cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Pemodelan Produksi Minyak dan Gas Bumi Pada Platform “MK” di PT “X” Menggunakan Metode ARIMA, Neural Network, dan Hibrida ARIMA-Neural Network Windia Cinde Prameswari; Destri Susilaningrum; Suhartono Suhartono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.304 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16893

Abstract

Minyak dan gas bumi dapat diambil secara langsung melalui sumur-sumur yang dibuat, namun sumur-sumur tersebut tidak akan menghasilkan jumlah minyak dan gas bumi yang konstan setiap hari. Ketika kandungan minyak dan gas mulai turun maka yang harus dilakukan adalah memberikan treatment terhadap sumur tersebut, sehingga minyak dan gas yang masih terkandung di dasar bumi bisa naik dengan jumlah yang lebih banyak. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk membantu perusahaan dalam menganalisis jumlah produksi minyak dan gas bumi selama periode 14 hari selanjutnya, sehingga dapat diketahui apakah selama periode 14 hari selanjutnya diperlukan treatment terhadap sumur. Data yang digunakan adalah jumlah produksi minyak dan gas bumi pada platform “MK” pada tahun 2015. Pemodelan jumlah produksi minyak dan gas bumi dilakukan menggunakan tiga metode, yaitu ARIMA, neural network, dan Hibrida ARIMA-neural network. Hasil yang diperoleh berdasarkan analisis ketiga metode tersebut adalah pada jumlah produksi minyak bumi model terbaik diperoleh dari metode hibrida ARIMA-neural network, dengan hasil ramalan yang cenderung sama selama 14 hari yaitu 1961 barel. Sedangkan jumlah produksi gas bumi model terbaik diperoleh dari metode neural network, dengan ramalan produksi untuk 14 hari selanjutnya cenderung meningkat.
Analisis Kapabilitas Proses Produk Transformator Hermetically Sealed 100 kVA di PT. “X” Geniuzan Nimas Bianti; Sri Mumpuni Retnaningsih
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.803 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16896

Abstract

Pengendalian kualitas transformator hermetically sealed 100 kVA yang diproduksi oleh PT. X belum pernah dilakukan evaluasi terhadap produk cacat. Pengendalian kualitas yang dilakukan selama ini baru berdasarkan prinsip specify value, sedangkan secara statistik masih dilakukan secara deskriptif sederhana. Karakteristik kualitas transformator memiliki empat variabel penting yaitu rugi-rugi inti besi (WF), arus mengalir tanpa beban (I0), rugi-rugi tembaga (WCu) dan impedansi (Iz). Analisis yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas secara statistik pada penelitian ini yaitu analisis kapabilitas proses dan mencari penyebab produk cacat. Analisis kapabilitas proses dilakukan setelah membuat peta kendali multivariat yaitu improved generalized variance individu dan T2 Hotelling terkendali. Hasil dari analisis diketahui bahwa penyebab utama produk cacat adalah variabel kualitas WF (rugi-rugi inti besi) dan I0 (arus mengalir tanpa beban). Proses sudah terkendali tanpa menggunakan tujuh pengamatan yang out of control dan diperoleh nilai Cp* sebesar 4.7137 yang menunjukkan bahwa proses produksi transformator hermetically sealed 100 kVA Bulan Desember 2015 sudah kapabel.
Pemodelan Angka Pengangguran Pernah Bekerja dan Belum Pernah Bekerja di Jawa Timur Menggunakan Metode Regresi Multivariat Arinda Nur Lathifah; Wahyu Wibowo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.807 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16907

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah membuat model untuk kasus pengangguran terbuka di Jawa Timur. Pemodelan menggunakan dua respon yang berkorelasi, yaitu pengangguran pernah bekerja dan pengangguran belum pernah bekerja. Prediktor berasal dari Sembilan variabel, namun antar variabel independent terdapat korelasi, sehingga direduksi menjadi tiga faktor baru, antara lain faktor pendidikan dasar dan tinggi, faktor perekonomian jawa timur, dan faktor pendidikan SMP. Estimasi parameter regresi multivariat terhadap kedua respon dengan prediktor setelah dilakukan analisis faktor menunjukkan terdapat pelanggaran asumsi residual IIDN, sehingga diatasi dengan transformasi variabel dependen. Pemodelan dari analisis faktor menunjukkan masih terdapat faktor yang tidak signifikan, sehingga interpretasi model dilakukan dengan menggunakan pemilihan model terbaik. Hasil pemodelan menunjukkan respon pengangguran pernah bekerja dan pengangguran belum pernah bekerja dipengaruhi oleh pertambahan jumlah angkatan kerja di Provinsi Jawa Timur.
Pemodelan dan Pemetaan Prevalensi Kusta di Kabupaten/Kota Jawa Timur dengan Pendekatan Mixed Geographically Weighted Regression Mei Rizka Shovalina; R. Muhamad Atok
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.564 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16920

Abstract

Kusta adalah penyakit menular yang disebabkan Mycobacterium leprae. Penyakit ini dapat menyebabkan masalah yang kompleks, bukan hanya dari segi medis seperti cacat fisik tetapi juga masalah sosial, ekonomi, budaya, keamanan dan ketahanan nasional. Oleh karena itu perlunya penanganan yang serius dan mendalam terhadap permasalahan kusta tersebut. Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi yang memiliki nilai tertinggi pada prevalensi kusta di tahun 2013. Perkembangan kusta dideteksi merambat di daerah yang dekat dengan daerah endemik kusta. Penelitian ini bertujuan menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi prevalensi penderita kusta di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur dengan memperhatikan aspek wilayah (kota) yang ada dengan menggunakan metode Geographically Weighted Regression dan Mixed Geographically Weighted Regression. Sebelum melakukan metode GWR peneliti mendeteksi terdapat tiga variabel prediktor yang signifikan masuk dalam model dengan OLS. Model GWR menghasilkan bahwa variabel persentase penduduk miskin berpengaruh di beberapa kabupaten/kota sehingga variabel tersebut merupakan variabel yang bersifat global dan sisanya merupakan variabel lokal yang akan digunakan untuk estimasi model MGWR. Dari hasil model MGWR menghasilkan bahwa persentase penduduk miskin sangat berpengaruh masuk kedalam model dan variabel lokal signifikan di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur yang berbeda-beda. Model terbaik dicari menggunakan kriteria kebaikan model yaitu AIC dan R2 yang menghasilkan model GWR merupakan metode terbaik.
Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Sektor Perbankan yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia Menggunakan Metode Structural Equation Modelling-Partial Least Square Fiqih Nur Aminah; Agus Suharsono; Imam Safawi Ahmad
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.859 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16923

Abstract

Bagi perusahaan yang telah go public, pasar modal merupakan sarana peningkatan nilai perusahaan. Semakin tinggi harga saham semakin tinggi nilai perusahaan. Perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan laporan keuangan secara berkala menggunakan rasio keuangan. Pada Mei 2015, empat perusahaan perbankan Indonesia masuk ke dalam Forbes yaitu BRI (Bank Rakyat Indonesia), Bank Mandiri, BCA (Bank Central Asia) dan BNI (Bank Negara Indonesia). Hasil tersebut menunjukkan bahwa sektor perbankan memiliki kinerja cukup baik dan diindikasikan memiliki nilai perusahaan yang tinggi. Nilai perusahaan tersebut dihitung melalui Price Book Value (PBV). Bank Indonesia merupakan Bank Sentral Indonesia membagi lima bagian rasio keuangan untuk sektor perbankan yaitu rasio permodalan, rasio aktiva produktif, rasio rentabilitas, rasio likuiditas dan rasio kepatuhan. Kelima rasio tersebut tidak dapat diukur secara langsung, sehingga pengukurannya menggunakan indikator. Sehingga dilakukan suatu penelitian untuk mengetahui pengaruh rasio keuangan terhadap nilai perusahaan. Metode yang digunakan adalah SEM-PLS. Hasil pengujian model struktural menunjukkan bahwa rasio aktiva produktif dan rasio rentabilitas mempengaruhi nilai perusahaan.
Peramalan Harga Saham Jakarta Islamic Index Menggunakan Metode Vector Autoregressive Farida Nur Hayati; Brodjol Sutijo Suprih Ulama
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1095.899 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16931

Abstract

Saham merupakan instrumen investasi yang banyak dipilih para investor, karena saham mampu memberikan tingkat keuntungan yang menarik. Sejak 12 Mei 2011, Bursa Efek Indonesia (BEI) mempunyai dua indeks harga saham Syariah, yaitu Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII). Saham-saham dalam indeks ini mempunyai keistimewaan yaitu memiliki tingkat hutang yang rendah, sehingga risiko dalam berinvestasi semakin terkendali [1]. Terdapat 8 sektor di dalam indeks JII salah satunya adalah sektor properti. Perkembangan industri properti dan real estate menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat. Hal ini ditandai dengan maraknya pembangunan perumahan, apertemen, perkantoran dan perhotelan di kota-kota besar. fluktuasi harga saham sektor properti merupakan salah satu masalah bagi investor dalam menjual atau membeli saham sehingga diperlukan analisis untuk meramalkan harga saham guna meminimalkan risiko yang diperoleh. Metode VAR adalah metode yang digunakan untuk meramalkan data dua variabel atau lebih yang memiliki hubungan timbal balik. Berdasarkan analisis peramalan harga saham sub sektor properti dan real estate dengan metode VAR maka dapat diketahui model akhir yang terbentuk adalah VARX (1,1) dengan RMSE 3 periode ke depan variabel ASRI sebesar 6,2, BSDE sebesar 22,4, LPKR sebesar 22,7, PWON sebesar 12,8, dan SMRA sebesar 14,2
Pemodelan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Produksi Padi di Jawa Timur Ajeng Desi Pramita Sari; Wiwiek Setya Winahju
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.446 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16969

Abstract

Pemilihan Provinsi Jawa Timur sebagai objek peneliti-an ini karena provinsi ini merupakan salah satu dari lima pro-vinsi yang memiliki kontribusi terbesar untuk ketahanan pangan nasional. Selain itu provinsi Jawa Timur menjadi andalan Ke-mentrian Pertanian untuk produksi padi di tahun 2016. Apabila melihat kembali di tahun 2014, kontribusi provinsi Jawa Timur dari segi produksi padi sebesar 17,74% terhadap ketahanan pa-ngan nasional. Produksi padi di Jawa Timur dipengaruhi oleh faktor input untuk produksi padi. Pada penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya faktor luas lahan, jumlah pupuk, jumlah pestisida, pemberian bibit, dan tenaga kerja memiliki pengaruh terhadap produksi padi. Hal tersebut yang menjadi panduan da-lam pemilihan variabel di penelitian ini untuk mendapatkan mo-del dari setiap variabel yang signifikan di setiap kabupaten/kota di Jawa Timur. Deskripsi data diketahui bahwa kabupaten Jem-ber memiliki tingkat produksi tertinggi di Jawa Timur pada ta-hun 2014. Jika digunakan taraf signifikansi 5 % pada regresi li-nier, luas panen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi padi. Pada analisis GWR (Geographically Weighted Re-gression)  digunakan fungsi pembobot adaptif gausian dengan melihat nilai CV (Cross Validation) minimum. Penelitian ini me-nunjukkan bahwa dengan taraf signifikansi 25% terdapat perbe-daan yang signifikan antara regresi linier dan GWR. Terdapat 2 kelompok yang terbentuk berdasarkan variabel yang signifikan di setiap kabupaten/kota di Jawa Timur. Pada penelitian ini mo-del GWR lebih baik digunakan karena memiliki AIC lebih kecil dari model global (linier) dan memiliki nilai R2 yang lebih besar dari model global.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Padi di Provinsi Jawa Timur Menggunakan Regresi Semiparametrik Spline Maulana Ishaq; Agnes Tuti Rumiati; Erma Oktania Permatasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.91 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16992

Abstract

Padi merupakan salah satu makanan pokok masyarakat Indonesia. Produksi padi pada tahun 2014 sebesar 70,85 ton Gabah Kering Giling (GKG) mengalami penurunan sebesar 433,24 ribu ton (0,61 persen) dibandingkan tahun 2013. Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi penyumbang produksi padi terbesar di Indonesia. Hal ini yang menuntut Provinsi Jawa Timur untuk terus meningkatkan produksi padi demi ketercapaian swasembada pangan khususnya untuk masyarakat Jawa Timur dan umumnya untuk Indonesia. Penelitian ini akan membahas tentang faktor-faktor apa saja yang diduga mempengaruhi produksi padi Jawa Timur tahun 2014 menggunakan regresi semiparametrik spline. Hasil dari regresi semiparametrik spline menunjukkan factor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap produksi padi yaitu luas panen padi dan curah hujan, sedangkan faktor-faktor yang tidak berpengaruh signifikan adalah luas puso padi, realisasi pupuk bersubsidi, dan ketinggian rata-rata dari permukaan laut dengan nilai koefisien determinasi yang didapatkan adalah sebesar 99,17 persen.
Estimasi Produksi Minyak dan Gas Bumi di Kalimantan Utara Menggunakan Metode Cokriging Eka Oktaviana Romaji; I Nyoman Latra; Sutikno Sutikno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.122 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.17012

Abstract

Kegiatan manusia sangat bergantung pada minyak bumi dan gas alam. Seiring dengan terus meningkatnya konsumsi minyak dan gas bumi per tahun, maka perusahan yang bergerak di bidang migas dituntut untuk dapat memenuhi kebutuhan migas tersebut dengan biaya produksi yang seminimal mungkin. Jika eksplorasi di lakukan di medan yang sangat sulit, karena cadangan migas di permukaan bumi sudah habis, maka pada tahapan ini memerlukan biaya yang relatif besar. Oleh karena itu  diperlukan metode untuk mengetahui titik persebaran minyak dan gas bumi tanpa melalui tahap ekplorasi. Salah satu metode geostatistika yang dapat digunakan adalah metode cokriging. Cokriging merupakan metode untuk mengestimasi titik yang meminimalkan kesalahan estimasi dengan menggunakan korelasi silang antara dua variabel yakni variabel utama (primer) dan variabel tambahan (sekunder) serta memperhatikan aspek spasial. Untuk melihat keakuratan interpolasi dengan cokriging dapat dilihat niai dari R2 pada cross validation. Nilai R2 yang dihasilkan untuk mengestimasi minyak dan gas bumi sebesar 99,7% dan 99,99%. Hasil estimasi produksi minyak bumi tertinggi sebesar 61.055 bbls berada dilokasi sumur A19 dan hasil estimasi produksi minyak bumi terendah sebesar 26.702 bbls yang berada dititik A12. Hasil estimasi produksi gas bumi tertinggi terdapat di titik A14 sebesar 165.095 mscf dan produksi gas bumi terendah berada di titik A12 sebesar 71.826 mscf.
Pengaruh Indikator Kependudukan Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Indonesia dengan Pendekatan Regresi Panel Elika Tantri; Vita Ratnasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.268 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.17132

Abstract

Kependudukan merupakan tantangan besar bagi pembangunan Indonesia. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyebutkan bahwa jumlah penduduk yang besar akan berdampak pada berbagai aspek kehidupan, diantaranya masalah kebutuhan pangan, kemiskinan hingga lapangan kerja. Kondisi pengangguran di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2015 sebesar 6,18 persen meningkat dibanding sebelumnya (5,94 persen). TPT per Agustus 2015 mencapai 7,56 juta orang. Terlebih, jika melihat Indonesia yang dihadapkan dengan pemberlakuan kerja sama dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Indonesia memasuki pasar bebas tenaga kerja dalam kondisi yang kurang ideal. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dilakukan penelitian terkait Pengaruh Indikator Kependudukan Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Indonesia dengan Pendekatan Regresi Panel, sebagai solusi dalam mengurangi angka pengangguran. Adanya efek individu pada model panel mengakibatkan pendekatan model yang sesuai adalah Fixed Effect Model yang menghasilkan nilai R2 sebesar 86 persen. Berdasarkan analisis, diperoleh tiga variabel yang signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka antara lain Laju Pertumbuhan Penduduk, Angka Melek Huruf dan Angka Partisipasi Kasar SMA/Sederajat.

Page 40 of 228 | Total Record : 2279