Medical Journal of Soeradji
Medical Journal of Soeradji (MJS) merupakan jurnal ilmiah peer-reviewed dengan akses terbuka (open access) yang diterbitkan oleh RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian asli (original research article) dan laporan kasus (case report) yang relevan di bidang kedokteran dan kesehatan. Fokus utama jurnal ini adalah menyebarluaskan ilmu pengetahuan berbasis bukti (evidence-based medicine) untuk mendukung peningkatan mutu pelayanan medis dan keselamatan pasien. Bidang dan Tema Publikasi Medical Journal of Soeradji menerima naskah dari berbagai disiplin ilmu kesehatan dengan pembagian tema sebagai berikut: 1. Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Dasar Bidang ini mencakup penelitian dan laporan kasus yang berkaitan dengan: * Biokimia, biologi molekuler, dan genetika kesehatan * Anatomi, fisiologi, farmakologi, dan patologi * Mikrobiologi, parasitologi, imunologi, dan bioteknologi medis * Penelitian dasar yang mendukung pengembangan diagnostik, terapi, atau teknologi kesehatan 2. Ilmu Klinik dan Praktik Pelayanan Kesehatan Bidang ini mencakup penelitian dan laporan kasus di berbagai bidang layanan medis dan keperawatan, antara lain: * Penyakit dalam, Bedah, Anak, Kebidanan dan kandungan, Saraf, THT, Mata, Kulit dan kelamin, Jiwa, Radiologi dan Forensik. * Keperawatan medikal-bedah, maternitas, anak, gawat darurat, dan komunitas * Farmasi klinik, fisioterapi, dan pelayanan gizi klinik * Diagnosis, terapi, manajemen kasus klinis, serta evaluasi efektivitas dan keamanan terapi berbasis bukti 3. Pendidikan dan Pengembangan Profesi Kesehatan Bidang ini berfokus pada inovasi dan pengembangan sistem pendidikan tenaga kesehatan, meliputi: * Kurikulum dan metode pembelajaran di pendidikan kedokteran dan tenaga kesehatan * Evaluasi kompetensi, asesmen klinis, dan pengembangan profesional berkelanjutan * Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dan pelatihan klinis * Etika, profesionalisme, dan peningkatan mutu pendidikan di bidang kesehatan 4. Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Komunitas Bidang ini menyoroti aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif dalam pelayanan kesehatan masyarakat, antara lain: * Epidemiologi penyakit menular dan tidak menular * Manajemen dan kebijakan sistem kesehatan * Keselamatan pasien, mutu layanan, dan surveilans penyakit * Kesehatan lingkungan, gizi masyarakat, serta perilaku dan promosi kesehatan 5. Riset dan Inovasi Pelayanan Kesehatan Bidang ini mencakup pengembangan dan penerapan inovasi di berbagai aspek sistem pelayanan kesehatan, seperti: * Inovasi teknologi medis, digitalisasi layanan, telemedicine, dan rekam medis elektronik * Optimalisasi prosedur diagnostik, tata laksana, atau sistem rujukan * Peningkatan mutu pelayanan, keselamatan pasien, dan manajemen fasilitas kesehatan * Pengembangan model pelayanan interprofesional lintas profesi kesehatan
Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1 No 2 (2024): MJS (Desember)"
:
8 Documents
clear
Studi Kesesuaian Pemberian Antibiotik pada Pasien Pneumonia di RS Soeradji Tirtonegoro Klaten Tahun 2023
Prastiwi, Kurniasih Annisa
MJS Medical Journal of Soeradji Vol 1 No 2 (2024): MJS (Desember)
Publisher : RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70605/wv2mn258
Latar Belakang: Pneumonia adalah penyakit infeksi menular yang dapat menyebabkan kematian. India yang merupakan negara berkembang menyumbang 23% beban pneumonia global dengan tingkat kematian kasus antara 14-30%. Tujuan: Mengetahui persentase pasien pneumonia yang dilakukan pemeriksaan biakan bakteri dan persentase kesesuaian penggunaan antibiotik pasien pneumonia berdasarkan pedoman PDPI 2003, PDPI 2022, IDSA/ATS 2019 dan MIMS yang dapat dilihat dari keseuaian antibiotik, dosis, indikasi dan pasien. Metode: Penelitian non-eksperimental, pengumpulan data retrospektif dan deskriptif analisis, dengan teknik Purposive sampling diambil dari rekam medik pasien dengan populasi pasien pneumonia dengan kriteria inklusi. Hasil: Terdapat 77 pasien dilakukan pemeriksaan biakan bakteri dari 203 pasien pneumonia. Kesesuaian terapi antibiotik tunggal yaitu, seftriakson IV, sefoperazone IV, levofloksasin IV, sefiksim, seftazidim IV, sedangkan kesesuaian terapi antibiotik kombinasi yaitu, azitromisin + seftriakson, azitromisin + ampisilin - sulbaktam, azitromisin + sefotaksim, dan levofloksasin+sefoperazone. Kesimpulan: Terdapat 37,93% pasien pneumonia yang dilakukan pemeriksaan biakan bakteri penyebab infeksi. Kesesuasian penggunaan terapi antibiotik sesuai dengan pedoman yang digunakan didapatkan hasil 64,53% sesuai terhadap PDPI 2003, 25,12% sesuai terhadap PDPI 2022 dan 23,15% sesuai terhadap DSA/ATS 2019. Diperoleh hasil sebesar 100% kesesuaian dosis terapi antibiotik terhadap MIMS, kesesuaian indikasi sebesar 64,03% dan kesesuaian pasien sebesar 84,23%
Akurasi Pemeriksaan Potong Beku (Frozen Section) Pada Pasien Kanker Ovarium Di RS Soeradji Tirtonegoro
Subardiyo, Febri Nuraeni
MJS Medical Journal of Soeradji Vol 1 No 2 (2024): MJS (Desember)
Publisher : RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70605/rtw8kd67
Latar Belakang: Pemeriksaan potong beku merupakan analisis histologi secara cepat pada massa saat pembedahan, namun tes ini relatif lebih rendah kualitasnya dibandingkan dengan pemeriksaan histopatologi rutin sebagai standar baku emas Tujuan: Penelitian dilakukan untuk mengetahui akurasi pemeriksaan histopatologi potong beku dibandingkan dengan histopatologi rutin dalam mendiagnosis kanker ovarium di Laboratorium Patologi Anatomi RS Soeradji Tirtonegoro periode Januari 2019-Desember 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian deskriptif kualitatif sekaligus uji diagnostik untuk mengetahui akurasi pemeriksaan potong beku dalam mendiagnosis kanker ovarium dibandingkan dengan baku emas yaitu pemeriksaan histopatologi rutin. Penelitian ini menggunakan Purposive Sampling menggunakan 118 pasien untuk dihitung nilai sensitivitas, nilai spesifisitas, nilai prediksi positif, nilai prediksi negatif, dan akurasi. Hasil: Dari penelitian diperoleh hasil akurasi pemeriksaan potong beku pada pasien kanker ovarium sebesar 98,30% dengan sensitivitas sebesar 93,94% dan spesifisitas sebesar 100%. Adapun Nilai Prediksi Positif diperoleh 100% dan Nilai Prediksi Negatif sebesar 97,7%. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa pemeriksaan potong beku masih cukup akurat untuk menentukan potensi keganasan kanker ovarium di RS Soeradji Tirtonegoro
Identifikasi dan Uji Sensitivitas Antibiotik pada Bakteri PenyebabInfeksi Saluran Kemih di RS Soeradji Tirtonegoro Klaten
Wulandari, Retno;
Nugroho, Rahmat Budi;
Puspawati, Nony
MJS Medical Journal of Soeradji Vol 1 No 2 (2024): MJS (Desember)
Publisher : RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70605/wjt7e808
Latar Belakang: Infeksi saluran kemih (ISK) adalah kondisi yang ditandai dengan adanya mikroorganisme patogen di dalam urin, kandung kemih, uretra, ginjal, atau prostat. Penyebab ISK adalah 95% karena bakteri, sementara 5% sisanya disebabkan oleh mikroorganisme lain. Gejala ISK meliputi keinginan untuk buang air kecil meskipun kandung kemih kosong, atau nyeri saat buang air kecil. Standar emas untuk penegakan diagnosis dan terapi ISK adalah melalui kultur urin Tujuan: Mengetahui jenis bakteri penyebab ISK dan pola sensitivitasnya terhadap antibiotik. Metode: Penelitian ini deskriptif dengan desain cross sectional. Data 30 sampel urin pasien ISK di RS Soeradji Tirtonegoro Klaten yang diperiksa untuk kultur dan sensitivitas terhadap antibiotik pada bulan Oktober-Desember 2023. Identifikasi bakteri menggunakan alat Matrix Assisted Laser Desorption Ionization Time Of Flight (MALDI TOF). Sensitivitas antibiotik menggunakan alat BD Phoenix, dengan interpretasi hasil sensitif, intermediet, atau resisten sesuai standar CLSI. Hasil: Dari 30 sampel urin, ditemukan 37 isolat bakteri. Bakteri penyebab ISK meliputi Escherichia coli (32,43%), Klebsiella pneumoniae (16,22%), dan Enterococcus faecalis (10,81%). Escherichia coli sensitif terhadap Amikasin (100%), Meropenem (70%), Imipenem (75%), dan Piperasilin/Tazobaktam (75%). Klebsiella pneumoniae sensitif terhadap Amikasin (100%), Imipenem (83%), Meropenem (67%), Gentamisin (67%), dan Piperasilin/Tazobaktam (67%). Enterococcus faecalis sensitif terhadap Ampisilin (100%), Linezolid (100%), Penisilin (75%), dan Vankomisin (75%). Kesimpulan: Bakteri penyebab ISK yang ditemukan pada urin pasien ISK adalah Escherichia coli (32,43%), Klebsiella pneumoniae (16,22%), Enterococcus faecalis (10,81%). Escherichia coli dan Klebsiella pneumoniae sensitif 100% terhadap Amikasin, sementara Enterococcus faecalis sensitif 100% terhadap Ampisilin dan Linezolid
Pengaruh Hipnoterapi Untuk Mengurangi Efek Samping Kemoterapi di RS Soeradji Tirtonegoro Klaten
Windarti, Tri;
Sari, Diana Nurlaila;
Rahmawati, Elfani Febria
MJS Medical Journal of Soeradji Vol 1 No 2 (2024): MJS (Desember)
Publisher : RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70605/n297gm78
Latar Belakang: Kanker merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Kemoterapi merupakan salah satu pilihan terapi yang bisa dilakukan dalam penanganan kanker. Kemoterapi memiliki beberapa efek samping yang mengakibatkan penurunan kualitas hidup, salah satunya adalah mual/muntah. Alternatif pilihan pengobatan non medis seperti hipnoterapi diharapkan dapat menurunkan mual/muntah akut akibat kemoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hipnoterapi untuk mengurangi efek samping kemoterapi Tujuan: Penelitian dilakukan untuk mengetahui perubahan efek samping kemoterapi berupa mual, muntah pada pasien kanker sebelum diberikan perlakuan berupa hipnoterapi dan membandingkannya dengan efek samping kemoterapi sesudah diberikan hipnoterapi. Metode: Rancangan penelitian ini menggunakan Quasi Experimental Pre-Post Test With Control Group. Pengambilan sampel dilakukan dengan non-probability sampling dengan teknik purposive sampling yang terdiri dari 2 kelompok yakni kelompok perlakuan dan kelompok kontrol pada pasien kanker dengan kemoterapi. Masing-masing kelompok 25 responden. Analisis data menggunakan uji paired T- test. Hasil: Berdasarkan data diperoleh efek samping kemoterapi saat pre test rata-rata responden kelompok kontrol dengan keluhan sedang (10,44) dan pada post test dengan keluhan sedang (10,12). Pada kelompok perlakuan mengalami efek samping kemoterapi pada pre test dengan keluhan sedang (11,68) dan pada post test dengan keluhan ringan (7,48). Hal ini menunjukkan pada kelompok perlakuan terjadi penurunan efek samping kemoterapi setelah dilakukan hipnoterapi dari keluhan sedang menjadi ringan. Hail uji paired T-test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (p = 0,000 < α = 0,05).. Kesimpulan: Ada pengaruh hipnoterapi untuk mengurangi efek samping kemoterapi di RS Soeradji Tirtonegoro Klaten
Asuhan Keperawatan Pada Ibu Post Sectio Caesarea dengan Indikasi Bayi Sungsang di RS Soeradji Tirtonegoro : Studi Kasus
Santoso, Shifa Aliffiana;
Permatasari, Devi;
Elsera, Chori;
Hamranani, Sri Sat Titi
MJS Medical Journal of Soeradji Vol 1 No 2 (2024): MJS (Desember)
Publisher : RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70605/qf4m8y61
Latar Belakang: Kehamilan sungsang merupakan kondisi letak janin memanjang dengan kepala berada di fundus uteri dan bokong berada di dasar rongga rahim. Prosedur Sectio Caesarea merupakan prosedur yang cepat dan mudah, namun memiliki bahaya komplikasi. Upaya perawatan umum yang dilakukan perawat di Ruang Melati 1 terhadap pasien pasca operasi Sectio Caesarea secara komprehensif untuk menjamin keselamatan dan kesehatan ibu dan bayi. Deskripsi Kasus : Kedua pasien menjalani operasi Sectio Caesarea dan mengalami nyeri, kelelahan, serta kecemasan pasca persalinan. Kasus pertama melahirkan secara darurat setelah gagal melahirkan spontan dan mengalami perdarahan dan anemia, sedangkan kasus kedua menjalani operasi karena kontraksi palsu dan kesulitan menyusui karena mastitis. Kedua pasien menerima terapi obat, dan intervensi keperawatan fokus pada pencegahan perdarahan, infeksi, manajemen nyeri, serta edukasi. Evaluasi dilakukan selama 3 hari, menunjukkan perbaikan kondisi keduanya. Kesimpulan: Penelitian kasus asuhan keperawatan pada ibu post Sectio Caesarea di RS Soeradji Tirtonegoro Klaten mengidentifikasi masalah utama seperti nyeri, risiko infeksi, gangguan mobilitas, dan kecemasan. Diagnosa keperawatan meliputi nyeri akut, gangguan mobilitas, dan risiko infeksi, dengan tambahan masalah menyusui dan perdarahan pada beberapa kasus. Intervensi selama tiga hari, termasuk observasi, terapi, edukasi, dan kolaborasi dengan tenaga kesehatan, berhasil memperbaiki kondisi pasien, menurunkan nyeri, meningkatkan mobilitas, dan mengurangi kecemasan
Gambaran Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisa di RS Soeradji Tirtonegoro Klaten
Wulandari, Gesti;
Zukhri, Saifudin;
Sat Titi Hamranani, Sri;
Noor Khayati, Fitriana
MJS Medical Journal of Soeradji Vol 1 No 2 (2024): MJS (Desember)
Publisher : RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70605/zs49r750
Latar Belakang: Penyakit ginjal kronik merupakan penyakit ginjal tahap akhir yang disebabkan oleh hilangnya fungsi tubuh untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan, elektrolit sehingga mengakibatkan tingginya kadar ureum dalam darah yang membutuhkan terapi hemodialisa. Hemodialisis merupakan pengobatan seumur hidup yang sering menimbulkan dampak buruk pada pasien terutama kesehatan mental. Dampaknya bisa menimbulkan komplikasi yang berkepanjangan, penurunan produktivitas dan perubahan mood negative. Persepsi penderita tentang kualitas hidupnya yang semakin buruk dapat memperberat penyakitnya Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa di RS Soeradji Tirtonegoro Klaten. Metode: Jenis penelitian ialah deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel sebanyak 138 orang. Metode sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner WHOQOL-BREF. Metode analisis yaitu dengan analisis univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan 69 responden (50,0%) memiliki kualitas hidup sedang pada domain kesehatan fisik, 57 responden (41,3%) memiliki kualitas hidup baik pada domain psikologis, 63 responden ( 45,7%) memiliki kualitas hidup sedang pada domain hubungan sosial, dan 81 responden (58,7%) memiliki kualitas hidup baik pada domain lingkungan. Kesimpulan: Kualitas hidup pasien hemodialisis dalam kategori baik dengan presentase (52,2%)
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Bahaya Anemia
Nur Indranettasa, Anes;
Elsera, Chori;
Agustiningrum, Ratna;
Sawitri, Endang
MJS Medical Journal of Soeradji Vol 1 No 2 (2024): MJS (Desember)
Publisher : RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70605/0m2fgv67
Latar Belakang : Anemia pada ibu hamil sangat berisiko terhadap kehamilan dimana anemia dapat mengakibatkan bahaya pada saat hamil, melahirkan, nifas dan terhadap janin. Bahaya anemia pada kehamilan di Indonesia masih cukup tinggi. Data terakhir tahun 2022, menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada ibu hamil adalah sebesar 86,2% dan prevalensi anemia pada ibu hamil di Kabupaten Klaten adalah sebesar 9,19%. Salah satu faktor yang mempengaruhi pada kehamilan yaitu pengetahuan ibu tentang bahaya anemia. Tujuan : Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang bahaya anemia di RSU ‘Aisyiyah Klaten. Metode : Desain penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional pada 93 responden dengan waktu 3 hari. Hasil : Berdasarkan hasil yang diperoleh, menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang bahaya anemia adalah baik yaitu sebanyak 58 responden (62,4%), Pengetahuan ibu cukup sebanyak 30 Responden (32,3%), sedangkan pengetahuan ibu kurang hanya 5 responden (5,4%). Kesimpulan : Pengetahuan ibu hamil tentang bahaya anemia di RSU ‘Aisyiyah Klaten dalam kategori baik.
Pendekatan Model Adaptasi Roy dalam Pengkajian dan Diagnosis Keperawatan pada CAD-3VD pro CABG: Studi Kasus
Nugroho, Rico Maulana;
Herawati, Tuti;
Adam, Muhammad;
Irianti, Ana Dwi
MJS Medical Journal of Soeradji Vol 1 No 2 (2024): MJS (Desember)
Publisher : RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70605/r78crb50
Latar Belakang: Penyakit jantung dan pembuluh darah menyebabkan kematian paling tinggi di seluruh dunia. Penyakit jantung koroner seringkali secara cepat merenggut nyawa. Berbagai tatalaksana mulai dari terapi obat hingga bedah pintas koroner dapat dilakukan. Bedah pintas koroner seringkali menjadi opsi final ketika intervensi koroner perkutan belum berhasil merevaskularisasi infark miokard. Banyak hal yang harus pasien dan keluarga pertimbangkan dalam informed consent tindakan ini. Pengkajian keperawatan komprehensif mencakup fungsi fisiologis, konsep diri, peran, dan interdependensi melalui pendekatan Model Adaptasi Roy (MAR) sangat dibutuhkan untuk mendapatkan data pasien secara lengkap dan menegakan diagnosis keperawatan yang tepat. Deskripsi Kasus : Pasien Tn. A, laki-laki, 66 tahun dengan datang dengan keluhan nyeri dada dan sesak napas. Selanjutnya pasien dilakukan kateterisasi koroner dan didapatkan Coronary Artery Disease with 3 Vessels Disease post failed Percutaneous Coronary Intervention in Left Anterior Descending with Chronic Total Occlusion (CAD-3VD Failed PCI LAD CTO) dan direncanakan tindakan lanjut operasi bedah pintas koroner (CABG). Kesimpulan: Hasil pengkajian menunjukkan data fungsi fisiologis dan ketiga fungsi psikososial pasien beserta stimulus fokal, kontekstual, dan residual, sehingga didapatkan 17 diagnosis keperawatan. Pengkajian keperawatan dengan pendekatan MAR membantu perawat dalam menegakkan diagnosis berpusat pada pasien dan keluarga. Di masa mendatang pengembangan digitalisasi pengkajian MAR dengan peningkatan kecerdasan buatan dapat memfasilitasi perawatan pasien secara utuh.