cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Analisis Clustering Perusahaan Sub Sektor Perbankan berdasarkan Rasio Keuangan CAMELS Tahun 2014 menggunakan Metode Fuzzy C-Means dan Fuzzy Gustafson Kessel Nur Afifah Amalia; Dwiatmono Agus Widodo; Pratnya Paramitha Oktaviana
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.279 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16651

Abstract

Sub sektor perbankan merupakan salah satu sub sektor keuangan yang memiliki kontribusi cukup tinggi dalam hal penginvestasian saham. Kondisi saham yang tidak menentu setiap tahunnya, membuat para investor kesulitan untuk memilih saham mana yang akan dipilih. Hal ini menyebabkan setiap bank harus mampu memperlihatkan suatu kinerja yang baik dan maksimal dimata para investor saham. Kondisi prospektif tidaknya suatu saham dapat di-lakukan dengan melihat hasil laporan keuangan dari setiap perusahaan dan menganalisisnya lebih lanjut melalui rasio keuangan CAMELS. Setelah didapatkan data rasio keuangan, seorang investor sebaiknya melakukan pengelompokkan perusahaan berdasarkan rasio keuangan tersebut agar inves-tasi yang dilakukan memberikan keuntungan yang maksimal. Selama ini, metode pengelompokkan yang sering digunakan berupa metode hirarki. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengelompokkan rasio keuangan menggunakan metode non hirarki yaitu Fuzzy C-Means dan Fuzzy Gustafson Kessel. Pada penelitian ini diperoleh kondisi optimum untuk kedua metode berdasarkan nilai Index XB sebanyak 2 cluster dengan metode terbaik adalah metode Fuzzy Gustafson Kessel berdasarkan nilai icdrate terkecil yaitu sebesar 0,7232. Hasil karakteristik berupa statistika deskriptif menghasilkan bahwa ada perbedaan nilai median di setiap cluster pada masing-masing rasio keuangan dengan rata-rata nilai median tertinggi terjadi pada hasil pengelompokkan di cluster ke 2 dan ukuran penyebaran data terbesar terjadi pada cluster ke 1. Berdasarkan jumlah cluster optimum dan metode terbaik, maka hasil pengujian MANOVA menghasilkan bahwa tidak ada perbedaan karakteristik antar cluster terhadap respon.
Pengendalian Kualitas Proses Produksi Teh Hitam di PT. Perkebunan Nusantara XII Unit Sirah Kencong Qulsum Dwi Anggraini; Haryono Haryono; Diaz Fitra Aksioma
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.81 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16655

Abstract

PT. Perkebunan Nusantara XII Unit Serah Kencong merupakan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang budidaya hasil perkebunan salah satunya teh hitam. Pengendalian kualitas yang dilakukan hanya berupa pencatatan hasil secara deskriptif sehingga hasilnya tidak mampu menunjukkan kebaikan suatu proses produksi. Pada kenyataannya pabrik sering mengalami masalah pada volume density yang menyebabkan perubahan kualitas dari rasa dan kepekatan warna. Density seringkali melebihi batas spesifikasi yang telah ditentukan yang membuat kualitas teh hitam menurun. Pada penelitian ini, pengendalian kualitas dilakukan secara multivariat karena density memberikan pengaruh terhadap karakteristik yang lain yaitu kepekatan warna dan rasa. Peta kendali yang digunakan adalah MEWMV dan MEWMA yang dinilai lebih sensitif terhadap pergeseran proses daripada peta kendali multivariat yang lainnya. Diperoleh hasil pembobot yang optimal adalah 0,9 untuk MEWMV dan MEWMA. Dari pembobot tersebut proses produksi teh hitam di PT. Perkebunan Nusantara XII Unit Serah Kencong XII belum terkendali secara statistik.  Indeks kapabilitas multivariat yang diperoleh adalah sebesar 2,02. Sehingga ada kecenderungan kinerja proses telah kapabel pada ketiga variabel. Nilai yang diperoleh adalah -0,53 dimana nilai tersebut lebih kecil dari 1 sehingga kinerja proses multivariat belum kapabel.
Pemetaan Angka Gizi Buruk pada Balita di Jawa Timur dengan Geographically Weighted Regression Aditya Kurniawati; Mutiah Salamah Chamid; Shofi Andari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.452 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16662

Abstract

Status gizi balita merupakan salah satu indikator dalam menilai derajat kesehatan masyarakat serta tolak ukur kesejahteraan suatu bangsa. Di antara semua provinsi di Indonesia, tingkat angka gizi buruk balita di Jawa Timur termasuk dalam kelompok menengah dan belum dapat memenuhi target Dinas Kesehatan. Selain faktor kesehatan, kemiskinan serta lingkungan juga mempengaruhi angka gizi buruk pada balita, tetapi kondisi kesehatan, lingkungan, dan ekonomi pada tiap kabupaten/kota di Jawa Timur berbeda-beda. Oleh sebab itu pada penelitian ini digunakan pendekatan geografis dalam memodelkan angka gizi buruk pada balita dengan variabel-variabel yang diduga mempengaruhinya. Analisis statistika yang digunakan untuk menyelesaikan masalah ini yaitu geographically weighted regression (GWR) Berdasarkan pengujian heterogenitas spasial, angka gizi buruk pada balita memiliki keragaman antara satu wilayah dengan wilayah lain. Pembobot yang digunakan pada penelitian ini adalah fungsi kernel fixed gaussiandengan AIC sebesar 294,2464. Nilai R2 yang dihasilkan model GWR sebesar 15,04%, nilai ini lebih besar dibandingkan model regresi linier, yaitu sebesar 14,16%. Terbentuk dua kelompok daerah berdasarkan variabel yang signifikan. Kelompok pertama yaitu kabupaten/kota yang berada di bagian timur provinsi Jawa Timur, di mana persentase penduduk miskin berpengaruh terhadap angka gizi buruk balita. Sedangkan kelompok kedua yaitu bagian barat Jawa Timur, di mana persentase penduduk miskin dan persentase posyandu puri berpengaruh terhadap angka gizi buruk balita.
Pemodelan Data Curah Hujan Di Kabupaten Banyuwangi dengan Metode ARIMA dan Radial Basis Function Neural Network Novelina Purba; Brodjol Sutijo Suprih Ulama
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.23 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16678

Abstract

Curah hujan merupakan salah satu komponen lingkungan pemegang peranan penting dalam budidaya tanaman. Bagi Kabupaten Banyuwangi jumlah curah hujan sangat penting dalam menentukan ke-berhasilannya sebagai salah satu lumbung padi Jawa Timur. Perencanaan waktu tanam tidak lepas dari kondisi curah hujan. Penelitian ini menggunakan metode ARIMA dan RBFNN untuk memodelkan curah hujan di Kabupaten Banyuwangi dengan pendekatan linier dan non linier. Model ARIMA merupakan pendekatan linier pada data curah hujan, sedangkan model RBFNN merupakan pendekatan non linier pada data. Penelitian ini membandingkan kedua model tersebut berdasarkan nilai Mean Square Error (MSE) .Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari Stasiun Meteorologi Banyuwangi. Model ARIMA menghasilkan nilai MSE sebesar 344,658 dan model RBFNN menghasilkan nilai MSE sebesar 300,185. Berdasarkan perbandingan MSE dari kedua model disimpulkan bahwa model RBFNN lebih baik dari pada ARIMA dalam meramalkan curah hujan di Kabupaten Banyuwangi.
Klasifikasi Email Spam dengan Menggunakan Metode Support Vector Machine dan k-Nearest Neighbor Shiela Novelia Dharma Pratiwi; Brodjol Sutijo Suprih Ulama
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.32 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16685

Abstract

Akibat dari penggunaan email yang sangat intens dapat menyebabkan dampak positif dan negatif. Hal ini dikarenakan tidak semua orang dapat menggunakan email dengan baik dan diketahui banyak sekali penyalahgunaan email yang berpotensi dapat merugikan perusahaan ataupun individual. Email yang disalahgunakan ini biasa dikenal sebagai spam atau junkmail (email sampah), isi dari email tersebut bisa berupa iklan penjualan produk, penipuan berkedok menang undian atau bahkan virus dan malware. Banyaknya penyalahgunaan email ini menimbulkan kerugian yang cukup besar antara lain dapat meningkatkan data traffic dan menyebabkan kerugian ekonomis yang cukup signifikan, terutama bagi perusahaan. Hal-hal tersebut mendasari dilakukannya penelitian tentang klasifikasi email yang kemudian akan diklasifikasikan berdasar dua kategori utama yaitu email spam dan ham. Pengklasifikasian email pada penelitian ini diselesaikan dengan menggunakan metode SVM dan KNN. Metode SVM atau Support Vector Machine merupakan salah satu metode terbaik yang dapat digunakan dalam masalah klasifikasi pola, sedangkan metode KNN atau k-Nearest Neighbor metode pengklasifikasian yang berdasar pada pengukuran jarak tertangga terdekat yang memiliki performansi yang baik ketika data training yang diberikan sedikit. Beberapa referensi menyebutkan bahwa metode KNN dan SVM akan memberikan hasil ketepatan klasifikasi yang lebih baik bila dikombinasikan dengan teknik partisi data k-fold cross validation (k-fold cv), yang mana pada penelitian ini k yang digunakan adalah 10. Sehingga dari kombinasi antara metode klasifikasi dan teknik partisi diatas didapatkan kesimpulan bahwa kombinasi metode KNN pada k = 3,5,7,9,11 dengan 10-fold cv menghasilkan ketepatan klasifikasi terbaik pada saat k=3 dengan hasil ketepatan klasifikasi  sebesar 92.28% dengan error 7.72 % sedangkan kombinasi metode SVM menggunakan kernel linier dan RBF dengan 10-fold cv menghasilkan ketepatan klasifikasi terbaik dengan menggunakan SVM linier dengan ketepatan klasifikasi yang diberikan sebesar 96.6% dengan error 3.4% sehingga disimpulkan metode SVM lebih baik dibanding metode KNN.
Pemodelan dan Pemetaan Kasus Jumlah Penduduk Miskin di Provinsi Jambi pada Tahun 2014 dengan Menggunakan Geographically Weighted Negative Binomial Regression (GWNBR) Irdo Jasmadi; Dwiatmono Agus Widodo; Pratnya Paramitha Oktaviana
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.937 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16704

Abstract

Kemiskinan merupakan suatu keadaan yang sering dihubungkan dengan kebutuhan, kesulitan dan kekurangan di berbagai keadaan hidup. Jumlah penduduk miskin di Provinsi Jambi masih dikategorikan tinggi. Penelitian ini ingin mendapatkan model berdasarkan Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi menggunakan metode Geographically Weighted Negative Binomial Regression (GWNBR). Hasil pemodelan dengan metode GWNBR menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah penduduk miskin yang terjadi secara global di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi meliputi Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku per kapita, Kepadatan penduduk, Persentase rumah tangga yang menempati rumah dengan status tidak milik sendiri, dan Jumlah fasilitas kesehatan.
Pemodelan dan Pemetaan Kasus Pneumonia di Kota Padang Tahun 2014 dengan Geograpghically Weighted Negative Binomial Regression Reno Warni Diva Rahmitri; Wiwiek Setya Winahju
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.969 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16730

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian pada balita dan termasuk dalam penyakit menular. Penyakit menular tertinggi di Kota Padang pada tahun 2014 adalah kasus ISPA dengan 20,5% atau sekitar 1.850 kasus merupakan kasus pneumonia. Dalam penelitian ini dilakukan pemodelan jumlah kasus pneumonia dengan metode geographically weighted negative binomial regression (GWNBR). Hasil pemodelan dengan menggunakan GWNBR diperoleh tidak terdapat perbedaan variabel yang signifikan tiap kecamatan di Kota Padang. Seluruh variabel memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemben-tukan model untuk masing-masing wilayah kecamatan di Kota Padang, variabel tersebut yaitu kepadatan penduduk, per-sentase rumah tangga berperilaku hidup bersih dan sehat, persentase ASI ekslusif, persentase balita gizi buruk dan kualitas udara.
Pemodelan Angka Buta Huruf di Provinsi Sumatera Barat Tahun 2014 dengan Geographically Weighted Regression Ratih Maharani; Wiwiek Setya Winahju
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.534 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16731

Abstract

Angka Buta Huruf (ABH) merupakan salah satu target dalam Millennium Development Goals (MDGs) yaitu menurunkan angka buta huruf menjadi 0%. Faktor yang mempengaruhi ABH berbeda dari suatu wilayah ke wilayah lain sehingga dalam penelitian ini digunakan metode Geographically Weighted Regression (GWR) untuk mendapatkan faktor yang berpengaruh tiap kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat. Berdasarkan hasil pengujian aspek spasial, tidak terdapat dependensi spasial dan tidak terdapat heterogenitas spasial di setiap lokasi pengamatan. Pemilihan pembobot fungsi kernel yang terpilih dengan kriteria Cross Validation (CV) minimum adalah fungsi kernel Gaussian. Model GWR pada angka buta huruf  lebih baik dibandingkan pemodelan dengan regresi linier. Hal ini dikarenakan nilai AIC pada model GWR lebih kecil yaitu sebesar 32,2707 dibandingkan model regresi linier yaitu sebesar 41,6471. Faktor angka partisipasi murni SD, angka partisipasi murni SMP, persentase fasilitas pendidikan SMP dan persentase tenaga pendidik SMP berpengaruh signifikan pada sebagian besar kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat.
Analisis Kepuasan Peserta Sertifikasi K3 Terhadap Pelayanan LSP “PPT Migas” di Pusdiklat Migas dengan Integrasi IPA-Kano Binar Ulfadari; Destri Susilaningrum; Suntoro Suntoro
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.419 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16767

Abstract

Tenaga kerja migas memiliki tingkat resiko kerja tinggi, sehingga wajib memiliki sertifikat kompetensi tenaga teknis khusus migas, salah satunya adalah bidang K3. Badan yang bertugas memberikan layanan sertifikasi di antaranya adalah LSP “PPT Migas” di Pusdiklat Migas. Sebagai pelayanan SDM di bidang migas, tentunya LSP “PPT Migas” di Pusdiklat Migas perlu menadapatkan perhatian lebih terutama berkaitan dengan kualitas pelayanannya. Sehingga pada penelitian ini akan dibahas mengenai kepuasan peserta sertifikasi K3 terhadap pelayanan LSP “PPT Migas” di Pusdiklat Migas, yang dianalisis menggunakan integrasi IPA-Kano. Pendekatan ini bertujuan untuk membantu pihak LSP “PPT Migas” di Pusdiklat Migas dalam mengevaluasi kepuasan peserta sertifikasi K3, yaitu dnegan mengidentifikasi atribut layanan apa yang perlu mendapat prioritas untuk diting-katkan. Selanjutnya dari model ini, dapat diidentifikasi rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan LSP “PPT Migas” di Pusdiklat Migas. Pada penelitian ini, data yang digunakan adalah data primer, yang diperoleh melalui survei kepu-asan terhadap peserta sertifikasi terhadap pelayanan LSP “PPT Migas” yang dilaksanakan pada 22-24 Maret dan 05-07 April 2016. Tingkat kepuasan peserta sertifikasi K3 secara menyeluruh terhadap kinerja LSP “PPT Migas” di Pusdiklat Migas sebesar 76,21%. Dari 24 atribut kualitas pelayanan yang diukur, atribut yang mendapatkan prioritas pertama untuk diperbaiki adalah kebersihan ruang ujian dan toilet.
Optimasi Parameter Proses Jar Test Menggunakan Metode Taguchi dengan Pendekatan PCR-TOPSIS (Studi Kasus: PDAM Surya Sembada Kota Surabaya) Sakura Ayu Oktaviasari; Muhammad Mashuri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.508 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16873

Abstract

Koagulasi-flokulasi merupakan tahap awal dari proses penjernihan air yang dilakukan perusahaan. Pada dasarnya, serangkaian proses di dalam Instalasi Penjernihan Air Minum (IPAM) yang paling utama adalah untuk menurunkan kadar kekeruhan air baku. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan sebuah eksperimen proses koagulasi-flokulasi dengan alat jar test menggunakan metode Taguchi dan PCR-TOPSIS untuk mengetahui parameter proses yang  memiliki pengaruh terhadap perubahan kekeruhan dan pH air untuk kemudian menentukan setting optimum yang dapat mengoptimumkan kekeruhan dan pH air. Hasil analisis menunjukkan bahwa dosis koagulan, lama waktu pengadukan cepat dan pengadukan lambat berpengaruh signifikan terhadap perubahan kekeruhan dan pH air dengan kontribusi berturut-turut sebesar 62,00%, 10,39% dan 16,03%. Kondisi optimum diperoleh pada setting dosis koagulan sebanyak  110 ppm, pengadukan cepat selama 120 detik dan kecepatan pengadukan lambat sebesar 40 rpm.

Page 39 of 228 | Total Record : 2279