cover
Contact Name
Yulianti
Contact Email
jis@eng.maranatha.edu
Phone
+6222-200345
Journal Mail Official
jis@eng.maranatha.edu
Editorial Address
Jl. Prof. Drg. Suria Sumantri No. 65 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Integrated System
ISSN : -     EISSN : 26217104     DOI : http://doi.org/10.28932/jis
Core Subject : Engineering,
Journal of Integrated System (JIS) focuses on contributing to the development of science and research in the field of Industrial Engineering, also information dissemination of research results for lecturers, researchers and practitioners. The journal welcomes manuscripts with topics related to Industrial Engineering (Industrial System Optimization, Ergonomics, and Industrial Management).
Articles 164 Documents
Analisis Dan Usulan Kondisi Gudang Penyimpanan B3 Ditinjau Dari Segi Ergonomi Tri Rizqi Fathurochman; Elty Sarvia
Journal of Integrated System Vol. 3 No. 1 (2020): Journal of Integrated System
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v3i1.2491

Abstract

PT KWM adalah perusahaan yang memproduksi aksesoris garmen dan memiliki gudang penyimpanan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Berdasarkan pengamatan langsung, ditemukan bahwa penyimpanan B3 pada rak belum teratur dan masih terdapat barang – barang yang tidak diperlukan ditemukan pada rak tersebut. Ketidakteraturan area kerja di gudang penyimpanan B3 akan berdampak pada ancaman terhadap keamanan dan keselamatan bagi pekerja maupun perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, analisis konsep 5S dengan 5W1H dan analisis kesesuaian antropometri . Tujuan Penelitian ini adalah memperbaiki kondisi area gudang sehingga lebih baik, nyaman, dan mendukung kerja operator dengan penerapan konsep 5S, dan tersedianya fasilitas fisik yang dapat mempermudah operator dalam mencari dan menggunakan B3. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan 5S (Seiri, Seiso, Seiton, Sheiketsu, Shitsuke) di gudang belum baik dan dimensi rak penyimpanan belum ergonomis. Penerapan konsep 5S pada gudang penyimpanan B3 ini sangat penting karena selain agar aktivitas di gudang menjadi efektif dan efisien, juga dapat meminimasi terjadinya resiko kecelakaan kerja seperti B3 tumpah terkena kulit. Perbaikan dapat di lakukan dengan cara memilah barang yang berguna dan tidak berguna, merancang ulang rak penyimpanan yang ergonomis dengan mengelompokkan jenis kemasan B3 dan dimensi kemasan B3 dalam menentukan letak penyimpanan, menentukan jadwal piket kebersihan, memberlakukan pemeriksaan oleh pihak independen secara berkala , memasang slogan 5S dan memberikan reward kepada pekerja yang berhasil menerapkan 5S dengan baik dan benar. Kata Kunci: B3, 5S, Antropometri
Cover Journal Depan Tim Redaksi
Journal of Integrated System Vol. 3 No. 1 (2020): Journal of Integrated System
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v3i1.2644

Abstract

.
Cover Tengah Tim Redaksi
Journal of Integrated System Vol. 3 No. 1 (2020): Journal of Integrated System
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v3i1.2645

Abstract

.
Cover Journal Belakang Tim Redaksi
Journal of Integrated System Vol. 3 No. 1 (2020): Journal of Integrated System
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v3i1.2646

Abstract

.
Penjadwalan Produksi Dengan Algoritma Dannenbring dan Branch and Bound pada Produksi Atap Galvalum Di PT NS Bluescope Lysaght Indonesia Muhammad Irsyad; Teguh Oktiarso
Journal of Integrated System Vol. 3 No. 2 (2020): Journal of Integrated System Vol. 3 No. 2 (Desember 2020):
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v3i2.2773

Abstract

PT NS Bluescope Lysaght Indonesia memiliki permasalahan yaitu masih terjadi keterlambatan dalam menyelesaikan pemesanan untuk memenuhi permintaan konsumen. Maka dari itu, diperlukannya penjadwalan yang paling optimal digunakan sebagai urutan proses produksi, sehingga dapat mengurangi resiko keterlambatan penyelesaian produk pesanan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil terbaik dengan nilai makespan terkecil dari hasil urutan menggunakan metode Branch and Bound dan Dannenbring, sehingga dapat menentukan metode terbaik diantara kedua metode dan dapat diterapkan di PT NS Bluescope Lysaght Indonesia. Pengolahan berawal dari data yang telah diuji keseragaman dan uji kecukupan data serta performance rating untuk mendapatkan waktu standar sebagai dasar, yang selanjutnya dihitung menggunakan metode Branch and Bound dan Dannenbring. Berdasarkan penjadwalan yang telah dilakukan dengan metode Branch and Bound menghasilkan nilai makespan yang lebih kecil dari pada metode Dannenbring sebesar 639,580 detik dengan urutan proses 1-4-3-2. Metode ini, mampu mengurangi makespan 80,420 detik atau mampu mengurangi 11,169% dari kondisi awal. Dengan demikian metode ini dapat diterapkan oleh PT NS Bluescope Lysaght Indonesia untuk menyusun penjadwalan produksinya pada pembuatan galvalum jenis Krip-Lok, Trimdek Optima, Spandek, dan Smartdek dan dapat diterapkan juga menyusun penjadwalan produksi pada jenis produk yang lain untuk mengurangi waktu produksi. Kata kunci: branch and bound; dannenbring; flow shop; penjadwalan produksi
Pengembangan Algoritma Ant Colony System Pada Heterogeneous Vehicle Routing Problem with Soft Time Window Sonna Kristina; Ricky Sianturi; Valian Janelven Wijaya
Journal of Integrated System Vol. 3 No. 2 (2020): Journal of Integrated System Vol. 3 No. 2 (Desember 2020):
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v3i2.2839

Abstract

Setiap perusahaan umumnya memiliki sistem distribusi dan transportasi dalam menunjang pengiriman barang kepada customer. Diperlukan sistem distribusi yang efektif dan efisien sehingga biaya dari transportasi dalam perusahaan dapat diminimasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan algoritma Ant Colony System (ACS) untuk model matematis Heterogeneous VehicleRouting Problem with Soft Time Window (HVRPSTW) pada penentuan rute transportasi yang dapat meminimasi biaya pada perusahaan PT XYZ. HVRPSTW merupakan VRP yang mempertimbangkan kendaraan yang beragam dan jendela waktu dengan adanya biaya penalti yang dibebankan apabila kendaraan tiba di luar waktu yang telah ditentukan. Salah satu cara yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan VRP adalah metode metaheuristic ACS. Metode ACS diimplementasikan untuk menemukan rute kendaraan terbaik sesuai dengan kendala-kendala yang sudah ditentukan. Tahapan awal adalah mencari solusi awal menggunakan metode Nearest Neighbour yang akan digunakan sebagai pheromone awal. Proses pencarian rute pada ACS menggunakan tahapan tour construction lalu dilakukan update pheromone. Pemecahan masalah akan dilakukan dengan bantuan aplikasi Python. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dihasilkan total jarak sebesar 1448,98 km dan total cost sebesar Rp. 3.582.367,86, di mana terjadi selisih jarak dengan penelitian sebelumnya menggunakan metode eksak sebesar 6,48 km (0,45%) dan selisih total biaya sebesar Rp. 42.248,86 (1,19%). Kata kunci: ant colony optimization, vehicle routing problem, kapasitas kendaraan yang beragam, jendela waktu, biaya transportasi.
Perancangan dan Pembuatan Meja Kinestetik Natalia Hartono; Laurence Laurence; Prayoga Nathan Subandi
Journal of Integrated System Vol. 3 No. 2 (2020): Journal of Integrated System Vol. 3 No. 2 (Desember 2020):
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v3i2.2884

Abstract

Pembelajaran di Indonesia cenderung menggunakan gaya belajar auditori dan visual. Sedangkan gaya belajar tidak hanya auditori dan visual, ada pula gaya belajar kinestetik. Penelitian sebelumnya menunjukan bahwa anak usia Sekolah Dasar (SD) memiliki kecenderungan lebih mudah belajar dengan gaya belajar kinestetik. Prasarana dan sarana di Indonesia masih kurang dalam mendukung gaya belajar kinestetik, berbeda dengan di luar negeri yang sudah menerapkan gaya belajar kinestetik. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membuat suatu meja kinestetik untuk anak usia SD yang ergonomis. Pengambilan data antropometri dan kuesioner dalam merancang produk ini dilakukan di sebuah SD di Tangerang, Indonesia. Meja yang dirancang dilakukan evaluasi uji coba oleh 40 orang siswa SD tersebut. Meja kinestetik berhasil dibuat berdasarkan tahapan perancangan produk Ulrich dan Eppinger (2016). Saat ini, produk sedang dalam tahap pengajuan Hak Desain Industri melalui LPPM Universitas Pelita Harapan. Kata Kunci: ergonomi, gaya belajar, kinestetik, meja
Penjadwalan Produk Menggunakan Teknik Enumerasi Evi Febianti; Yusraini Muharni; M Naufal Azhary
Journal of Integrated System Vol. 3 No. 2 (2020): Journal of Integrated System Vol. 3 No. 2 (Desember 2020):
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v3i2.2900

Abstract

Penjadwalan produksi merupakan penentuan aliran produksi agar sesuai dengan waktu yang ditentukan. Unit CRM PT XYZ menjadwalkan kegiatan produksi menggunakan aturan First Come First Served (FCFS). Perusahaan harus tepat waktu dalam untuk memenuhi permintaan konsumen. Jika perusahaan terlambat dalam pengiriman, maka dikenakan penalti atau biaya keterlambatan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui job mana yang dilakukan terlebih dahulu untuk menghasilkan nilai makespan dan waktu alirrata-rata yang terkecil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Heuristic, yaitu Campbell, Dudek and Smith (CDS), Algoritma Pour Heuristik, dan Teknik Enumerasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjadwalan menggunakan metode Campbell, Dudek dan Smith (CDS) menghasilkan makespan 339,16 jam dan waktu alir rata-rata 246,10 jam, Heuristic Pour Algorithm menghasilkan makepan 339,16 jam dan waktu alir rata-rata 237, 25 jam dan Teknik Enumerasi menghasilkan makespan 339,16 jam dan waktu alir rata-rata 230,19 jam. Metode yang dipilih adalah metode Teknik Enumerasi karena menghasilkan makespan dan waktu alir rata-rata terkecil. Kata kunci : CDS, Teknik Enumerasi, Makespan, Heuristik Pour, Penjadwalan
Perbaikan Tata Letak Gudang dengan Association Rule Mining dan Dedicated Storage Policy di PT Andika-Indramayu Fani Angelia; Santoso Santoso; Kartika Suhada
Journal of Integrated System Vol. 3 No. 2 (2020): Journal of Integrated System Vol. 3 No. 2 (Desember 2020):
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v3i2.2902

Abstract

PD Andika adalah perusahaan yang menjual berbagai macam produk jadi, seperti alat tulis kantor, bahan pokok, kosmetik, makanan, minuman,obat, rokok, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Perusahaan ini memiliki gudang penyimpanan produk yang cukup luas dan terdiri dari 2 lantai. Akan tetapi, produk-produk yang ada di dalamnya tampak kurang tertata dengan rapi, dimana area gang ditempati oleh beberapa produk sehingga tidak dapat dilalui oleh trolley dan kategori produk yang sering dibeli oleh konsumen secara bersamaan diletakkan berjauhan. Hal tersebut dikarenakan penempatan produk dilakukan secara random, sehingga menyebabkan jarak pengambilan produk lebih jauh dan total waktu yang dibutuhkan menjadi lebih lama. Di samping itu juga terjadi masalah rusaknya dus kemasan produk akibat dimakan rayap, karena dus langsung diletakkan di atas lantai tanpa alas sehingga menyebabkan lembab. Metode yang diusulkan untuk memperbaiki tata letak saat ini adalah Dedicated Storage, dimana produk diletakkan pada tempat penyimpanan yangpasti dan tidak bercampur dengan barang lainnya. Metode ini juga dikaitkan dengan association rule mining untuk mencari korelasi antar kategori produk dan mengetahui kategori produk yang sering dibeli bersamaan oleh pelanggan. Manfaat penerapan tata letak usulan dari sisi kuantitatif adalah total jarak perpindahan produk yang semula sebesar 5.436,671 m per 6 bulan berkurang menjadi 1.231,788 m atau terjadi penghematan sebesar 4.204,883m atau 77,34 %. Dari sisi kualitatif, pengambilan produk menjadi lebih mudah karena digunakannya alat material handling berupa trolley barang serta produk sudah memiliki tempat penyimpanan yang pasti sehingga memudahkan dalam penyimpanan dan pengambilan produk-produk yang dibutuhkan. Dalam upaya menghindari gangguan rayap akibatlembabnya kardus kemasan produk, diusulkan penggunaan alas berupa kardus berukuran 90 x 90 cm dengan ketebalan 2 cm yang dimilikiperusahaan. Kata Kunci : association rule mining, dedicated storage policy, jarak perpindahan, tata letak
Kajian Ulang Penggunaan Media Digital Dalam Aktivitas Belajar Mengajar di Program Studi Teknik Industri Elty Sarvia; Andrijanto .; Winda Halim; Muhammad Rafi
Journal of Integrated System Vol. 3 No. 2 (2020): Journal of Integrated System Vol. 3 No. 2 (Desember 2020):
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v3i2.2982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi usability pada media digital yang digunakan sejak tahun 2014 sebagai sarana pendukung pembelajaraan di Program Studi Teknik Industri. Adapun media yang digunakan adalah blog dan course learning system (CLS). Blog digunakan sebagai media yang dinilai dapat menjembatani antara dosen dengan mahasiswa terkait informasi seputar perkuliahan. CLS digunakan sebagai media dosen untuk menyimpan materi perkuliahan, seperti teori dan modul praktikum, serta untuk mengadakan kuis online. Evaluasi usability akan mengukur media yang digunakan berdasakan kriteria learnability, efficiency, memorability, errors dan satisfaction. Hal ini dilakukan untuk menentukan pengembangan lebih lanjut media digital sebagai sarana komunikasi yang diwajibkan oleh pemerintah. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner selama tahun 2019 dengan metode sampling purposive kepada dosen yang telah menggunakan sarana media khususnya blog dan CLS untuk mendukung proses pengajaran yang dilakukan. Dari hasil kuesioner diperoleh bahwa 2 kriteria dari lima kriteria Nielsen di atas rata-rata keseluruhan (2,97) yaitu Efficiency (3,07) dan Satisfaction (3,00) yang mengindikasikan bahwa media digital blog sudah efisien dalam operasinya dan pengguna (dosen) cukup puas dalam menggunakan. Sedangkan untuk sistem e-learning CLS terdapat 3 kriteria di atas rata-rata keseluruhan (2,72) yaitu Learnability (2,74), Memorability (2,77) dan Satisfaction (2,8) yang mengindikasikan bahwa mudah dipelajari, mudah diingat dan pengguna (dosen) cukup puas dalam menggunakan. Semua dosen sudah puas terhadap semua variabel untuk keenam konten, akan tetapi pada sistem CLS, dosen berpendapat bahwa variabel ‘Upload Latihan Soal’ belum memenuhi prinsip Efficiency dan beberapa variabel ‘UploadLatihan Soal’ dan ‘Info Tugas Kuliah’ belum memenuhi prinsip usability. Kata kunci (keywords): media digital, e-learning, Nielsen usability model

Page 6 of 17 | Total Record : 164