cover
Contact Name
Rika Dwi Ayu Parmitasari
Contact Email
indexsasi@apji.org
Phone
+6281524084540
Journal Mail Official
rparmitasari@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Kuanyar, RT. 003, RW. 003, Kel. Kuanyar, Kec. Mayong, Kab. Jepara, Jawa Tengah
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Study of Scientific and Behavioral Management (SSBM)
ISSN : -     EISSN : 27742768     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Study of Scientific and Behavioral Management (SSBM) merupakan jurnal mahasiswa yang berada di lingkup program studi manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Alauddin Makassar. Jurnal SSBM memublikasikan karya tulis mahasiswa pada bidang manajemen dengan kualitas yang baik dengan bahasan operasional, strategi, sdm, pemasaran, keuangan, kewirausahaan, inovasi, dll. Jurnal SSBM menerima tulisan dengan kualitas yang baik sesuai dengan pedoman, dan memberikan dampak yang jelas bagi pengayaan ilmu pengetahuan
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2020)" : 8 Documents clear
Pengaruh Laverage dan Likuiditas Sebagai Prediktor Beta Saham Pada Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia Bakhtiar, Fauzia; Farild, Miftha
Study of Scientific and Behavioral Management Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ssbm.v1i2.16357

Abstract

Dalam kaitannya dengan investasi dan perdagangan saham di bursa, Beta merupakan sebuah indikator yang mencerminkan tingkat risiko yang terkandung dalam saham terhadap tingkat risiko pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Variabel Keuangan  terhadap Beta Saham pada Indeks LQ45 yang terdaftar  di Bursa Efek Indonesia. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu laverage (X1), Likuiditas (X2), yang diukur dengan DAR,CR   yang dinyatakan dalam  persen (%), sementara variabel terikat adalah Beta Saham (Y) yang yang dinyatakan dalam persen (%). Populasi adalah semua perusahaan LQ45, sedangkan sampel adalah 16 perusahaan LQ45 yang memenuhi kriteria pemilihan sampel yang telah ditetapkan. Uji Asumsi Klasik, Uji F dan uji-t. Berdasarkan hasil persamaan regresi berganda maka diperoleh  persamaan Ŷ = 57,095 +0,906DAR+0,029CR.  Berdasarkan hasil Uji F dan Uji t pada Level of significance 5 % (α = 0,05). Dari uji F diatas diperlihatkan bahwa didapat F hitung sebesar 4,183 dengan probabilitas 0,019. Maka variable Leverage, likuiditas mampu mempengaruhi secara simultan atau bersama-sama pada variable beta saham. Uji t menunjukkan bahwa, ditemukan 1 variabel memiliki tingkat signifikan dibawah 0,05 yaitu leverage dengan nilai t hitung sebesar 2,89 dan signifikansinya sebesar 0,005. Hal ini berarti laverage berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap beta saham pada Indeks LQ45. sedangkan untuk variabel likuiditas memiliki tingkat signifikan di atas 0,05 yaitu likuiditas dengan nilai t hitung sebesar 1,147 dan signifikansinya sebesar 0.255 > 0,05,  berpengaruh secara positif dan tidak signifikan terhadap beta saham pada Indeks LQ45. Nilai r Square (r2) sebesar 0.098. Artinya bahwa kontribusi variable X (laverage, likuiditas) terhadap variable Y (beta saham)  sebesar  9,8 persen, sedangkan 91,2  persen (100%-r2) sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.Kata Kunci: laverage , Likuiditas , beta saham.
Milenial Sebagai Penggerak Ekosistem Halal Value Chain di Indonesia Muslihati, Muslihati
Study of Scientific and Behavioral Management Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ssbm.v1i2.16459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi yang dimiliki generasi milenial Indonesia dalam hal menggerakkan ekosistem rantai nilai halal (halal value chain). Generasi milenial dipilih karena merupakan bagian dari fenomena bonus demografi yang menyita perhatian dengan jumlah, ciri maupun karakteristik yang dimilikinya. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan sumber data dan informasi dari berbagai literatur terkait ekosistem halal value chain serta data sekunder lainnya. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa Generasi milenial dianggap memiliki kapasitas dalam hal pembentukan opini terkait berbagai klaster dalam halal value chain dengan memanfaatkan media sosial dan memanfaatkan pemahaman akan regulasi produk halal. Hal tersebut dapat menstimulasi permintaan akan berbagai klaster produk halal ditengah masyarakat dan mampu menggerakkan ekosistem halal value chain di Indonesia.
Persepsi Pengusaha Terhadap Iklim Usaha di Kota Makassar Maulyana, Asrahmaulyana
Study of Scientific and Behavioral Management Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ssbm.v1i2.16460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang menjadi penentu iklim usaha berdasarkan persepsi pengusaha yang berasal dari beberapa Kabupaten  di Sulawesi Selatan untuk memulai usaha di Kota Makassar, Variabel dalam penelitian ini meliputi variable kebijakan pemerintah, kestabilan politik, ekonomi daerah, tenaga kerja, infrastruktur dan birokrasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive quote sampling. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 54 orang pengusaha yang memiliki usaha yang cukup berkembang di Kota Makassar. Berdasarkan hasil penelitian, persepsi pengusaha asal kabupaten terhadap iklim usaha di Kota Makassar menunjukkan bahwa pada level pertama faktor birokrasi merupakan faktor daya tarik pengusaha yang paling penting dengan bobot 24%, urutan kedua sebagai faktor daya tarik pengusaha yang penting adalah faktor kebijakan pemerintah dengan bobot nilai sebesar 19.8 % Di urutan ketiga sebagai faktor daya tarik pengusaha asal kabupaten di Sulawesi Selatan adalah faktor tenaga kerja dengan boot 15.2%, kemudian diurutan keempat diikuti oleh faktor ekonomi daerah dengan bobot 14.4% dan terakhir faktor kestabilan social  politik dan infrastruktur fisik berada pada level yang sama dengan bobot sebesar 13.3%. ABSTRACTThe research aimed: Analyze what factors attract entrepreneurs from several districts in South Sulawesi to start a business in Makassar City. The variables in this study include variables of government policy, political stability, regional economy, labor, infrastructure and bureaucracy. The sample was taken by using purposive quote sampling method. The total quota of the samples used in the research comprised 78 entrepreneurs who have a fairly developed business in Makassar City. Based on the research results, the perception of entrepreneurs from the district towards the business climate in Makassar City shows that at the first level the bureaucratic factor is the most important factor to attract entrepreneurs with a weight of  24%. Second place as an important factor for the attractiveness of entrepreneurs is the government policy factor with a value weight of 19.8%. In third place as the factor of attractiveness of entrepreneurs from districts in South Sulawesi is the labor factor with a boot of 15.2%, then fourth is followed by regional economic factors with a weight of 14.4% and finally the socio-political stability factor and physical infrastructure are at the same level as the weight. amounted to 13.3%.Keywords : Business Climate, Government Policies, Analytical Hierachy Process (AHP)
Keseimbangan antara Ekonomi, Keberlanjutan Lingkungan, dan Masyarakat Adat Jafar, Rizka; Meilvidiri, Wayrohi
Study of Scientific and Behavioral Management Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ssbm.v1i2.16462

Abstract

Model environmental kuznet curve (EKC) digunakan dalam artikel ini untuk melihat keterkaitan antara, pertumbuhan ekonomi, masyarakat serta degradasi lingkungan di Papua, serta turning point model untuk melihat titik balik model EKC. Hasil analisis statistik menunjukan pada periode 2001-2019 membentuk pola N-shape curve EKC, dimana peningkatan pendapatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi menyebabkan peningkatan emisi dan degradasi lingkungan. Analisis turning point yakni terjadinya proses perbaikan lingkungan yang ditandai dengan penurunan emisi berada pada point 0.2695467. Kajian literatur terkait masyarakat adat dan pemanfaatan dan pengelolaan hutan adat menemukan bahwa masyarakat adat cenderung terabaikan oleh pemerintah dan jarang dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan dan proses pembangunan, sehingga sering terjadi konflik social-agraria antara masyarakat adat, korporasi serta pemerintah.
Pengaruh Upah dan Penanaman Modal Dalam Negeri Terhadap PDB Perkapita Qarina, Qarina
Study of Scientific and Behavioral Management Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ssbm.v1i2.16472

Abstract

Pembangunan ekonomi dikatakan berhasil jika tingkat kesejahteraan masyarakat semakin baik. Keberhasilan pembangunan ekonomi tanpa menyertakan peningkatan kesejahteraan masyarakat akan mengakibatkan kesenjangan dan ketimpangan dalam kehidupan masyarakat. PDB perkapita merupakan cerminan perekonomian suatu negara dan menjadi ukuran kesejahteraan masyarakat. PDB Perkapita merupakan besaran pendapatan rata-rata masyarakat di suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh upah dan penanaman modal dalam negeri terhadap PDB Perkapita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis data ordinary least square (OLS). Objek penelitian adalah PDB Perkapita, upah, dan penanaman modal dalam negeri. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upah berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDB Perkapita dan Penanaman Modal Dalam Negeri berpengaruh negatif dan tidak signifikan tehadap PDB Perkapita.Kata Kunci: Kesejahteraan, PDB Perkapita, Upah, Penanaman Modal Dalam Negeri
Pengaruh Pemberian Fasilitas Kerja, Tingkat Pendidikan dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai pada RSUD Lasinrang Pinrang Jafar, Akhmad; Amir, Amir
Study of Scientific and Behavioral Management Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ssbm.v1i2.16488

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif dengan pendekatan korelasi asosiatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.
Profesionalisme dan Lingkungan Kerja Serta Pengaruhnya Terhadap Kinerja Karyawan (Studi : PT. Habbatusauda Internasional) Fadhilatunisa, Della; Fakhri, M Miftach
Study of Scientific and Behavioral Management Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ssbm.v1i2.16493

Abstract

Kehadiran Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada abad 21 membawa dampak yang cukup signifikan pada persaingan tenaga kerja profesional untuk membantu pengembangan perusahaan di abad 21. Oleh karena itu,  kinerja karyawan di sebuah perusahaan perlu mendapatkan perhatian khusus agar kinerja karyawan dapat dijadikan sebuah indikator keberhasilan sebuah perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) pengaruh professionalisme terhadap kinerja karyawan, (2) pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan, dan (3) pengaruh secara simultan antara profesionalisme dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dan waktu penelitian adalah bulan januari 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) profesionalisme berpengaruh terhadap kinerja karyawan, (2) lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan dan (3) profesionalisme dan lingkungan kerja berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini lebih melihat faktor eksternal yang mempengaruhi kinerja karyawan namun belum meneliti tentang faktor internal yang mempengaruhi kinerja karyawan tersebut.Kata kunci : Profesionalisme, Lingkungan Kerja, Kinerja Karyawan
Analisis Kinerja Keuangan Perbankan Syariah Sebelum dan Sesudah Implementasi Pembatasan Financing to Value (FTV) Farild, Miftha; Bakhtiar, Fauziah
Study of Scientific and Behavioral Management Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ssbm.v1i2.19093

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbandingan kinerja keuangan Perbankan Syariah di Indonesia sebelum dan sesudah diimplementasikan Surat Edaran Bank Indonesia No. 14/33/DPbS perihal Pembatasan Financing to Value (FTV) pada Pembiayaan Kepemilikan Rumah Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Adapun Perbankan Syariah yang diteliti yaitu 11 Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia dengan menggunakan data berupa Laporan Keuangannya yang diinterpolasi menjadi 6 Laporan Keuangan per semesteran. Jenis penelitian ini merupakan penelitian komparasi kuantitatif yang maksudnya menggambarkan sutu keadaan atau fenomena berdasarkan angka untuk menganalisis perbandingan kinerja keuangan Perbankan Syariah sebelum dan sesudah implementasi pembatasan Financing to Value (FTV). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Perbankan Syariah di Indonesia yang mempublikasikan laporan keuangannya pada periode bulan Juni 2012 sampai dengan bulan Desember 2014. Teknik pengambilan data yaitu teknik kepustakaan (library research) dan metode dokumentasi. Untuk indikator kinerja keuangan dipergunakan perhitungan kuantitatif dengan menggunakan rasio Return On Asset (ROA) & Non Performing Financing (NPF) dari Perbankan Syariah di Indonesia. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa kinerja Perbankan Syariah mengalami penurunan akibat terpengaruh oleh ketentuan Financing to Value (FTV) dimana ketentuan tersebut mengakibatkan perlambatan penyaluran pembiayaan khususnya pada sektor pembiayaan properti maupun pembiayaan konsumsi beragunan properti. Kata Kunci : Financing to Value (FTV), Kinerja Keuangan, Analisa Rasio, ROA, dan NPF.

Page 1 of 1 | Total Record : 8