cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan
ISSN : 23018372     EISSN : 25497081     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Universitas Muhammadiyah Semarang (e-ISSN : 2549-7081) provides a medium for those who want to publish their scientific articles from either research results or innovations in the fields of midwifery and health
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2013): February 2013" : 16 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA PARITAS DAN UMUR IBU DENGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III TAHUN 2012 (Studi Kasus di Puskesmas Bangetayu Kecamatan Genuk Kota Semarang) Siti Chadlirotul Qudsiah; Herry Suswanti Djarot; Siti Nurjanah
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2013): February 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.753 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.1.2013.%p

Abstract

Perdarahan merupakan komplikasi yang menyertai kehamilan yang salah satu penyebabnya karena anemia. Kematian maternal paling banyak pada waktu nifas (50,57%), waktu hamil (25,04%) dan persalinan (24,39%). Faktor penyebab kematian maternal adalah terlalu tua disaat melahirkan (>35 tahun), terlalu muda saat melahirkan (<20 tahun), terlalu banyak anak (>4 anak) dan terlalu rapat jarak kelahiran (<2 tahun). Untuk mengetahui hubungan antara paritas dan umur ibu dengan anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Bangetayu Kecamatan Genuk Kota Semarang. Jenis penelitian analitik dengan metode pendekatan retrospective jumlah populasi 39 ibu hamil trimester III yang periksa kadar Hb di Puskesmas Bangetayu dengan kriteria sampel meliputi paritas dan umur. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling, buku regester ibu hamil sebagai instrumennya. Variabel bebasnya yaitu paritas dan umur sedangkan variabel terikatnya anemia. Analisis data menggunakan komputer. Sebanyak 10 orang (25,6%) responden dengan paritas nullipara, 13 orang (33,3%) responden dengan paritas primipara, 16 orang (41,0%) responden yang berparitas multipara dan tidak ada responden yang berparitas grande multipara. Sebanyak 27 orang (69,2%) responden yang memiliki umur reproduksi sehat dan sebanyak 12 orang (30,8%) yang berreproduksi tidak sehat. Sebanyak 21 orang (53,8%) responden tidak anemia dan yang mengalami anemia ada 18 orang (46,2%). Tidak terdapat hubungan antara paritas dan umur ibu dengan anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Bangetayu Kecamatan Genuk Kota Semarang Tahun 2012 dengan p-value paritas 0,067 dan p-value umur 0,094. Kata kunci: Paritas, Umur, Anemia
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG BENDUNGAN ASI DENGAN PRAKTIK PENCEGAHAN BENDUNGAN ASI (BREAST CARE) DI RB NUR HIKMAH KWARON GUBUG Ratna Murniati; Suprapti -; Erna Kusumawati
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2013): February 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.79 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.1.2013.%p

Abstract

Pemberian ASI eksklusif di Kabupaten Grobogan pada tahun 2010 hanya 65(52%). Padahal, target pencapaian pemberian ASI eksklusif adalah 80%. Pemberian ASI eksklusif tidak dapat dicapai karena bendungan ASI, sehingga pengetahuan ibu tentang praktik pencegahan bendungan ASI diperlukan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Ada 32 responden sebagai sampel penelitian yang diambil dengan metode saturasi sampling. Variabel bebas adalah tingkat pengetahuan ibu postpartum tentang bendungan ASI, sedangkan variabel terikat adalah praktik pencegahan bendungan ASI. Penelitian ini menggunakan kuesioner dan checklist sebagai instrumen penelitian. Analisa data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat digunakan dengan uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk. Dan menggunakan uji Rank Spearman Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 17 (53,1%) responden mempunyai tingkat pengetahuan yang cukup tentang bendungan ASI, sementara ada 21 (65,6%) responden memiliki praktik yang kurang tentang praktik pencegahan bendungan ASI. Ada hubungan yang signifikan hubungan tingkat pengetahuan ibu nifas dengan praktik pencegahan bendungan ASI (breast care) dengan nilai p = 0,001. Kata kunci: Tingkat pengetahuan, Pembengkakan, Perawatan payudara
HUBUNGAN UMUR, PARITAS, DAN BERAT BAYI LAHIR DENGAN KEJADIAN LASERASI PERINEUM DI BIDAN PRAKTEK SWASTA Hj. SRI WAHYUNI, S.SiT SEMARANG TAHUN 2012 Siti Dwi Endriani; Ali Rosidi; Wening Andarsari
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2013): February 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.354 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.1.2013.%p

Abstract

Laserasi perineum terjadi selama persalinan. Laserasi jalan lahir dapat menyebabkan perdarahan postpartum. Umur, paritas, dan berat lahir yang termasuk faktor penyebab laserasi. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan case control. Subyek dibagi pada dua kelompok, yaitu kelompok kasus (30) dan kelompok kontrol (30). Teknik sampling yang digunakan purposive sampling, memilih subyek berdasarkan kriteria tertentu. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan data sekunder. Rata-rata ibu berusia 27 tahun. Ada 63,3% dari ibu yang memiliki paritas multipara. Rata-rata berat lahir bayi adalah 3077,5 g. Uji chi square menunjukkan p = 0,795 untuk usia, p = 0,001 (OR = 6,538) untuk paritas, dan p = 0,052 untuk berat badan lahir. Tidak ada hubungan antara usia dan laserasi pada perineum. Ada korelasi antara paritas dan laserasi perineum. Tidak ada hubungan antara berat badan lahir bayi dan laserasi perineum. Semua terjadi pada persalinan normal di bidan praktek swasta Hj. Sri Wahyuni​​, S.SiT. Kata kunci: Umur, Paritas, Berat bayi lahir, Laserasi perineum
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI PADA IBU HAMIL DENGAN KUNJUNGAN ANC DI RUMAH BERSALIN BHAKTI IBI JL. SENDANGGUWO BARU V NO 44C KOTA SEMARANG Mulyanti, Lia; -, Mudrikatun; -, Sawitry
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2013): February 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.844 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.1.2013.%p

Abstract

Dari pengalaman peneliti yang telah didapatkan selama bekerja di RB Bhakti IBI peneliti menemukan kasus bahwa ada pasien persalinan yang tidak pernah memeriksakan kehamilannya dan ada beberapa ibu menyatakan malas untuk memeriksakan kehamilannya karena suami tidak mau mengantarkan dan tidak begitu peduli dengan kehamilannya. Dari kasus ini peneliti beranggapan bahwa dukungan suami mempengaruhi ibu untuk memeriksakan kehamilannya. penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan suami pada ibu hamil dengan kunjungan ANC di Rumah Bersalin Bhakti IBI Semarang. Penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan rancangan crossectional ini menggunakan sampel 30 ibu hamil di Rumah Bersalin Bhakti IBI Semarang. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner, yang kemudian diuji validitas serta reliabilitasnya. Penelitian dilakukan dengan cara menganalisis data dengan analisis statistik deskriptif dan chi square test. Dari analisis univariat untuk variabel dukungan suami diperoleh: responden yang tidak mendapat dukungan suami 17 orang (56,7%) sedangkan responden yang mendapat dukungan suami 13 orang (43,3%). Sedangkan kunjungan ANC: 17 orang (56,7%) melakukan kunjungan ANC dengan baik dan 13 orang (43,3%) melakukan kunjungan ANC tidak baik. Dari Chi square test diperoleh p = 0,007. Oleh karena nilai p < 0,05; maka dapat diambil kesimpulan bahwa ada hubungan antara dukungan suami pada ibu hamil dengan kunjungan ANC.Kata kunci: Dukungan suami, Kunjungan ANC
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG POSYANDU DENGAN PARTISIPASI KADER DALAM KEGIATAN POSYANDU PURNAMA DI WILAYAH PUSKESMAS RINGINARUM KABUPATEN KENDAL 2011 Dina Dwi Septiani; Novita Kumalasari; Agustin Rahmawati
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2013): February 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.358 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.1.2013.%p

Abstract

Kader adalah seorang tenaga sukareka yang dipilh dari, oleh dan untuk masyarakat, yang bertugas membantu kelancaran pelayanan kesehatan. Berdasarkan data Dinas Kabupaten Kendal terdapat 212 kader di wilayah Puskesmas Ringinarum yang terdiri dari 148 kader aktif dan 74 kader kurang aktif dalam kegiatan posyandu. Untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang posyandu dengan partisipasi kader dalam kegiatan posyandu purnama di wilayah Puskesmas Ringinarum, Kabupaten Kendal. Jenis penelitian adalah analitic dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kader posyandu yang bekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Ringinarum Kabupaten Kendal satu tahun terakhir yang berjumlah 115 orang kader. Teknik sampel yang digunakan adalah proportionate simple random sample. Variabel bebas yaitu pengetahuan kader tentang posyandu, sedangkan variable terikat yaitu partisipasi kader dalam kegiatan posyandu. Uji statistik yang digunakan adalah uji korelasi rank spearman. Kecenderungan terjadi kenaikan partisipasi kader posyandu searah dengan makin baiknya pengetahuan kader tentang posyandu. Dari uji statistik dengan menggunakan uji korelasi rank spearman rho, dimana pada uji tersebut diperoleh nilai r = 0,703 p = 0,000. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan kader tentang posyandu dengan partisipasi kader dalam kegiatan posyandu purnama. Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan tentang posyandu dengan partisipasi kader dalam kegiatan posyandu purnama di Wilayah Kerja Puskesmas Ringinarum Kabupaten Kendal. Kata Kunci : Kesadaran, Partisipasi, Posyandu
EFEKTIVITAS PENYULUHAN TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) PRANIKAH DI DESA TAMBAKHARJO KOTA SEMARANG TAHUN 2012 Liya Muslimatul Farichah; Agus Sartono; Fitriani Nur Damayanti
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2013): February 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.472 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.1.2013.%p

Abstract

Tanda bahaya kehamilan sering menjadi penyebab kematian ibu hamil sehingga meningkatkan Angka Kematian Ibu (AKI). Mengenal tanda bahaya kehamilan itu memiliki peranan penting untuk mencegah atau menurunkan kematian ibu, sebab ibu dapat meminta pertolongan kepada tenaga kesehatan secara cepat dan tepat. Pada kenyataanya banyak ibu hamil yang kurang mengetahui tanda bahaya kehamilan. Pengetahuan ibu tentang tanda bahaya kehamilan secara dini perlu diberikan melalui upaya pendidikan kesehatan kepada WUS pranikah. Penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penyuluhan tentang tanda bahaya kehamilan pada WUS pranikah di Desa Tambakharjo Semarang Tahun 2012. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-experiment dan rancangan yang digunakan adalah pre test and post test group tanpa menggunakan kelompok pembanding (kontrol). Jumlah populasi 37 WUS Pranikah dan semuanya dijadikan subjek penelitian sehingga tidak dilakukan pengambilan sampel dengan kriteria inklusi meliputi bersedia untuk menjadi responden atau sehat dan kriteria ekslusi meliputi tidak bersedia atau sakit. Pengetahuan WUS Pranikah tentang tanda bahaya kehamilan sebelum mendapat penyuluhan rata-rata adalah 52,35 dan 23 orang (62,2%) memiliki pengetahuan kurang. Sesudah dilakukan penyuluhan rata-rata pengetahuan WUS Pranikah naik menjadi 93,16 dan 35 orang (94,6%) memiliki pengetahuan baik. Uji Wilcoxon membuktikan adanya perbedaan yang signifikan antara pengetahuan WUS Pranikah sebelum dan sesudah penyuluhan (pvalue = 0,000) Ada Efektivitas penyuluhan tentang tanda bahaya kehamilan pada WUS Pranikah di Desa Tambakharjo Semarang Tahun 2012.

Page 2 of 2 | Total Record : 16