cover
Contact Name
Al Hasibunur
Contact Email
selayar.gemacendekia@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
selayar.gemacendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Biduri Sandik Atas Desa Sandik, Kec. Batu Layar, Lombok Barat - NTB, Indonesia 83355
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30896355     DOI : https://doi.org/10.71094/selayar
SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat (SJPM) is aimed at publishing the results of the community service activity related to the development and application of science and technology, including concepts, models, and its implementation as an effort to enhance community participation in development. It is in the national and international level that covers a lot of common problems or issues related to community services, development, strengthening, and empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 35 Documents
Pelatihan Aplikasi AI untuk Peningkatan Literasi dan Profesionalisme Guru dalam Pembelajaran Sekolah Yamasari, Yuni; Qoiriah, Anita; Prapanca, Aditya
SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1: SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Februari 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/selayar.v2i1.351

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) memberikan peluang besar dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah. Namun, pemanfaatan AI oleh guru masih menghadapi kendala, terutama pada aspek pemahaman dan keterampilan penggunaan secara praktis. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kompetensi guru dalam memanfaatkan aplikasi ChatGPT sebagai alat bantu pembelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap pra-pelaksanaan melalui penyebaran angket kebutuhan, pelaksanaan pelatihan berupa pemaparan materi dan praktik langsung penggunaan ChatGPT, serta tahap pasca-pelaksanaan melalui evaluasi menggunakan angket. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman, keterampilan, dan kepercayaan diri peserta dalam menggunakan ChatGPT. Mayoritas peserta menyatakan pelatihan sangat bermanfaat, mudah dipahami, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran. Selain itu, peserta menunjukkan kesiapan untuk mengimplementasikan hasil pelatihan dalam penyusunan materi ajar, pembuatan soal, dan pengembangan inovasi pembelajaran di sekolah. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan kapasitas mitra dan berpotensi memberikan dampak berkelanjutan terhadap kualitas pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan sekolah.
Energi Terbarukan: Pemanfaatan Matahari untuk Pompa Air dan Penerangan Desa Santoso, Andi Pratama; Wulandari, Rina Lestari; Mahendra, Budi Kurniawan; Ramadhani, Siti Nur Aisyah
SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1: SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Februari 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/selayar.v2i1.355

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan sistem energi terbarukan berbasis tenaga surya sebagai solusi terpadu bagi permasalahan keterbatasan air bersih dan penerangan di wilayah pedesaan yang belum terjangkau jaringan listrik. Kegiatan difokuskan pada perancangan dan implementasi sistem fotovoltaik (PV) yang dimanfaatkan untuk menggerakkan pompa air serta menyediakan penerangan desa secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan masyarakat, analisis potensi energi surya, perancangan sistem PV terintegrasi dengan pengendali MPPT, instalasi sistem bersama masyarakat, serta pelatihan pengoperasian dan pemeliharaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem PV mampu menyediakan pasokan air bersih yang stabil untuk kebutuhan rumah tangga dan mendukung penerangan malam hari pada fasilitas umum desa. Selain memberikan manfaat teknis, kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan teknologi energi terbarukan, sehingga memperkuat keberlanjutan sistem dalam jangka panjang. Dibandingkan dengan sistem berbasis bahan bakar fosil, solusi tenaga surya menawarkan biaya operasional yang lebih rendah serta dampak lingkungan yang minimal. Program ini membuktikan bahwa integrasi pendekatan teknis dan pemberdayaan masyarakat merupakan kunci keberhasilan penerapan teknologi energi terbarukan di pedesaan dan berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.
Analisis SWOT sebagai Strategi Pemberdayaan UMKM di Era Ekonomi Kreatif Ramadhan, Ahmad Fauzi; Prameswari, Yuniarti; Prakoso, Teguh Setiawan; Kusuma, Rika Novianty; Putri, Hendra Wijaya
SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1: SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Februari 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/selayar.v2i1.356

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, pemerataan pendapatan, dan penguatan ekonomi lokal. Di era ekonomi kreatif dan transformasi digital, UMKM menghadapi tantangan kompleks berupa persaingan global, keterbatasan sumber daya, serta tuntutan inovasi dan kreativitas yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan strategi pemberdayaan UMKM berbasis analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats (SWOT) guna meningkatkan daya saing UMKM di era ekonomi kreatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, dan studi dokumentasi pada pelaku UMKM sektor kreatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa UMKM memiliki kekuatan pada fleksibilitas usaha dan kreativitas produk, namun masih lemah dalam aspek manajerial, pemasaran digital, dan pemanfaatan teknologi. Peluang terbuka melalui dukungan kebijakan pemerintah dan perkembangan ekonomi kreatif, sementara ancaman berasal dari persaingan pasar dan perubahan preferensi konsumen. Analisis SWOT menghasilkan rekomendasi strategi SO, WO, ST, dan WT yang aplikatif sebagai dasar program pendampingan UMKM. Kesimpulan menunjukkan bahwa analisis SWOT efektif sebagai instrumen pemberdayaan UMKM dan dapat menjadi acuan dalam merancang program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan
Psikologi Konseling Individu dan Kelompok pada Warga Binaan Lapas Wanita Tangerang Simanjuntak, Maria Elisabeth; Santoso, Fajar Hadi; Sari, Lilis Kartika
SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1: SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Februari 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/selayar.v2i1.358

Abstract

Warga binaan perempuan di lembaga pemasyarakatan menghadapi tekanan psikologis yang kompleks, termasuk kesepian, stres, kecemasan, trauma, serta kesulitan adaptasi sosial. Kondisi tersebut menuntut adanya intervensi psikologis yang sistematis dan berkelanjutan melalui layanan konseling individu dan kelompok. Artikel pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan mengevaluasi implementasi psikologi konseling individu dan kelompok pada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Tangerang. Metode yang digunakan adalah pendekatan pengabdian berbasis partisipatif dengan desain deskriptif-analitis, melibatkan warga binaan perempuan sebagai peserta layanan konseling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta pengukuran psikologis pra dan pasca intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa konseling individu berkontribusi signifikan dalam menurunkan tingkat stres, kecemasan, dan pola pikir negatif, sedangkan konseling kelompok efektif dalam mengurangi kesepian, meningkatkan dukungan sosial, serta memperbaiki kemampuan penyesuaian diri warga binaan. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian terdahulu yang menegaskan efektivitas intervensi konseling dalam konteks pemasyarakatan perempuan. Kesimpulannya, layanan konseling individu dan kelompok merupakan strategi pengabdian masyarakat yang relevan dan efektif dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis warga binaan perempuan serta mendukung proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial.
Smart Village 2025: Integrasi Teknologi untuk Desa Mandiri Hidayah, Siti Rahmawati; Wicaksono, Rendra Adi; Maulana, Naufal Rizky; Lestari, Putri Ayu
SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1: SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Februari 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/selayar.v2i1.359

Abstract

Transformasi digital desa menjadi agenda strategis pembangunan nasional dalam rangka mewujudkan desa mandiri, maju, dan berkelanjutan. Konsep Smart Village hadir sebagai pendekatan integratif yang mengombinasikan pemanfaatan teknologi informasi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif. Artikel pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan model integrasi teknologi menuju Smart Village 2025 yang berorientasi pada kemandirian desa. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif berbasis studi literatur sistematis (Systematic Literature Review) terhadap artikel jurnal, prosiding, dan buku ilmiah terkait Smart Village, Desa Mandiri, dan digitalisasi desa. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi Smart Village secara efektif ditentukan oleh empat pilar utama, yaitu penguatan sistem informasi desa, penerapan teknologi Internet of Things dan kecerdasan buatan, peningkatan literasi digital masyarakat, serta kolaborasi multipihak antara pemerintah, akademisi, swasta, dan komunitas desa. Integrasi teknologi terbukti mampu meningkatkan kualitas layanan publik, efisiensi administrasi, pemberdayaan ekonomi lokal, dan partisipasi masyarakat. Kesimpulan dari artikel ini menegaskan bahwa Smart Village 2025 dapat dicapai melalui strategi implementatif yang berkelanjutan, adaptif terhadap konteks lokal, dan selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Page 4 of 4 | Total Record : 35