cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Pemodelan Harga Saham Sektor Konstruksi Bangunan, Properti dan Real Estate di JII 70 Tahun 2013-2018 Menggunakan Regresi Data Panel (FEM Cross-section SUR) Bagus Rahmatullah; Imam Safawi Ahmad; Santi Puteri Rahayu
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.952 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.44380

Abstract

Persaingan bisnis di era pasar bebas saat ini semakin ketat. Setiap perusahaan membutuhkan modal agar dapat lebih berkembang dan tetap eksistensi. Salah satu cara perusahaan untuk memperoleh modal adalah dengan menawarkan saham di Bursa Efek Indonesia. Namun harga saham yang diperdagangkan dapat berubah tiap waktu, sehingga para investor perlu melakukan analisis terhadap kinerja perusahaan yang ditinjau dari rasio keuangan perusahaan dan makro ekonomi di Indonesia terlebih dahulu agar memperoleh keuntungan baik dari dividen maupun capital gain. Berdasarkan analisis menggunakan regresi data panel diperoleh estimasi model data panel yang sesuai untuk pemodelan harga saham 12 perusahaan terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) 70 tahun 2013-2018 adalah Fixed Effect Model dengan Cross-section SUR. Secara simultan, semua variabel independen yang terdiri dari Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Return on Equity (ROE), Return on Asset (ROA), Price to Book Value (PBV), Earning Per Share (EPS), Price Earning Ratio (PER), kurs rupiah, dan suku bunga secara bersama-sama berpengaruh signifikan. Namun secara parsial hanya variabel CR, DER, ROE, PBV, EPS, Kurs Rupiah, dan Suku Bunga yang berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan koefisien determinasi sebesar 96,15%.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Persentase Kasus HIV di Indonesia Tahun 2017 Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated Azizah Azizah; I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.354 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.44382

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) secara berkelanjutan telah menjadi permasalahan utama bagi pembangunan dan kemajuan sosial. Di Indonesia, kasus HIV mengalami peningkatan tiap tahunnya. Pada tahun 2017 negara Indonesia menjadi negara ketiga dengan kasus HIV terbanyak di Asia-Pasifik. Penyebab meningkatnya kasus HIV dipengaruhi beberapa faktor, untuk mengetahui faktor yang mempengaruhinya dilakukan penelitian menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated. Karena pola hubungan yang ditunjukan antar persentase kasus HIV dengan faktor-faktor yang diduga mempengaruhinya tidak mengikuti pola tertentu. Berdasarkan nilai GCV yang paling minimum, model terbaik adalah menggunakan kombinasi titik knot (3,3,2,2,1). Hasil pengujian signifikansi parameter menunjukkan bahwa seluruh variabel yang digunakan dalam penelitian berpengaruh signifikan terhadap persentase kasus HIV di Indonesia. Variabel yang digunakan adalah rasio layanan KT, persentase penggunaan kondom, persentase penduduk miskin, rasio layanan PDP, dan persentase penduduk laki-laki. Dan hasil pengujian asumsi residual menunjukkan semua asumsi terpenuhi dengan nilai koefisien determinasi dari model ini sama dengan 89,49%.
Klasifikasi Sentimen Wisatawan Candi Borobudur pada Situs TripAdvisor Menggunakan Support Vector Machine dan K-Nearest Neighbor Rahayu Prihatini Saputri; Wiwiek Setya Winahju; Kartika Fithriasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.223 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.44391

Abstract

Candi Borobudur merupakan salah satu destinasi wisata di Indonesia yang telah dikenal hingga dunia internasional dan kini menjadi satu dari sepuluh destinasi prioritas yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata. Oleh sebab itu pengelola wisata Candi Borobudur perlu memperhatikan berbagai persepsi wisatawan sebagai bagian dari proses evaluasi. Klasifikasi sentimen wisatawan berdasarkan data ulasan yang tersedia di situs TripAdvisor dilakukan dengan metode Support Vector Machine (SVM) dan K-Nearest Neighbor (K-NN), dengan penerapan teknik N-gram di kedua metode tersebut. Selain itu digunakan pula metode Synthetic Minority Oversampling Technique (SMOTE) untuk menangani kasus data imbalance. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah SVM kernel Radial Basis Function (RBF) dengan penerapan unigram merupakan metode terbaik untuk kasus klasifikasi sentimen wisatawan Candi Borobudur. Kinerja klasifikasi yang dihasilkan oleh metode tersebut tergolong sangat baik.
Monitoring Kualitas Kaca di PT. Asahimas Flat Glass Tbk, Sidoarjo Menggunakan Pendekatan Grafik Kendali Bivariat Poisson Lely Presti Anggraeni; Novri Suhermi; Haryono Haryono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.013 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.44398

Abstract

Kualitas produk merupakan kunci untuk dapat bersaing dalam dunia industri. Grafik kendali merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui proses produksi suatu produk telah terkendali secara statistik atau belum. Penelitian ini mengambil permasalahan pengendalian kualitas produksi kaca lembaran DGFL 5 mm di PT. Asahimas Flat Glass Tbk, Sidoarjo. Karakteristik kualitas yang digunakan adalah Inclusion dan Drip Material yang saling berhubungan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan membandingkan antara grafik kendali u univariat dan grafik kendali bivariat poisson untuk mengetahui kebaikan proses produksi kaca. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa grafik kendali u univariat lebih sensitif dalam mendeteksi titik-titik pengamatan yang keluar dari batas kendali dibandingkan dengan grafik kendali bivariat poisson karena nilai korelasi yang kecil meskipun hasil korelasi adalah signifikan atau kedua variabel memiliki korelasi. Kedua grafik kendali telah terkendali secara statistik dengan dilakukan iterasi untuk menentukan batas kendali yang optimal. Jenis cacat yang lebih sering terjadi adalah jenis cacat Drip Material dibandingkan jenis cacat Inclusion. Penyebab terjadinya cacat diketahui sehingga dapat digunakan untuk melakukan perbaikan kedepannya.
Pemodelan Jumlah Anak Putus Sekolah Usia Wajib Belajar dan Jumlah Wanita Menikah Dini di Jawa Timur dengan Pendekatan Geographically Weighted Bivariate Negative Binomial Regression Fitria Nurul Alfariz; Purhadi Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.316 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.44402

Abstract

Kemajuan di bidang pendidikan sudah dilakukan di Indonesia namun masih banyak anak-anak yang harus putus sekolah khususnya di Jawa Timur. Hal ini disebabkan oleh faktor ekonomi, sosial dan lingkungan tinggal anak. Salah satu masalah yang berhubungan dengan putus sekolah adalah pernikahan usia dini di kalangan wanita remaja. Pemodelan menggunakan metode Geographically Weighted Bivariate Negative Binomial Regression dilakukan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh pada jumlah anak putus sekolah dan jumlah wanita menikah dini. Sebelum itu dilakukan pula pemodelan menggunakan metode Bivariate Negative Binomial Regression. Metode GWBNBR menghasilkan 7 kelompok kabupaten/kota dengan variabel signifikan yang sama untuk jumlah anak putus sekolah dan 5 kelompok kabupaten/kota dengan variabel signifikan yang sama untuk jumlah wanita menikah dini. Metode BNBR merupakan metode yang lebih baik untuk memodelkan karena menghasilkan nilai AICc terkecil. Tetapi dengan menggunakan metode GWBNBR informasi yang didapat lebih banyak sehingga penanganan masalah anak putus sekolah dan wanita menikah dini di setiap daerah dapat di sesuaikan dengan variabel signifikan hasil metode GWBNBR.
Perbandingan Estimasi Return Level Declustering dan Non Declustering pada Data Curah Hujan Ekstrem Di Surabaya dan Mojokerto Ainun Umami; Sutikno Sutikno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.565 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.44403

Abstract

Surabaya merupakan wilayah perkotaan yang rentan mengalami curah hujan tinggi sehingga sering terjadi banjir. Mojokerto yang dari tahun ke tahun mengalami peralihan fungsi lahan juga sering terjadi banjir. Untuk meminimalisir kerugian banjir, dibutuhkan pengetahuan terkait kejadian ekstrem mengguna-kan Extreme Value Theory (EVT). Terdapat dua pendekatan dalam EVT, yaitu Block Maxima (BM) dan Peaks Over Threshold (POT). POT merupakan salah satu metode untuk mengidentifikasi nilai ekstrem dengan menggunakan nilai acuan yang disebut dengan threshold. Salah satu syarat EVT yaitu data harus independen. Namun pada kenyataannya data ekstrem seringkali bersifat dependen sehingga perlu dilakukan penanganan adanya dependensi data dengan menggunakan Declustering. Yang menarik pada EVT yaitu adanya return level. Return level merupakan nilai maksimum yang diharapkan akan terlampaui satu kali dalam jangka waktu tertentu. Pada penelitian ini akan dilakukan perbandingan estimasi return level Declustering dan POT (Non Declustering) pada data curah hujan ekstrem. Jumlah pos pengamatan yang digunakan sebanyak dua pos pengamatan di Surabaya dan lima pos pengamatan Mojokerto. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di Surabaya metode yang lebih baik yaitu Declustering, sedangkan di Mojokerto metode yang lebih baik yaitu Non Declustering.
Pemodelan Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Angka Kematian Bayi dan Angka Kematian Anak di Provinsi Jawa Timur Tahun 2017 Menggunakan Bivariat Gamma Regression Arrafi Dwiargatra; Purhadi Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.303 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.44406

Abstract

Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu daerah di Indonesia memiliki Angka Kematian Bayi dan Angka Kematian Anak yang tinggi. Dikhawatirkan Angka Kematian Bayi danAngka Kematian Anak di Jawa Timur dapat meningkat melewati target yang ditentukan SDG’s. Dari permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan menggunakan metode Bivariat Gamma Regresion untuk mengetahui variabel prediktor yang mempengaruhi Angka Kematian Bayi dan Angka Kematian Anak. Data yang digunakan berasal dari Dinas Kesehatan Jawa Timur berupa publikasi Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2017. Model terbaik terdapat pada model dengan variabel persentase bayi lahir berat badan rendah dan persentase perempuan kawin dibawah 17 tahun. Variabel prediktor yang mempengaruhi Angka Kematian Bayi yaitu variabel persentase persalinan oleh tenaga kesehatan, persentase bayi lahir berat  badan rendah, dan persentase penduduk miskin. Untuk variabel prediktor yang mempengaruhi Angka Kematian Anak yaitu variabel persentase persalinan oleh tenaga kesehatan, persentase komplikasi kebidanan yang ditangani, persentase bayi lahir berat  badan rendah, persentase penduduk miskin, dan persentase perempuan kawin dibawah 17 tahun
Pemodelan Perilaku Brand Switching terhadap Produk Smartphone Menggunakan Binary Logistic Regression Wikaning Tri Dadari; Ni Luh Putu Satyaning Pradnya Paramita; Agus Suharsono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.866 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.44419

Abstract

Perilaku brand switching pada konsumen smartphone di Indonesia mengharuskan vendor-vendor smartphone lebih cermat dalam menentukan strategi pemasaran agar tidak kehilangan pelanggan dan bahkan mampu menarik pelanggan baru. Penelitian ini menerapkan metode Regresi Logistik Biner untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap perilaku brand switching pada konsumen smartphone. Terdapat empat model yang disusun. Model pertama melibatkan seluruh variabel tanpa diseleksi, model kedua melibatkan variabel-variabel hasil seleksi stepwise backward, model ketiga dan keempat melibatkan komponen utama hasil reduksi masing-masing 4 dan 5 komponen utama. Model 1 menghasilkan akurasi dan spesitifitas paling tinggi sehingga sesuai digunakan untuk memprediksi konsumen yang loyal terhadap suatu brand. Model yang melibatkan 4 komponen utama memiliki sensitivitas paling tinggi sehingga model ini baik digunakan untuk memprediksi konsumen yang beralih brand.
Analisis Reliabilitas pada Hydraulic Spreader System Container Crane di PT. Terminal Petikemas Surabaya Adita Krisdiyantoro; Wibawati Wibawati; Haryono Haryono; Haryono Haryono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.734 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.44421

Abstract

Potensi ekonomi Indonesia dalam bidang Maritim sangat tinggi termasuk di bidang pelabuhan yaitu terminal bongkar muat barang. Salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang logistik bongkar muat barang adalah PT. Terminal Petikemas Surabaya yang merupakan sebuah terminal berstandar kelas dunia di bidang kepelabuhanan yang menangani ekspor dan impor petikemas baik domestik maupun internasional. Salah satu mesin utama yang digunakan dalam proses bongkar muat barang adalah Container Crane (CC). Rangkaian Speader System pada CC terdapat beberapa alat dan komponen yang saling mempengaruhi, salah satu alat yang berperan penting dalam menggerakkan Spreader adalah Hydraulic. Pada penelitian ini melakukan penentuan waktu optimum pemeliharaan Hydraulic Speader System pada CC-06 dan CC-09 menggunakan metode Geometric Process (GP). Waktu optimum untuk melakukan preventive maintenance pada Hydraulic Speader System Container Crane 06 adalah saat mengalami kerusakan ke-15 dengan estimasi rata-rata biaya sebesar Rp.1.289.800. Sedangkan waktu optimum untuk melakukan kegiatan pemeliharaan pada Container Crane 09 adalah saat mengalami kerusakan ke-30 dengan estimasi rata-rata biaya sebesar Rp. 417.600.
Pemodelan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Mahasiswa Statistika ITS Dalam Berbelanja Online dengan Menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) Aprilia Ardiriani; Agus Suharsono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.446 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.44430

Abstract

Belanja online saat ini bukan menjadi hal yang asing bagi setiap orang. Kemudahan dan keuntungan yang ditawarkan dari belanja online membuat orang-orang tertarik untuk melakukan belanja online. Melihat hal tersebut maka banyak situs belanja online yang muncul untuk mengambil kesempatan dalam menggaet pangsa pasar. Berdasarkan hasil dari pra survei yang telah dilakukan, mahasiswa Statistika ITS paling banyak menggunakan situs belanja online Shopee. Oleh karena itu, akan dilakukan pemodelan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan dalam berbelanja online dengan menggunakan SEM yang berfokus pada situs Shopee. Data yang digunakan merupakan data primer yang terdiri dari 130 responden. Terdapat 26 indikator yang terdiri dari 3 indikator variabel keamanan, 3 indikator variabel ketersediaan informasi, 6 indikator variabel pengiriman, 3 indikator variabel kualitas, 3 indikator variabel harga, 3 indikator variabel waktu dan 5 indikator variabel kepuasan pelanggan. Pada proses deteksi outlier didapatkan 2 observasi terdekteksi sebagai outlier multivariat sehingga untuk proses selanjutnya 2 observasi tersebut akan dihapus dan analisis selanjutnya data yang digunakan sebanyak 128. Pada pengujian Confirmatory Factor Analysis (CFA) diperoleh variabel waktu tidak reliabel dan indikator X31 dan X36 tidak signifikan sehingga pada pemodelan SEM indikator yang digunakan sebanyak 21 indikator. Berdasarkan hasil analisis pemodelan SEM diperoleh variabel kualitas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan sedangkan 4 variabel lainnya tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan.

Page 53 of 228 | Total Record : 2279