cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Analisis Sensor Pengukuran Konsentrasi Glukosa Prinsip Macrobending pada Serat Optik Multimode Step-Index Nura Hajar Hafida; Agus Rubiyanto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.063 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28837

Abstract

Sensor konsentrasi glukosa dengan prinsip macrobending pada serat optik multimode step-index dengan variasi panjang kupasan 2 cm, 3 cm, dan 4 cm. Setiap panjang kupasan dilengkungkan dengan diameter kelengkungan 2 cm, 3 cm, dan 4 cm. Larutan glukosa yang diuji memiliki konsentrasi 0% (aquades), 5%, 10%, 15% dan 25%. Sumber cahaya yang digunakan LED dengan panjang gelombang 660 nm dan detektor yang digunakan yaitu BF5R-D1-N yang telah dikalibrasi dengan menggunakan Optical Power Meter. Dari hasil yang diperoleh semakin besar diameter kelengkungan serat optik semakin besar pula daya keluaran, dan semakin panjang daerah kupasan semakin kecil daya keluaran.
Analisis Sensor Regangan dengan Teknik Pencacatan Berbasis Serat Optik Multimode Step-Index Muhadha Shalatin; Agus Rubiyanto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.566 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28839

Abstract

Penelitian sensor regangan dengan variasi pencacatan pada serat optik multimode step index tipe FD-620-10 yang memiliki diameter serat 1 mm telah dilakukan. Cladding serat optik diberikan pencacatan dengan variasi pencacatan sebanyak 1 sampai 5 buah dengan lebar pencacatan 3 mm dan jarak antar pencacatan dibuat dengan ukuran yang sama yaitu sebesar 1 cm. Untuk mengetahui besaran daya keluaran akibat regangan digunakan LED (Light Emitting Diode) panjang gelombang 660 nm sebagai sumber cahaya, microdisplacement, dan BF5R-D1-N sebagai detektor cahaya. Pengukuran sensor regangan berbasis serat optik menunjukkan bahwa sensitivitas dengan pencacatan lebih bagus dari fiber optik normal.
Analisa Anomali Bawah Permukaan Laut Menggunakan Data Side Scan Sonar, Sub-bottom Profiler dan 2D High Resolution Seismic Ahmad Farhan Farabi; Eko Minarto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (972.108 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.29184

Abstract

Konstruksi lepas pantai dalam beberapa waktu kebelakang sering terjadi bencana karna adanya kegagalan dalam menganalisa bencana geologi (geohazard). Suatu konstruksi lepas pantai jika didirikan di atas anomali yang berbahaya maka resiko terjadinya kecelakaan semakin besar. Untuk mengetahui keberadaan dari anomali tersebut maka dilakukan survei Side Scan Sonar, Sub-bottom Profiller dan 2D High Resolution Seismic dengan studi kasus di perairan Madura denngan grid 2x4 Km dengan 50 lintasan. Data yang diperoleh akan diolah menggunakan software CodaOctopus dan Seisvision. Hasil yang didapat berupa peta fitur dasar laut, profil geologi dangkal dan profil geologi menengah. Dari hasil pengolahan data maka didapat bahwa koordinat GTX-2 berada pada zona aman terhadap anomali level 1-3 dan koordinat Alternative GTX-2 berada pada zona bahaya karna tepat berada di atas anomali level 3. Berdasarkan peta fitur dasar laut telah ditemukan beberapa objek di daerah survei yaitu pockmark, kabel, pipa dan scars trawl.
Analisis Geohazard Untuk Dasar Laut dan Bawah Permukaan Bumi Dani Urippan; Eko Minarto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.338 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.29194

Abstract

Analisa geohazard pada permukaan dasar laut (Seabed) dan bawah permukaan bumi (Sub-seabed) merupakan upaya yang perlu dilakukan untuk mengetahui fitur-fitur dasar laut dan bawah permukaan bumi agar dampak dari geohazard dapat diminimalisir. Luas area penelitian 2x4 km, yang berada di perairan pulau Madura. Metode yang digunakan untuk menganalisa fitur bawah permukaan laut adalah metode Side Scan Sonar yang hasil pengolahannya akan di validasi dengan data Multibeam dengan menggunakan prinsip gelombang akustik yang menjalar ke dalam permukaan dasar laut sehingga didapatkan peta seabed feature. Sub Bottom profiler digunakan untuk menganalisa subseabed hingga kedalaman 40 m yang kemudian akan divalidasi dengan data seismik 2 dimensi untuk menganalisa fitur bawah permukaan hingga kedalaman 3 km. Pesebaran kontur kedalaman memiliki water depth 42 m. Pada line 8 terdapat patahan di kedalaman 971 m. Jarak Jack-up footprint dengan lokasi pemboran 1207 m di sebelah timur lapangan DNI, memiliki diameter 25 m dan kedalaman 0.7 m. Pockmark yang terdekat dengan lapangan DNI sejauh 394 m sebelah utara timur laut. Kontur Kedalaman dari reflector 1 berada pada interval 5 – 7 m di bawah permukaan laut. Jarak shallow channel terdekat dengan lapangan DNI berada pada 65 m di sebelah selatan dengan kedalaman antara 10 hingga 6 m. Jarak shallow anomaly terdekat terletak pada jarak 145 m di sebelah barat. Berdasarkan hasil tersebut kondisi pengajuan lokasi pengeboran dinyatakan aman dari bahaya geohazard.
Studi Pengaruh Jarak Antar Bilah Panel Difuseer Berbahan Kayu Terhadap Pola Hamburan dan Koefisien Absorbsi Novanto Adisasmita Kusuma; Suyatno Suyatno; Susilo Indrawati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.952 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.29570

Abstract

Dalam ruangan sering dijumpai panel dengan bentuk unik yang biasanya menempel di dinding, atap dan digantung.  Panel tersebut sering dikenal dengan material akustik yang berfungsi sebagai kontrol akustik ruang : absorbsi dan refleksi bunyi. Sifat absorbsi dan refleksi menjadi sangat penting dalam mengatasi cacat akustik. Pada penelitian dibuat panel berbahan kayu dengan variasi jarak dan lebar antar bilah 2 cm, 4 cm, 6 cm, 8 cm dan 10 cm. Parameter yang diukur pada penelitian ini antara lain pola hamburan dan koefisien absorbsi. Dari hasil pengukuran, perhitungan dan analisa data diperoleh nilai koefisien absorbsi panel dengan jarak 4 cm memiliki nilai 0,49 pada frekuensi 125 Hz. Nilai alfa pada panel 2 cm dengan frekuensi 125 Hz sebesar 0,18. Nilai tersebut lebih kecil  dibandingkan dengan panel yang lainnya, karena bunyi mampu melewati celah yang lebih sempit. Panel dengan variasi jarak 6 cm, 8 cm dan 10 cm memiliki nilai alfa dan pola hamburan yang sama. Panel dengan variasai jarak 8 cm dan 10 cm memiliki pola hamburan yang merata untuk semua frekuensi.
Analisa Momen Tensor dan Mekanisme Pusat Gempa Bumi Wilayah Maluku Utara Sepanjang Tahun 2016 dengan Magnitude ≥ 5 Sr Memanfaatkan Program ISOLA-GUI Hardiansyah Pratama; Bagus Jaya Santosa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.063 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.29571

Abstract

Penelitian dengan fokus analisa momen tensor dan pola bidang patahan dilakukan pada gempa bumi Wilayah Maluku Utara pada tahun 2016 magnitude ≥ 5SR dengan memanfaatkan program ISOLA-GUI. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menentukan nilai momen tensor gempa bumi tektonik dan bentuk pola bidang patahan pada Wilayah Maluku Utara dengan program ISOLA-GUI. Prinsip program ini mengolah tiga komponen gelombang seismik yang terekam dalam seismogram. Data berupa gelombang diolah sesuai masing-masing event gempa yang terjadi dan digunakan perhitungan fungsi Green serta inversi. Pada tahap inversi digunakan 4 filter f1, f2, f3, f4 yang diisi sesuai event. Plotting untuk hasil dilakukan setelah tahap inversi dan didapatkan nilai variance reduction 0.87, 0.99, 0.53, 0.82, 0.92, dan 0.62. Plot selanjutnya berupa nilai momen tensor beserta pola bidang patahan yang disimbolkan dengan beachball. Pengolahan tersebut dilakukan pada seluruh event gempa.
Aplikasi Karbon Aktif Bambu dan Fly Ash sebagai Filler pada Beton Konduktif Fadila, Dini; Zainuri, M.
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.32153

Abstract

Pada penelitian ini menggunakan bahan dasar bmbu dan dan fly ash, sebaigai filler dalam pembuatan beton konduktif . Pada penelitian ini akan menyelidiki pengaruh penambahan karbon aktif dan fly ash pada sifat konduktifitas listrik dan porositas beton, serta mengetahui sifat mekanik pada beton. Karakterisasi yang digunakan adalah SEM EDX dan dilakukan analisa konduktifitas listrik, kekerasan, densitas porositas, dan kuat tekan beton. Hasil analisa menyatakan bahwa nilai optimum beton konduktif terdapat pada penambahan karbon aktif sebesar 20%. Penambahan karbon aktif dan pengurangan fly ash tidak memberikan pengaruh yang signifikan pada sifat mekanik bahan ditunjukkan pada hasil kuat tekan penambahan karbon sebesar 20% yaitu sebesar 65.7 Kg/cm hampir sama nilainya dengan sampel 0% carbon aktif yaitu denan nilai kuat tekan 64.7%  . Sehingga komposit beton konduktif dapat digunakan dalam aplikasi grounding system dapat meningkatkan nilai konduktivitas tanah serta sebagai pelindung conector agar tidak korosif dengan tidak mengurangi kualitas kekuatan sebagai beton.
Estimasi Kedalaman dan Perubahan Volume Sumber Tekanan Gunung Merapi Berdasarkan Pengamatan Data Tiltmeter Okinawa Rikenata Aida Islamiyah; Eko Minarto; Agus Budi Santoso
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.34024

Abstract

Gunung Merapi merupakan salah satu gunungapi yang memiliki aktivitas vulkanisme tinggi. Untuk meminimalisir dampak erupsi Gunung Merapi diperlukan suatu kegiatan berupa monitoring aktivitas Gunung Merapi. Dalam penelitian ini dilakukan monitoring aktivitas Gunung Merapi  menggunakan tiltmeter selama kurun periode 1 September – 30 Desember 2017 untuk mendapatkan estimasi kedalaman dan perubahan volume dari sumber tekanan gunung. Data bacaan tiltmeter kemudian diimpor ke perangkat lunak Matlab 2017a. Kemudian dilakukan resampling, pemberian filter, serta regresi linier sehingga didapatkan plot vektor tiltmeter dan pemodelan Mogi. Dari hasil penelitian ini didapatkan estimasi kedalaman sumber tekanan Gunung Merapi adalah berkisar pada kedalaman 2042,450 m hingga 4533,337 m di bawah kawah gunung. Dan perubahan volume sumber tekanan berkisar pada 23075,386 m3 hingga 385147,190 m3. Dari hasil pemodelan tersebut diketahui bahwa Gunungapi Merapi tidak menunjukkan aktivitas vulkanis yang signifikan.
Fabrikasi dan Simulasi Termoelektrik Cooler Menggunakan Material Semikonduktor Bismuth Telluride (Bi2Te3) dan Software ANSYS Nilna Fauzia; Melania Suweni Muntini; Bachtera Indarto; Diky Anggoro
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.37343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan fabrikasi dan simulasi modul termoelektrik cooler dengan material semikonduktor Bismuth Telluride (Bi2Te3). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah semakin tinggi nilai arus yang diberikan, maka perbedaan temperatur yang dihasilkan oleh modul akan semakin tinggi dan penyusunan semikonduktor secara seri mampu menghasilkan perbedaan temperatur tertinggi. Koefisien performansi (COP) modul termoelektrik cooler dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain, arus yang diberikan, resistansi listrik, koefisien seebeck, dan konduktansi termal modul. Nilai temperatur terendah berturut-turut dihasilkan oleh modul tiga pada arus lima Ampere, modul dua pad arus 4,5 Ampere, dan modul satu pada arus empat Ampere. Nilai koefisien performansi modul satu pada arus empat Ampere adalah 0,12881± 0,000005; pada modul dua saat dialiri arus 4,5 ampere adalah 0,63361± 0,000005; dan pada modul tiga saat dialiri arus lima ampere adalah 0,92906± 0,000005. Nilai error hasil pengukuran dan simulasi berturut-turut pada modul satu, modul dua, dan modul tiga adalah 7,041%; 5,577%; dan 10,387%.
Karakterisasi Dye-sensitized Solar Cell (DSSC) Menggunakan TiO2 Nanopartikel dan Klorofil Daun Alfalfa (Megicago Sativa) Sebagai Sensitizer Nurul Yanti Cahaya; Nurrisma Puspitasari; Gontjang Prajitno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.34596

Abstract

Dye-sensitized Solar Cell (DSSC) dengan lima variasi ketebalan yaitu 10 μm, 20 μm, 30 μm, 40 μm, dan 50 μm dengan menggunakan gel elektrolit dan ekstrak klorofil daun Alfalfa sebagai sensitizer telah berhasil dibuat. TiO2 nanopartikel berfase anatas dengan ukuran 13 nm yang digunakan pada penelitian ini disintesis menggunakan metode kopresipitasi. Efisiensi ketebalan 10 μm berturut-turut sebesar 0,114%.

Page 70 of 228 | Total Record : 2279