cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Sistem Peramalan Menggunakan Autoregressive Integrated Moving Average with Exogenous Variables (ARIMAX) Untuk Harga Minyak Sawit Indonesia Dio Afriansyah Putra Pradana; Faizal Mahananto; Arif Djunaidy
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.86373

Abstract

Minyak kelapa sawit memiliki kontribusi yang signifikanterhadap pertumbuhan ekonomi, pengurangan angka kemiskinan, hingga perbaikan terhadap ekonomi terbuka. Pada kegiatan ekspor, nilai minyak kelapa sawit dapat mencapai ratusan triliun rupiah.. Namun, resolusi yang dikeluarkan oleh Uni Eropa sangat mempengaruhi pergerakan ekspor minyak kelapa sawit Indonesia. Kebijakan yang bernama Renewable Energy Directive II atau RED II sangat membatasi jumlah ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke negara – negara anggota Uni Eropa dengan anggapan bahwa minyak kelapa sawit merupakan penyebab gundulnya hutan. Kebijakan tersebut berpotensi untuk mengurangi jumlah permintaan ekspor minyak kelapa sawit terutama bagi negara – negara Uni Eropa. Hal ini tentu mampu mempengaruhi harga minyak kelapa sawit Indonesia di pasar global. Harga minyak kelapa sawit merupakan salah satu unsur penting dalam hal pendapatan bagi negara. Oleh karena itu, diperlukan adanya upaya dalam mengatasi hal tersebut. Salah satu upayanya adalah meramalkan harga minyak sawit Indonesia dalam beberapa periode ke depan.Peramalan yang dilakukan terhadap minyak kelapa sawit Indonesia dapat menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average with Exogenous Variable atau ARIMAX. Metode ini dipilih karena paling sesuai digunakan pada kondisi di mana harus melibatkan berbagai macam variabel input yang bersifat independen untuk meramalkan suatu variabel yang dependen terhadap variabel input tersebut. Hal ini sejalan dengan harga minyak kelapa sawit Indonesia yang dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, seperti luas lahan produksi, volume produksi, volume ekspor, kondisi cuaca, hingga nilai kurs yang berlaku pada saat itu. Pada implementasinya, metode ARIMAX akan dibandingakan dengan metode ARIMA untuk melihat performa yang dihasilkan. Hal itu dilakukan untuk melihat apakah peramalan dengan menggunakan variabel eksogen memiliki hasil yang lebih baik dari peramalan tanpa menggunakan variabel eksogen. Hasilnya, metode ARIMAX menunjukkan hasil yang lebih baik dengan nilai MAPE pelatihan dan pengujian sebesar 5,06% dan 6,35%. Hasil tersebut menunjukkan kategori model peramalan yang sangat akurat.
Rancang Bangun Sistem Pemantauan dan Forecasting Konsumsi Energi Listrik Menggunakan Internet of Things dan Algoritma Seasonal Time Series Fikri Haykal; Ridho Rahman Hariadi; Khakim Ghozali
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.86571

Abstract

Bangunan kantor maupun gedung kampus seperti di Institut Teknologi Sepuluh Nopember menggunakan energi listrik yang tentunya tidak sedikit. Setiap gedung memiliki banyak sumber listrik sehingga sulit untuk memantau konsumsi energi listrik secara mendetail yang bisa saja menyebabkan pemborosan konsumsi energi listrik.Pengembangan sebuah sistem monitoring akan membantu untuk memudahkan pemantauan konsumsi energi listrik. Implementasi sistem bisa disesuaikan dengan titik mana saja maupun perangkat apa saja yang akan dipantau. Dalam pengembangannya, dibuat juga sebuah sistem forecasting yang memungkinkan untuk memprediksi konsumsi listrik selama 30 hari kedepannya. Sistem deteksi anomali tentunya akan membantu proses penghematan konsumsi listrik dengan memberi notifikasi apabila suatu titik menggunakan daya yang tidak semestinya.Penggunaan prinsip Internet of Things menjadi kunci utama dalam cara kerja alat dalam sistem ini. Platform website digunakan untuk mengembangkan antarmuka utama dari sistem, dan dibangun dengan framework CodeIgniter 4. Algoritma seasonal digunakan untuk melakukan forecasting dan juga akan berguna untuk sistem deteksi anomali. Klasifikasi konsumsi daya dibedakan menjadi tiga, yaitu konsumsi normal, konsumsi tinggi serta konsumsi tidak wajar.
Deteksi Senjata Genggam Menggunakan Faster R-CNN Inception V2 Ivandi Christiani Pradana; Eko Mulyanto; Reza Fuad Rachmadi
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.86587

Abstract

Senjata genggam kelas pisau sering digunakan dalam kegiatan kriminal di Indonesia. Sering kali objek pisau yang terekam sulit terlihat dengan mata telanjang. Proses deteksi senjata genggam kelas pisau bisa dibantu dengan pengolahan citra menggunakan Deep Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan konsep Deep Learning dan Tensorflow Object Detection untuk melatih model Faster R-CNN Inception V2 untuk bisa mendeteksi senjata genggamgambar kelas pisau dalam citra digital. Dalam penelitian ini, model yang terlatih bisa menandai benda yang diduga sebagai senjata genggam kelas pisau dalam gambar dengan kotak penanda. Model yang dibuat dari penelitian ini dilatih dengan kumpulan dataset berisi gambar senjata genggam kelas pisau, dataset didapat dan terdiri dari rekaman bela diri pisau dan kumpulan pisau dengan bentuk dan warna yang beragam. Penelitian ini meneliti akurasi model Faster R-CNN Inception V2 yang dilatih dalam mendeteksi senjata genggam kelas pisau. Hasil akhir dari proses pengembangan model Faster R-CNN Inception V2 ini adalah model yang berhasil mendeteksi senjata genggam kelas pisau dengan akurasi sebanyak 87%, hasil akurasi didapatkan dari pengujian terhadap 475 gambar digital yang dilakukan di Google Colab.
Aplikasi Telekardiologi untuk Mobile Android Dilengkapi Sensor ECG Robby Aldriyanto Raffly; Arief Kurniawan; I Ketut Eddy Purnama
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.86593

Abstract

Jantung berfungsi memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Kelainan pada kesehatan jantung memliki akibat fatal bahkan kematian. Kematian karena penyakit jantung menyumbang jumlah kasus kematian terbanyak di dunia. Kita dapat memonitoring kesehatan detak jantung untuk mendeteksi penyakit jantung sejak dini. Pada Tugas Akhir ini kami mengimplementasikan sistem telekardiologi. Telekardiologi yang kami terapkan adalah membuat aplikasi android untuk mengambil data sinyal ECG dari sebuah alat dengan arduino yang dilengkapi Bluetooth HC-05 dan AD8232. Dengan menggunakan sensor AD8232, arduino dapat memproses sinyal ECG yang kemudian akan dikirim secara serial menggunakan modul bluetooth HC-05 menuju aplikasi android. Aplikasi berfungsi mengirimkan sinyal ECG kepada dokter spesialis jantung sehingga dokter dapat mendiagnosa sinyal ECG pasien tanpa harus mengecek pasien dengan bertemu secara langsung. Aplikasi dilengkapi fitur chat dengan dokter agar pasien dapat berkonsultasi jarak jauh.
Penyisihan Salinitas dengan Metode Desalinasi Menggunakan Reaktor Capacitive Deionization (CDI) Azahra Hayu Nariswari; Harmin Sulistiyaning Titah
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.83176

Abstract

Kesulitan untuk mendapatkan air bersih yang layak saat ini menjadi permasalahan di banyak wilayah, maka dari itu perlu adanya teknologi yang mampu mengubah air belum layak konsumsi menjadi air yang layak konsumsi. Desalinasi merupakan metode yang efektif, karena mampu mengubah air yang belum terolah (air asin) menjadi air yang layak dikonsumsi (air tawar). Teknologi desalinasi menggunakan Capacitive Deionization (CDI) dipilih karena berefisiensi tinggi dan membutuhkan biaya yang rendah. Pada penelitian ini digunakan variasi bentuk elektroda karbon aktif (pelat dan silinder), besarnya voltase (2, 12, dan 24V), jarak antar elektroda (1 dan 5 cm), dan waktu desalinasi (0, 5, 10, dan 15 menit). Dalam pelaksanaan penelitian ini, akan ditentukan juga efisiensi penyisihan salinitas pada reaktor CDI yang dioperasikan secara sistem batch dan kontinu. Berdasarkan uji statistik Analysis of Variance (ANOVA) Two Way pada selang kepercayaan 5%, bentuk elektroda, besarnya voltase, dan jarak antar elektroda tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap efisiensi penyisihan salinitas dengan P-value sebesar 0,164; 0,452; dan 0,139. Sedangkan bentuk elektroda dan jarak antar elektroda memberikan pengaruh yang signifikan terhadap efisiensi penyisihan daya hantar listrik (DHL) dengan besaran P-value 0,00 dan 0,37. Voltase tidak memberikan pengaruh yang signifikan dengan P-value 0,322, namun tegangan 24V memberikan pengaruh yang paling besar terhadap efisiensi penyisihan salinitas dan DHL. CDI yang dioperasikan dengan sistem batch menghasilkan efisiensi penyisihan salinitas yang lebih baik daripada yang dioperasikan dengan sistem kontinu.
Rancang Bangun Bio 3D Printer Menggunakan Material Biocompatibel Peek Mochammad Iqbal Asskhaaf; Hendro Nurhadi; Djoko Kuswanto
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.83382

Abstract

Tingkat kecelakaan secara global berada di peringkat ke-8, diantaranya terjadi pada pengguna kendaran roda dua dan menyebabkan fraktur tengkorak. Fraktur tengkorak ini menjadi prioritas utama dalam penanganan medis karena sering menyebabkan kecacatan seumur hidup dengan bentuk defek yang berbeda tiap kasusnya. Dalam penanganan fraktur tengkorak, sudah banyak digunakan cetak langsung custom implant dengan printer 3D berbahan titanium atau polimer, dan untuk “low cost” bagi negara berkembang, sudah terdapat metode molding implant yang dicetak dengan printer 3D.. Saat ini printer 3D paling popular di dunia termasuk di Indonesia adalah teknologi ekstrusi polimer atau sering disebut FDM, karena teknologinya sudah open source. Pengembangan ini disertai juga dengan pengembangan material polimer biokompatibel, seperti PEEK medical grade, sehingga membuka peluang pengembangan printer 3D low cost yang mampu cetak langsung custom implant tengkorak dan kasus medis yang lain. Teknologi FDM memiliki ketelitian rata-rata 0,2 mm. Penggunaan mekanisme corexy pada teknologi FDM dapat membantu ketelitian dimensi cetak. Hal ini disebabkan dari mekanisme belt serta pergerakkan motor x dan y sangat stabil. Penggunaan mekanisme corexy sangat membutuhkan stuktur rangka hypercube agar dapat beroperasi secara optimal. Artikel ini membahas perencanaan kebutuhan motor pada masing sumbu. Perencanaan dilakukan dengan perhitungan manual elemen mesin serta dilakukan pengujian pada bidang xy dengan menggunakan pulpen dengan bidang persegi panjang sehingga memperoleh nilai dibawah 0,2 mm.
Kajian Penyisihan Amonia dalam Pengolahan Air Minum Konvensional Matthew Christian Hamonangan; Adhi Yuniarto
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.85611

Abstract

Kebutuhan air minum dipenuhi dengan pengolahan air minum menggunakan air baku berupa air permukaan dan air tanah. Salah satu pencemar utama air baku adalah amonia, yang dapat menyebabkan berbagai masalah, baik bagi kehidupan perairan, kesehatan manusia, dan kinerja pengolahan air minum. Terdapat 5 teknologi pengolahan air yang dapat menyisihkan amonia secara efektif, yaitu: (1) proses biologis, (2) breakpoint chlorination (BPC), (3) filtrasi membran reverse osmosis (RO), (4) proses ion exchange (IE), dan (5) proses air stripping. Proses biologis dan BPC dinilai sebagai 2 teknologi paling efisien dalam penyisihan amonia dengan keefektifannya relatif tinggi dan biaya relatif murah. Proses RO dan IE dapat menyisihkan amonia dalam bentuk amonium secara efektif, tetapi butuh biaya lebih tinggi. Penyisihan amonia dengan proses air stripping efektif pada konsentrasi tinggi yang tidak ditemukan pada air baku. Penyisihan amonia pada pengolahan air minum konvensional dinilai tidak efektif. Koagulan bermuatan positif tidak bereaksi dengan amonia berbentuk amonium dan unit filtrasi konvensional dengan media inert utamanya menyisihkan partikel tersuspensi. Klorin dan ozon adalah 2 desinfektan yang dapat menyisihkan amonia, tetapi ozon bersifat tidak stabil sehingga jarang digunakan. Klorin dapat menyisihkan amonia secara efektif, tetapi dosis klorin berlebihan dapat membentuk produk sampingan desinfeksi yang berbahaya.
Perancangan Sistem Monitoring Flowrate, Kandungan Gas Metana, dan Tekanan Guna Mendapatkan Informasi Kondisi pada Bioreaktor Anaerob Jamal Fikri Tanaya; Totok Soehartanto; Putri Yeni Aisyah
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.86586

Abstract

Telah dilakukan perancangan sistem monitoring flowrate, kandungan gas metana, dan tekanan guna mendapatkan informasi kondisi pada bioreaktor anaerob. Perancangan sistem monitoring ini dilakukan menggunakan bioreaktor yang ada dihutan Pakal Benowo, Surabaya. Biogas yang di hasilkan berasal dari kotoran sapi dari peternakan yang ada disana. Pada proses pembentukan biogas ini bioreaktor sangat rentan terhadap perubahan suhu lingkungan, jumlah substrat yang tidak stabil, dan juga pH. Variabel tersebut perlu diperhatikan karena dapat mempengaruhi kecepatan, dan kualitas biogas yang dihasilkan. Temperatur lingkungan menjadi salah satu faktor utama bagi aktivitas mikroba karena akan berdampak pada tekanan yang dihasilkan. jumlah substrat yang ada dalam bioreaktor akan menentukan volume sehingga flowrate dari bisa menjadi optimal. Pengaruh dari pH dalam bioreaktor dapat mempengaruhi konsentrasi CH4 yang dihasilkan dan akan sangat berpengaruh dalam menentukan kualitas biogas. Beberapa parameter tersebut perlu dilakukan monitoring supaya informasi aktual pada plant dapat terekam, dan kualitas dari biogas yang dihasilkan bisa lebih optimal. Monitoring yang dilakukan nantinya berupa kandungan gas metana, tekanan, dan juga flowrate. Sensor yang digunakan pada bioreaktor ini harus tahan terhadap korosif karena sifat dari biogas ini. Nantinya data dari pembacaan sensor akan ditampilkan pada GUI, dan kondisi dari bioreaktor yaitu stabil, upperload, dan underload beserta output tegangan dari setiap sensor yang digunakan.
Kontrol Pelacakan Jalur untuk Kendaraan Listrik Otonom 4WS4WD Menggunakan Loop Umpan Balik Alami Dimas Satrio Utomo; Rusdhianto Effendie
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.83907

Abstract

Kendaraan listrik otonom 4WS4WD (4 Wheel steering 4 Wheel Drives) memiliki motor kemudi dan motor penggerak untuk setiap roda dengan total delapan motor. Dalam kasus pelacakan jalur, hampir semuanya didesain sesuai model matematikanya dengan persamaan sistem xdot=f(x,u); y=h(x,u), persamaan tersebut terlihat kompleks secara matematis. Namun pada uraian ini, akan disajikan representasi blok diagram dari model dan menggunakan natural feedback loop-nya sendiri yang didapat dari representasi ini untuk memperoleh dua hasil baru yaitu pelacakan jalur yang lebih sederhana secara matematis sehingga mudah diaplikasikan dan juga dapat menentukan nilai batas percepatan minimal pada roda agar tidak terpeleset. Solusi ini digambarkan pada simulasi.
Analisis Rute Layanan Bandara Komodo Akibat Perubahan Kebijakan Pengoperasian Bandara Internasional Aftoni Alvin Fahmi; Ervina Ahyudanari
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.84706

Abstract

Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo merupakan situs warisan dunia oleh UNESCO, sehingga membuat kunjungan wisatawan mancanegara meningkat terus menerus dari tahun ketahun. Pada tahun 2019, sebanyak 144.068 wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Taman Nasional Komodo. Demi meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Taman Nasional Komodo, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengusulkan untuk membuka penerbangan langsung (direct flight) dari luar negeri ke Labuan Bajo. Bandar Udara Komodo merupakan akses wisatawan ke Labuan Bajo. Namun disisi lain, hasil evaluasi pemerintah menunjukkan bahwa sebagian besar bandara internasional di Indonesia tidak sepenuhnya beroperasi sesuai kriteria bandara internasional. Untuk efisiensi operasional, maka diusulkan untuk hanya delapan bandara yang akan menjadi bandara hub dan super hub internasional. Dengan adanya dua kebijakan yang tidak sejalan, maka perlu dilakukan analisis lebih lanjut untuk mengetahui kebijakan manakah yang paling sesuai untuk diterapkan pada Bandara Komodo, Labuan Bajo. Data-data yang digunakan adalah daftar bandar udara internasional yang selama ini melakukan penerbangan secara langsung ke Bandara Komodo, pola rute penerbangan, jarak tempuh, dan waktu tempuh untuk penerbangan langsung dan penerbangan transit di salah satu bandara hub internasional. Selanjutnya dari data-data yang diperoleh akan dianalisis dan dibandingkan jarak tempuh, waktu tempuh, tarif penerbangan, dan nilai konektivitas dari rute penerbangan langsung dengan rute penerbangan transit. Hasil dari analisis menunjukkan rute penerbangan langsung yang menuju ke Bandar Udara Komodo Labuan Bajo memiliki rata-rata jarak tempuh sebesar 1993 km, waktu tempuh sebesar 2,45 jam, tarif penerbangan sebesar Rp. 2.519.202, dan nilai konektivitas sebesar 17.19. Sedangkan untuk rute penerbangan transit yang menuju ke Bandar Udara Komodo Labuan Bajo memiliki rata-rata jarak tempuh sebesar 3105 km, waktu tempuh sebesar 13,6 jam, tarif penerbangan sebesar Rp. 4.066.290, dan nilai konektivitas sebesar -421,85.