cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Inversi Data Magnetotellurik 1 Dimensi Menggunakan Algoritma Multi-Objektif Dragonfly Pramudiana Pramudiana; Sungkono Sungkono; Bagus Jaya Santosa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.375 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.19526

Abstract

Metode Maegnetotellurik (MT) dapat digunakan untuk mencitrakan resistivitas bawah permukaan yang dalam. Resistivitas bawah permukaan ini didapat melalui proses inversi data MT. Pada penelitian ini, inversi data MT untuk menghasilkan resistivitas 1D menggunakan algoritma Multiobjektif Dragonfly untuk meminimumkan error antara data resistivitas semu dan fase perhitungan dengan data pengukuran. Algoritma ini telah diuji pada data sintetik dan data lapangan. Hasilnya ialah algoritma multiobjektif dragonfly dapat digunakan untuk menentukan resistivitas bawah permukaan dengan akurat dan sesuai kondisi litologi bawah permukaan.
Sifat Termomekanik Komposit PEG/SiO2 Amorf Menggunakan Dynamic Mechanical Analyzer (DMA) Allif Rosyidy Hilmi; Suminar Pratapa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.82 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.20011

Abstract

Dynamic mechanical analyzer (DMA) adalah sebuah teknik serbaguna yang memberikan informasi sifat termomekanik material dalam kondisi pembebanan dinamis. DMA melengkapi informasi yang diberikan oleh teknik analisis termal yang tradisional seperti differential scanning calorimetry (DSC), thermogravimetric analysis (TGA) dan thermal mechanical analysis (TMA). Data keluaran dari DMA diantaranya modulus simpan (storage modulus, G’), modulus hilang (loss modulus, G”), dan faktor redaman (damping factor, tan δ) yang bergantung terhadap temperatur, DMA juga memberikan informasi temperatur transisi gelas (glass transition temperature, Tg) dan energi aktivasi degradasi (Ea). DMA dapat memberikan informasi mengenai ikatan antarmuka antara penguat dan matrik dalam komposit. Kondisi pembebanan dinamik sering dijumpai dalam sistem kontruksi sipil yang disebabkan oleh gelombang suara, angin, gempa bumi dan gelombang laut. Dalam penelitian ini material yang digunakan adalah komposit PEG4000/SiO2 amorf, mode yang digunakan adalah mode geser (shear-mode) dengan menerapkan variasi frekuensi. Komposisi pengisi (filler) dalam komposit sebesar 40%wt SiO2 amorf. Silika yang digunakan berasal dari pasir silika Tanah Laut, Pelaihari, Kalimantan Selatan. Pembentukan komposit dilakukan dengan metode likuid.
Ground Motion Modeling Wilayah Sumatera Selatan Berdasarkan Analisis Bahaya Gempa Probabilistik Samsul Aprillianto; Bagus Jaya Santosa; Bambang Sunardi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.024 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.20163

Abstract

Ground motion modeling dapat dipergunakan untuk menentukan besarnya bahaya gempa pada batuan dasar di suatu site dan untuk menentukan sumber gempa yang memberikan dampak paling dominan pada suatu site. Dengan menggunakan prinsip Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA) dan dengan menggunakan software USGS akan didapatkan nilai peak ground acceleration (PGA) pada batuan dasar, yang kemudian dengan menggunakan Nonlinear Earthquake site Response Analyses (NERA) akan didapatkan ground motion modeling pada permukaan. Dengan melakukan metode tersebut pada suatu site di wilayah Sumatera Selatan, BH-01 dan BH-08 didapatkan hasil nilai PGA pada site BH-01 sebesar 0.248g dan pada BH-08 sebesar 0.2711g dengan masing masing memiliki maksimum kekuatan gempa sebesar 7.2 SR dan 7 SR serta sumber gempa yang memberikan dampak bahaya paling dominan adalah sumber gempa background. Dan untuk ground motion modeling pada permukaan untuk site BH-01 sebesar 0.41g dan pada site BH-08 sebesar 0.49g.
Rancang Bangun Kontroller Virtual Reality dengan Magnetometer Akselerometer Giroskop (MARG) dan Filter Madgwick Rachmad Sudibyo Danu Saputro; Melania Suweni Muntini; Iim Fatimah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.963 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22490

Abstract

Pada tugas akhir ini telah dibuat dan dianalisa kontroller Virtual Reality berbasis sensor magnetometer HMC5883L, akselerometer beserta giroskop MPU6050, dan mikrokontroller Arduino ATMEGA328. Keluaran dari sistem berupa nilai orientasi sudut putar yaw, pitch dan roll, kemudian diberikan variasi konstanta β untuk mengetahui pengaruhnya terhadap nilai keluaran.. Pengujian sistem dilakukan pada keadaan statis dan dinamis. Dari hasil pengujian semakin besar nilai konstanta β, semakin cepat waktu untuk mencapai keadaan steady-state. Nilai optimum dari variasi konstanta β yang diberikan adalah 0.05 dikarenakan memiliki Root Mean Square Error yang terkecil diantara variasi lainnya.
Fabrikasi dan Karakterisasi Directional Coupler Konfigurasi 3×3 Susunan Segitiga Berbahan Serat Optik Plastik Step Index Multimode Tipe FD-620-10 Ning Rosianah; Gontjang Prajitno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.895 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22497

Abstract

Dalam penelitian ini telah dilakukan fabrikasi dan karakterisasi directional coupler konfigurasi 3×3 susunan segitiga berbahan serat optik plastik step index multimode tipe FD-620-10 dengan panjang kupasan 35 mm, 40 mm, 45 mm, 50 mm, 55 mm, dan 60 mm menggunakan pendekatan metode fused biconical tapered (FBT). Hasil karakterisasi directional coupler menggunakan BF5R-D1-N diperoleh bahwa panjang kupasan 45 mm dengan input pada port A1 menunjukkan nilai coupling ratio CR = 0,6; 0,2; 0,2 dan excess loss Le = -7,76 dB, pada port B1 menunjukkan nilai CR = 0,2; 0,6; 0,2 dan Le = -6,76 dB, pada port C1 menunjukkan nilai CR = 0,2; 0,19; 0,61 dan Le = -6,75 dB. Directional coupler ini paling baik digunakan sebagai piranti dalam sensor.
Studi Awal Fabrikasi dan Karakterisasi Directional Coupler Konfigurasi 4x4 Berbahan Serat Optik Plastik Step Index Multimode Tipe FD-620-10 Menggunakan Metode Heating and Pressing Elis Nuraini; Gontjang Prajitno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.277 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22498

Abstract

Fabrikasi directional coupler singlemode maupun multimode berbentuk pandu gelombang slab masih sangat sulit dilakukan dan membutuhkan peralatan yang rumit. Untuk mengatasi kendala tersebut telah dilakukan fabrikasi directional coupler dengan metode Fused Biconical Tapered (FBT), yaitu dengan menggabungkan sejumlah serat optik pada panjang kopling tertentu sehingga menjadi directional coupler dengan N-port (Sekartedjo dkk, 2007). Metode yang digunakanpun cukup sederhana yaitu dengan membagi daya (power divider) pada directional coupler. Akan tetapi, pada metode Fused Biconical Tapered (FBT) masih ditemui beberapa kendala yaitu, adanya daya yang bocor melalui celah-celah benang pada saat penggandengan serat optik, sehingga daya yang dihasilkan tidak terbagi secara merata. Oleh karena itu, dalam penelitian ini directional  coupler difabrikasi menggunakan bahan serat optik plastik (POF) step index multimode tipe FD-620-10 dengan metode Heating and Pressing. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan fabrikasi directional coupler konfigurasi 4x4 dari serat optik mode jamak dengan pendekatan metode heating and pressing dengan panjang kupasan 35 mm pada suhu 1200c dengan lama pemanasan cetakan pressing selama 30 menit. Hasil karakterisasi directional coupler, diperoleh nilai coupling ratio (CR) yang mendekati 0,25 yaitu berkisar antara 0,22-0,27. Sedangkan nilai excess loss pada port A1, B1, C1, dan D1 berturut-turut sebesar -4, -5.03, -5.91, dan -5.38.
Sintesis dan Karakterisasi Komposit PANi – SiO2 dengan Pengisi Gel SiO2 dari Pasir Bancar Tuban Regina Gaby Lastiana Dyana; Triwikantoro Triwikantoro
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.905 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22700

Abstract

Sintesis dan karakterisasi komposit PANi-SiO2 dengan pengisi gel SiO2 telah dilakukan dengan menggunakan metode polimerisasi in-situ. Gel SiO2 disintesis dari silika hasil pemurnian pasir Bancar Tuban menggunakan metode kopresipitasi dengan variasi sebanyak 5gr, 10gr dan 15 gr. Selanjutnya PANi – Gel SiO2 disintesis dengan 2 jenis metode yaitu metode stirrer dan ultrasonik. Pada penelitian ini komposit PANi -  gel SiO2 dikarakterisasi menggunakan X-ray Diffratometer (XRD), Fourier Transform Infrared (FTIR) dan SEM-EDX. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa fasa terbentuk selama sintesis PANi – gel SiO2 adalah semikristalin (amorf + kristal). Dalam pengamatan secara mikrostruktur, penambahan gel SiO2 dalam proses sintesis komposit PANi -  SiO2 mempengaruhi sifat dan struktur kehomogenan dari komposit PANi -  SiO2 menjadi lebih homogen. Kehomogenan struktur komposit PANi -  SiO2 ditandai dengan jarak antar partikelnya yang sempit dan persebaran unsur Si yang merata dalam komposit PANi -  SiO2 ketika variasi kandungan Si pada gel SiO2 semakin banyak. Sedangkan berdasarkan metode yang digunakan untuk mensintesis komposit PANi -  SiO2 didapatkan hasil bahwa komposit PANi -  SiO2 metode stirrer memiliki struktur yang lebih homogen daaripada komposit PANi -  SiO2 metode ultrasonik.
Analisis Bahaya Kegempaan di Wilayah Malang Menggunakan Pendekatan Probabilistik Pambayun Purbandini; Bagus Jaya Santosa; Bambang Sunardi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.383 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.25221

Abstract

Studi mengenai bahaya kegempaan dilakukan untuk meminimalisasi dampak dari bencana gempabumi di wilayah rawan bencana gempa. Penelitian ini mempresentasikan analisis bahaya kegempaan dengan menggunakan pendekatan probabilistik untuk wilayah Malang, Jawa Timur. Analisis PSHA yang dilakukan yaitu pada T=0 detik (PGA), T=0.2 detik (periode pendek), dan T=1 detik (periode panjang). Digunakan model sumber gempa regional dan persamaan atenuasi standar terpublikasi untuk menghitung percepatan puncak tanah dengan probabilitas 2% dalam 50 tahun di batuan dasar. Software yang digunakan pada analisis ini adalah Crisis 2007. Data gempabumi yang digunakan untuk analisis ini adalah historis gempabumi dari tahun 1900 hingga 2017 dengan kedalaman 0-300 km, magnitudo ≥ 5 Mw, dan batas koordinat 3,6o - 12.65o LS dan 108.2o - 117.2o BT dari katalog gempabumi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Indonesia dan Katalog United States Geological Survey (USGS). Hasil menunjukkan rentang nilai percepatan 0.31 – 0.43 g untuk PGA, 0.62 – 0.88 g untuk periode pendek (T = 0.2 detik), dan 0.22 – 0.28 g untuk periode panjang (T = 1 detik). Rentang bahaya wilayah Malang bagian selatan didominasi oleh sumber gempa megathrust dan untuk wilayah Malang bagian utara didominasi oleh sumber gempa fault. Hal ini menunjukkan perbedaan dengan SNI 1726:2012.
Analisis Sebaran Litologi Batupasir “Dakota” Menggunakan Metode Seismik Inversi Berbasis Model, Studi Kasus Lapangan “Teapot”, Wyoming, USA Dimas Rahfaditya Pradana; Wien Lestari; Firman Syaifuddin
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.323 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.25226

Abstract

Untuk melakukan prediksi sebaran litologi suatu reservoir, dapat dianalisis melalui nilai impedansi akustik dari tiap batuan, dikarenakan tiap bnatuan akan memiliki nilai impedansi akustik yang berbeda ketika berbeda jenis litologi. Dengan adanya data seismik, data sumur, serta data pendukung lainnya, kita dapat memperoleh informasi kondisi bawah permukaan secara detail. Penelitian kali ini bertujuan untuk memprediksi sebaran reservoir batu pasir Dakota pada lapangan Teapot, hak milik RMOTC dan U.S.Department of Energy, berdasarkan pada parameter impedansi akustik dari masing-masing batuan. Metode yang digunakan pada penelitian kali ini adalah menggunakan inversi berbasis model. Hasil yang didapat merupakan sebaran litologi batupasir formasi Dakota, disajikan dalam bentuk peta impedansi akustik. Berdasarkan hasil inversi seismik, diketahui lokasi rekomendasi yang memilki litologi batu pasir baik sebagai reservoir adalah daerah dengan nilai impedansi relative lebih rendah, dengan range nilai 27.000 ft/s*g/cc – 29.000 ft/s*g/cc, dan berarda pada lokasi tengah menuju ke selatan dari daerah penelitian.
Identifikasi Sebaran Aliran Air Bawah Tanah (Groundwater) dengan Metode Vertical Electrical Sounding (VES) Konfigurasi Schlumberger di Wilayah Cepu, Blora Jawa Tengah Romandah Kusuma Nur Febriana; Eko Minarto; FX Yudi Tryono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.634 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.25280

Abstract

Penelitian Tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui letak kedalaman serta potensi adanya air bawah tanah, untuk mengetahui letak sebaran air bawah tanah, dan untuk mengetahui karakteristik lapisan batuan bawah tanah di wilayah Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Untuk mendapatkan informasi ini dilakukan pengukuran geolistrik tahanan jenis Vertical Electrical Sounding (VES) konfigurasi Schlumberger. Penelitian ini  dilakukan menyebar di seluruh wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora dengan delapan titik pengukuran. Data yang dihasilkan saat pengukuran diolah menggunakan software IPI2WIN dan PROGRESS V 3.0 dengan menghasilkan kurva matching 1D. Dari pengukuran dan interpretasi yang telah dilakukan dapat diperoleh hasil  yaitu potensi adanya air bawah tanah berada pada kedalaman 40 m sampai 60 m dari permukaan tanah dengan nilai resistivitas sebesar 0,79-4 Ωm. Sebaran air bawah tanah menyebar dari arah barat menuju ke timur dan titik yang paling banyak mengandung potensi air tanah yaitu pada titik P4 terletak di Desa Karangboyo. Karakteristik penyusun lapisan batuan terdiri atas batu pasir sebagai akuifer, batu lempung sebagai akuifuge, lempung lanau sebagai akuitar dan air tanah.

Page 68 of 228 | Total Record : 2279