cover
Contact Name
Al Hasibunur
Contact Email
selayar.gemacendekia@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
selayar.gemacendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Biduri Sandik Atas Desa Sandik, Kec. Batu Layar, Lombok Barat - NTB, Indonesia 83355
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30896355     DOI : https://doi.org/10.71094/selayar
SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat (SJPM) is aimed at publishing the results of the community service activity related to the development and application of science and technology, including concepts, models, and its implementation as an effort to enhance community participation in development. It is in the national and international level that covers a lot of common problems or issues related to community services, development, strengthening, and empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 45 Documents
Kesehatan Ibu dan Anak: Edukasi Pencegahan Stunting pada Masyarakat Menengah Kebawah Irsan Priyohadi Agustira; Gusti Andrawida; Adinda Adisanyoto
SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3: SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/selayar.v2i3.424

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan ibu dan anak yang banyak terjadi pada masyarakat menengah ke bawah di Indonesia. Rendahnya tingkat pendidikan, keterbatasan akses informasi kesehatan, kondisi sosial ekonomi keluarga, serta kurangnya pemahaman mengenai gizi dan sanitasi menjadi faktor yang memengaruhi tingginya risiko stunting pada anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi kesehatan ibu dan anak terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku pencegahan stunting pada masyarakat menengah ke bawah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental melalui metode one group pretest-posttest design. Sampel penelitian terdiri atas 60 responden yang merupakan ibu hamil dan ibu balita. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan serta media edukasi berupa leaflet, poster, dan media digital berbasis smartphone. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan responden setelah diberikan edukasi kesehatan. Nilai rata-rata pengetahuan mengenai stunting meningkat dari 56,4 menjadi 82,7 dengan nilai p-value 0,000. Selain itu, terjadi perubahan perilaku positif pada responden, seperti peningkatan praktik pemberian ASI eksklusif, perhatian terhadap gizi seimbang, kebiasaan memantau pertumbuhan anak, dan partisipasi dalam kegiatan posyandu. Edukasi kesehatan berbasis komunitas dengan dukungan media edukasi sederhana dan digital terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan stunting. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan program kesehatan ibu dan anak yang lebih berkelanjutan dan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian Menjadi Produk Bernilai Ekonomi: Peran Value Added Product, Packaging Design, dan Market Access Warji Pradipta Putera; Kamidin Halim; Hadi Prasetyo
SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3: SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/selayar.v2i3.425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai ekonomi melalui penguatan value added product, packaging design, dan market access. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan dukungan data kuantitatif sederhana melalui metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan kelompok tani dan pelaku UMKM di sektor pertanian lokal. Tahapan penelitian meliputi identifikasi permasalahan, perancangan pelatihan, pelaksanaan pelatihan, serta monitoring dan evaluasi hasil program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah seperti makanan olahan, produk pangan instan, dan produk berbasis komoditas lokal lainnya. Selain itu, terjadi peningkatan signifikan pada kualitas desain kemasan yang sebelumnya sederhana menjadi lebih modern, informatif, dan memiliki identitas merek yang jelas. Perubahan ini berdampak pada peningkatan daya tarik produk serta kepercayaan konsumen. Pada aspek pemasaran, peserta mulai memanfaatkan media digital seperti media sosial dan marketplace untuk memperluas jangkauan pasar, sehingga terjadi peningkatan akses pasar yang sebelumnya terbatas pada lingkungan lokal. Integrasi antara pengolahan produk, desain kemasan, dan strategi pemasaran digital terbukti mampu meningkatkan nilai ekonomi produk hasil pertanian serta memperkuat kemandirian usaha masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis pemberdayaan masyarakat memiliki peran penting dalam mendorong transformasi ekonomi lokal berbasis potensi pertanian. Dengan demikian, model pelatihan terpadu ini dapat menjadi alternatif strategi pengembangan UMKM pertanian yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perkembangan pasar modern.
Pemanfaatan Panel Surya Skala Rumah Tangga: Peran Renewable Energy Literacy, Cost Awareness, dan Energy Independence Ade Widiastuti; Dirja Saptono; Julia Handayani
SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3: SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/selayar.v2i3.426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh renewable energy literacy, cost awareness, dan energy independence terhadap pemanfaatan panel surya skala rumah tangga. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya tingkat adopsi energi surya di rumah tangga meskipun teknologi ini memiliki potensi besar dalam mendukung transisi energi bersih, penghematan biaya listrik, serta peningkatan kemandirian energi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatori dengan metode survei terhadap rumah tangga yang memiliki akses listrik PLN dan telah mengetahui atau menggunakan panel surya. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemanfaatan panel surya rumah tangga. Renewable energy literacy berperan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap manfaat energi terbarukan, cost awareness mendorong pertimbangan ekonomi dalam pengambilan keputusan energi, sedangkan energy independence menjadi faktor dominan yang mencerminkan motivasi rumah tangga untuk mencapai kemandirian energi. Secara simultan, ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan sebagian besar variasi dalam keputusan penggunaan panel surya, yang menunjukkan bahwa adopsi teknologi energi terbarukan merupakan proses multidimensional yang melibatkan aspek kognitif, ekonomi, dan psikologis. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model perilaku adopsi energi terbarukan di tingkat rumah tangga serta implikasi praktis bagi perumusan kebijakan peningkatan penggunaan energi surya melalui edukasi, penguatan kesadaran biaya, dan dorongan kemandirian energi masyarakat.
Penggunaan Chatbot Layanan Pelanggan pada UMKM: Peran Response Speed, Customer Experience, dan Repeat Purchase Rian Warsa Firmansyah; Tina Pudjiastuti; Darman Megantara
SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3: SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/selayar.v2i3.427

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) mendorong UMKM untuk mengadopsi chatbot sebagai media layanan pelanggan digital guna meningkatkan efisiensi pelayanan dan kualitas interaksi dengan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh response speed chatbot terhadap customer experience dan repeat purchase pelanggan UMKM, serta menguji peran customer experience sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner online kepada 200 responden yang pernah menggunakan chatbot layanan pelanggan pada UMKM berbasis digital di Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria responden pernah berinteraksi menggunakan chatbot dan melakukan transaksi pada UMKM digital. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa response speed berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer experience. Selain itu, customer experience juga berpengaruh positif terhadap repeat purchase pelanggan UMKM. Response speed terbukti memiliki pengaruh langsung terhadap repeat purchase, namun pengaruh tidak langsung melalui customer experience menunjukkan hasil yang lebih kuat. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa customer experience mampu memediasi hubungan antara response speed dan repeat purchase. Penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan chatbot dengan respons cepat, komunikasi yang nyaman, dan layanan yang efisien dapat meningkatkan pengalaman pelanggan serta mendorong loyalitas pelanggan pada UMKM berbasis digital. Hasil penelitian diharapkan menjadi referensi bagi UMKM dalam mengembangkan strategi layanan pelanggan berbasis teknologi AI.
Program Literasi Media bagi Ibu Rumah Tangga: Peran Hoax Resistance, Digital Confidence, dan Family Information Safety Febi Novitasari; Faizah Yulianti; Pranata Gunarto
SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3: SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/selayar.v2i3.428

Abstract

Perkembangan media digital telah meningkatkan intensitas penggunaan media sosial dalam lingkungan keluarga, termasuk pada kelompok ibu rumah tangga. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan baru berupa meningkatnya penyebaran hoaks, rendahnya kemampuan verifikasi informasi, dan ancaman terhadap keamanan informasi keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran program literasi media bagi ibu rumah tangga melalui penguatan hoax resistance, digital confidence, dan family information safety. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada ibu rumah tangga pengguna media digital yang aktif menggunakan media sosial dalam aktivitas sehari-hari. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear berganda untuk mengetahui hubungan antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat hoax resistance ibu rumah tangga berada pada kategori sedang, terutama pada aspek verifikasi informasi dan identifikasi berita palsu. Digital confidence responden berada pada kategori sedang menuju tinggi, namun masih ditemukan keterbatasan dalam penggunaan fitur keamanan digital dan perlindungan data pribadi. Family information safety juga berada pada kategori sedang karena sebagian responden belum menerapkan pengamanan informasi keluarga secara optimal. Hasil analisis menunjukkan bahwa hoax resistance dan digital confidence berpengaruh positif dan signifikan terhadap family information safety. Penelitian ini menegaskan bahwa program literasi media berbasis keluarga penting dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, ketahanan terhadap hoaks, dan keamanan informasi digital dalam lingkungan rumah tangga.