cover
Contact Name
Novi Paramitasari MS
Contact Email
nparamitasarims@gmail.com
Phone
+6285732799688
Journal Mail Official
nparamitasarims@gmail.com
Editorial Address
Jl. Taman Praja No.25, Mojorejo, Kec. Taman, Kota Madiun, Jawa Timur 63139
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Mantra Bhakti
ISSN : -     EISSN : 30465966     DOI : https://doi.org/10.47575/mb
Core Subject : Health, Science,
Mantra Bhakti is published twice a year in December and June containing articles result of thought and research in PHARMACOLOGY. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including Pharmacology, Clinical Pharmacy, Toxicology, Pharmacy Management, Pharmaceutical Chemistry, Pharmaceutical Biology, Pharmacy, Technology Microbiology, and Parasitology.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 3 no. 2: juni 2026" : 5 Documents clear
Profil Penggunaan Obat pada Pasien Sirosis Hati di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda Norma Lisa; Rizki Nur Azmi
Mantra Bhakti Vol. 3 No. 2: Juni 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v3i2.901

Abstract

Sirosis hati merupakan kondisi patologis serius ditandai pembentukan jaringan fibrosa dan nodul abnormal pada hati. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik dan profil penggunaan obat pada pasien sirosis hati di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda. Metode penelitian adalah deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data retrospektif rekam medis periode 2023-2024 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik pengambilan sampel total sampling. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik pasien sirosis hati berdasarkan jenis kelamin yaitu laki-laki sebanyak 38 pasien (73,08%), umur terbanyak 45-59 tahun sebanyak 22 pasien (42,31%), latar belakang pendidikan terakhir terbanyak SMA sebanyak 45 pasien (86,54%), pekerjaan terbanyak wiraswasta sebanyak 22 pasien (42,31%), diagnosa utama komplikasi terbanyak asites sebanyak 35 pasien (67,31%), dan diagnosa penyerta terbanyak diabetes melitus tipe 2 sebanyak 4 pasien (7,41%). Profil penggunaan obat menunjukkan terapi terbanyak kombinasi dua obat yaitu furosemide dan spironolactone sebanyak 13 (25,00%), penggunaan obat terbanyak yaitu furosemide sebanyak 18 (13,04%), dan obat penyerta terbanyak domperidone sebanyak 9 (12,68%).
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol dan Fraksi Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) terhadap Bakteri Salmonella typhi ATCC 13311 Tiara Nurul Hidayah; Tatiana Siska Wardani; Septian Maulid Wicahyo
Mantra Bhakti Vol. 3 No. 2: Juni 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v3i2.907

Abstract

Samonella typhi merupakan bakteri penyebab demam tifoid yang telah mengalami resistensi terhadap antibiotik. Kondisi ini mendorong pengembangan antibakteri alternatif dari senyawa bioaktif tanaman obat. Daun kelor diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol serta fraksi n-heksan, etil asetat, dan air daun kelor terhadap bakteri Samonella typhi, serta mengetahui nilai KHM dan KBM dari ekstrak atau fraksi teraktif terhadap Samonea typhi. Proses ekstraksi simpisia sebanyak 700 gram menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak hasil maserasi selanjutnya difraksinasi menghasilkan fraksi n-heksan, fraksi etil asetat, dan fraksi air. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi dan dilusi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan ekstrak etanol, fraksi etil asetat, dan fraksi air memiliki aktivitas antibakteri terhadap Samonella typhi. Ekstrak menjadi yang paling aktif dalam menghambat Samonella typhi dilihat dari nilai zona hambatnya pada konsentrasi 80%. Sebesar 13,5 mm dengan kategori kuat. Ekstrak etanol daun kelor memiliki nilai KHM pada konsentrasi 10% dan nilai KBM pada konsentrasi 20%.
Prediksi Docking in Silico dan Adme Senyawa 6-Gingersulfonic ACID sebagai Inhibitor Reseptor Tie2 pada Rheumatoid Arthritis Agatha Tyva Julian Atmajaningtyas; Sinta Yuliana; Putri Rovita Sari; Andrea Jemima Nobellita; Aqilla Farhanadila; Agatha Ivanna Larasati; Rizkha Redho Billa Apriani; Bayu Pratama Ady Saputra; Sabrina Melany Sagita; Angelina Eka Rahmadhani; Elsandi Damayanti; Malika Aldila Chasta; Andhika Iryanto; Adinda Qhusnul Khotimah; Riska Ima Silda; Angelina Putri Sumantri; Neyla Nour Fuaadah
Mantra Bhakti Vol. 3 No. 2: Juni 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v3i2.950

Abstract

Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun kronis yang ditandai peradangan sendi progresif, sementara penggunaan obat antiinflamasi sintetis jangka panjang berisiko menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif terapi yang lebih aman. Penelitian ini bertujuan memprediksi potensi senyawa 6-gingersulfonic acid dari jahe (Zingiber officinale) sebagai inhibitor reseptor Tie2 serta mengevaluasi karakteristik farmakokinetiknya. Metode yang digunakan adalah pendekatan in silico melalui molecular docking dan analisis ADME menggunakan SwissDock dengan AutoDock Vina. Hasil menunjukkan bahwa 6-gingersulfonic acid memiliki afinitas ikatan yang baik terhadap reseptor Tie2 serta karakteristik farmakokinetik yang mendukung. Dengan demikian, senyawa ini berpotensi dikembangkan sebagai kandidat Tie2 inhibitor untuk terapi alternatif rheumatoid arthritis.
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Profilaksis pada Pasien Bedah Sesar di RSUD Dr. Soedono Provinsi Jawa Timur Dwi Fitrianik; R.F.X. Premihadi Putra; Laela Febriana
Mantra Bhakti Vol. 3 No. 2: Juni 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v3i2.995

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah sesar di RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medis pasien bedah sesar tahun 2024. Sampel penelitian sebanyak 235 pasien dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang dianalisis meliputi karakteristik pasien, diagnosis, jenis antibiotik profilaksis, serta evaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik berdasarkan indikator 4T yang mengacu pada Permenkes RI Tahun 2021 dan Pedoman POGI Tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berusia 20–35 tahun sebanyak 171 pasien (72,8%), dengan diagnosis terbanyak letak lintang sebanyak 40 pasien (17%). Antibiotik profilaksis yang paling banyak digunakan adalah cefazolin sebanyak 163 pasien (69,36%). Ketepatan pasien dan ketepatan indikasi mencapai 100%, sedangkan ketepatan obat dan ketepatan dosis masing-masing sebesar 69,36%. Secara keseluruhan, rasionalitas penggunaan antibiotik profilaksis mencapai 85%, sehingga penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah sesar di RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur secara umum telah rasional. Namun, kepatuhan terhadap pedoman, terutama dalam pemilihan antibiotik dan ketepatan dosis, masih perlu ditingkatkan.
Analisis Kadar Hidrokuinon pada Krim Pemutih yang Dijual di Toko Online Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-VIS Rina Nurmaulawati; Aninda Rahma Febriyastanti
Mantra Bhakti Vol. 3 No. 2: Juni 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v3i2.1007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi dan mengukur kadar hidrokuinon dalam krim pemutih yang beredar di toko online. Uji kualitatif dilakukan melalui reaksi warna menggunakan larutan besi (III) klorida (FeCl₃). Indikator adanya hidrokuinon adalah munculnya perubahan warna setelah ditambahkan pereaksi. Sedangkan pengujian kuantitatif dengan metode Spektrofotometri ultraviolet-visible (UV-Vis) untuk mengukur kadar hidrokuinon secara akurat berdasarkan data absorbansi. Pada uji kualitatif, sampel 1 positif mengandung hidrokuinon yang ditandai dengan munculnya warna hijau kehitaman setelah penambahan FeCl₃. Hasil uji kuantitatif dengan Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 295 nm menunjukkan sampel 1 mengandung hidrokuinon dengan kadar 17,77%. Sedangkan sampel 2 dan 3 tidak mengandung hidrokuinon. Kombinasi metode uji warna FeCl₃ dan Spektrofotometri UV-Vis dinilai efektif dalam mengidentifikasi dan menetapkan kadar hidrokuinon dalam krim pemutih.

Page 1 of 1 | Total Record : 5