Articles
2,279 Documents
Analisis Spasial Persebaran dan Pemetaan Kerawanan Kejadian Kasus Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Lumajang dengan Spatial Pattern Analysis dan Flexibly Shaped Spatial Scan Statistic
Abimanyu Kurniadi;
Sutikno Sutikno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1855.162 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.36634
Kabupaten Lumajang cenderung mengalami peningkatan jumlah kasus kejadian demam berdarah dengue atau DBD. Hal ini menunjukkan bahwa, jumlah kejadian kasus DBD di Kabupaten Lumajang belum dapat ditekan secara efektif, kemungkinan disebabkan oleh kurangnya informasi terhadap waktu, tempat dan jumlah kejadian kasus DBD yang terintegrasi. Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya peningkatan kasus DBD dapat ditinjau dari aspek spasial, yaitu tingkat ketergantungan penyakit DBD di suatu wilayah diperkirakan dipengaruhi oleh penyakit DBD di wilayah lain yang berdekatan. Kejadian kasus DBD yang digunakan dalam penelitian ini adalah kejadian kasus DBD di setiap kecamatan di Kabupaten Lumajang pada Tahun 2014-2016 yang kemudian dianalisis dengan menggunakan Spatial Pattern Analysis dan Flexibly Shaped Spatial Scan Statistic untuk menganalisis pola persebaran dan membentuk peta kerawanan. Hasil penelitian menyimpulkan pola persebaran kejadian kasus DBD pada Tahun 2014 yaitu menyebar, sedangkan Tahun 2015 dan 2016 pola persebarannya mengelompok. Hasil analisis dengan menggunakan metode Flexibly Shaped Spatial Scan Statistic mengidentifikasi kecamatan rawan kasus DBD yaitu Kecamatan Gucialit, Klakah, Padang, Sukodono, Lumajang, Sumbersuko, Tempeh, Rowokangkung Yosowilangun dan Tekung. Kecamatan Lumajang adalah kecamatan yang selalu memiliki jumlah kasus DBD yang tertinggi atau maksimum pada Tahun 2014 hingga 2016.
Pemodelan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Gini Rasio Pembangunan di Jawa Timur dengan Regresi Spasial
Rosyita Darojati A`laa;
Sutikno Sutikno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (252.48 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.36635
Indonesia Attractiveness Index 2017 mengumumkan 5 besar provinsi terbaik, dimenangkan oleh provinsi Jawa Tengah, Sumatera Barat, D.I. Yogyakarta, Jawa barat dan Jawa Timur. Namun Provinsi Jawa Timur menduduki peringkat pertama untuk peningkatan nilai gini rasio. Gini rasio Provinsi Jawa Timur mengalami peningkatan dari 0,396 menjadi 0,415. Sebagai perbandingan, negara-negara di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara mengalami gejolak ‘Arab Spring’ ketika gini rasio sekitar 0,45. Belajar dari kasus tersebut ketimpangan pendapatan ini perlu penanganan serius dari pemerintah. Salah satunya dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi ketimpangan pendapatan. Sehingga dalam Penelitian ini dilakukan pemodelan ketimpangan pendapatan kabupaten/kota di Jawa Timur dengan memper-timbangkan aspek spasial menggunakan regresi spasial. Hasil analisis yang diperoleh adalah ketimpangan pendapatan yang terjadi rata-rata termasuk dalam kondisi ketimpangan sedang. Model regresi spasial terbaik yang diperoleh adalah Spatial Error Model dengan nilai R2 sebesar 46,6% dan nilai RMSE sebesar 0.025713. Adapun variabel yang signifikan adalah variabel yang berasal dari aspek sosial yakni kepadatan penduduk dan tingkat pengangguran terbuka.
Analisis Peta Kompetitor Industri Mobile Payment di Indonesia
Moch. Afif Muhggni Labib;
Berto Mulia Wibawa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (805.542 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i1.41789
Industri financial technology di Indonesia saat ini telah berkembang dengan sangat pesat khususnya pada penggunaan layanan mobile payment. Hal tersebut ditunjukkan dengan semakin bertambahnya jumlah penyedia layanan yang yang terus bermunculan, serta tingginya jumlah transaksi penggunaan mobile payment di Indonesia. Hal tersebut menunjukkan pentingnya bagi penyedia layanan untuk mengetahui tingkat persaingan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi persaingan pada layanan mobile payment agar dapat diidentifikasi kompetitor dalam industri mobile payment. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah exploratory research-secondary data dengan tenik pengambilan data melalui in-depth internet search. Dari analisis yang telah dilakukan, diketahui terdapat 4 karakteristik dan 11 aktivitas untuk menyatakan sebuah layanan dikategorikan berada pada industri mobile payment. Hasil menunjukkan bahwa sebanyak 56 perusahaan dinyatakan sebagai direct competitor dan 35 perusahaan dinyatakan sebagai indirect competitor, sehingga dapat dikatakan industri mobile payment di Indonesia saat ini memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi.
Pengukuran Kepuasan dan Loyalitas Konsumen terhadap Kualitas Layanan Taksi Resmi Bandar Udara Juanda Surabaya
Azizah Yulia Safitri;
Berto Mulia Wibawa;
Dewie Saktia Ardiantono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1027.431 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i1.41573
Taksi resmi Bandar Udara Juanda Surabaya yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I (Persero) mengalami penurunan pendapatan dari tahun ke tahun yang mengakibatkan revenue share kepada PT Angkasa Pura I (Persero) kurang maksimal. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis kepuasan dan loyalitas konsumen terhadap kualitas layanan taksi resmi Bandar Udara Juanda Surabaya berdasarkan persepsi dan ekspektasi yang mereka miliki, sehingga dapat direkomendasikan perbaikan terhadap atribut kualitas layanan yang dianggap kurang memuaskan. Metode yang digunakan American Customer Satisfaction Index (ACSI) dan Customer Loyalty Index (CLI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen merasa cukup puas dan cukup loyal terhadap layanan taksi resmi Bandar Udara Juanda Surabaya akan tetapi masih merasa terdapat beberapa atribut layanan taksi resmi Bandar Udara Juanda Surabaya yang masih memiliki kinerja jauh dari harapan yang mereka miliki. Terdapat beberapa implikasi manajerial yang dapat dipertimbangkan untuk digunakan oleh operator taksi resmi Bandar Udara Juanda Surabaya dan PT Angkasa Pura I (Persero) dengan tujuan meningkatkan kualitas layanan sehingga tercipta kepuasan dan loyalitas yang maksimal. Implikasi manajerial tersebut diantaranya mengubah sistem penetapan tarif taksi menjadi argo meter, mengubah cara penawaran jasa taksi kepada pengunjung Bandar Udara Juanda Surabaya menjadi lebih memanfaatkan media online, dan pengadaan speed monitoring system untuk meningkatkan keamanan didalam kendaraan.
Analisis Sikap Konsumen Perempuan terhadap Produk Green Skincare: Pendekatan Multiatribut Fishbein
Nofia Ulfah Ramadhani;
Berto Mulia Wibawa;
Janti Gunawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (899.981 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i1.41624
Industri perawatan kulit di Indonesia mengalami peningkatan pada beberapa tahun terakhir. Saat ini terdapat produsen penyedia skincare yang menggunakan konsep positioning ramah lingkungan, antara lain The Body Shop, Innisfree, Kiehl’s, dan L’Occitane. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi atribut yang menjadi pertimbangan konsumen dalam membeli produk green skincare. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner online yang disebarkan kepada 215 sampel yang memiliki kriteria perempuan, berdomisili di Surabaya yang membeli produk green skincare dari salah satu merek penyedia green skincare yang disebutkan. Penelitian ini menemukan bahwa konsumen bersikap positif pada atribut keamanan, kinerja produk, bahan baku alami yang digunakan, kesesuaian harga dengan kualitas, bebas uji hewan, dan brand image. Maka dari itu, pemasar dari merek penyedia green skincare perlu untuk memasarkan produk skincare yang berfokus pada tingkat kepentingan atribut skincare antara lain dengan Memberikan informasi terkait alergen yang mungkin terjadi pada kemasan dan website merek penyedia skincare untuk memastikan keamanan produk pada konsumen dan bekerjasama dengan beauty vlogger untuk melakukan ulasan pada produk skincare sehingga konsumen akan lebih tertarik dalam melakukan pembelian skincare.
Analisis Tingkat Kepuasan dan Performa pada Merchant OVO di Surabaya
Muhammad Ridho Ar-Robi;
Berto Mulia Wibawa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (855.008 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i1.41646
Saat ini, layanan mobile payment di Indonesia telah berkembang, khususnya banyaknya pelaku bisnis yang telah menjadi merchant pada layanan mobile payment di Surabaya. Salah satu layanan mobile payment di Indonesia yang memiliki merchant terbanyak adalah OVO. Saat ini OVO sudah memiliki sekitar 300.000 merchant yang tersebar di seluruh Indonesia, salah satunya adalah Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui klasifikasi usaha yang sesuai dalam menggunakan layanan mobile payment sehingga dapat meningkatkan kepuasan dan performa bagi merchant OVO. Pada penelitian ini melakukan penyebaran kuesioner langsung kepada setiap merchant OVO yang terdapat di berbagai wialayah Surabaya. Jumlah responden yang didapatkan sebesar 180 merchant, dengan kriteria merchant pengguna OVO di Surabaya dalam kurun waktu satu bulan. Jumlah responden yang didapatkan telah sesuai dengan yang ditargetkan. Untuk tujuan tersebut dapat diselesaikan menggunakan metode ANOVA. Berdasarkan hasil dari uji ANOVA menyatakan bahwa tidak ada perbedaan data yang didapatkan pada kelompok merchant yang berada di kelompok usaha mikro kecil dan usaha menengah atas, sehingga dapat disimpulkan bahwa semua kelompok usaha dapat menggunakan OVO untuk meningkatkan performanya.
Analisis Perilaku dan Loyalitas Pelanggan ZAP Clinic
Claresta Dwi Pranindya;
Berto Mulia Wibawa;
Janti Gunawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (848.749 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i1.41678
Industri kecantikan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini berkembang pesat, salah satunya dipicu oleh tren media online termasuk media sosial. Salah satu klinik kecantikan di Indonesia yaitu ZAP Clinic masih belum berhasil menjadi top of mind pelanggan, melihat persaingan klinik kecantikan di Indonesia yang semakin kompetitif. ZAP Clinic dapat memanfaatkan media sosial untuk membangun ekuitas merek yang kuat di benak konsumen dan mendapatkan respon yang baik dari konsumen. Selain itu, rendahnya engagement rate pada salah satu akun media sosial menjadi tantangan bagi ZAP untuk menciptakan konten yang sesuai dengan karakteristik pengikut media sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pelanggan sekaligus pengikut media sosial ZAP Clinic serta mengetahui tingkat loyalitas pelanggan ZAP Clinic. Pengumpulan data dilakukan menggunakan survei dengan menyebarkan kuesioner secara online kepada 210 sampel yang menjadi pelanggan ZAP Clinic dan mengikuti setidaknya salah satu media sosial ZAP Clinic. Selanjutnya data dianalisis menggunakan crosstab dan Customer Loyalty Index (CLI). Temuan yang didapat dari analisis CLI adalah pelanggan ZAP Clinic termasuk loyal. Terdapat beberapa implikasi manajerial yang dapat diterapkan oleh ZAP Clinic untuk meningkatkan ekuitas merek sehingga mendapatkan respon yang positif dari konsumen seperti membuat konten media sosial yang menarik dan up to date. Untuk mempertahankan loyalitas pelanggan, ZAP Clinic perlu menjaga kualitas layanannya dan memberikan beberapa program loyalitas.
Pengaruh Knowledge, Motivasi dan Keterlibatan Terhadap Minat Mahasiswa Dalam Program ITS Smart Eco Campus
Tussy Yulintika;
Janti Gunawan;
Bustanul Arifin Noer
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (121.127 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i1.41901
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merupakan perguruan tinggi di Indonesia yang telah menerapkan program eco campus. Program ITS Smart Eco Campus merupakan salah satu bagian dari perencanaan strategis ITS dalam mewujudkan kampus yang peduli dan berbudaya lingkungan dengan melakukan pengelolaan lingkungan secara sistematis, berkelanjutan dan berkesinambungan dengan berpedoman pada Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh pengetahuan terhadap minat mahasiswa, motivasi terhadap minat mahasiswa dan keterlibatan terhadap minat mahasiswa, serta pengaruh simultan antara pengetahuan, motivasi dan keterlibatan terhadap minat mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa ITS. Sedangkan sampel penelitian adalah 393 mahasiswa kampus ITS Sukolilo, sesuai dengan rumus Slovin, didapatkan 12 departemen dan 8 fakutas, dari 38 departemen dan 10 fakultas yang ada. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis regresi linier berganda. Program penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan berpengaruh positif terhadap minat mahasiswa dalam program ITS Smart Eco Campus; motivasi berpengaruh positif terhadap minat mahasiswa dalam program ITS Smart Eco Campus; keterlibatan berpengaruh positif terhadap minat mahasiswa dalam program ITS Smart Eco Campus; serta pengetahuan, motivasi dan keterlibatan secara simultan berpengaruh terhadap minat mahasiswa dalam program ITS Smart Eco Campus.
Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja Berbasis Balanced Scorecard PT Boma Bisma Indra (Persero)
Shobah Hidayatul Ilmi;
Arman Hakim Nasution;
Syarifa Hanoum
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i1.42137
PT Boma Bisma Indra (Persero) saat ini menghadapi permasalahan utama keterlambatan penyelesaian proyek, permasalahan ini dipengaruhi oleh kecukupan modal serta kualitas sumber daya manusia (SDM). Meningkatkan kualitas SDM menjadi tanggungjawab dari Divisi SDM, namun hingga saat ini Divisi SDM masih belum memiliki pengukuran di tingkat divisi oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk merumuskan pengukuran kinerja Divisi SDM berbasis Balanced Scorecard dengan menurunkan langsung dari strategi perusahaan maupun rencana yang terdapat di Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2019. Dari hasil penelitian ini, didapatkan sepuluh sasaran strategis Divisi SDM lengkap dengan masing-masing Key Performance Indicator (KPI) yang telah dilakukan pembobotan. Kemudian dilakukan penilaian KPI pada tahun 2018, terdapat lima dari sepuluh KPI yang memiliki nilai pencapaian jauh dibawah target (zona merah), oleh karena itu dirumuskan action plan guna membantu dalam pencapaian target
Cascading Key Performance Indicator dan Perumusan Strategy Map berbasis Balanced Scorecard
Cindy Ade Mei Arlina;
Arman Hakim Nasution;
Syarifa Hanoum
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (893.923 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i1.42152
PT Boma Bisma Indra (BBI) merupakan salah satu BUMN yang bergerak dalam bidang Manufaktur Peralatan Industri (MPI) dan Manajemen Proyek dan Jasa (MPJ). Salah satu kegiatan yang penting bagi perusahaan adalah dengan melakukan perbaikan pengukuran kinerja. Metode yang digunakan adalah Balanced Scorecard dengan melakukan cascading dari strategi perusahaan hingga level departemen pada divisi MPJ, pebobotan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP), dan uji coba pengukuran kinerja menggunakan Traffic Light System. Penelitian ini menghasilkan strategy map divisi MPJ, strategy map departemen Engineering, dan strategy map departemen Konstruksi. Dihasilkan pula 16 sasaran strategis dan 21 KPI divisi MPJ, 8 sasaran strategis dan 10 KPI departemen Engineering, dan 9 sasaran strategis dan 10 KPI departemen Konstruksi. Hasil uji coba pengukuran kinerja divisi MPJ adalah 15 KPI berwarna hijau, 1 KPI berwarna kuning, dan 5 KPI berawarna merah.