Articles
2,279 Documents
Perancangan Buku Tutorial Sulam Kristik untuk Fesyen Wanita Bertema Bunga Indonesia
Della Novita Fauziah;
Senja Aprela Agustin
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.48288
Sulam kristik merupakan salah satu seni kriya tekstil yang sudah dikenali dan digemari sebagai hobi oleh masyarakat Indonesia. Namun faktanya, kegiatan menyulam tersebut bagi sebagian masyarakat Indonesia, terutama wanita dewasa muda saat ini adalah hal yang membosankan dan cenderung dianggap sebagai kegiatan yang hanya dilakukan oleh kaum lanjut usia. Oleh karena itu tujuan penulis adalah untuk mengembangkan pola sulam kristik dengan implemetasi yang berbeda, yaitu pada produk fesyen wanita dengan objek sulam bunga Indonesia. Pada perancangan ini objek yang dipilih adalah bunga Indonesia yang memiliki nilai sebagai Identitas bangsa. Perancangan buku visual ini menggunakan beberapa metodelogi penelitian diantaranya analisis komparatif, visual exploration, marketing research, studi eksisting dan literatur. Data yang didapat kemudian disimpulkan untuk mendapatkan sebuah konsep desain dan konten buku yang sesuai. Konsep perancangan ini adalah “Attractive Fashion Cross Stitch” yang dapat diartikan sebagai sulam kristik yang atraktif pada produk fesyen wanita. Dari hal tersebut merupakan sebuah peluang untuk merangkul kembali sulam kristik yang dianggap sebagai kegiatan ketinggalan zaman untuk kembali digemari sebagai hobi kekinian. Hasil luaran dari perancangan ini adalah buku tutorial dengan konten mengenai bunga-bunga Indonesia, tutorial singkat sulam kristik, hasil eksplorasi desain pola, serta berbagai contoh implementasi pola sulam kristik yang telah dibuat pada produk fesyen wanita dewasa muda.
Perancangan Video Dokumenter Nostalgia Masa Kejayaan Ludruk RRI Surabaya
Muhammad Rofiqi;
Nugrahardi Ramadhani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.48613
Ludruk RRI (Radio Republik Indonesia) sebagai ludruk yang menjadikan radio sebagai panggung utamanya untuk mengadakan pertunjukan pernah mengalami masa kejayaan pada tahun 1980 sampai 1995. Pada masa itu Ludruk RRI menjadi salah satu hiburan yang paling dinanti masyarakat. Hal ini karena pada masa itu radio menjadi media hiburan utama yang mudah dijangkau oleh masyarakat Jawa Timur. Akan tetapi generasi maestro yang mengalami masa kejayaan tersebut sudah mulai berkurang. Ditambah dengan keberadaan ludruk radio yang semakin tersisihkan oleh media dan hiburan yang lebih modern. Hal tersebut menjadikan cerita euforia pemain dan masyarakat hanya dimiliki oleh orang-orang yang mengalami masa tersebut. Dibutuhkan sebuah media audio visual berupa video dokumenter yang mampu mendokumentasikan tentang euforia masa kejayaan Ludruk RRI sehingga cerita tersebut bisa diwariskan ke generasi mendatang. Metode yang digunakan dalam pembuatan video dokumenter ini adalah studi literatur, observasi, dan studi eksisting untuk mengumpulkan data seputar Ludruk RRI dan video dokumenter. Data yang didapat lalu disusun menjadi poin-poin dalam afinity diagram yang selanjutnya menjadi acuan dalam studi eksperimental (naskah dan storyboard). Hasil dari studi eksperimental kemudian dikonformasi oleh ahli film dokumenter. Sehingga dihasilkan video dokumenter euforia masa kejayaan Ludruk RRI dengan nuansa nostalgia.
Perancangan Film Dokumenter Tari Jathilan Yogyakarta
Lukas Bagas Mukti Wibowo;
Denny Indrayana Setyadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3597.571 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.48618
Indonesia merupakan negara berkembang yang memiliki berbagai macam kebudayaan lokal dengan nuansa tradisional dan berkaitan dengan kekuatan alam sekitar. Kebudayaan lokal ini merupakan suatu bentuk identitas dan penghormatan akan kekuatan alam serta tradisi yang telah berlaku sejak jaman dahulu kala. Akan tetapi dengan perkembangan teknologi saat ini dan modernisasi yang berkembang, kebudayaan lokal ini mulai kurang mendapat perhatian dan dapat berdampak pada punahnya atau hilangnya kebudayaan tersebut. Salah satu budaya lokal tersebut adalah Tari Jathilan Yogyakarta. Film dokumenter Tari Jathilan Yogyakarta merupakan suatu bentuk upaya yang dilakukan agar kebudayaan lokal tetap mendapat perhatian terutama oleh generasi muda dan dapat dipertahankan oleh masyarakat luas di tengah perkembangan jaman modern ini. Film dokumenter ini menekankan Sejarah Jathilan dan dinamika pelaku Jathilan dalam mempertahankan kesenian ini. Metode berupa depth interview dengan pelaku Jathilan dan observasi pada pementasan kemudian pengolahan data agar dapat digunakan dalam penyusunan konsep film sehingga didapatkan hasil yang maksimal. Film berdurasi 17 menit ini memberi gambaran kekuatan magis dari Tari Jathilan yang merupakan suatu bentuk kesatuan manusia dnegan Sang Pencipta yang dapat menghasilkan suatu keindahan yang dapat dinikmati oleh semua orang. Diharapkan dengan perancangan film dokumenter Tari Jathilan Yogyakarta dapat memberi sebuah wawasan dan gambaran mengenai Tari Jathilan Yogyakarta kepada kalangan masyarakat luas serta dengan mengetahui akan pagelaran seni Tari Jathilan Yogyakarta dapat menumbuhkan rasa kebanggaan dan kecintaan terhadap budaya lokal sehingga dapat terus dilestarikan untuk generasi berikutnya.
Perancangan Media Collectible Figure Karakter Tokoh Topeng Malangan sebagai Souvenir Tematik Kesenian Tradisional Kota Malang
Danang Haryo Widigdo;
Sayatman Sayatman
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1943.586 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.48847
Pemerintah Kota Malang menargetkan Malang menjadi destinasi wisata budaya. Sebagai sebuah daerah tujuan wisata sangat erat kaitannya dengan souvenir yang menjadi ciri khas tempat tersebut. Salah satu ikon budaya khas Kota Malang adalah kesenian Topeng Malangan dengan karakter topengnya yang sangat dikenal yaitu: R. Panji Asmoro Bangun, Dewi Sekar Taji, R. Gunung sari, Dewi Ragil Kuning, Bapang, dan Kelono Sewandono. Namun souvenir topeng malangan saat ini dalam produksinya masih menggunakan cara manual dan tradisional sehingga stok souvenir tidak menentu jumlahnya. Untuk itu dibutuhkan sebuah pembaruan souvenir dengan teknik produksi yang lebih efisien. Souvenir dengan media collectible figure menjadi alternatif yang tepat dan mampu memperkenalkan karakter tokoh topeng secara utuh dan rinci. Hasil dari perancangan ini adalah souvenir dengan media collectible figure karakter tokoh topeng malangan dengan konsep statue figure. Teknk produksi dilakukan melalui metode digital dengan pembuatan molding untuk mempermudah dan menekan biaya produksi. Metode penelitian dilakukan melalui observasi untuk mendapatkan gambaran langsung setiap karakter topeng malangan dan wawancara dengan pengrajin topeng, praktisi ahli figure. Pendekatan studi komparator dilakukan sebagai acuan untuk melihat sejauh mana produk akan bersaing di pasar dengan produk souvenir lainnya. Souvenir figure topeng malangan diharapkan menjadi pembaruan souvenir yang menarik wisatawan dan menjadi media pengenalan kesenian tradisional dan karakter lokal yang patut dijaga dan dilestarikan.
Desain Bike Trailer untuk Bikepacker dengan Konsep Multipurpose dan Lepas Pasang
Bagus Chalid Rahman;
Bambang Iskandriawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (574.388 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.48848
Semakin berkembangnya aktivitas di dunia traveling, memunculkan kreativitas para traveler untuk lebih mengeksplore kegiatan traveling dengan cara yang bervariasi, salah satunya yaitu bikepacking (bersepeda jarak jauh). kebutuhan untuk menunjang kegiatan tersebut juga beragam salah satunya yaitu bike trailer yang berfungsi membawa barang bawaan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dari beberapa bikepacker yang melakukan bikepacking menggunakan bike trailer, yaitu bike trailer yang digunakan hanya berfungsi untuk membawa barang, tidak ada fungsi tambahan. serta bike trailer tidak dapat menyesuaikan konfigurasi barang bawaan berdasarkan jarak tempuh perjalanan bikepacker. Kendala selanjutnya yaitu ketika bikepacker melakukan perjalanan pulang, sepeda dan bike trailer dikirim ke rumah menggunakan jasa ekspedisi. permasalahannya bike trailer kurang ringkas ketika dipaketkan. Oleh karena itu perlu adanya pengembangan desain pada bike trailer dengan keunggulan multipurpose dan lepas pasang. Metode yang digunakan yaitu picture card berfungsi menemukan problem berkaitan dengan analisa aktivitas dan kebutuhan. selanjutnya eksplorasi bentuk,mekanisme, dan komponen bike trailer dalam bentuk sketsa kemudian simulasi 3D modeling menggunakan software Autodesk Fusion 360. Dari penelitian ini, hasil berupa prototipe bike trailer dengan konsep multipurpose dan lepas pasang yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan bikepacker ketika melakukan bikepacking.
Rectractable Roof untuk Perahu Wisata Kalimas
Arif Ainu Rohman;
Andhika Estiyono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (214.438 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49045
Perahu wisata yang beroperasi di Sungai Kalimas sekarang dapat dikategorikan ke dalam 2 kategori, yaitu perahu yang menggunakan atap dan perahu tanpa menggunakan atap dan pada tiap kategorinya memiliki keunggulan dan kekuragan, pada perahu yang menggunakan atap menjadi pilihan utama wisatawan pada siang hari atau saat musim penghujan karena atap perahu dapat melindungi wisatawan dari teriknya sinar matahari dan air ketika hujan pada waktu proses wisata berlangsung, tetapi ada faktor yang membuat wisatawan kurang bisa menikmati proses wisata dengan maksimal ketika perahu menggunakan atap karena penumpang harus membungkuk ketika memasuki perahu disebabkan rendahnya atap perahu terhadap latai perahu serta berkurangnya jarak pandang untuk menikmati pemadangan kalimas pada siang hari maupun indahya lampu yang menghiasi Kalimas pada malam hari, berbeda dari perahu tanpa menggunakan atap wisatawan dapat menikmati keindahan objek cahaya yang menghiasi kalimas dengan jelas tetapi dengan risiko bahwa wisatawan bisa basah kuyup ketika ada hujan pada saat proses wisata. oleh karena Retractable roof yang dapat dibuka dan ditutup akan membuat proses pariwisata di sungai Kalimas lebih baik.
Desain Interior Tourism Information Center Sidoarjo dengan Konsep Historical Recognition and Modern Smart Technology
Indianna Putri Dharmawan;
Mahendra Wardhana
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49152
Keberadaan potensi wisata pada suatu daerah dapat menjadi daya tarik yang mendorong wisatawan untuk mengunjungi daerah tersebut. Pengembangan Pariwisata Indonesia mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 yang memproritaskan tentang Rencana Induk Pengembangan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010 – 2025 (RIPPARNAS). Menghadirkan sebuah TIC yang difungsikan sebagai sarana distribusi informasi terkait potensi yang dimiliki daerah, merupakan salah satu bentuk dukungan dalam mengembangkan pariwisata suatu daerah. Khususnya Kabupaten Sidoarjo, merupakan daerah berpotensi wisata yang membutuhkan pengembangan dalam hal penyebaran informasi wisata daerah. Menciptakan desain TIC berkonsep pengenalan sejarah melalui eksplorasi potensi Sidoarjo dengan bentuk penyajian informasi berteknologi canggih dan modern dapat dijadikan solusi yang tepat. Metode desain yang dilakukan meliputi pengumpulan data secara langsung maupun tidak langsung. Survei lapangan pada beberapa TIC di kota yang berpotensi wisata dilakukan sebagai studi pembanding. Wawancara dan analisa kuesioner juga dilakukan untuk mengetahui jumlah masyarakat yang mengetahui fungsi TIC maupun untuk menentukan kebutuhan wisatawan dan ketertarikannya pada TIC. Studi literatur dari berbagai sumber, baik buku, internet, maupun jurnal dilakukan sebagai data pelengkap. Pemilihan konsep Historical Recognition and Modern Smart Technology dimaksudkan untuk mengenalkan sejarah kerajaan di Sidoarjo melalui eksplorasi potensi wisata daerah, serta menyesuaikan ketertarikan masyarakat era modern ini terhadap kemajuan teknologi dan gaya hidup yang sedang tren. Selain itu, penyajian informasi diterapkan secara modern dengan lebih memainkan interaksi dan pengalaman pengunjung. Aplikasi pada interior TIC berdasarkan konsep historical recognition yaitu melalui elemen interior dinding dan lantai yang dibuat bercerita dengan pembagian area mengikuti alur cerita sejarah. Sedangkan konsep modern diaplikasikan sebagai nuansa keseluruhan pada ruangan, dan smart technology ditunjukkan sebagai media utama penyajian informasi pada TIC.
Eksplorasi Material Kayu dengan Teknik Shou Sugi Ban pada Desain Tas Serial Wanita
Tias Sekar Aruni;
Bambang Iskandriawan;
Waluyohadi Waluyohadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49439
Abstraksi - Teknik Pengawetan kayu dan finishing Shou Sugi Ban atau dengan sebutan lainnya adalah Yakisugi merupakan teknik finishing kuno dari Jepang yang sudah berusia lebih dari tiga ratus tahun. Teknik ini biasa digunakan untuk kebutuhan Exterior, Interior dan Furniture yang akan memberikan kesan antik yang bermutu tinggi. Warna hitam antik adalah ciri khas dari finishing produk yang dihasilkan dari teknik Shou Sugi Ban biasanya. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan teknik finishing Shou Sugi Ban atau Yakisugi pada produk fashion di Indonesia berupa tas serial wanita yang belum pernah dilakukan penelitiannya serta menemukan alternatif mudah untuk produksi industri rumahan buatan tangan yang dapat di produksi dengan mudah dan cepat dengan hasil yang terlihat mahal dan otentik. Dengan memanfaatkan kayu palet bekas dan limbahnya yang di olah terlebih dahulu sehingga menjadi layak untuk dijadikan produk baru kembali. Sebelum dilakukannya eksperimen, terlebih dahulu mengumpulkan analisis berupa jurnal dan referensi metode finishing Shou Sugi Ban terlebih dahulu kemudian dilakukan percobaan pewarnaan kepada objek penelitian yang di uji cobakan dengan berbagai macam pewarna hingga tampak seperti kayu yang premium pada hasilnya.
Eksplorasi Desain Motif Baru Batik Kota Malang
Nadhia Domaries Latief;
Sayatman Sayatman
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (809.368 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49242
Kota Malang adalah salah satu kota yang mempunyai keragaman motif batik, selain budaya panji berupa Topeng Malang. Menurut Dinas Perindustrian Kota Malang, motif batiknya mengalami penambahan motif, namun masih banyak situs yang belum diangkat kedalam motif batik. Untuk mendukung kelestarian kekayaan ragam motif batik Kota Malang diperlukan motif baru yang mengadaptasi dari ikon kota malang seperti Toko Oen, Klenteng Eng An Kiong, dan lain-lain. Perancangan ini menggunakan metode eksperimental untuk menghasilkan desain motif batik yang baru. Metode eksperimental yang dimulai dari observasi ke home industry dan objek yang terkait, depth interview dengan home industry batik kota Malang, mendapatkan studi eksisting berupa desain motif yang telah diproduksi pengrajin kemudian dianalisis. Setelah mendapatkan data, tahap selanjutnya mengeksplorasi motif batik dengan studi eksplorasi yang dimulai dari eksplorasi pola, stilasi, dan warna. Kemudian mengujikan desain ke ahli batik dan seniman Malang. Tahap terakhir yaitu mengujikan desain ke target segmen dengan post test untuk mengetahui tingkat ketertarikan target segmen dan masukan dengan motif batik yang dirancang. Konsep perancangan ini mengangkat kekayaan yang baru dan berbeda dari motif batik sebelumnya. Segi kekayaan yang diambil pada perancangan ini meliputi alam, sejarah, budaya, religi dan masyarakat. Hasil perancangan ini adalah kumpulan desain motif batik kota Malang yang baru sebanyak 12 desain motif batik tulis, yang terdiri dari 6 batik kontemporer dan 6 batik klasik (tradisional).
Perancangan Aplikasi Komik Digital tentang Akhlak Berdasarkan Nilai Pilar Rukun Islam sebagai Media Parenting untuk Anak Usia 7-9 Tahun
Nur Fariska Umayroh;
Rabendra Yudistira Alamin
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49424
Akhlak merupakan ajaran Islam yang telah digariskan oleh mayoritas ulama sebagai ajaran yang sangat penting dan mendasar. Pendidikan akhlak haruslah dimulai sejak anak dini, supaya anak tumbuh secara cerdas dan berakhlak mulia. Hal ini dapat dimulai dari lingkungan keluarga, karena keluarga merupakan lingkungan pembentukan karakter anak yang paling utama. Didukung oleh perkembangan teknologi dan informasi media pembelajaran yaitu aplikasi mobile, maka dirancang sebuah komik digital berbentuk aplikasi mobile untuk anak usia 7-9 tahun. Perancangan ini digunakan sebagai media parenting untuk anak usia 7-9 tahun agar pembelajaran akhlak dapat dipahami oleh anak, dengan cara yang sederhana dan menarik. Proses perancangan aplikasi ini dimulai dengan penggalian data primer, studi eksisting, observasi semi wawancara, depth interview, proses prototyping, kemudian diuji cobakan kepada target audiens (user testing). Hasil penelitian dianalisis hingga didapatkan konsep aplikasi komik digital yang dapat dijadikan orang tua sebagai media parenting untuk anak usia 7-9 tahun agar pembelajaran akhlak berdasarkan nilai rukun islam mudah dipahami oleh anak.