cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Rancang Bangun Aplikasi Game Avatar dengan Menerapkan Gamifikasi untuk Meningkatkan Minat Pengunjung Objek – Objek Bersejarah di Surabaya Benedictus Arya Binarsatya; Nisful Asrul Sani
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.48 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.30016

Abstract

Pada masa kini, teknologi informasi yang semakin berkembang sehingga menciptakan kemudahan untuk mendapatkan informasi hanya dari komputer dan handphone. Untuk mengetahui tempat tempat tertentu cukup melihat gambar dari internet saja, sehingga orang tidak perlu ke tempat tersebut secara langsung. banyak tempat tempat bersejarah yang jarang dikunjungi orang. Gamifikasi adalah metode desain menggunakan konsep sebuah permainan pada kegiatan non game. Dengan memanfaatkan gamifikasi, pengunjung dapat diajak untuk lebih tertarik dalam berkunjung ke tempat tempat bersejarah secara langsung dengan menerapkan game mechanic yang terdapat pada metode gamifikasi. Dalam studi ini, akan dibuat sebuah aplikasi berupa game yang bertujuan agar orang melakukan kegiatan nyata, yaitu mengunjungi tempat tempat bersejarah di kota surabaya. sehingga tingkat kepedulian orang orang akan tempat-tempat bersejarah meningkat.
Modifikasi Pemilihan Forwarding Node pada Dynamic Source Routing (DSR) Berdasarkan Tingkat Kestabilan Neighboring Node di VANETs Glleen Allan M; Radityo Anggoro; Muchammad Husni
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28542

Abstract

Vehicular Ad hoc Networks (VANETs) merupakan pengembangan dari Mobile Ad hoc Networks (MANETs), dimana node memiliki karakteristik dengan mobilitas yang tinggi dan terbatas pada pola pergerakannya. Ada banyak routing protocol yang dapat diimplementasikan pada VANETs salah satunya adalah Dynamic Source Routing (DSR). DSR termasuk dalam klasifikasi reactive routing protocol. Sebuah routing protocol yang hanya akan membuat rute ketika ada paket yang ingin dikirim. Modifikasi akan dilakukan pada proses pengiriman paket route request (RREQ), dengan cara mengeliminasi jumlah neighbor node yang bertugas mengirim ulang (rebroadcast) paket RREQ. Hal ini dilakukan dengan cara melihat jumlah node tetangga dari tiap node, jika node tersebut memiliki jumlah node tetangga lebih dari threshold, maka node tersebut yang bisa melakukan proses rebroadcast. Jika paket RREQ sampai pada node tujuan, maka node tujuan akan mengirim paket route reply (RREP) ke node asal. Lalu rute untuk pengiriman paket akan terbentuk. Modifikasi yang dilakukan akan menghasilkan routing overhead dan forwarded route request yang lebih kecil daripada routing protocol DSR yang asli. Hasil pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa DSR yang telah dimodifikasi menghasilkan peningkatan rata-rata packet delivery ratio sebesar 5.41%, rata-rata penurunan routing overhead sebesar 50.72%, dan juga rata-rata penurunan forwarded route request sebesar 16.9%.
Rancang Bangun Sistem Pemisah Air – Minyak Berbasis Metode Adsorpsi Menggunakan Mikrokontroler Teensy Bagus Aris Saputra; Muhammad Rivai; Tasripan Tasripan
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.999 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.31198

Abstract

Limbah yang dihasilkan industri sering kali dibuang ke laut tanpa adanya pengolahan terlebih dahulu. Selain itu, kecelakaan kerja sering terjadi di perusahaan lepas pantai yang bergerak di bidang perminyakan, seperti terjadinya kebocoran pipa, tumpahnya minyak yang dibawa dan tenggelamnya kapal pembawa minyak tersebut. Adanya lapisan minyak tersebut dapat mengganggu keberlangsungan hidup biota laut. Pada penelitian ini telah dirancang suatu sistem yang dapat memisahkan air dan minyak berbasis metode adsorpsi atau penyedotan dan dilakukan secara otomatis yang ditempatkan pada suatu prototipe kapal. Sistem ini memanfaatkan komponen optik menggunakan laser dan light dependent resistor (LDR) untuk mengukur ketebalan minyak dan pompa hisap untuk mengambil minyak tersebut. Laju pompa hisap dikendalikan berdasarkan ketebalan minyak menggunakan kontrol proporsional. Mikrokontroler yang digunakan pada sistem ini yaitu Teensy yang memiliki ukuran yang cukup ringkas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan sistem untuk menyedot minyak dari permukaan air mencapai 86%. Sistem ini diharapkan dapat diimplementasikan pada ASV (Autonomous Surface Vehicles) sebagai salah satu metode untuk melakukan pembersihan laut dari tumpahan minyak secara otomatis.
Pembuatan Aplikasi Metadata Generator untuk Koleksi Peninggalan Warisan Budaya Wimba Agra Wicesa; Sarwosri Sarwosri; Nurul Fajrin Ariyani
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.889 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.21876

Abstract

Warisan budaya merupakan suatu aset penting yang digunakan sebagai sumber informasi dalam mempelajari ilmu sejarah. Mengelola data warisan budaya menjadi suatu hal yang harus diperhatikan guna menjaga keutuhan data warisan budaya di masa depan. Menciptakan sebuah metadata warisan budaya merupakan salah satu langkah yang dapat diambil untuk menjaga nilai dari sebuah artefak. Dengan menggunakan konsep metadata, informasi dari setiap objek warisan budaya tersebut menjadi mudah untuk dibaca, dikelola, maupun dicari kembali meskipun telah tersimpan lama. Selain itu dengan menggunakan konsep metadata, informasi tentang warisan budaya dapat digunakan oleh banyak sistem. Metadata warisan budaya merupakan metadata yang cukup besar. Sehingga untuk membangun metada warisan budaya dibutuhkan waktu yang cukup lama. Selain itu kesalahan (human error) juga dapat menghambat proses pembangunan metadata warisan budaya. Proses pembangkitan metadata warisan budaya melalui Aplikasi Metadata Generator menjadi lebih cepat dan mudah karena dilakukan secara otomatis oleh sistem. Aplikasi ini juga dapat menekan human error sehingga proses pembangkitan menjadi lebih efisien.
Penerjemahan Bahasa Isyarat Indonesia Menggunakan Kamera pada Telepon Genggam Android Andrian, Muhammad Yunus; Purwanto, Djoko; Mardiyanto, Ronny
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.21981

Abstract

Penginderaan visual atau machine vision merupakan suatu proses manipulasi data citra. Data tersebut dapat digunakan untuk melakukan intepretasi banyak hal, salah satunya yaitu pengenalan gesture. Pengenalan gesture adalah antarmuka yang dapat mengenali gerak-isyarat seorang manusia dan mentranslasikan gerakan tersebut sebagai instruksi yang dapat dipahami oleh komputer. Pengenalan gesture dapat digunakan untuk penerjemahkan bahasa isyarat pada orang tunawicara. Hal ini karena banyaknya orang yang tidak mengerti bahasa tangan orang tunawicara. Sehingga, orang tunawicara kesulitan dalam berinteraksi di masyarakat.Pada tugas akhir ini pengenalan gesture untuk penerjemahan bahasa isyarat lebih mengarah pada hand recognition, yaitu pendeteksian perubahan gerak tangan, dengan menggunakan android mobile phone sebagai divaisnya. Android mobile phone memiliki kamera untuk menangkap citra orang tuna wicara saat berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat berupa gerakan tangan. Selanjutnya, citra diproses oleh processing unit android untuk melakukan proses hand recognition. Setelah proses tersebut selesai, maka layar display akan memunculkan huruf atau kata dari perubahan posisi gerak tangan yang dilakukan orang tunawicara yang berada di depan kamera. 
Studi Kinerja 802.11P pada Protokol Ad Hoc On-Demand Distance Vector (AODV) di Lingkungan Vehicular Ad Hoc Network (VANET) Menggunakan Network Simulator 2 (NS-2) Ilmal Alifriansyah Rahardjo; Radityo Anggoro; F.X. Arunanto
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.467 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.21994

Abstract

Dalam dunia jaringan nirkabel sudah tidak asing dengan salah satu konsep yang memungkinkan komunikasi antar kendaraan (inter-vehicle) dan komunikasi antara kendaraan dengan infrastruktur dis sekitar jalan (vehicle-to-roadside). Konsep ini juga merupakan subset dari dari Mobile Ad-Hoc Network (MANET), yaitu Vehicular Ad-hoc Network (VANET). Pada VANET kendaraan yang ada bertindak sebagai node pada suatu jaringan. VANET terdiri dari banyak node yang juga berfungsi sebagai router. Berbeda dengan MANET, tingkat mobilitas pada VANET lebih tinggi. Tujuan utama dari adanya VANET ini adalah nantinya dapat digunakan untuk menciptakan dan menyediakan aplikasi-aplikasi transportasi untuk mendukung keamanan maupun kenyamanan bagi pengendara. Hal ini tentunya memerlukan implementasi protokol routing yang sesuai dengan karakteristik dari VANET dimana kendaraan-kendaraan yang notabene memiliki dinamika pergerakan node yang tinggi dalam suatu jaringan. Salah satu protokol routing reaktif yang telah teruji dalam VANET adalah routing protokol  Ad hoc On-Demand Distance Vector (AODV). Dan pada Studi ini dilakukan analisis performa dari routing protokol  Ad hoc On-Demand Distance Vector (AODV) tersebut dengan parameter 802.11p dalam lingkungan VANET. Dari percobaan Studi ini dihasilkan suatu performa bahwa routing protokol AODV dengan parameter 802.11p pada skenario riil mengalami peningkatan nilai rata-rata pada packet deliery ratio dan routing overhead dan mengalami penurunan nilai rata-rata pada delay seiring dengan bertambahnya kepadatan kendaraan dibandingkan dalam skenario grid.
Studi Tentang Optimasi Peletakan Anjungan Minyak Lepas Pantai Rafli Maulana; Khomsin Khomsin
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.22024

Abstract

Bangunan atau anjungan lepas pantai (offshore platform) adalah struktur atau bangunan yang dibangun di lepas pantai untuk mendukung proses eksplorasi atau eksploitasi bahan tambang maupun mineral alam.Penelitian ini menganalisis tentang perencanaan peletakan anjungan minyak lepas pantai dengan menggunakan data yang diperoleh dari alat Multibeam Echosounder, Side Scan Sonar, dan Magnetometer. Dari penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi permukaan dasar laut (fitur-fitur dasar laut) dan potensi bahaya serta memberikan rekomendasi lokasi rencana peletakan anjungan minyak lepas pantai. Analisis dilakukan berdasarkan kemiringan dasar laut, potensi bahaya, fitur-fitur dasar laut baik yang berada di permukaan dasar laut maupun logam yang terkubur di dasar laut sehingga dapat membahayakan anjungan minyak lepas pantai. Berdasarkan penelitian ini, terdapat lokasi yang direkomendasikan, tidak direkomendasikan dan berbahaya. Lokasi yang direkomendasikan merupakan lokasi yang bebas dari hazard, anomali magnetik dan slope yang datar, dengan skor 0.333 dan lokasi yang tidak direkomendasikan merupakan lokasi dengan slope yang landai, potensi bahaya dengan skor 0.334 – 0.666 serta lokasi yang berbahaya merupakan lokasi dengan slope > 3°, terdapat anomali magnetik dan potensi bahay dengan skor 0.6667 – 1.332. Luas area yang direkomendasikan adalah untuk anjungan minyak lepas pantai seluas 532.925,372 m2 dan luas area yang tidak direkomendasikan untuk anjungan minyak lepas pantai seluas 467.074,628 m2.
Implementasi Wireless Quality of Service dengan Metode Load Switching Jaringan Seluler Menggunakan Software Defined Network untuk Meningkatkan Network Reliability pada Jaringan Dinamis Yoga Bayu Aji Pranawa; Royyana Muslim Ijtihadie; Waskitho Wibisono
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.795 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.22028

Abstract

Wireless Quality of Service (QOS) adalah salah satu dimensi mobilitas, yaitu sebuah metode yang digunakan untuk menjaga kualitas suatu jaringan nirkabel. QOS diperlukan sebagai sebuah metode untuk memenuhi kriteria pelayanan sistem bagi pengguna, yaitu confidentiality, integrity, dan availability. Beberapa aspek yang menjadi topik utama dalam QOS adalah failure and recovery mechanism, variable bandwidth, computing distribution, discovery mechanism, variable lantency, dan performance feedback. Wireless yang dibahas pada penelitian ini dititik beratkan pada jaringan seluler yang cenderung tidak reliable pada daerah tertentu. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah mekanisme yang dapat mengatasi tidak stabilnya jaringan seluler tersebut. mplementasi mekanisme yang diterapkan pada penelitian ini adalah dengan menerapkan load switching pada jaringan seluler dengan menggunakan beberapa provider dan menerapkan teknologi Software Defined Network (SDN). Berdasarkan hasi uji coba dapat disimpulkan bahwa sistem yang dibuat pada penelitian ini dapat menerapkan wireless quality of service dan meningkatkan network reliability sebesar 65,29% dan 83,87% lebih baik untuk penggunaan tanpa waktu tunggu dan dengan waktu tunggu pada suatu jaringan  dinamis.
Deteksi Gempa Berdasarkan Data Twitter Menggunakan Decision Tree, Random Forest, dan SVM Rendra Dwi Lingga P.; Chastine Fatichah; Diana Purwitasari
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.486 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.22037

Abstract

Twitter merupakan salah satu media sosial yang cukup populer saat ini. Pengguna aktif Twitter mencapai kurang lebih 400 juta orang. Fitur utama yang paling penting dari Twitter yaitu layanan yang bersifat real-time dimana pengguna dapat menuliskan catatan singkat tentang apa yang terjadi secara langsung. Sebagai contoh, ketika terjadi bencana alam(gempa bumi) di suatu tempat, banyak pengguna aktif twitter menulis informasi berupa (tweet) tentang gempa bumi yang sedang berlangsung melalui Twitter. Hal ini memungkinkan dibuatnya sebuah metode yang mendeteksi terjadinya gempa atau tidak dengan melakukan observasi melalui tweet yang ada. Dalam tugas akhir ini dibuat sebuah metode klasifikasi untuk membedakan antara tweet yang mengandung informasi gempa  yang sesungguhnya (gempa positif) dan tweet yang mengandung informasi gempa namun memiliki arti lain (gempa negatif). Setelah dilakukan klasifikasi menggunakan Decision Tree, Random Forest dan Support Vector Machine (SVM). Hasil yang didapat memberikan nilai akurasi Support Vector Machine (SVM) secara keseluruhan lebih baik daripada Decision Tree dan Random Forest dengan persentase gempa yang dideteksi oleh sistem (Recall) didapatkan nilai 86.3%.dengan precision sebesar 88.7%. Namun jika dilihat dari terdeteksinya gempa oleh sistem tanpa dirata-rata, Random Forest memiliki persentase recall sebesar 96.7% lebih baik daripada Decision Tree dan Random Forest. 
Konstruksi Bounding Volume Hierarchy dengan Metode Agglomerative Clustering untuk Meningkatkan Performa Ray Tracing Arif Fathur Mahmuda; Anny Yuniarti; Wijayanti Nurul K
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.401 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.22051

Abstract

Ray Tracing sebagai algoritma rendering yang menghasilkan citra realistis memiliki beberapa kekurangan. Salah satu di antaranya adalah perhitungan persilangan ray-object pada tiap pixel yang memakan 75% waktu dari keseluruhan proses rendering. Penelitian ini menerapkan metode yang diharapkan dapat mempersingkat proses perhitungan persilangan ray-object dengan membangun struktur data berupa binary tree. Tree yang dibangun sering juga disebut sebagai Bounding Volume Hierarchy (BVH) di mana masing-masing node-nya adalah sebuah container. Struktur data tersebut akan dibangun dengan metode Approximate Agglomerative Clustering (AAC) yang merupakan metode bottom-up clustering dengan top-down preprocessing. Metode AAC dengan parameter yang baik dapat meningkatkan performa Ray Tracing. Metode-metode yang diterapkan sangat mudah diparalelkan sehingga performa algoritma meningkat jika dijalankan pada lingkungan paralel. Hasil uji coba menunjukkan peningkatan kecepatan hingga 3 kali lipat dibandingkan tanpa menerapkan paralelisme. Pada hasil uji coba,  juga didapatkan dua jenis parameter yang masing-masing memiliki karakteristik tersendiri (6= cepat, 12= kualitas baik).

Page 48 of 398 | Total Record : 3978