cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 119 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2019)" : 119 Documents clear
Identifikasi Karakteristik pada Industri Restoran di Surabaya Michael Herianto; Janti Gunawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.48350

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara yang terus berkembang dalam dunia bisnis. Saat ini banyak usaha-usaha baru yang terus bermunculan dalam beberapa tahun terakhir, khususnya pada industri restoran yang merupakan sektor strategis bagi perkembangan ekonomi dan peningkatan pendapatan nasional. Bisnis restoran di Indonesia memang tak terlepas dari tren makanan dan minuman yang terus berkembang. Mayoritas masyarakat Indonesia tak segan mencoba berbagai menu baru dari berbagai restoran berbeda maka dari itu bisnis restoran di Indonesia terus bergerak dinamis. Restoran dengan mudah dapat ditemui di tiap-tiap sisi jalan, kita bisa dengan mudah menemui, mulai dari raksasa franchise yang terus melebarkan jaring bisnis mereka, hingga pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tak terhitung jumlahnya. Industri restoran Indonesia adalah industri restoran terbesar di ASEAN. Restoran dapat dengan mudah ditemukan di setiap sisi jalan, mulai dari raksasa waralaba yang terus memperluas bisnis mereka, hingga tak terhitung Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Namun, dengan semakin ketatnya persaingan dalam industri ini, pesan yang dikirim, ditransfer, dan diterima dapat berubah dari satu dekade yang lalu. Studi yang sedang berjalan ini berfokus pada variasi jenis restoran yang berlokasi di Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik pelanggan restoran di Surabaya untuk menyususn strategi pemasaran yang sesuai. 280 responden, yang telah mengunjungi restoran dalam dua minggu terakhir, disurvei. Diharapkan hal ini dapat bermanfaat bagi industri restoran di Surabaya dalam rangka meningkatkan kualitas hubungan dengan pelanggan.
Analisis Perbedaan Perilaku Pelanggan dan Pengguna Media Sosial Maskapai Penerbangan Low-Cost Indonesia Fauzan Fikry Finansyah; Janti Gunawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.825 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.48506

Abstract

Persaingan maskapai berbiaya rendah atau low-cost carrier (LCC) ditentukan oleh kemampuan maskapai dalam mengelola operasionalnya secara efisien. LCC menggunakan media sosial sebagai saluran promosi dan pemasaran mereka, karena biayanya yang hemat. Di sisi lain, pelanggan LCC melihat media sosial sebagai alat untuk berbagi pemikiran mereka tentang pengalaman mereka, mendapatkan diskon promosi, dan menghilangkan kecemasan mereka akan pengalaman terbang. Ada 3 LCC yang memenuhi persyaratan untuk penelitian ini, yaitu Lion Air, AirAsia, Citilink. Survei online diadopsi dalam pekerjaan ini dalam studi kemajuan. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif konklusif. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni 2019 terhadap 167 pelanggan maskapai penerbangan yang setidaknya mengikuti maskapai penerbangan berbiaya rendah minimal 3 bulan terakhir. Selanjutnya data diolah menggunakan analisis crosstab dan ANOVA Penelitian ini menunjukan bahwa.
Pemodelan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Status Balita Stunting di Provinsi Jawa Timur Menggunakan Regresi Probit Biner Clara Dewanti; Vita Ratnasari; Agnes Tuti Rumiati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.081 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.48519

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi dimana pertumbuhan anak tidak maksimal yang disebabkan oleh kekurangan gizi sejak dalam kandungan. Dampak yang ditimbulkan stunting dalam jangka panjang adalah menurunnya kemampuan kognitif dan kecerdasan seseorang sehingga dapat menurunkan kualitas sumber daya manusia. Bank Dunia merilis riset yang menyatakan bahwa stunting merugikan Produk Domestik Negara sebanyak 3-11%. Pada tahun 2018, sebanyak 30,8% balita di Indonesia mengalami stunting. Angka ini berada di atas batas wajar yang ditetapkan WHO yakni 20%. Berdasarkan hasil Riskesdas 2018, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang memiliki prevalensi stunting di atas rata-rata nasional. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik balita stunting di Jawa Timur serta memodelkan faktor-faktor yang memengaruhi stunting pada balita, serta membandingkan hasil klasifikasi data aktual dan hasil pemodelan menggunakan regresi probit biner. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Indonesian Family Life Survey 2015 dengan variabel respon berupa status gizi balita stunting yang dibagi dalam dua kategori yaitu balita dengan status gizi pendek dan sangat pendek. Variabel prediktor yang digunakan adalah BBLR, tinggi badan ibu, tingkat pendidikan ibu, pemberian ASI eksklusif, konsumsi pil penambah darah, jumlah anggota rumah tangga, dan status ekonomi rumah tangga. Jumlah data yang terkumpul sebanyak 146 balita dengan komposisi 102 balita pendek dan 44 balita sangat pendek. Variabel yang berpengaruh signifikan dengan nilai alfa sebesar 0,05 adalah tingkat pendidikan ibu dan pemberian ASI tidak eksklusif. Ketepatan klasifikasi yang dihasilkan oleh model sebesar 67,81%.
Text Clustering pada Akun TWITTER Layanan Ekspedisi JNE, J&T, dan Pos Indonesia Menggunakan Metode Density-Based Spatial Clustering of Applications with Noise (DBSCAN) dan K-Means Devi Putri Isnarwaty; Irhamah Irhamah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.32 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49094

Abstract

Tingginya minat masyarakat untuk berbelanja online membuat meningkatnya layanan ekspedisi yang digunakan untuk mengirimkan produk dari transaksi secara online maupun offline. Ada banyak perusahaan ekspedisi yang populer di Indonesia misalnya JNE, J&T, dan Pos Indonesia. Perusahaan ekspedisi gencar melakukan promosi lewat media sosial, misalnya saja Twitter. Akun Twitter ini dapat digunakan sebagai media bagi pelanggan untuk memberikan pendapat, kritik maupun saran, dan bagi pihak perusahaan untuk memberikan tanggapan  maupun informasi. Analisis terhadap twitter yang dikirim, berguna bagi perusahaan untuk meningkatkan performa layanan. Dokumen twitter berupa teks sehingga diperlukan text mining untuk menganalisisnya. Dalam penelitian ini, text clustering di-gunakan untuk mengelompokkan pendapat menjadi beberapa kategori. Metode yang digunakan adalah metode K-Means dan Density-Based Spatial Clustering of Applications with Noise (DBSCAN). DBSCAN adalah sebuah metode yang membentuk cluster dari data-data yang saling berdekatan/rapat, sedangkan data yang saling berjauhan tidak akan menjadi anggota cluster. Sedangkan K-Means merupakan teknik clustering yang sederhana dan cepat dalam proses clustering obyek  serta mampu mengelompokkan data dalam jumlah yang cukup besar. Ber-dasarkan nilai silhouette coefficient, metode DBSCAN lebih baik daripada K-Means dalam mengelompokkan tweet yang ditujukan kepada layanan ekspedisi JNE, J&T, dan Pos Indonesia karena menghasilkan silhouette coefficient yang lebih tinggi.
Analisis Pengendalian Kualitas pada Proses Making Produksi Diplomat Mild Reborn di PT Gelora Djaja Surabaya Astrid Wiswandani; Agus Suharsono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.661 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49063

Abstract

PT Gelora Djaja merupakan anak perusahaan dari Wismilak Group yang merupakan perusahaan rokok terbesar di Indonesia dan telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan publik ini mengelola industri rokok salah satunya adalah Diplomat Mild Reborn. Pengendalian kualitas terhadap proses making produksi Diplomat Mild Reborn dilakukan dengan menggunakan metode perbaikan six sigma dengan tujuan untuk mengurangi jumlah produk cacat. Hasil analisis dengan menggunakan diagram kontrol Laney p’ menunjukkan bahwa proses making pada periode Januari hingga Desember 2018 telah terkontrol secara statistik dengan nilai rata-rata proporsi sebesar 0,00666. Pengukuran dengan menggunakan DPMO menghasilkan nilai 6737,93 dengan level sigma 3,97. Guna mencapai target six sigma maka PT Gelora Djaja diharapkan mampu melaksanakan perbaikan dengan fokus kepada faktor mesin yaitu dengan melakukan kalibrasi ulang pada sensor pembaca berat rokok sehingga tidak terjadi kesalahan perhitungan jumlah rokok cacat.
Optimasi Performa Kendaraan Jenis Internal Combustion Engine, Hybrid Electric Vehicle dan Plug-In Hybrid Electric Vehicle Menggunakan Metode Taguchi dengan Pendekatan PCR-TOPSIS Rossy Budhi Pratiwi; Agus Suharsono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.237 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49114

Abstract

Kebutuhan energi nasional hingga tahun 2050 diprediksikan akan terus meningkat akibat kebutuhan energi pada sektor transportasi dan industri yang tinggi. Sumber energi yang digunakan saat ini mayoritas berasal dari energi fosil. Energi fosil merupakan sumber energi tak terbarukan sehingga lambat laun akan habis. Penurunan cadangan energi fosil tersebut menjadi salah satu faktor untuk mulai menggunakan Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Inovasi yang diberikan adalah penggunaan bahan bakar nabati (biofuel). Selain penggunaan biofuel, pengembangan teknologi pada bidang otomotif dirasa perlu untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penerapan tekonologi otomotif berbasis sumber energi listrik perlu ditingkatkan untuk menggantikan peran kendaraan konvensional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan performa kendaraan terbaik dengan kombinasi bahan bakar nabati dan pembebanan pada tiga jenis kendaraan yaitu Internal Combustion Engine, Hybrid Electric Vehicle dan Plug-In Hybrid Electric Vehicle menggunakan metode Taguchi dengan pendekatan PCR-TOPSIS. Hasil analisis menunjukkan bahwa hasil uji performansi faktor pembebanan memiliki kontribusi yang lebih besar dibandingkan dengan bahan bakar campuran. Kemudian pada kondisi optimum didapatkan kombinasi beban 8A dan bahan bakar campuran E15 pada kendaraan jenis ICE, beban 7A dan bahan bakar campuran E20 pada kendaraan jenis HEV serta beban 8A dan bahan bakar campuran E10 pada kendaraan jenis PHEV.
Analisis Critical Success Factors Implementasi Program B20 untuk Pengembangan Berkelanjutan Industri Bahan Bakar Nabati Fitria Mira Andani; Arman Hakim Nasution; Dewie Sakti Ardiantono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49322

Abstract

Konsumsi energi nasional yang terus mengalami peningkatan, membuat pemerintah melakukan beberapa solusi untuk mengatasinya, yaitu dengan adanya pengembangan energi terbarukan (renewable energy).Pemanfaatan energi terbarukan dapat dilakukan melalui pemanfaatan Bahan Bakar Nabati (biofuel). Dalam praktiknya, Indonesia telah menerapkan beberapa kebijakan dalam penggunaan biofuel. Salah satunya dengan adanya program B20 yaitu program yang mewajibkan mencampurkan 20% biodiesel dengan 80% bahan bakar minyak solar. Kebijakan tersebut sudah ada sejak tahun 2016 dan baru diwajibkan pada tahun 2018 ini. Hal ini menandakan bahwa program B20 harus benar-benar dijalankan dan diterapkan, walaupun tidak dapat diterima secara langsung oleh masyarakat. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apa saja critical success factors (CSF) pada implementasi program B20 yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan menentukan prioritas yang menjadi faktor penentu keberhasilan impelemtasi program B20 tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD) dan In-depth Interview untuk menganalisis faktor pendukung keberhasilan implementasi program B20 dan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk penentuan prioritas indikator. Hasil analisis yang didapatkan menunjukan terdapat 5 aspek dengan 16 indikator faktor pendukung keberhasilan implementasi program B20. Aspek tersebut terdiri dari aspek tehnical, economic, environment, social dan politic. Hasil pembobotan perbandingan berpasangan menunjukkan bahwa yang menjadi faktor penentu keberhasilan implementasi B20 adalah aspek ekonomi.
Analysis of Shipyard to Meet Fish Ship Procurement Plan for The Ministry of Marine and Fisheries Agus Lubis Fitriansyah; Heri Supomo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.706 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49689

Abstract

To Improve the national fishing vessels and the welfare of fishermen, the government will provide fishing vessels grant through the KKP. The current capacity of fiberglass shipyards is unclear,so the realization of the procurement of fishing vessels is not accordance with the planned targets. This study aims to analyze shipyard capacity to support the plan for the procurement of KKP fishing vessels grant in 2019. First classify fishing vessels based on their respective GT sizes, which are <5 GT (type A), 5-10 GT (type B), and 20-30 GT (type C). Second, make the minimum shipyard criteria in building fishing vessels. Third, count the number of ships that can be built by the shipyard. The results of the shipyard analysis of the minimum criteria found that 43% of shipyards have the ability to build type A vessels, about 38% of shipyards have the ability to build type B vessels, and around 19% of shipyards have the ability to build type C vessels. which can be built is 1625 units / period. Referring to shipyard capacity, it can be said that the entire shipyard is able to fulfill the plan to procure assistance for KKP fishing vessels in the 2019 budget year.
The Effect of Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) Medicinal Plant Extract Addition on Glucose Detection Dennis Farina Nury; Tri Widjaja; Fredy Kurniawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.728 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49944

Abstract

The potential of binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) medicinal plant extract as glucose biosensor have been analyzed using cyclic voltammetry (CV) method. Glucose biosensor was prepared by modified electropolymerization technique of polypyrrole (PPy) to the active materials, such as binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis on the surface of gold electrode. Modified pyrrole polymerization was conducted at potential -1.3 to +1.3 V using voltammetry method with sweep rate 50mV/s for 30 cycles at pH 6.8. The performance of the modified sensor was tested in samples: glucose, urea, ascorbic acid and uric acid at the same concentration 10 mM, respectively. All samples were analysed using cyclic voltammetry method from -1.3 to +1.3 V with sweep rate of 50 mV/s in 0.1 M phosphate buffer at neutral condition (pH 7) room temperature. The best response of polypyrrole-binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis)-modified gold electrode was obtained during glucose measurement. No response detected from urea, ascorbic acid and uric acid. The result was proved that the modified electrode has a good potential for selective electrochemical sensor in determination of glucose.
Synthesis, Characterization, and Performance of TiO2-N as Filler in Polyethersulfone Membranes for Laundry Waste Treatment Alvin Romadhoni Putra Hidayat; Vina Rizky Andina; Ahnaf Ahnaf; Nurul Widiastuti; Rendy Muhamad Iqbal
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.259 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49806

Abstract

Sintesis TiO2-N telah dilakukan dengan metode sol gel. Pada hasil karakterisasi XRD doping TiO2 tidak dapat menghancurkan struktur anatase karena difraktogram TiO2-N mewakili puncak yang serupa dengan TiO2. Intensitas puncak spektra FTIR yang kuat berasal dari gugus hidroksil dalam N-TiO2, dibandingkan dengan TiO2 tanpa doping. Dari hasil pengolahan data hasil karakterisasi UV-DRS didapatkan nilai energi bandgap TiO2 3,33 eV, sedangkan pada fotokatalis TiO2-N energi band gap yang dihasilkan yaitu 3,08 eV. Hasil BET menyebutkan TiO2 memiliki luas permukaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan TiO2-N. Pada penelitian ini, hasil nilai fluks air murni dan fluks limbah laundry yang paling tinggi terdapat pada membran PES/PEG/TiO2-N yaitu 116,91 L/m2jam pada 2 menit pertama untuk fluks air murni dan 98,636 L/m2jam pada 2 menit pertama untuk fluks limbah dan rejeksi yang dihasilkan mencapai 84,328% untuk nilai penurunan COD dan 82,75% untuk nilai penurunan BOD sehingga penambahan TiO2-N pada membran dapat meningkatkan kinerja membran saat ultrafiltrasi.

Page 6 of 12 | Total Record : 119