cover
Contact Name
Wa Mina La Isa
Contact Email
p3m@stikesnh.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
wamina@stikesnh.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan VIII, No. 24, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
ISSN : 27970019     EISSN : 27970361     DOI : https://doi.org/10.35892/jimpk
Core Subject : Health,
JIMPK : Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan adalah jurnal yang dikelola oleh pusat penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat (P3M) STIKes Nani Hasanuddin Makassar. Jurnal ini menerbitkan artikel hasil Penelitian Mahasiswa keperawatan yang bergerak dari hasil penelitian preventif, promotof, kuratif dan rehabilitas atau bergerak dari hulu ke hilir. Sedangkan ruang lingkupnya antara lain; Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Jiwa. JIMPK diharapkan menjadi sebuah kawah candra dimuka, solusi efektif dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakt. Selain itu untuk membantu pemerintah, swasta dan masyarakat. Bukan tanpa perjuangan yang panjang, kontribusi yang bersifat sukarela para peneliti baik senior maupun yunior. Jurnal JIMPK juga mengemban tanggung jawab berfungsi untuk mendorong mahasiswa, dosen dan peneliti agar dapat mengembangkan keilmuan secara mandiri dan berdaya guna dalam bidang Keperawatan
Articles 398 Documents
Identifikasi Hubungan Faktor Penyebab Langsung Dan Tidak Langsung Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia Toddler Di Puskesmas Moncongloe risti, wulan; Dewi, Indra; Sastika Sumi, Susi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i3.1492

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang di akibatkan kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Stunting pada balita disebabkan oleh berbagai faktor yang dapat terjadi sejak di dalam kandungan dan setelah dilahirkan. Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan faktor penyebab langsung dan tidak langsung dengan kejadian stunting pada anak usia toddler di puskesmas Moncongloe. Penyebab dalam kandungan dikaitkan dengan faktor kondisi kesehatan dan status gizi ibu, sedangkan setelah lahir lebih banyak disebabkan oleh faktor langsung, yaitu asupan dan penyakit infeksi, dan pola pengasuh bayi/anak, serta faktor-faktor tidak langsung dan faktor mendasar yang mempengaruhi pola pengasuhan anak tersebut. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study yaitu suatu penelitian yang mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor resiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat point time approach. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja puskesmas moncongloe kabupaten maros. Populasi dalam penelitian 80 responden dengan masalah stunting, Hasil uji statistik dengan chi-square diperoleh nilai p (0,001) maka hipotesis alternatif diterima, artinya pola pemberian makan adalah salah satu faktor penyebab kejadian stunting pada anak usia toddler di Puskesmas Moncongloe. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya hubungan penyakit infeksi dengan kejadian stunting di pada anak usia toddler di Puskesmas Moncongloe, ada hubungan pemberian ASI ekslusif, ada hubungan pendidikan ibu serta adanya hubungan imunisasi dengan kejadian stunting pada anak usia toddler di Puskesmas Moncongloe
Determinan Perilaku Pencarian Pengobatan Pada Penderita TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Pampang Kota Makassar Izah, Nur Ifatul; Suarnianti, Suarnianti; Reski Anisa, Nurul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i4.1493

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, dengan menyebabkan sekitar 25% dari semua orang di dunia terinfeksi. Ada beberapa faktor seperti ketidakpatuhan penggunaan masker oleh penderita saat berada di rumah, tidak menutup mulut saat batuk atau bersin, serta membuang dahak sembarangan. Tujuan Untuk mengetahui determinan perilaku pencarian pengobatan pada penderita TB paru di wilayah kerja Puskesmas Pampang Kota Makassar. Metode jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei dengan rancangan penelitian cross sectional. Hasil Berdasarkan hasil uji statistic dengan chi-square di peroleh nilai information seeking dengan perilaku pencarian pengobatan p 0,001 maka Ha di terima, nilai Dukungan Keluarga dengan perilaku pencarian pengobatan p 0,004 maka Ha di terima, nilai Persepsi Penyakit dengan perilaku pencarian pengobatan p 0,003 maka Ha di terima. Kesimpulan, ada hubungan antara information seeking, Dukungan Keluarga, Persepsi Penyakit dengan perilaku pencarian pengobatan pada penderita TB paru di wilayah kerja Puskesmas Pampang Kota Makassar.
Hubungan Antara Pola Makan Dengan Peningkatan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Montororing, Maria Anastasya; Darwis, Darwis; Dewi, Indra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i4.1499

Abstract

  Menurut WHO (World Health Oganisation) Diabetes melitus merupakan gangguan metatabolik kronis dimana secara absolut kekurangan insulin yang dapat menyebabkan gangguan metabolisme lemak, protein dan karbohidrat. Secara umum diabetes melitus adalah keadaan dimana tubuh tidak dapat menghasilkan insulin sesuai keperluan atau tubuh tidak bisa memanfaatkan secara baik hormon insulin yang dihasilkan, sehingga terjadi peningkatan kadar gula darah diatas normal (Fitriana 2021). Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan antara pola makan dengan peningkatan gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study pengambilan sampel mengguanakan teknik Purposive Sampling, populasi dalam penelitian ini sebanyak 163 dengan sampel 62 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan di analisis dengan uji Chi-square(p<0,05) serta analisis bivariate uji Chi-square untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan peningkatan gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola makan dengan peningkatan gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 mendapatkan hasil 0,002<0,05, Kesimpulan yang di peroleh adalah terdapat Hubungan antara pola makan dengan peningkatan gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar.  
Hubungan Antara Adiksi Digital Dengan Potensi Gangguan Mental Pada Remaja Di Smp Negeri 2 Labakang, Pangkep Daepawala, Nurlela Rahim; Azniah; Kadrianti, Erna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i1.1500

Abstract

Penggunaan gadget di kalangan remaja merupakan fenomena yang sering terjadi akhir-akhir ini. Setidaknya ada enam alasan utama yang mendorong individu menggunakan gadget dalam kehidupan sehari-hari, seperti mencari informasi, berhubungan dengan orang lain, hasil kasih sayang, bagian dari gaya, mobilitas, dan aksesibilitas yang tinggi. Kesehatan mental adalah kesejahteraan yang diwakili oleh kebahagiaan, keseimbangan, kepuasan, pencapaian diri, dan optimisme. Menurut ICD yang diterbitkan oleh WHO adiksi digital didefinisikan sebagai gangguan mental yang terkait dengan penggunaan berlebihan dan tidak terkontrol terhadap perangkat digital. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional study. Hasil penelitian didapatkan hubungan antara adiksi digital dengan potensi gangguan mental didapatkan hasil bahwa depresi, kecemasan dan stres memiliki hubungan yang signifikan dengan adiksi digital pada remaja di SMP Negeri 2 Labakkang, Pangkep dengan nilai p depresi 0.003 < 0.05, nilai p kecemasan 0.028<0.05 dan nilai p stres 0.001<0.05. Hasil penelitian ini menguatkan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Sakia dkk. Kesimpulan Siswa dengan angka kecanduan media digital yang lebih tinggi memiliki resiko lebih besar untuk mengalami gangguan mental. Saran terhadap pihak sekolah yaitu untuk remaja-remaja yang mengalami stres,depresi dan kecemasan sebaiknya digali apa penyebab stres, depresi dan kecemasannya.
Determinan Perilaku Pencarian Pengobatan Pada Penderita Tb Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Raya Khoirunnisa, Hana; Suarnianti; Fauzia, Liza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i1.1502

Abstract

Perilaku pencarian pengobatan merupakan salah satu usaha seseorang dalam mengatasi masalah penyakitnya. Pengobatan yang dilakukan penderita TB belum memenuhi target, dimana ada beberapa faktor yang menyebabkan perilaku pencarian pengobatan penderita TB. Pertama, penderita TB perlu mencari informasi tentang penyakitnya (information seeking) untuk memudahkan dalam mencari pengobatan. Kedua, penderita TB perlu memahami dengan betul akan penyakit yang dialaminya. Dan yang ketiga, dukungan keluarga juga perlu pada penderita TB untuk meningkatkan motivasi dalam melakukan pengobatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan information seeking, persepsi penyakit, dan dukungan keluarga terhadap perilaku pencarian pengobatan pada penderita TB paru di wilayah kerja Puskesmas sudiang raya. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross-Sectional dengan teknik Probability Sampling. Populasi penderita TB Paru berjumlah 111 di puskesmas sudiang raya, kemudian dihitung menggunakan rumus slovin dan didapatkan 87 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan dan kemudian diolah menggunakan master tabel. Dari hasil uji Chi Square mengenai Information seeking dengan perilaku pencarian pengobatan adalah p= 0,000<0,05, persepsi penyakit dengan perilaku pencarian pengobatan adalah p=0,000<0,05, dan dukungan keluarga dengan perilaku pencarian pengobatan adalah p=0,000<0,05. Kesimpulan ada hubungan Information seeking, persepsi penyakit, dan dukungan keluarga dengan perilaku pencarian pengobatan pada penderita TB paru di wilayah kerja Puskesmas Sudiang Raya.
Hubungan Perilaku Pencarian Pengobatan Dan Perawatan Kaki Terhadap Risiko Ulkus Kaki Diabetes Di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Raya Marni, Ince; Haskas, Yusran; Restika BN, Indah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i2.1503

Abstract

Diabetes melitus adalah kondisi kronis yang disebabkan oleh ketidakmampuan pankreas untuk menghasilkan hormon insulin dalam jumlah yang cukup sehingga menyebabkan kadar gula darah meningkat. Perilaku pencarian pengobatan merupakan perilaku yang berkaitan dengan usaha atau tindakan sendiri pada saat sakit. Perawatan kaki merupakan tindakan untuk menjaga kebersihan kaki penderita diabetes dan mencegah cedera dini pada kaki. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku pencarian pengobatan dan perawatan kaki terhadap risiko ulkus kaki diabetes di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Raya. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain Cross Sectional dengan jumlah populasi 423.  Sampel penelitian ini menggunakan Purposive Sample 80 responden pengumpulan data menggunakan kuesioner Treatment Seeking Behavior, Appendix H The Modified Diabetic Foot Care Behavior Questionnaire, Ipswich Touch Test (IpTT). Hasil penelitian ini Chi Square didapatkan ada hubungan perilaku pencarian pengobatan terhadap risiko ulkus kaki diabetes (p=0,022) dan ada hubungan perawatan kaki terhadap risiko ulkus kaki diabetes adalah (p=0,000). Kesimpulan ada hubungan perilaku pencarian pengobatan dan perawatan kaki terhadap risiko ulkus kaki diabetes di wilayah kerja Puskesmas Sudiang Raya.  
Disfungsi Seksual Wanita Usia 45-59 Tahun Mengalami Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar Saisal, Andi Saskia Mutiara; Darwis; Indra Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i1.1504

Abstract

Respon fungsi seksual pada wanita merupakan suatu respon yang terjadi karena adanya interaksi antara faktor biologis ( Hormon, vaskuler, muskuler, neurologis), psikososial, interpersonal, budaya, dan lingkungan. Disfungsi seksual ini bisa terjadi baik sebagai tanda awal atau sebagai komplikasi dari penyakit kronik seperti diabetes dan hipertensi.  Hipertensi mempengaruhi rongga panggul dengan cara menurunkan aliran darah ke rongga panggul dan menurunkan nitrit oksida, sehingga menyebabkan fibrosis oto polos klirotis dan dinding vagina. Kondisi ini mengakibatkan kemampuan untuk memberikan repspon terhadap rangsangan seksual menjadi sulit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui disfungsi seksual wanita hipertensi. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Deskriptif dan menggunakan kuesioner FSFI. Metode deskriptif ini yaitu metode dengan menggambarkan hasil penelitian. Jenis penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan gambaran, deskripsi, penjelasan mengenai suatu fenomena yang akan diteliti. Sampel pada penelitian ini yaitu seluruh pasien hipertensi wanita yang berusia 45-59 tahun yang berobat di Puskesmas Antang Kota Makassar sebanyak 283 populasi. Pada pengambilan sampel dipenelitian ini menggunakan teknin pengambilan sampel propsive sampling. Proposive sampling yaitu suatu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu atau seleksi khusus didapatkan sebanyak 74 sampel. Berdasarkan hasil penelitian Disfungsi Seksual Wanita Usia 45-59 Tahun Mengalami Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar memiliki fungsi seksual yang kurang sebanyak (54,1%), dan yang memiliki fungsi seksual yang baik sebanyak (45,9%). Kesimpulan dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa Hipertensi dapat menyebabkan disfungsi seksual pada wanita. 
Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhan Pengobatan Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar Agnes Sevani; Amriati Mutmainnah; Nurul Rezki Anisa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i1.1507

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis tidak menular yang memiliki angka kematian terbesar di dunia. Diabetes melitus (DM) adalah penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak dapat memproduksi insulin di dalam tubuh yang cukup atau ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkan secara efektif. Faktor yang dapat mempengaruhi salah satunya adalah pengetahuan penderita. Jika pengetahuan penderita tentang diabetes baik, maka perilaku penderita terhadap penatalaksanaan pun akan baik. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan pengetahuan dengan kepatuhan pengobatan pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional dengan teknik non probability sampling. Populasi pada penderita DM berjumlah 163 di Puskesmas Antang Kota Makassar, kemudian dihitung menggunakan rumus sampel didapatkan 62 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan dan kemudian diolah menggunakan master tabel. Dari hasil uji T-Test hubungan pengetahuan dengan kepatuhan pengobatan adalah ρ = 0,001 < 0,05. Diperoleh hasil t hitung > t tabel yaitu nilai t hitung =12,091 dan nilai t tabel = 2,000, maka t hitung 12,091 > t tabel 2,000. Dengan nilai korelasi/hubungan (R) yaitu sebesar 0.842. Diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 0.709, yang mengandung arti bahwa adanya hubungan pengetahuan dengan kepatuhan pengobatan adalah sebesar 70,9%. Sehingga hubungan pengetahuan dengan kepatuhan pengobatan pada penderita diabetes melitus tipe 2 memiliki hubungan yang kuat. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikansi antara pengetahuan tentang diabetes melitus dengan kepatuhan pengobatan pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar
Faktor Yang Berhubungan Dengan Respon Time Perawat Pada Penanganan Pasien Di Igd Rs Dr. Dody Sarjoto Tni-Au Lanud Sultan Hasanuddin Mokar, Angeliapretty; Fajriansi, Andi; Darmawan, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i1.1508

Abstract

Response time tergantung kepada kecepatan yang tersedia serta kualitas pemberian pertolongan untuk menyelamatkan nyawa/ mencegah cacat. Tujuan penelitian mengetahui faktor yang berhubungan dengan Response Time perawat pada penanganan pasien gawat darurat di IGD RS DR Dody Sarjoto TNI-AU Lanud Sultan Hasanuddin. Metode penelitian dengan pendekatan cross sectional. Pemilihan sampel dengan total sampling sebanyak 30. Variabel independen meliputi motivasi, kesejahteraan dan beban. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan kuesioner. Teknik analisa data uji regresi logistik berganda pada tingkat kemaknaan 99% (α 0,01). Hasil penelitian ini dengan uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan antara motivasi (ρ 0.320), kesejahteraan (ρ 0.003), beban kerja (ρ 0.414) dengan response time perawat. Kesimpulan Response time perawat dipengaruhi oleh berbagai faktor baik dari faktor motivasi, kesejahteraan maupun beban. Dari Faktor Motivasi yang diteliti didapatkan hasil bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi dengan response time perawat. Hal ini berarti motivasi yang tinggi tidak menjamin response time seorang perawat akan semakin cepat, dari faktor kesejahteraan yang diteliti yaitu kesejahteraan yang diterima perawat didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan antar kesejahteraan dengan response time perawat. Hal ini berarti semakin tinggi kesejahteraan yang diterima maka response time perawat akan semakin cepat. Reward yang sesuai dengan beban kerja perawat akan meningkatkan kinerja, pelayanan kepada pasien pun akan ditingkatkan, dan dari Faktor Beban kerja yang diteliti didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan yang tidak signifikan dengan response time perawat, hal ini berarti beban kerja yang tinggi dari seorang perawat tidak menjamin response time nya akan semakin cepat.
Hubungan nyeri berat dismenore dengan kejadian stres pada mahasiswi S1 keperawatan di STIKES nani hasanuddin Sanggola, Engelina; Darwis; Yusnaeni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i2.1511

Abstract

Nyeri berat merupakan nyeri yang timbul dengan intensitas berat,nyeri berat secara okjektif terkadang tidak dapat mengikuti perintah tapi masih respon terhadap tindakan, dapat menunjukkan lokasi nyeri tidak dapat mendeskripsikannya, tidak dapat diatasi dengan alih posisi nafas Panjang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan nyeri berat dismenore dengan kejadian stress, Metode jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Teknik consecutive, dengan menggunakan pendekatan desain cross sectional. Dengan jumlah sample 158 responden pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chisqure (p<0,05), Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan nyeri berat dismenore dengan kejadian stres pada mahasiswi, Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan nyeri berat dismenore dengan kejadian stress pada mahasiswi S1 keperawatan di STIKES Nani Hasanuddin.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 5 No 5 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 5 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 5 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 4 No 6 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 4 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 4 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 4 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 3 No 6 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 3 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 2 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 6 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 5 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 4 (2021): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 1 (1): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan More Issue