Articles
2,279 Documents
Eksperimen Material Alternatif untuk Produk Jam Tangan Kreatif: Eksplorasi Motif Terrazzo dari Campuran Bahan Semen dan Limbah Cangkang Kerang
Henry Wima Isnanda Putra;
Bambang Tristiyono;
Waluyo Hadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (186.828 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49641
Indonesia merupakan salah satu negara yang menghasilkan produk fesyen cukup besar pada pasar Internasional. Industri kreatif semakin penting dalam mendukung kesejahteraan dalam perekonomian bangsa. Kreatifitas desain material baru merupakan sebuah potensi yang dapat meningkatkan nilai sebuah desain, menambah daya saing, mempunyai prospek bisnis yang menguntungkan. Eksplorasi material baru menghasilan kesan visual produk yang unik untuk di kembangkan. Secara mengejutkan, jam tangan mendapatkan respon yang sangat besar dari Generasi Y, dan Z dimana mereka adalah remaja-remaja yang dalam kurun waktu hidupnya sering melihat produk seperti smartphone yang terbuat dari material seperti metal dan silikon sehingga produk dengan pilihan material seperti semen atau kayu menjadi hal baru yang menarik perhatian mereka. Tidak dapat dipungkiri bahwa produk yang berhubungan dengan lifestyle merupakan hal yang menjanjikan karena setiap orang ingin mengenakan sesuatu yang bagus dan mengikuti trend, salah satunya adalah jam tangan. Tujuan riset ini untuk pemanfaatan limbah cangkang kerang menjadi jam tangan merupakan sebuah usaha yang tepat untuk meningkatkan value dari material baru. Penambahan nilai fungsi dan nilai visual yang berhubungan dengan gaya hidup agar nilai jual dari limbah cangkang kerang meningkat sehingga menjadi peluang bisnis yang prospektif untuk remaja milenial dan secara tidak langsung dapat membantu menanggulangi dampak limbah cangkang kerang.
Kreatifitas Perlakuan Material Alternatif untuk Meningkatkan Value Design: Studi Kasus Eksperimen Eksploratif Limbah Selang Pemadam Kebakaran untuk Produk Tas Kamera
Aditya Reynaldi Juanda;
Bambang Tristiyono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (80.035 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49655
Ekonomi kreatif merupakan salah satu faktor dalam pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Dengan memanfaatkan kreativitas dalam menciptakan suatu produk yang mempunyai peluang bisnis akan meningkatkan angka kinerja ekonomi kreatif di Indonesia. Peluang bisnis yang sedang terbuka lebar adalah tas kamera. Melihat pertkembangan fotografi yang sedang pesat saat ini, bisnis produk tas kamera merupakan peluang yang baik. Walaupun bisnis ini masih baru, pesaing diusaha ini cukup banyak. Sehingga perlu adanya strategi diferensasi pada produk. Salah satu yang dapat dijadikan diferensiasi product adalah produk dengan memanfaatkan material limbah selang pemadam kebakaran. Sehingga dengan memaanfaatkan limbah selang pemadam kebakaran, produk dapat dikatakan sebagai Green Product. Dengan memanfaatkan material alternatif tersebut sebagai diferensiasi dari produk tas kamera diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk. Material yang dibutuhkan oleh tas kamera merupakan material yang kokoh dan tahan air. Seperti halnya yang telah dilakukan elvis dan kresse, yang telah mengolah selang pemadam kebakaran yang sudah tidak terpakai menjadi produk tas, pemanfaatan material serupa juga dapat dilakukan pada produk tas kamera. Melalui eksplorasi material selang pemadam kebakaran akan dilakukan treatment yang sesuai untuk produk tas kamera. Diharapkan dengan mengaplikasikan material limbah selang pemadam kebakaran sebagai bahan tas kamera dapat memenuhi kebutuhan fotografer dan meningkatkan daya saing produk.
Desain Sepeda yang Mendukung Aktivitas dan Gaya Hidup Masyarakat Kota Metropolitan dengan Konsep Mudah dibawa dan Ringan
Shohihatul Kholilah;
Bambang Tristiyono;
Hertina Susandari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (144.147 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49681
Sistem transportasi sudah bergerak menuju kearah gaya hidup dalam penggunaannya, Hal tersebut dapat dilihat pada aktivitas kegiatan bersepeda saat ini yang hanya digunakan untuk kebutuhan jarak dekat, olahraga, berkumpul bersama teman, dan mengembangkan minat. Hal tersebut dapat dilihat pada masyarakat terutama yang tinggal dikota besar yang didukung dengan adanya aktivitas dan kegiatan pendukung oleh pemerintah maupun seperti instansi seperti lomba , sepeda santai, car free day. Tidak hanya itu program program pemerintah yang mendukung penggunaan sepeda, pengurangan polusi, dan kemacetan dengan dilihat dari perkembangan alat transportasi umum yang terus ditingkatkan dengan upaya agar masyarakat perkotaan yang memiliki aktivitas yang dinamis dapat beralih pada alat transportasi umum. Dengan upaya pemerintah tersebut maka perlu didukung dengan kebutuhan pengguna sepeda dalam menggunakan alat transportasi umum atau fasilitas umum lainnya. Dengan adanya fenomena dan potensi kedepannya maka dibutuhkan sepeda yang dapat menunjang aktifitas dan kebutuhan pengguna di perkotaan dengan aktifitas yang dinamis dan mobilitas tinggi. Sepeda tersebut harus memenuhi aspek kebutuhan pengguna seperti sepeda yang ringkas untuk dibawa dan dipindahkan dalam kendaraan umum atau kebutuhan lainnya dan ringan untuk mempermudah pengguna dalam membawa. Dari kedua konsep yang sesuai dengan kebutuhan pengguna maka ditemukan desain sepeda untuk diperkotaan dengan konsep mudah dibawa dan ringan.
Aplikasi Suasana Relaksasi dalam Rancangan Rumah Kecantikan Surabaya
Dini Izzatur Rahmani;
Irvansyah Irvansyah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Seni ITS (ISSN 2301-928X)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (393.818 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v1i1.2096
Relaksasi dapat didefinisikan sebagai suatu kondisi dari keadaan tegang ke keadaan rileks, sehingga tercipta perasaan yang tenang dan nyaman. Suasana yang tenang dan nyaman tersebut berusaha diaplikasikan dalam rancangan Rumah Kecantikan Surabaya melalui berbagai aspek arsitektural, sehingga obyek rancang dapat hadir sebagai sesuatu yang ‘rileks’. Lingkungan yang berada di sekitar obyek rancang menjadi tantangan tersendiri dalam proses merancang, terutama dalam menciptakan suasana relaksasi itu sendiri. Untuk menghadirkan sesuatu yang dapat ‘dirasakan’ pada setiap desain dalam obyek rancang, perancang harus mempertimbangkan setiap keputusan desain agar dapat mempresentasikan suasana relaksasi yang menjadi tema rancangan.
Transformasi “Damar Kurung” dalam Rancangan Rumah Kuliner Kota Gresik
Nadia Maulina Atrisandi;
Irvansyah Irvansyah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Seni ITS (ISSN 2301-928X)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (799.478 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v1i1.2097
Sebagai kota yang terkenal dengan wisata religinya, kota Gresik memiliki potensi pasar yang besar terutama pada objek rumah kuliner ini. Rumah kuliner ini merupakan objek rancang yang bertujuan untuk lebih mengenalkan kepada masyarakat luas jenis kuliner kota Gresik. Selain itu juga melestarikan kuliner kota Gresik yang saat ini tidak banyak orang mengenalnya. Untuk menjaga kualitas rumah kuliner ini menyediakan fasilitas tempat makan yang terjaga kebersihan invetaris maupun makanan yang disajikan. Damar Kurung adalah sebuah lampion berbentuk kubus yang keempat sisinya terdapat lukisan karya maestro lukis masmundari yang merupakan salah satu benda budaya khas kota Gresik. Damar Kurung dalam makalah ini sebagai pijakan dalam mengembangkan objek rancang ini. Selain itu dengan tema damar kurung dapat mencirikan kota gresik dan mengenalkan kepada masyarakat luas budaya kota Gresik. Penerapan damar kurung dalam objek rancang rumah kuliner ini menggunakan pendekatan metode metafora tangible, yang menerapkan karakter visual damar kurung hingga kisah abstrak yang tersirat didalamnya.
Perancangan Prajnaparamita Beauty’s Institute sebagai Representasi Arsitektur Taman Sari Masa Kini Tema : prajnaparamita
Prajnaparamita Nurul Kusuma Wardhani;
Purwanita Setijanti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Seni ITS (ISSN 2301-928X)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (610.793 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v1i1.2098
Kecantikan merupakan salah satu topik aktif yang menjadi perbincangan khususnya kaum hawa di era moderen ini. Seiring berkembangnya zaman, semakin banyak wanita berpendidikan memilih untuk berkarir. Penampilan yang selalu cantik luar dan dalam akhirnya menjadi sebuah tuntutan bahkan gaya hidup. Di Surabaya fenomena tersebut sedang marak berkembang, namun banyak bangunan untuk perawatan kecantikan yang tidak mempresentasikan sebuah bangunan spa dengan melupakan ruang luar sebagai elemen di dalamnya. Oleh karena itu diperlukan wadah spesialis kecantikan yang mampu mengakomodasi kecantikan dari segi fisik yang ditunjang oleh kepribadian yang cantik dimana sesuai dengan warisan leluhur kita dan penyesuaian kebutuhan masa kini. Tugas Akhir mahasiswa jurusan Arsitektur ITS dengan judul “Prajnaparamita Beauty’s Institute” merupakan terobosan yang diusulkan sebagai pemecah masalah tampilan dan kebutuhan akan kenyamanan wadah spesialis kecantikan dengan mengusung tema “prajnaparamita“ dimana merupakan representasi tamansari masa kini dengan unsur teknologi sebagai harfiah dari dunia medis dan pendidikan.
Desain Museum Al Qur’an dengan Pendekatan Semiotik Melalui Tema Bercerita
Siti Hanifah;
Hari Purnomo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Seni ITS (ISSN 2301-928X)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (559.247 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v1i1.2099
Pendidikan yang dengan ini melihatnya tidak sejalan dengan kesempurnaan akhlak/moral. Degradasi akhlak ini dapat dilihat pada berbagai kasus amoral yang seringkali disiarkan oleh media cetak maupun elektronik. Di lain pihak, kepadatan kota Surabaya menjadikan penduduknya haus akan fasilitas rekreasi, namun kenyataannya tempat rekreasi yang ada kurang mengandung unsur edukasi, bahkan dijadikan tempat untuk melakukan perbuatan yang tidak bermoral. Museum Al Qur’an, dengan konsep penyampaian isi Al Qur’an adalah alternatif solusi dakwah agama Islam di kota Surabaya. Museum Al Qur’an dihadirkan dengan memamerkan isi kandungan dari Al Qur’an mulai dari Tauhid, sejarah, dan nama-nama Allah, yaitu dengan memunculkan suasana yang sesuai dengan isi kandungan Al Qur’an. Untuk mencapai itu semua pendekatan yang digunakan adalah teori semiotik melalui tema yaitu “Bercerita”. Dengan adanya museum ini, pengunjung dapat memahami isi kandungan Al Qur’an secara umum, dan diharapkan memiliki ketertarikan untuk mempelajari lebih mendalam mengenai ajaran Al Qur’an.
Istana Kebyar-Kebyar Tema: Tahi Kucing Rasa Coklat
Zefanya Dolorosa;
Josef Prijotomo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Seni ITS (ISSN 2301-928X)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2187.362 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v1i1.2129
Gombloh dikenal sebagai salah satu tokoh musik Indonesia yang berasal dari kota Surabaya. Lagu-lagunya masih banyak didengarkan hingga sekarang baik oleh anak muda maupun orang dewasa. Namun, sayang sekali apresiasi ataupun tempat untuk mengenang Gombloh masih sedikit sekali. Lagunya masih banyak didengar, namun nama penyanyinya, yakni Gombloh, sudah mulai tenggelam. Istana Kebyar-Kebyar merupakan tempat untuk memberikan apresiasi lebih kepada musisi Gombloh. Lagu-lagunya, kisah hidupnya, dan barang-barang memorabilianya dapat dikenang dan diapresiasi di tempat ini. Istana Kebyar-Kebyar juga menggunakan konsep yang menekankan pada olahan ruang terbuka hijau. Hal ini untuk menanggapi isu ruang terbuka hijau yang selalu menjadi bahan pembicaraan yang hangat terutama di perkotaan. Tema yang digunakan dalam merancang Istana Kebyar-Kebyar adalah Tahi Kucing Rasa Coklat. Frasa ini adalah penggalan lirik lagu Gombloh yang berjudul “Lepen”. Tema ini mempunyai inti yaitu membuat sesuatu yang biasa menjadi luar biasa dan juga menekankan pada konsep arsitektur yang evolutif dan kontekstual.
Perancangan Museum Astronomi Bertema Paradoks (Big Bang) sebagai Pusat Informasi Perbintangan di Indonesia
Mochammad Amrozi;
Sri Amiranti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Seni ITS (ISSN 2301-928X)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (520.881 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v1i1.2133
Alam semesta memiliki ragam misteri baik dalam penciptaan maupun perkembangannya. Ilmu astronomi mengalami perkembangan yang sangat pesat sehingga banyak misteri sudah terpecahkan. Dalam sejarah peradaban manusia, astronomi memiliki peranan penting tetapi pada masa sekarang manusia kurang memahami tentang peranan astronomi dalam kehidupan. Salah satu faktor utamanya adalah tidak adanya wadah yang menampung informasi tentang astronomi. Rancangan Museum Astronomi bertujuan untuk memberikan sebuah wadah dan ruang publik bagi masyarakat yang ingin menggali informasi dan pengetahuan mengenai astronomi. Rancangan museum astronomi ini menggunakan tema paradoks [Big Bang]. Perwujudan tema diaplikasikan dalam bentuk, tampang dan olahan ruang dalam bangunan. Aplikasi tema dalam bentuk berupa penggunakan dua unsur yang kontradiktif yakni bulat – geometris yang menggambarkan cipta – hancur. Bentuk bangunan memaksimalkan olahan garis lengkung sesuai dengan karakter alam semesta yang tiada batas. Rancangan Museum Astronomi dengan tema paradoks [Big Bang] menghasilkan rancangan museum yang diharapkan mampu menjadi pusat informasi perbintangan di Indonesia.
Penataan Kampung Strenkali Membangun Ketahanan Masyarakat dengan Desain Teknologi Perumahan Alternatif
Amalia Nur Indah Sari;
Purwanita Setijanti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Seni ITS (ISSN 2301-928X)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (728.751 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v1i1.2143
Munculnya pemukiman liar kumuh adalah salah satu dampak pertumbuhan penduduk yang pesat di kota besar. Penataan kampung adalah salah satu strategi penanggulangan untuk masalah hunian liar dan kemiskinan kota yang dinilai paling cocok untuk diterapkan. Konsep penataan kampung mencakup pengertian perbaikan kualitas pemukiman kumuh (slum-upgrading), yang mencakup aspek sosial, ekonomi, ekosistem dan infrastruktur dari sebuah kampung. Selain itu, diperlukan inovasi teknologi dan metode pelaksaaan penataan kampung yang melibatkan peran aktif warga. Metode partisipatif sangat diperlukan demi kelancaran proses juga sebagai sarana edukasi terhadap warga untuk menjaga lingkungan tinggal demi mewujudkan peningkatan kualitas hidup bersama.