cover
Contact Name
Sri Ayu Rayhaniah
Contact Email
rayhania3589@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
nubuwwah.journal@gmail.com
Editorial Address
Gedung Dakwah & Komunikasi (belakang Rektorat) Kampus 2 UIN Sultan Aji Muhammad Idris, Jalan H.A.M. Rifaddin Loa Janan Ilir
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Nubuwwah : Journal of Communication and Islamic Broadcasting
ISSN : -     EISSN : 2986271X     DOI : https://doi.org/10.21093/nubuwwah
Nubuwwah : Journal of Communication and Islamic Broadcasting Jurnal dalam bidang keilmuan komunikasi yang diterbitkan oleh Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda.
Articles 46 Documents
OPTIMALISASI MEDIA DIGITAL DALAM DAKWAH ISLAM : STUDI KASUS KANAL YOUTUBE MAJELIS TAKLIM BAROKAH TARIM WA AHLIHA Maulana, Achmad; Ghoni, Muhammad Zaini; Abdillahi, Muhammad Faried; Amin, Muhammad Ridwan
Nubuwwah : Journal of Communication and Islamic Broadcasting Vol 4 No 01 (2026): EDISI FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/nubuwwah.v4i01.10963

Abstract

Perubahan era digital telah merevolusi cara berkomunikasi, menjadikan media sosial—terutama YouTube—sebagai sarana utama dalam penyebaran dakwah Islam modern. Studi ini menelusuri strategi komunikasi dakwah yang diterapkan oleh Ustadz Taufik Efansyah melalui kanal YouTube @Majelis Taklim Barokah Tarim wa Ahliha yang berbasis di Samarinda. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis isi video serta wawancara semi-terstruktur, penelitian ini mengungkap metode dakwah adaptif yang dirancang untuk menjangkau khalayak umum. Hasil analisis memperlihatkan bahwa pendekatan tersebut mencakup penentuan tema yang relevan dengan karakteristik audiens, penggabungan antara metode dakwah tradisional dan teknologi digital, serta pemilihan bahasa yang hati-hati di ruang daring guna menghindari penyalahpahaman. Kendala utama yang diidentifikasi meliputi risiko penyuntingan video secara tidak utuh dan potensi misinformasi, yang menekankan urgensi peningkatan literasi digital baik bagi pendakwah maupun para pendengar. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya sinergi lintas disiplin dan pemahaman menyeluruh terhadap karakteristik platform digital dalam mengoptimalkan peran media digital untuk dakwah.
PERAN KOMUNIKASI DAKWAH INTERPERSONAL DALAM PEMBINAAN MUALAF: STUDI PADA BINA MUALLAF ISLAMIC CENTER SAMARINDA Umari, Aghnia Ayu; Qofifah, Wanda Iqwatul; Sa’addah, Umi Zahratun; Ipan, Afrizal Nur
Nubuwwah : Journal of Communication and Islamic Broadcasting Vol 4 No 01 (2026): EDISI FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/nubuwwah.v4i01.11066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi dakwah interpersonal dalam proses pembinaan mualaf di Bina Muallaf Islamic Center Samarinda. Komunikasi interpersonal menjadi sarana penting dalam menguatkan keimanan dan memberikan bimbingan kepada mualaf yang baru mengenal ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan yang diberikan meliputi aspek keimanan, ibadah, pengajaran membaca Iqro’, serta pembinaan ekonomi. Komunikasi interpersonal dilakukan secara persuasif dan edukatif oleh para pembina guna membentuk pemahaman dan praktik keislaman yang kuat pada mualaf. Hambatan yang dihadapi mencakup jarak, budaya sebelumnya, dan keterbatasan fasilitas. Namun demikian, peran komunikasi dakwah interpersonal terbukti efektif dalam proses pembinaan keagamaan dan sosial bagi para mualaf.
Analisis Nilai-Nilai Dakwah dalam Program Kegiatan UKM JQH UINSI Samarinda Luthfiatunnisa, Nabila
Nubuwwah : Journal of Communication and Islamic Broadcasting Vol 4 No 01 (2026): EDISI FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/nubuwwah.v4i01.11068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai dakwah yang terkandung dalam program kegiatan UKM Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh (JQH) UINSI Samarinda. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis isi, penelitian ini menggali makna simbolik, bahasa, serta gaya komunikasi nonverbal yang muncul dalam aktivitas dakwah. Sumber data diperoleh melalui observasi kegiatan, dokumentasi media sosial, dan wawancara mendalam dengan lima informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UKM JQH menerapkan dakwah secara integratif melalui tindakan nyata (bil hal), penyampaian verbal (bil qaul), dan media digital (bil kitabah). Keteladanan sikap, simbol visual, dan konten dakwah digital menjadi strategi utama dalam membentuk karakter religius mahasiswa. Praktik dakwah ini tidak hanya berdampak secara spiritual tetapi juga membangun budaya organisasi Islami yang kontekstual dan transformatif di lingkungan kampus.
A Flexing Religius di Media Sosial: Antara Kesalehan dan Eksistensi Diri Suryadi, Ahmad; Arief, Maryam Jamila
Nubuwwah : Journal of Communication and Islamic Broadcasting Vol 4 No 01 (2026): EDISI FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/nubuwwah.v4i01.11898

Abstract

The phenomenon of flexingreligious flexing phenomenon on social media shows a change in the way the young Muslim generationexpress piety in the digital space. This research aims toanalyze the forms and motivations behind religious flexing as well as its implications for the meaning of self-authenticity.implications for the meaning of self-authenticity. By using a qualitativeapproach through discourse analysis of posts on Instagram and TikTok as well as interviews with young Muslim creators, it was found that religious expressions are ofteninterviews with young Muslim creators, it was found that religious expressions often functionas a form of personal da'wah and a social existence strategy.social existence strategy. While reinforcing a positive image of Islam, this phenomenon also raises thedilemma between sincerity and self-image. This study emphasizes the need fordigital communication ethics based on the values of sincerity and simplicity in displaying piety online.in displaying piety in cyberspace.
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI CYBER DAKWAH DI KALANGAN GEN Z Salsabila, Nabila; Rohmat Dinata, M Riza; Nagib, Mgs Ahmad; Rheynaldi, Rheynaldi; Ramadoni, Muhamad Afdoli
Nubuwwah : Journal of Communication and Islamic Broadcasting Vol 4 No 01 (2026): EDISI FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/nubuwwah.v4i01.12333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dakwah dijalankan di kalangan generasi Z dan seberapa efektif metode dakwah tersebut dalam membentuk pemahaman dan sikap keagamaan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei kuisioner yang diberikan kepada 55% orang generasi Z berusia 15 hingga 24 tahun di area perkotaan khususnya di kota Palembang. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan kuesioner tertutup dan menganalisisnya dengan teknik statistik deskriptif serta korelasi sederhana. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dakwah di kalangan Gen Z cukup efektif, terutama melalui media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube yang dinilai lebih menarik dan sesuai dengan gaya hidup mereka. Meski demikian, sebagian responden masih merasa konten dakwah kurang dalam dan terkesan hanya hiburan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa dakwah di masa digital perlu menggabungkan pendekatan yang kreatif dan edukatif agar pesan keagamaan bisa diterima secara lebih baik oleh generasi Z.
TABAYYUN SEBAGAI PRINSIP KOMUNIKASI ISLAM DALAM MENGHADAPI HOAKS Agustin, Sahrini; Aini, Nadia Qurota; Wulandari, Tri; Razzaq, Abdur
Nubuwwah : Journal of Communication and Islamic Broadcasting Vol 4 No 01 (2026): EDISI FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/nubuwwah.v4i01.13126

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di era digital membawa kemudahan dalam penyebaran informasi, namun juga meningkatkan maraknya hoaks yang dapat menimbulkan kesalahpahaman, konflik, dan perpecahan di masyarakat. Dalam perspektif Islam, terdapat prinsip tabayyun yang mengajarkan pentingnya memeriksa dan memastikan kebenaran suatu informasi sebelum menyebarkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran tabayyun sebagai prinsip komunikasi Islam dalam menghadapi hoaks. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber seperti Al-Qur’an, hadis, serta literatur ilmiah terkait komunikasi Islam dan fenomena hoaks. Hasil kajian menunjukkan bahwa tabayyun merupakan langkah penting dalam menjaga keakuratan informasi, membangun komunikasi yang sehat, serta mencegah penyebaran berita palsu. Penerapan prinsip ini tidak hanya relevan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga sangat penting dalam penggunaan media sosial. Dengan demikian, tabayyun dapat menjadi solusi efektif dalam menghadapi hoaks serta membentuk masyarakat yang lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menerima dan menyampaikan informasi