cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PROSIDING SEMINAR NASIONAL
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,509 Documents
ANALISA PENGUJIAN SIFAT MEKANIK OPTICAL PHASA CONDUCTOR BUATAN UNTUK KONDISI IKLIM TROPIS INDONESIA Syamsudin Rahardjo; Solechan, Rubijanto JP
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.099 KB)

Abstract

Daerah marginal khususnya masyarakat pedesaan masih kekurangan penerangan listrik dan saranatelekomunikasi. Untuk mengakses jaringan listrik dan telekomunikasi diperlukan biaya yang besarkarena belum ada sarana dan prasarana. Untuk mengatasinya pemerintah menargetkan electricalcapacity secara nasional 57 ribu Megawatt pada tahun 2016 dengan menunjuk PT PerusahaanListrik Negara. Target lisrtik nasional dengan pendistribuan jaringan distribusi Jawa-Bali sepanjang27.779 km. PLN menggunakan saluran transmisi tenaga listrik dari pembangkit ke gardu indukmelalui tower-tower SUTT maupun SUTET. Penelitian ini membuat kabel OPPC yang digunakanuntuk penghantar listrik tegangan ekstra tinggi dan jaringan internet data yang memiliki performahandal dan tahan lama. Tujuan tersebut akan tercapai apabila sudah diketahui karakteristik dan sifatmekanik kabel OPPC. Pembuatan kabel OPPC dengan memvariasikan jumlah penguat kawat bajagalvanis dan besarnya tegangan puntir pemilinan untuk menganalisa sifat mekanik mulai kekuatanimpak dan tarik. Sifat mekanik kabel OPPC buatan bila dibandingkan dengan sifat mekanik yangdimiliki oleh kabel ACSR dan OPPC komersil harus sama atau mendekati nilainya sebelumdiaplikasikan dilapangan. Hasil pengujian material kabel OPPC diameter 3 cm untuk tipe 36/6/24dengan tegangan puntir pemilinan 50 RBS % memiliki kekuatan impak dan tarik paling tinggi yaitu112.27 kN dan 61,26 MPa. Sedangkan kekuatan impak dan tarik paling kecil yaitu kabel OPPCdiameter 3 cm tipe 36/6/24 dengan tegangan pemilinan 25 RBS % sebesar 63,24 kN dan 36,36 MPa.Kekuatan tarik dan impak dipengaruhi jumlah kawat baja galvanis dan tegangan puntir pemilinan.Semakin banyak kawat baja galvanis dan tinggi tegangan puntir pemilinan, berbanding lurus dengankekuatan impak dan tarik yaitu kekuatanya meningkat. Bila dibandingkan dengan kabel ACSR danOPPC komersil, kekuatan impak dan tarik kabel OPPC buatan hampir mendekati nilaikekuatanya,kekuatan tarik dan impak kabel ACSR dengan tegangan puntir pemilinan 50 RBS %sebesar 117 kN dan 61,26 MPa dan kabel OPPC komersil sebesar 116 kN dan 63 MPa.
GEOGRAPHICALLY WEIGHT REGRESSION APPLICATIONS FOR SPATIAL ANALYSIS OF INEQUALITY IN CENTRAL JAVA Lia Miftakhul Janah; M. Saifudin Nur; Tiani Wahyu Utami
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Proceeding 3rd ISET 2017 | International Seminar on Educational Technology 3rd 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.247 KB)

Abstract

Inequality is a state where there is an imbalance between each other. Inequality indicates the unevenness ofdevelopment that runs in an area. In Central Java, the problem of inequality among people still exists in daily life.Geographically Weight Regression method is a method that yields model parameter estimators that have localizedproperties at each point or location. In this study aims to modeling the inequality problem that occurred in CentralJava using Geographically Weight Regression method that has the nature of localization at the point. Data takenfrom Central Statistics Agency (BPS) 2015. Through Geographically Weight Regression method can beconcluded that with OLS method got 2 variables effect on imbalance wit h α 10% is variable of HDI  (IPM) andPDRB. While the influential GWR method is the number of population and the amount of labor. While goodnessof fit test showed there is no difference between GWR model and OLS model or in other words there is no spatialeffect in the imbalance analysis in Central Java Province (0.4976 <0.1).Keywords: inequality, GWR,Spatial
KAJIAN TINGKAT PARTISIPASI IBU BALITA DI POS PELAYANAN TERPADU (POSYANDU) Sumiasih -; Yuliana Noor Setiawati Ulvie
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2016: PROSIDING KONTRIBUSI HASIL PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM SUSTAINABLE DEVE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.317 KB)

Abstract

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) diselenggarakan untuk kepentingan masyarakat sehingga pembentukan, penyelenggaraan dan pemanfaatannya memerlukan peran serta aktif masyarakat dalam bentuk partisipasi penimbangan balita setiap bulannya, sehingga dapat meningkatkan status gizi balita. Kegiatan ini membutuhkan partisipasi aktif ibu-ibu yang memiliki anak balita untuk membawa balita mereka ke posyandu sehingga mereka dapat memantau tumbuh kembang balita melalui berat badannya setiap bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan tingkat partisipasi ibu balita di Posyandu wilayah Puskesmas Tambakromo Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati. Jenis penelitian ini adalah eksploratif deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh posyandu di puskesmas wilayahTambakromo yaitu 56 posyandu sedangkan sampel ditentukan dengan purposive sampling yaitu ibu balita pada posyandu dengan D/S tinggi sebanyak 52 orang dan ibu balita dengan D/S rendah sebanyak 36 orang. Analisis data menggunakan Chi-square. Tingkat pengetahuan ibu tentang manfaat Posyandu, antara kelompok posyandu dengan D/S tinggi dan kelompok posyandu dengan D/S rendah tidak berbeda. Dilihat dari kesesuaian waktu ibu balita dengan jadwal kegiatan Posyandu, kedua kelompok posyandu sama, yaitu sesuai. Rata-rata jarak rumah ibu Balita ke Posyandu pada kelompok posyandu dengan D/S tinggi lebih dekat dibanding pada kelompok Posyandu dengan D/S rendah. Kelompok Posyandu dengan D/S tinggi memiliki mutu pelayanan yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok posyandu dengan D/S rendah. Tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu balita tentang manfaat posyandu dengan partisipasi ibu balita ( cakupan D/S). Tidak ada hubungan antara kesesuaian waktu tentang manfaat posyandu dengan partisipasi ibu balita ( cakupan D/S). Terdapat hubungan antara jarak rumah ibu balita ke posyandu dengan partisipasi ibu balita ( cakupan D/S). Terdapat hubunganantara mutu pelayanan kesehatan di posyandu dengan partisipasi ibu balita (cakupan D/S)Kata Kunci: Pengetahuan Ibu Balita, Kesesuaian waktu, Jarak Rumah, Mutu Posyandu, Partisipasi ibu balita (D/S)
KARAKTERISTIK, STATUS GIZI DAN PRAKTIK MENYUSUI DENGAN POLA MENSTRUASI AKSEPTOR KONTRASEPSI SUNTIK DI DESA 1 DOMBO KECAMATAN SAYUNG DEMAK Sri Rejeki; Nikmatul Khayati; Rohmatun Novianti Solekah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2012: PROCEEDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN : Penggunaan Herbal Dalam Kesehatan Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.495 KB)

Abstract

Latar Belakang: Jumlah penduduk Indonesia tahun 2010 tercatat 237,6 juta jiwa dengan laju pertumbuhan 1,49 persen pertahun. Salah satu upaya untuk mengatasi pertumbuhan tersebut adalah melalui program KB termasuk jenis kontrasepsi suntik yang mencapai 58,7%. Penggunaan kontrasepsi suntik dapat mempengaruhi gangguan haid. Kontrasepsi suntik sebagai kontrasepsi hormonal dapat merangsang ovarium untuk membuat estrogen dan progesteron, yang keduanya dapat mencegah terjadinya ovulasi sehingga dapat mempengaruhi siklus menstruasi. Faktor yang diduga dapat mempengaruhi pola menstruasi meliputikarakteristik, status gizi dan praktik menyusui.Tujuan: Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan karakteristik, status gizi dan praktik menyusui dengan pola menstruasi akseptor kontrasepsi suntik 3 bulan di Desa Dombo Kecamatan Sayung Demak. Metode: Rancangan penelitian ini adalah deskriptif korelasional denganpendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu pengguna kontrasepsi suntik 3 bulanan di Desa Dombo Kecamatan Sayung Kabupaten Demak dengan jumlah 76 orang. Teknik samling yang digunakan adalah total pupulasi yaitu 76 orang. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara umur (p=1,000), pekerjaan (p=1,000), dan pendapatan (p=0,643) dengan pola menstruasi. Terdapat hubungan yang bermakna antara praktik menyusui (p=0,020)dan status gizi (p=0,018) dengan pola menstruasi pada Ibu akseptor kontrasepsi suntik 3 bulan  di Desa Dombo Kecamatan Sayung Demak. Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang bermakna antara karakteristik dengan pola menstruasi dan ada hubungan yang bermakna antara status gizi dan praktik menyusui degan pola menstruasi oada ibu akseptor kontrasepsi suntuk 3 bulanan di Desa Dombo Kecamatan Sayung Demak. Bagi ibu pengguna kontrasepsi suntik 3 bulan jika merasakan keluhan dengan pola menstruasi selama menyusui, maka dapat melakukan pemeriksaan atau konsultasi ke tenaga kesehatan agar dapat menggunakan alat kontrasepsi yang lebih tepat selama menyusui.
PERILAKU CUCI TANGAN IBU DALAM PENCEGAHAN DIARE PADA BAYI DI DESA KARANGAYU KECAMATAN CEPIRING KABUPATEN KENDAL Nur Khasanah; Sri Rejeki; Nikmatul Khayati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.085 KB)

Abstract

Latar Belakang: Bayi (usia 0 bulan–12 bulan) merupakan kelompok umur yang rawan gizi dan rawan penyakit, terutama penyakit infeksi. Pada tubuh bayi komposisi badannya sebagian besar (60 %) terdiri dari cairan. Salah satu penyakit infeksi pada bayi adalah diare dan ISPA. Diare lebih dominan menyerang bayi karena daya tahan tubuh bayi masih lemah sehingga bayi rentan terhadap penyebaran virus penyebab diare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku cuci tangan ibu dalam pencegahan diare pada bayi.Metode Penelitian: Jenis penelitian deskriptif, dengan metode survey dan pendekatan cross sectional. Proses penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2013- April2014 di Desa Karangayu dengan metode total sampling dengan jumlah sampel 50 ibu yang memiliki bayi dengan usia 0–12 bulan. Hasil Penelitian: Di Desa Karangayu Kecamatan Cepiring Kabupaten Kendal tahun 2014 sebagian besar memiliki perilaku cuci tangan yang baik. Bayi yang berusia 0–12 bulan di Desa Karangayu Kecamatan Cepiring Kabupaten Kendal tahun 2014 sebagian besar tidak mengalami diare. Ibu–ibu yang memiliki bayi berusia 0–12 bulan di Desa Karangayu Kecamatan Cepiring Kabupaten Kendal tahun 2014 sebagian besar melakukan cuci tangan sebelum maupun sesudah melakukan sesuatu dalam pencegahan diare pada bayi.Saran: Diharapkan kepada petugas kesehatan dan Puskesmas untuk menggalakan budaya cuci tangan di lingkungan Puskesmas, sekolah melalui UKS dan masyarakat dengan pemberdayaan masyarakat sehingga angka kejadian diare dapat diturunkan bahkan dihilangkan.
KOMPARASI NILAI TUGAS DAN AFEKTIF DENGAN NILAI ULANGAN MATA PELAJARAN KIMIA Siti Fatimah Cahyaning Nagari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.509 KB)

Abstract

The problem in this research was the difference between task and affective score towards test score of grade XI Science in chemistry. This research was an observation research were the researcher made comparison of scores based on scores which were gained without giving special treatments toward the students. The sample of this research was the entire students of grade XI Science in SMAN 2 Wates academic year 2012/2013. The result of this research were the consecutive average task score of class XI IPA 1, XI IPA 2, and XI IPA 3 were 93,00; 88,81; and 86,96; the average of affective score were 78,23; 78,15; and 78,15; and the average test score were 94,50; 94,85; and 90,39. The researcher then computed those data and gained the conclusion that there was significant difference between scores: task and affective score towards test score. The calculation results showedthat there are concrete relationship between task and affective scores towards test score, therefore the teaching learning process should not abandon one or another and should always keep them in good balance to gain the optimum result from students. Keywords:score, test, task, affective.
PEMBENTUKAN KADER ANAK SEKOLAH DASAR: LITTLE NURSE DI SDN 02 BANGETAYU WETAN KECAMATAN GENUK KOTA SEMARANG Nutrisia Nu’im Haiya; Dyah Wiji Puspitasari; Wahid Hasyim Alkanda; Adina Adelina; Nana Andriana; Misnawati Misnawati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.869 KB)

Abstract

School Health Enterprises (UKS) is a business programmed by the government in improving public health, especially school children. UKS in implementing the work program under the guidance and supervision of Puskesmas. This requires a fairly good participation, which requires the Puskesmas to instill school cadres, so that community participation can run optimally, in this case the school community. The purpose of this program is to form a cadre of schoolchild with the name of Little Nurse to monitor the health development of school children in SDN 02 Bangetayu Wetan. The method used in fostering the participation of school students in improving school health through cadre selection, training and the formation of schoolchildren cadre, then named Little Nurse. Little Nurse is formed with 26 elementary school students consisting of grades 4 and 5. After being trained with some basic materials, little nurse members are inaugurated by the Head of Puskesmas. And furthermore work under the direction and supervision of Bangetayu Health Center, which can be further guidance by puskesmas or subsequent service program.Keywords: Little Nurse, Kader Anak Sekolah, School Health Enterprises (UKS)
HUBUNGAN KEBIASAAN MINUM SUSU DAN OLAHRAGA DENGAN KEPADATAN TULANG REMAJA (Studi di SMAN 3 Semarang) Wulandari Meikawati; Rizki Amalia
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2010: Kesehatan Masyarakat, Olahraga, Gizi, dan Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.475 KB)

Abstract

Latar Belakang : Pada masa remaja terjadi puncak pertumbuhan massa tulang (peak bone mass/PBM) yang menyebabkan kebutuhan gizi pada masa ini lebih tinggidaripada fase kehidupan lainnya. Pertumbuhan tulang terjadi secara cepat pada saat remaja karena 40-50% dari total skeleton dibentuk. Apabila tidak dilakukan upaya pencegahan dari pola makan dan kebiasaan hidup seperti olahraga maka kepadatan tulang tidak tercapai secara maksimal. Tujuan :Menjelaskan perbedaan kepadatan tulang menurut jenis kelamin dan hubungan antara kebiasaan minum susu dan olahraga dengan kepadatan tulang remaja. Metode : Metode penelitian ini adalah survey dengan pendekatan cross sectional.pengambilan subyek dilakukan dengan teknik simple random sampling sebanyak 80 siswa. Data yang diteliti meliputi jenis kelamin, kebiasaan minum susu dan olahraga dengan kepadatan  tulang. Hasil : Sebagian besar (66,2%) subjek adalah perempuan, dengan usia berkisar antara 15-17 tahun. Sebagian besar (65%) subjek kurang berolahraga. Sebanyak 81,3% subjek mempunyai kepadatan tulang normal. Simpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan minum susu dengan kepadatan tulang, namun tidak ada hubungan antara kebiasaan olahraga dengankepadatan tulang. Saran: Perlu peningkatan asupan susu dan makanan lain sumber kalsium dan olahraga diluar jam sekolah.Kata kunci: Remaja,kepadatan tulang
PENDAMPINGAN PEMBUATAN MIE DAN BISKUIT DARI TEPUNG SAYURAN PADA KELOMPOK IBU-IBU PETANI DI DESA SINDON NGEMPLAK BOYOLALI Rusdin Rauf; - Muhtadi; Kun Harismah; - Saifuddin
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.273 KB)

Abstract

The development of a variety of products processed from starchy vegetables needed to be trained and applied for the farmers of vegetables to help cope with the price of vegetables was very cheap and increased its economic value. This activity aimed to develop products processed from starchy vegetables in the village of Sindon-Ngemplak-Boyolali, which was expected to increase economicvalue, both in terms of revenues, new business development and the welfare of farmers. The partner of community development activities were ibu-ibu  PKK ,  pengajian Aisyah  and kelompok wanita tani (KWT) "Mawar" in the Sindon village. The method was used in this activity included the application of science and technology on the manufacture of starchy vegetables, assisting the production of a variety of processed starchy vegetables namely wet noodles, instant noodles, and biscuits were made fromvegetable starch. Results and implications that have been obtained from this activity all women group partners have been able to master the skills to cultivate vegetable flour into wet noodle products, instant noodles and biscuits. However, the constraints and problems still exist  was the ability to develop the marketing of starchy vegetables products from the group of women partners is still verylow.Keywords  :  Products processed starchy vegetables, wet and instant noodles, biscuit, the group of  women partners Sindon Village
ANALISA SISTEM PENGAMAN DAN KEMAMPUAN HANTAR ARUS MOTOR PADA MESIN OTOMATIS PENGERING GABAH Gellen Twin Agiantoro; Moh Toni Prasetyo
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.94 KB)

Abstract

The purpose of the Protector System in electric motor on the Automatic Rice Dryer Machine to control the motor performance in order to work optimally. The protector system was calculated by current load through the electrical motor  and then converted to  calculate current  driving  system.  The current driving system in each electrical motor is different because it is affected by the motor specification. The benefit to understand it is to prevent the damage on the electrical motor cause the coil wire burned down by over current. The motor on each of the Automatic Rice Dryer Machine has its own function so the machine works in structured mode with automatic control. As a result, the machine is suitable to used by farmers to dry the rice, so they were not worried about the weather. Furthermore, they can dry the rice without large areas and sunshine. Keywords: Protector, System, Current, Motor, Automatic

Page 35 of 151 | Total Record : 1509


Filter by Year

2004 2021


Filter By Issues
All Issue 2021: Proceeding The 12th International Conference On Lesson Study (ICLS-XII) 2018: PROCEEDING 1ST INSELIDEA INTERNATIONAL SEMINAR ON EDUCATION AND DEVELOPMENT OF ASIA (INseIDEA) 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI 2017: Proceeding 3rd ISET 2017 | International Seminar on Educational Technology 3rd 2017 2017: Proceeding International Seminar of Occupational Health and Medical Sciences (I-SOCMED) 2017 “ 2017: Proceeding International Seminar of Occupational Health and Medical Sciences (I-SOCMED) 2017 â 2017: Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2017: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Sains dan Teknologi 2017: PROSIDING IMPLEMENTASI PENELITIAN PADA PENGABDIAN MENUJU MASYARAKAT MANDIRI BERKEMAJUAN 2016: Proceeding of International Seminar on Education Technology (ISET) 2016 2016: PROSIDING KONTRIBUSI HASIL PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM SUSTAINABLE DEVE 2015: Prosiding Student Paper Presentation The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Bidang Pendidikan,Humaniora dan Agama The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Bidang Teknik dan Rekayasa The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi The 2nd University Research Colloquium 2014: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN 2014: PROSIDING | Seminar & Call For Paper “Tata Kelola Organisasi dan Arah Pembangunan Ekonomi Indo 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL - HASIL PENELITIAN & PENGABDIAN 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL STATISTIKA 2013 2013: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH 2013: PROSIDING: SEMINAR INTERNASIONAL LINGUISTIK TRANSDISIPLINER 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012 2012: PROCEEDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN : Penggunaan Herbal Dalam Kesehatan Perempuan 2011: PROSIDING SEMINAR NASIONAL EKONOMI 2011: PROSEDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN PPNI JATENG 2010: Bio Molekuler, Analis Kesehatan, Keperawatan 2010: Kesehatan Masyarakat, Olahraga, Gizi, dan Pangan 2010: Sain, Teknologi, Kimia Sosial dan Humaniora, Kimia 2010: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL-HASIL PENELITIAN 2008: CONTINUING MEDICAL AND HEALTH EDUCATION (CMHE) | Peran Biomolekuler dalam Penegakan Diagnosis 2004: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL-HASIL PENELITIAN More Issue