Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI PIL DALAM PENURUNAN SEKSUAL PASANGAN USIA SUBUR DI PUSKESMAS KAPASA KOTA MAKASSAR Wiwi Hardjono; Wa Mina La Isa; Indra Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 15 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v15i1.322

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali akan menyebabkan semakin meningkatnya kemiskinan dan pada akhirnya dapat menyebabkan rendahnya nilai sumber daya manusia. Kontrasepsi merupakan upaya dalam pencegahan kehamilan, dapat bersifat sementara dan menetap. Salah satu jenis kontrasepsi yang banyak diminati oleh pasangan usia subur (PUS) di Indonesia adalah kontrasepsi hormonal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi pil dalam penurunan seksual pasangan usia subur di Puskesmas Kapasa Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan pendekatan penelitian Cross Sectional adalah adalah jenis penelitian yang menekankan waktu pengukuran atau observasi data variabel independent dan dependen hanya satu kali pada satu saat, dengan uji chi square interval kepercayaan a=0,05. Populasi dalam penelitian berjumlah 65 orang. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan metode Non probability Sampling dengan jenis Purposive Sampling sehingga besar sampel yang didapakan yaitu 56 sampel. Hasil analisis uji statistik didapatkan nilai ?= 0,009 jadi dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan penggunaan kontrasepsi pil dalam penurunan seksual pasangan usia subur di Puskesmas Kapasa Kota Makassar. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan bidan dapat memberikan penyuluhan kepada akseptor kb pil mengenai efek samping dan cara mengatasinya melalui kunjungan ulang sehingga akseptor dapat mengerti dan memahami perubahan yang terjadi pada dirinya.
Fast Walk Exercise on Blood Pressure Changes in Women With Diabetes Mellitus Sriwahyuni Sriwahyuni; Sri Darmawan; Indra Dewi; Ria Indriana Sukri
The International Science of Health Journal Vol. 1 No. 3 (2023): September : The International Science of Health Journal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IV, Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ishel.v1i3.675

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disorder of chronic hyperglycemia, often accompanied by the onset of metabolic syndrome, namely hypertension which can trigger and exacerbate cardiovascular complications so it is necessary to implement 4 pillars of management namely education, medical nutrition therapy, physical exercise and medical therapy Nonpharmacological interventions are proven to be the best for prevention and hypertension treatment such as Aerobics (Fast Walking) which can be done for 90–150 minutes/week. The type of research used is quantitative research using the Quasi Experimental Pretest-Posttest Control Group Design. The sample size is 40 people.Brisk walking has an influence on changes in blood pressure in diabetic women so it is hoped that light sports activities will be increased as one of the therapies in non-pharmacological treatment of diabetes mellitus patients.
REVOLUSI DIGITAL DALAM LITERASI LAKTASI; PENERAPAN TEKNOLOGI PENDAMPING ASI MOMMY-BE DI DESA PAKATTO, KABUPATEN GOWA Azniah Syam; Indra Dewi; Firawati, Firawati; A. Rizki Amelia; Asriah Syam; Zamli, Zamli
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i8.9546

Abstract

Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan literasi dan keterampilan ibu menyusui di Desa Pakatto melalui penerapan teknologi Mommy-Be. Meningkatkan durasi pemberian ASI dan menjamin bayi mendapatkan ASI Eksklusif sebagai dasar pemenuhan gizi optimal bayi dalam pengurangan potensi stunting di Desa Pakatto. metode pelaksanaan kegiatan penerapan Mommy-Be dalam konteks pengabdian kepada masyarakat adalah Sosialisasi, Pelatihan, Penerapan Teknologi,Pendampingan dan Evaluasi, dan Keberlanjutan Program. Kegiatan sosialisasi, pelatihan, konseling, dan pendampingan intensif memberikan dampak positif terhadap pemahaman ibu menyusui mengenai pentingnya ASI eksklusif dan pengoperasian teknologi pendukung. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, namun masih ada ruang untuk perbaikan, khususnya dalam hal peningkatan partisipasi forum diskusi dan optimalisasi fitur aplikasi. Program ini juga berhasil memperkuat peran kader kesehatan dalam memberikan layanan berbasis teknologi, meskipun diperlukan pendampingan lanjutan untuk menjaga konsistensi layanan
Generasi Sehat Digital: Menavigasi Kewaspadaan Kesehatan Mental Dan Mengelola Kecanduan Gadget Di Kalangan Pelajar Azniah Syam; Syaifuddin Zainal; Indra Dewi; Kartika Sari Wijayaningsih; Musni Musni
Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/faedah.v2i1.716

Abstract

Abstract and Keywords must be written Teens navigate a digital environment that never sleeps, leading to potential disruptions in sleep patterns and overall health. The use of gadgets is increasingly widespread, as is the increase in gadget addiction among teenagers. The aim of this activity is to create a school environment that supports teenagers' social development without triggering unhealthy gadget addiction. In this way, teenagers can be guided towards conscious and self-responsible behavior in using devices. The awareness and awareness campaign will focus on how students can recognize the dimensions of gadget addiction and some of the signs and symptoms of mental disorders. The method of conveying information is carried out in the classroom in the form of a focus group discussion. Before the campaign is carried out, students will be given the SAS and PHQ9 forms as basic measuring instruments that detect the possibility of potential gadget addiction and mental disorders. Based on the results of addiction scores and mental health disorders, it shows that there is a significant correlation between addiction scores and mental health disorder scores with a p value <0.037. Even though the magnitude of this relationship is very weak linearly, several dimensions have a fairly clear cause and effect path, thus providing confirmation that excessive exposure to the use of digital devices will threaten the health of adolescents.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING PADA BALITA 24-60 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAKUDO KABUPATEN BUTON TENGAH Indra Dewi; Suhartatik; Surini
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada bayi (0 – 11 bulan) dan anak balita (12 – 59 bulan) akibat dari kekurangan gizi kronis terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian stuntingdi wilayah kerja Puskesmas Lakudo Kabupaten Buton Tengah. Desain penelitian yang digunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang didapatkan sebanyak 80 responden.Instrument dalam penelitian berupa pengukuran tinggi badan menggunakan microtoise dan kuesioner. Data yang telah terkumpul diolah dan dianalisis dengan menggunakan uji Chi-square melalui program SPSS dengan batas kemaknaan (α=0,05). Hasil analisis bivariate didapatkan pola makan (ρ=0,001), kebersihan/hygiene (ρ=0,242), dan pemanfaatan pelayanan kesehatan (ρ=0,027).dikarenakan nilai ρ<α=0,005 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pola makan dan pemanfaatan pelayanan kesehatan dengan kejadian stunting pada balita 24-60 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lakudo kabupaten Buton Tengah. Sedangkan kebersihan/hygiene tidak memiliki hubungan dengan kejadian stuntingpada balita 24-60 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lakudo kabupaten Buton Tengah di karenakan nilan ρ>α=0,05.Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya hubungan antara pola makan dan pemanfaatan pelayanan kesehatan terhadap kejadian stunting dan juga tidak ada hubungan antara kebersihan/hygiene dan kejadian stunting.
Disfungsi Seksual Wanita Usia 45-59 Tahun Mengalami Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar Saisal, Andi Saskia Mutiara; Darwis; Indra Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i1.1504

Abstract

Respon fungsi seksual pada wanita merupakan suatu respon yang terjadi karena adanya interaksi antara faktor biologis ( Hormon, vaskuler, muskuler, neurologis), psikososial, interpersonal, budaya, dan lingkungan. Disfungsi seksual ini bisa terjadi baik sebagai tanda awal atau sebagai komplikasi dari penyakit kronik seperti diabetes dan hipertensi.  Hipertensi mempengaruhi rongga panggul dengan cara menurunkan aliran darah ke rongga panggul dan menurunkan nitrit oksida, sehingga menyebabkan fibrosis oto polos klirotis dan dinding vagina. Kondisi ini mengakibatkan kemampuan untuk memberikan repspon terhadap rangsangan seksual menjadi sulit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui disfungsi seksual wanita hipertensi. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Deskriptif dan menggunakan kuesioner FSFI. Metode deskriptif ini yaitu metode dengan menggambarkan hasil penelitian. Jenis penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan gambaran, deskripsi, penjelasan mengenai suatu fenomena yang akan diteliti. Sampel pada penelitian ini yaitu seluruh pasien hipertensi wanita yang berusia 45-59 tahun yang berobat di Puskesmas Antang Kota Makassar sebanyak 283 populasi. Pada pengambilan sampel dipenelitian ini menggunakan teknin pengambilan sampel propsive sampling. Proposive sampling yaitu suatu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu atau seleksi khusus didapatkan sebanyak 74 sampel. Berdasarkan hasil penelitian Disfungsi Seksual Wanita Usia 45-59 Tahun Mengalami Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar memiliki fungsi seksual yang kurang sebanyak (54,1%), dan yang memiliki fungsi seksual yang baik sebanyak (45,9%). Kesimpulan dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa Hipertensi dapat menyebabkan disfungsi seksual pada wanita.