI yang ada di dalam perusahaan. Adanya kebutuhan PT XYZ untuk menjadikan service desk menjadi unit yang dapat berjalan dengan baik sesuai dengan fungsinya, menunjukkan bahwa perlunya penerapan tata kelola TI untuk mengatur dan mengelola aktivitas service desk. Salah satu tata kelola TI yang dimaksud adalah berupa prosedur kerja. Kerangka kerja Information Technology Infrastructure Library (ITIL) merupakan suatu best practice yang bertujuan secara berkelanjutan meningkatkan efisiensi operasional TI. Perancangan dan implementasi service desk berdasarkan kerangka kerja ITIL V3 di PT XYZ diperlukan dalam upaya meningkatkan layanan TI dan mengatasi masalah yang ada saat ini. Pembuatan SOP ini diinisialisasi dengan menggunakan metode analisis gap, proses-proses yang dimuat ke dalam SOP merupakan hasil analisis kesenjangan antara kondisi kekinian service desk PT XYZ dengan kondisi ideal service desk framework ITIL.

Page 24 of 398 | Total Record : 3978