Jurnal Ners Lentera
JURNAL NERS LENTERA dengan e-ISSN: 2614-4352 dan p-ISSN: 2338-624X merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Keperawatan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Jurnal ini merupakan sarana publikasi bagi para peneliti, dosen dan praktisi keperawatan. Artikel yang diterbitkan merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dalam lingkup keperawatan medikal-bedah, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan kritis, keperawatan gawat darurat, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, dan manajemen keperawatan. JURNAL NERS LENTERA terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan Maret dan September. Artikel yang terbit telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 7 No. 1 (2019): Maret"
:
9 Documents
clear
LITERATURE REVIEW: PENGARUH PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION TERHADAP ANSIETAS PADA PASIEN KANKER
Cempaka, Anindya Arum
JURNAL NERS LENTERA Vol. 7 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v7i1.2488
Pendahuluan: Kanker, sebagai salah satu masalah kesehatan yang mengalami peningkatan sangat cepat dan menjadi penyebab kedua kematian di dunia. Hal ini tentu menimbulkan ansietas pada mereka yang telah didiagnosa kanker. Untuk mengatasi ansietas adalah dengan pemberian psikotropika, namun hal tersebut memiliki efek samping. Salah satu alternatif mengurangi ansietas adalah dengan progressive muscle relaxation. Metode: Pencarian artikel jurnal dilakukan secara elektronik dengan menggunakan beberapa database, yaitu: database Sage, Sience Direct, Proquest, dan Google Scholar dari Januari 2013 sampai Juli 2019. Keyword yang digunakan adalah “Progressive Muscle Relaxation / Latihan Otot Progresif”, “Anxiety/ Ansietas”, “Cancer Patients/ Pasien kanker; sehingga didapatkan delapan artikel untuk di-review. Kriteria inklusi meliputi efek penerapan latihan otot progresif pada ansietas pasien kanker. Dari delapan penelitian yang termasuk dalam kriteria inklusi menggunakan metode randomized controlled trial, kuasi eksperimen, dan pre eksperimen. Populasinya adalah pasien kanker yang mengalami ansietas. Hasil: Dari delapan hasil penelitian menunjukan progressive muscle relaxation efektif dalam menurunkan ansietas pada pasien kanker baik pasien kanker yang mendapat pengobatan kemoterapi maupun yang mendapat pembedahan. Tiga penelitian menggabungkan progressive muscle relaxation dengan terapi lain yang sesuai. Kesimpulan: Progressive muscle relaxation efektif menurunkan ansietas pasien kanker.
Pengaruh Patient Satisfaction terhadap Behavioral Intention pada Pasien Luka Diabetes Melitus dalam Melakukan Perawatan Luka (The Influence of Patient Satisfaction on Behavioral Intention in Patients with Diabetes Mellitus Wounds in Conducting Wound Care)
Sari, Nia Novita;
Sukmawati, Ermalynda
JURNAL NERS LENTERA Vol. 7 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v7i1.2489
Pendahuluan: Peningkatan jumlah pasien di Rumah Luka Surabaya dari tahun ke tahun. Pada tahun 2017 sebanyak 2100 pasien yang melakukan perawatan luka akibat Diabetes Melitus (DM). Pada tahun 2018 sampai bulan Mei sebanyak 1900 pasien. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan jumlah pasien yang melakukan perawatan luka akibat DM di Rumah Luka Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh patient satisfaction terhadap behavioral intention pada pasien luka diabetes mellitus dalam melakukan perawatan luka di Rumah Luka Surabaya. Metode: Penelitian ni adalah penelitian observasional dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2019 di Rumah Luka Surabaya. Sampel penelitian adalah 30 pasien di Rumah Luka Surabaya. Metode pengambilan sampel dengan simple random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan alat bantu kuesioner. Analisis data dengan regresi linier. Hasil: Sebagian besar responden adalah perempuan (63%), usia 46-55 tahun (43%). Lama DM yang diderita responden adalah 0-2 tahun (80%). Hal ini dikarenakan responden yang memiliki riwayat DM yang tidak dikelola dengan baik sehingga dapat terjadi penyumbatan pembuluh darah atau penyakit arteri perifer. Tingkat kepuasan pasien yang dirasakan pasien adalah sangat puas (76,6%) dan behavioral intention yang dimiliki pasien adalah baik (100%). Hasil analisis data menunjukkan bahwa kepuasan pasien memiliki pengaruh terhadap behavioral intention (p=0,000). Kesimpulan: kepuasan pasien dapat memengaruhi behavioral intention pasien.
EFEKTIVITAS REINFORCING COMPETING BEHAVIORS TERHADAP PERILAKU TANTRUM PADA ANAK USIA TODDLER DI RW 5 KELURAHAN GUNDIH KECAMATAN BUBUTAN SURABAYA
Arini, Diyah;
Ernawati, Dwi;
Widayanti, Dini Mei;
Widyaningrum, Dwi Oktaviana
JURNAL NERS LENTERA Vol. 7 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v7i1.2490
Pendahuluan: Anak toddler adalah anak usia 12–36 bulan, dimana masa eksplorasi lingkungan yang intensif karena anak berusaha mencari tahu bagaimana semua terjadi. Tantrum yaitu luapan emosi yang meledak-ledak dan tidak terkontrol. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas reinforcing competing behaviors terhadap perilaku tantrum anak toddler. Metode: Desain penelitian menggunakan quasi eksperimental. Populasi sebanyak 65 anak usia 1-3 tahun yang tantrum. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 56 anak usia 1-3 tahun yang tantrum, dan dibagi dalam kelompok kontrol dan intervensi. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner, dan analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok intervensi (pre test) didapatkan hampir setengah 13 responden (46.4%) anak mengalami tantrum sedang, sedangkan (post test) setengahnya yaitu 14 responden (50.0%) anak mengalami tantrum sedang. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai P = 0,003 < 0,05 H0 ditolak sehingga ada perbedaan antara sebelum dan sesudah diberikan reinforcing competing behaviors terhadap perilaku tantrum. Kesimpulan: Implikasi hasil penelitian menunjukkan reinforcing competing behaviors dapat mempengaruhi perilaku tantrum. Diharapkan orang tua dapat menerapkan reinforcing competing behaviors saat anak tantrum
KEMAMPUAN HUBUNGAN INTERPERSONAL DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA KEPERAWATAN
Astarini, Made Indra Ayu;
Juwita, Linda;
Setiawan, Arif Helmi
JURNAL NERS LENTERA Vol. 7 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v7i1.2491
Pendahuluan: Kemampuan hubungan interpersonal merupakan salah satu faktoryang dapat mempengaruhi hasil belajar mahasiswa. Semakin baik hubungan interpersonal maka individu lebih terbuka. Kualitas hubungan interpersonal dapat menentukan eksistensi individu dalam proses pembelajaran di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara kemampuan hubungan interpersonal dengan hasil belajar mahasiswa dalam materi metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak. Metode: Desain penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang telah mendapatkan materi metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak di dua institusi keperawatan swasta di Surabaya. Besar sampel adalah 175 mahasiswa yang dipilih secara total sampling. Variabel independen adalah kemampuan hubungan interpersonal. Variabel dependen adalah hasil belajar. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner untuk hubungan interpersonal. Hasil belajar di evaluasi berdasarkan nilai ujian tertulis. Analisis data dengan menggunakan Spearman rho. Hasil: Kemampuan hubungan interpersonal dalam kategori baik sebesar 77,7%, hasil belajar daam kategori cukup sebesar 53,7%. Tidak ada hubungan antara kemampuan hubungan interpersonal dengan hasil belajar dengan p value > α = 0,05 dan dengan nilai koefisien korelasi 0,126. Kesimpulan: Kemampuan hubungan interpersonal mahasiswa merupakan salah satu kemampuan komunikasi mahasiswa dimana hal tersebut muncul dari kemampuan hubungan sosial mahasiswa, sedangkan hasil belajar merupakan hasil dari proses berfikir mahasiswa
Tinjauan Pustaka: Manfaat Exercise Terapi pada Osteoarthritis
Lilyana, Maria Theresia Arie
JURNAL NERS LENTERA Vol. 7 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v7i1.2492
Pendahuluan: Osteoarthritis (OA) merupakan gangguan muskuloskeletal yang sering terjadi dan menyebabkan nyeri dan kekakuan sendi, sehingga menganggu aktivitas harian individu. Penatalaksanaan OA untuk mengurangi gejala berupa terapi Farmakologi dan non Farmakologi seperti diet untuk mengontrol berat badan, modifikasi gaya hidup, penggunaan alat bantu, edukasi pasien, rehabilitasi okupasi serta exercise terapi. Tujuan dari tinjauan pustaka ini adalah untuk mengkaji exercise terapi sebagai terapi komplementer yang dapat diterapkan pada kasus OA untuk mengurangi keluhan, serta manfaatnya untuk mempertahankan kualitas hidup individu dengan OA. Metode: Kajian ini merupakan tinjauan pustaka tentang manajemen nonfarmakoterapi yaitu exercise terapi pada OA dari beberapa artikel. Kata kunci yang dipergunakan dalam penelusuran adalah osteoarthritis dan exercise therapy. Hasil: Excersise terapi yang dapat diterapkan pada kasus OA antara lain tai chi, yoga dan qigong. Rekomendasi: Exercise terapi seperti tai chi, yoga dan qigong dapat diterapkan pada kasus OA untuk mengontrol gejala OA
Pemberian Stimulasi dan Perkembangan Motorik Anak Usia 1-3 tahun di Kelurahan Krembangan Kecamatan Morokrembangan Surabaya
Rukmini, Rukmini
JURNAL NERS LENTERA Vol. 7 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v7i1.2493
Pendahuluan: Perkembangan motorik kasar dan halus anak dipengaruhi salah satunya adalah stimulasi yang diterimanya pada tahun-tahun pertama kehidupan anak mengingat pada usia tersebut perkembangan otak mereka dapat berlangsung optimal dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. Stimulus masih belum maksimal dalam pemberiannya akan berdampak pada keterlambatan perkembangan motorik baik kasar dan halus anak. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan stimulasi dengan perkembangan motorik anak usia 1-3 tahun. Metode: Desain penelitian korelasional dengan pendekatan Cross sectional. Subjek penelitian adalah ibu yang memiliki anak usia 1-3 tahun di Kelurahan Krembangan kecamatan Morokrembangan Surabaya sebanyak 41 responden dengan pemberian angket dan mengobservasi anaknya yang berusia 1-3 tahun. Tehnik sampling dengan Simple Random Sampling serta di analisis inferensial korelasi Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukan (p-value) 0,000 < 0,05, terdapat hubungan yang signifikan antara stimulasi dan perkembangan motorik kasar dan halus anak usia 1-3 tahun, dengan koefisien korelasi: 0,746 yang menunjukan teradapat hubungan yang kuat antara stimulasi dan perkembangan motorik kasar dan halus anak usia 1-3 tahun. Kesimpulan: Stimulasi merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk perkembangan anak sehingga peran aktif orang tua sangatlah diperlukan. Orang tua sebagai pengasuh memiliki peranan penting dalam mengontrol, membimbing dan mendampingi anak- anaknya menuju kedewasaan.
HUBUNGAN KUANTITAS TIDUR DENGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DI KELAS
Sulistyana, Caturia Sasti
JURNAL NERS LENTERA Vol. 7 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v7i1.2494
Pendahuluan: Motivasi belajar merupakan dorongan yang timbul dari dalam diri peserta didik untuk mengikuti pembelajaran. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa adalah terpenuhinya kebutuhan dasar manusia, yaitu tidur. Kebutuhan tidur pada usia dewasa seharusnya adalah7-9 jam. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kuantitas tidur dengan motivasi belajar mahasiswa di kelas. Metode: Desain penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional pada sampel 46 mahasiswa angkatan XXXIII Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Adi Husada, dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner kuantitas tidur dan motivasi belajar. Analisa data penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil statistik didapatkan P
PENGARUH PEMBERIAN JUS SIRSAK TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT PADA LANSIA DI PUMPUNGAN IV RT 03 RW 02 KECAMATAN SUKOLILO SURABAYA
Yobel, Sosilo
JURNAL NERS LENTERA Vol. 7 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v7i1.2495
Pendahuluan: Lanjut usia merupakan kelompok usia yang beresiko terhadap berbagai macam penyakit, salah satunya yaitu peningkatan kadar asam urat dalam darah. Tingginya kadar asam urat dapat ditangani dengan upaya terapi non farmakologi berupa pemberian jus sirsak. Jus sirsak berfungsi sebagai antioksidan yang dapat mengurangi terbentuknya asam urat dan analgesik yang dapat meredakan rasa nyeri akibat asam urat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-experiment designs dengan rancangan one group pretestpostest untuk mengidentifikasi pengaruh pemberian jus sirsak terhadap penurunan kadar asam urat. Teknik sampling yang digunakan secara non probability sampling dengan teknik purposive sampling, didapatkan 28 peserta yang memenuhi kriteria. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan uji statistik paired t-test. Hasil: Hasil penelitian setelah dilakukan pemberian jus sirsak hampir setengah 46% mengalami penurunan kadar asam urat. Dari uji statistik dengan menggunakan uji parametrik paired t-test menunjukkan nilai p= 0.000 berarti p
Pengaruh Terapi Spiritual Emosional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Stres Mahasiswa di Akademi Keperawatan “YKY” Yogyakarta
Rachmawati, Nunung;
Aristina, Tenang
JURNAL NERS LENTERA Vol. 7 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v7i1.2496
Tujuan penelitian untuk menurunkan tingkat stres mahasiswa keperawatan dengan menggunakan terapi yang disebut terapi SEFT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif quasi eksperimen dengan rancangan penelitian pre-test dan post-test with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah mahasiswa Akademi Keperawatan “YKY” Yogyakarta. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat II semester III yang berjumlah 68 mahasiswa. Sejumlah 35 mahasiswa kelas IIA telah dijadikan kelompok kontrol dan sejumlah 33 mahasiswa kelas IIB telah dijadikan kelompok intervensi. Analisis data menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya penurunan sebesar 7.58. Dari hasil uji statistik diketahui p value = 0.001 dan α = 0.05, nilai p value < α yang berarti ada perbedaan nilai rata-rata stres mahasiswa sebelum dan sesudah diberikan terapi SEFT pada kelompok intervensi. Berdasarkan hasil uji statistik nilai p value = 0.481 yang berarti p value > 0,05 sehingga tidak ada perbedaan yang signifikan nilai rata - rata stres mahasiswa sebelum dengan setelah pada kelompok kontrol. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan stres yang signifikan antara kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol setelah diberi terapi SEFT dengan nilai p= 0,002