cover
Contact Name
Hengki Wowiling
Contact Email
hengkiwowiling03@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalbombabrida@gmail.com
Editorial Address
Jl. Garuda No.30 A, Tanamodindi, Kec. Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94111
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah
ISSN : 26572478     EISSN : 2715102     DOI : https://doi.org/10.65123/bomba.v4i1.65
Cakupan topik dalam jurnal ini terbagi ke dalam dua rumpun utama, yaitu rumpun pengetahuan sosial dan rumpun pengetahuan alam. Rumpun Pengetahuan Sosial meliputi kajian dalam bidang politik dan pemerintahan, hukum, kesehatan masyarakat, pendidikan, sosial budaya, kesejahteraan, serta perekonomian daerah. Artikel pada rumpun ini diharapkan dapat memberikan perspektif strategis dan solusi terhadap berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan kelembagaan dalam konteks pembangunan daerah. Rumpun Pengetahuan Alam mencakup penelitian dan kajian dalam bidang pertanian, kelautan dan perikanan, kehutanan, pengelolaan sumber daya alam, energi terbarukan, dan teknologi. Fokus pada rumpun ini diarahkan untuk mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, inovasi teknologi, dan penguatan sektor-sektor produktif yang menjadi basis pembangunan daerah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2023)" : 6 Documents clear
KEBERHASILAN GURU PEREMPUAN TERHADAP IMPLEMENTASI METODE BLENDED LEARNING DALAM MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMA LABSCHOOL UNTAD PALU Jayanti, Ika Nur
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Women's emancipation can be said to have started when there was a controversy about one's attitude or behavior or views about respect for women. The success of women's emancipation can be seen from the large number of women today who are developing their careers in various fields, one of which is in the field of education to become a teacher. The focus of this study was to look at the success of female teachers in implementing the Blended Learning method in students' learning motivation at SMA Labschool Untad Palu compared to male teachers. This research method uses a qualitative descriptive method, with data collection techniques using observation, interviews and documentation. With this research it is hoped that it can add insight and knowledge about the role of women in education. Abstrak Emansipasi wanita dapat dikatakan dimulai ketika terjadi kontroversi tentang sikap atau perilaku atau pandangan seseorang tentang penghargaan terhadap wanita. Keberhasilan emansipasi wanita dapat dilihat banyaknya perempuan-perempuan saat ini yang mengembangkan karirnya diberbagai bidang salah satunya di bidang pendidikan menjadi seorang guru. Fokus penelitian ini adalah melihat keberhasilan guru perempuan terhadap implementasi metode Blended Learning dalam motivasi belajar siswa di SMA Labschool Untad Palu dibandingkan guru laki-laki. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan mengenai peran perempuan dalam pendidikan.
PENGARUH KEGIATAN KOLASE TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK DI KELOMPOK B TK KEMALA BHAYANGKARI 02 KECAMATAN PALU TIMUR KOTA PALU Egidia, Novia Dwi; Agusniati, Andi
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The problem in this research is that children's fine motor skills have not developed as expected. The aim is to determine the effect of collage activities on children's fine motor skills. The research method used is a quantitative approach and experimental research type. The subjects of this research were children in Group B of Kemala Bhayangkari Kindergarten 02, East Palu District, Palu City, totaling 21 children. Data collection techniques are carried out through observation, interviews and documentation. Data processing was carried out using percentage techniques and t test (Paired Sample t-test). Data from recapitulation of observations of fine motor skills before being given treatment in the form of collage activities, in the three aspects that have been observed, there are 0% in the BSB category, 12.70% in the BSH category, 52.38% in the MB category, and 34.92% in the BB category. After being given treatment in the form of collage activities, from the results of the recapitulation of observations of children's fine motor skills, in the three aspects that had been observed, an average of 55.55% was obtained in the BSB category, 22.22% in the BSH category, 22.23% in the MB category, and 0% in the BB. Based on the results of the t test calculation data, the value obtained is t_count ≥ t_table (22.136 ≥ 1.724), and the significance value is 0.000 < 0.05. So it can be concluded that H_o is rejected and H_1 is accepted, which means that there is an influence of collage activities on the fine motor skills of children in Group B Kindergarten Kemala Bhayangkari 02 East Palu District, Palu City. Keywords: Early Childhood; Collage Activities; Fine Motor Skills Abstrak Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan motorik halus anak belum berkembang sesuai harapan. Tujuan adalah untuk mengetahui pengaruh kegiatan kolase terhadap kemampuan motorik halus anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian eksperimen. Adapun subjek penelitian ini adalah anak di Kelompok B TK Kemala Bhayangkari 02 Kecamatan Palu Timur Kota Palu yang berjumlah 21 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase dan uji t (Paired Sample t-test). Data hasil rekapitulasi pengamatan kemampuan motorik halus sebelum diberikan perlakuan berupa kegiatan kolase, dalam tiga aspek yang telah diamati, terdapat 0% pada kategori BSB, 12.70% pada kategori BSH, 52.38% pada kategori MB, dan 34.92% pada kategori BB. Setelah diberikan perlakuan berupa kegiatan kolase, dari hasil rekapitulasi pengamatan kemampuan motorik halus anak, pada tiga aspek yang telah diamati, diperoleh rata-rata 55.55% pada kategori BSB, 22.22% pada kategori BSH, 22.23% pada kategori MB, dan 0% pada kategori BB. Berdasarkan hasil data perhitungan uji t diperoleh nilai ≥ (22. 136 ≥ 1.724), dan nilai signifikansi 0.000 < 0.05 Maka dapat disimpulkan bahwa ditolak dan diterima, yang berarti terdapat pengaruh kegiatan kolase terhadap kemampuan motorik halus anak di Kelompok B TK Kemala Bhayangkari 02 Kecamatan Palu Timur Kota Palu. Kata Kunci : Anak Usia Dini; Kegiatan Kolase; Kemampuan Motorik Halus
POLA PENGASUHAN ANAK DI TENGAH MARAKNYA PENGGUNAAN GADGET Aesong, Indri Delvia
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study will understand the phenomenon of using gadgets in today's childcare. Many parents overlook the importance of effective parenting on the grounds that parents are very busy and don't have time to accompany their children to play everyday, so parents take practical steps in parenting, one of which is by using gadgets. The problems studied are parenting patterns using gadgets and their impact on child development and psychology. Child psychology is part of developmental psychology, which studies child development. Child psychology is psychology that discusses the phases of child development and their characteristics from prenatal to 11 or 12 years of age. Researchers use qualitative research methods based on descriptive research. With data collection techniques through literature, observation, interviews, and data analysis techniques. Determination of informants was carried out using a purposive sampling method by deliberately determining several informants who were seen as able to provide explanations by providing answers regarding research problems. The results of the study show that parents in Palu City use gadgets as one of the shortcuts chosen to calm their children. Parents take advantage of several features of the gadget to entertain and accompany their children so that they can carry out their activities in peace, without worrying about their children running around, playing dirty, making the house messy, which in turn makes children fussy and disrupts their activities. Many parents today think that gadgets can be playmates that are safe and easy to supervise. So that the role of parents has now been replaced by gadgets that should be playmates. Children with permissive parenting styles are more likely to experience gadget addiction. The main factor affecting children addicted to gadgets is inappropriate parenting. Busyness is the main reason why gadgets are introduced to children too early. Abstrak Kajian ini akan memahami fenomena penggunaan gadget pada pengasuhan anak masa kini. Banyak orang tua yang mengesampingkan pentingnya pola pengasuhan anak yang efektif dengan alasan orang tua yang sangat sibuk dan tidak sempat menemani anak bermain sehari-hari, sehingga orang tua mengambil langkah praktis dalam mengasuh anak, salah satunya dengan menggunakan gadget. Permasalahan yang diteliti adalah pola pengasuhan anak dengan menggunakan gadget serta dampaknya pada perkembangan dan Psikologi anak. Psikologi anak merupakan bagian dari psikologi perkembangan, di mana mempelajari perkembangan anak. Psikologi anak merupakan psikologi yang membahas tentang fase-fase perkembangan anak dan karakteristiknya dari pranatal hingga usia 11 atau 12 tahun. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif yang berdasarkan penelitian deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, pengamatan, wawancara, dan teknik analisis data. Penentuan informan dilakukan dengan metode purposive sampling dengan sengaja menentukan beberapa informan yang dipandang dapat memberikan penjelasan dengan memberikan jawaban mengenai permasalahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua yang berada di Kota Palu adalah menggunakan gadget sebagai salah satu jalan pintas yang dipilih untuk menenangkan anaknya. Orang tua memanfaatkan beberapa fitur dari gadget untuk menghibur dan menemani anak agar mereka dapat menjalankan aktivitas dengan tenang, tanpa khawatir anaknya berkeliaran, bermain kotor, membuat rumah menjadi berantakan, yang akhirnya membuat anak rewel dan mengganggu aktivitas mereka. Orang tua masa kini banyak yang beranggapan gadget mampu menjadi teman bermain yang aman dan mudah dalam pengawasan. Sehingga peran orang tua sekarang sudah tergantikan oleh gadget yang seharusnya menjadi teman bermain. Anak dengan pola asuh permisif lebih cenderung mengalami kecanduan gadget. Faktor utama yang mempengaruhi anak kecanduan gadget adalah pengasuhan yang kurang tepat. Kesibukan menjadi alasan utama mengapa pengenalan gadget pada anak dilakukan terlalu dini.
WARUNG MOBIL: “STUDI ANTROPOLOGI EKONOMI TERHADAP PEDAGANG DI KOTA PALU” Yulianti, Chikita
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The main problem in this study is to describe and explain the reasons for traders using cars in selling and the economic behavior of traders who use cars in Palu City. The research method used in this study is qualitative research, the location I took was in the city of Palu using data collection techniques, namely library research, field research including in-depth interview observations and documentation. the research subjects totaled 4 people where this research can be interpreted as research that produces descriptive data regarding spoken and written words and behavior that can be observed from the people being studied. The results of this study indicate that traders sell using cars, namely, 1) it makes it easier to open a business, in this case car-user traders feel the comfort of being able to support their car stall business to continue to survive. Facilitating the sales process, namely due to the convenience that they feel is the ease of trading using a car, such as mobilizing to places that are crowded with visitors. 2) does not require large business capital, namely a small capital expenditure is the reason for selling using a car. business profits using a car due to their income. 3) easy to attract consumers. This is because many customers are interested in businesses that use cars to sell. In addition to the economic behavior of car-using traders, it can be seen from the preparation before trading, namely in their daily sales. As long as selling using a car can form independence for each car user trader. Activity process This can be seen in their daily activities before making a sale as well as the problems and obstacles that can be solved while they are selling by car. Abstrak Masalah utama dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menjelaskan alasan pedagang menggunakan mobil dalam berjualan serta Perilaku ekonomi para pedagang pengguna mobil di Kota Palu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, lokasi yang saya ambil itu berada di kota palu dengan menggunakan tehnik pengumpulan data yaitu penelitian kepustakaan,penelitian lapangan di antaranya observasi wawancara mendalam dan dokumentasi. subjek penelitian berjumlah 4 orang yang di mana penelitian ini dapat diartikan sebagai penelitian yang menghasilkan data deskriptif mengenai kata-kata lisan maupun tulisan dan tingkah laku yang dapat diamati dari orang-orang yang di teliti. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pedagang berjualan menggunakan mobil yaitu, 1) mempermudah membuka usaha, dalam hal ini para pedagang pengguna mobil merasakan kenyamanan tersendiri yang dapat menunjang usaha warung mobil mereka terus bertahan. Mempermudah proses penjualan yaitu disebabkan adanya kemudahan yang mereka rasakan kemudahan dalam berdagang menggunakan mobil seperti melakukan mobilisasi ke tempat-tempat yang ramai pengunjung. 2) tidak membutuhkan modal usaha yang besar yaitu pengeluaran modal yang sedikit menjadi alasan dalam berjualan menggunakan mobil. keuntungan usaha menggunakan mobil dikarenakan penghasilan yang mereka. 3) mudah menarik konsumen. Hal ini disebabkan oleh banyak pelanggan yang tertarik dengan usaha yang menggunakan mobil dalam berjualan. Selain pada perilaku ekonomi pedagang pengguna mobil dapat dilihat dari persiapan sebelum berdagang yaitu pada keseharian mereka dalam berjualan. Selama berjualan menggunakan mobil dapat membentuk kemandirian pada masing-masing pedagang pengguna mobil. Proses kegiatan Hal ini dapat dilihat pada kegiatan keseharian seelum melakukan penjualan serta masalah dan kendala yang dapa terpecahkan selama mereka berjualan menggunakan mobil.
PENGARUH PERMAINAN LEMPAR TANGKAP BOLA TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AN-NISA KITA SINGGANI MAKU Rahma, Siti; Purwanto, Didik; Setianingsih, Hesti Putri
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract the gross motor skills of children in group B of An-Nisa Kita Singgani Maku Kindergarten. This research method is quantitative and the type is experimental. The subjects were 20 children consisting of 13 boys and 7 girls. Data collection techniques are carried out through observation, documentation, interviews. Data processing was carried out using percentage and t-test techniques. Based on the results of the recapitulation of children's gross motor skills before being given treatment in the form of throwing and catching ball games, there were no children in the BSB category, there were 13.3% in the BSH category, 56.7% in the MB category, and 30% in the BB category. After being given treatment, the results for the BSB category were 16.7%, the BSH category was 48.3%, the MB category was 35%, and there were no children in the BB category. Next, data calculations were carried out using the t-test technique. According to the results of the t test calculation data, it can be explained that the calculated t value is -7.429 with a significance of 0.000. because the significance is <0.05, it can be concluded that H0 is rejected and H1 is accepted, which means that there is an influence of the ball throwing game on the gross motor skills of children in Group B at An-Nisa Kita Singgani Maku Kindergarten, Sigi Regency. Keywords: Gross motor skills, throwing and catching ball games, early childhood Abstrak Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kemampuan motorik kasar anak belum berkembang sesuai harapan. Tujuan peneliti ini untuk mengetahui pengaruh permainan lempar tangkap bola terhadap kemampuan motorik kasar anak di kelompok B TK An-Nisa Kita Singgani Maku. Metode penelitian ini kuantitatif dan jenisnya eksperimen. Subjeknya 20 anak terdiri dari 13 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, wawancara. Pengolahan data dilakukan dengan teknik presentase dan uji-t. Berdasarkan hasil rekapitulasi kemampuan motorik kasar anak sebelum diberikan perlakuan berupa kegiatan permainan lempar tangkap bola, tidak terdapat anak dalam kategori BSB, ada 13,3% dalam kategori BSH, ada 56,7% dalam kategori MB, dan ada 30% dalam kategori BB. Sesudah diberikan perlakuan diperoleh hasil kategori BSB ada 16,7%, kategori BSH ada 48,3%, kategori MB ada 35%, dan tidak terdapat anak yang masuk kategori BB. Selanjutnya perhitungan data dilakukan dengan teknik uji-t. Sesuai hasil data perhitungan uji t, dapat dijelaskan bahwa nilai t hitung sebesar -7.429 dengan signifikansi 0.000. karena signifikannya < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat pengaruh permainan lempar tangkap bola terhadap kemampuan motorik kasar anak di Kelompok B di TK An-Nisa Kita Singgani Maku Kabupaten Sigi. Kata Kunci: Motorik Kasar, Permainan Lempar Tangkap Bola, Anak Usia Dini
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL PETAK UMPET TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK DI KELOMPOK B TK SAMPOROA DWP KOTA PALU Dwiyanti, Ulfa; Agusniati, Andi; ., Amrullah
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This article examines the social emotional problem of children who have not developed according to expectations. In an effort to resolve this problem, research was carried out to determine the effect of implementing the traditional game of hide and seek on the social emotional development of children in group B of the Samporoa Kindergarten DWP, Palu City. The method used is quantitative and experimental research type. The subjects were 12 children consisting of 5 boys and 7 girls enrolled in the 2022/2023 school year. Data collection techniques include observation, interviews and documentation, then the data is analyzed quantitatively. Observation results before treatment on the interaction aspect were (0%) in the BSB category, (25%) in the BSH category, (42%) in the MB category and (33%) in the BB category. Responsible aspects (0%) in the BSB category, (8%) in the BSH category, (67%) in the MB category and (25%) in the BB category. Aspects of protecting the environment (0%) in the BSB category, (8%) in the BSH category, (42%) in the MB category and (50%) in the BB category. The results of observations after being given treatment in the interaction aspect were (33%) in the BSB category, (42%) in the BSH category, (50%) in the MB category and (0%) in the BB category. Responsible aspects (17%) in the BSB category, (25%) in the BSH category, (50%) in the MB category and (8%) in the BB category. Aspects of protecting the environment (8%) in the BSB category, (25%) in the BSH category, (50%) in the MB category and (17%) in the BB category. If we look at the t value, it can be explained that the calculated t is -6.268 with a significance level of 0.000. Because the significance is <0.05, it can be concluded that ho is rejected and h1 is accepted, meaning that there is an influence of the application of the traditional game of hide and seek on the social emotional development of children in group B of the Samporoa DWP Kindergarten, Palu City. Keywords: Traditional game of hide and seek, social emotional development Abstrak Artikel ini mengkaji tentang masalah sosial emosional anak belum berkembang sesuai harapan upaya menyelesaikan masalah tersebut dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh penerapan permainan tradisional petak umpet terhadap perkembangan sosial emosional anak di kelompok B TK Samporoa DWP Kota Palu. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dan jenis penelitian eksperimen. Subyek berjumlah 12 anak yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 7 anak perempuan terdaftar pada tahun ajaran 2022/2023. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi, selanjutnya data dianalisis secara kuantitatif. Hasil pengamatan sebelum diberikan perlakuan pada aspek berinteraksi (0%) dalam kategori BSB, (25%) kategori BSH, (42%) kategori MB dan (33%) kategori BB. Aspek bertanggung jawab (0%) dalam kategori BSB, (8%) kategori BSH, (67%) kategori MB dan (25%) kategori BB. Aspek menjaga lingkungan (0%) dalam kategori BSB, (8%) kategori BSH, (42%) kategori MB dan (50%) kategori BB. Hasil pengamatan sesudah diberikan perlakuan pada aspek berinteraksi (33%) dalam kategori BSB, (42%) kategori BSH, (50%) kategori MB dan (0%) kategori BB. Aspek bertanggung jawab (17%) dalam kategori BSB, (25%) kategori BSH, (50%) kategori MB dan (8%) kategori BB. Aspek menjaga lingkungan (8%) dalam kategori BSB, (25%) kategori BSH, (50%) kategori MB dan (17%) kategori BB. Jika dilihat dari nilai t dapat dijelaskan bahwa t hitung sebesar -6.268 dengan taraf signifikan 0,000. Karena signifikasi <0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ho ditolak dan h1 diterima, berarti terdapat pengaruh penerapan permainan tradisional petak umpet terhadap perkembangan sosial emosional anak di kelompok B TK Samporoa DWP Kota Palu. Kata Kunci: Permainan tradisional petak umpet, perkembangan sosial emosional

Page 1 of 1 | Total Record : 6