Jurnal Kesehatan Qamarul Huda
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda is a journal developed to disseminate and discuss the scientific literature and other research on the development of health, including health administration, public health, nursing, obstetrics, pharmacy, medicine, and other related field. This journal is intended as a medium for communication among stake holders on health research such as researchers, educators, students, practitioners of Health Office, Department of Health, Public Health Service center, as well as the general public who have an interest in the matter.
Articles
181 Documents
Perancangan Sistem Informasi Apotek Qamarul Huda Menggunakan Unified Modeling Language (UML)
Ardhana, Valian Yoga Pudya
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 9 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37824/jkqh.v9i2.2021.309
Pada umumnya sistem yang berjalan pada saat ini masih dilakukan secara sederhana (manualisasi). Sedangkan telah kita ketahui bersama, saat ini sistem-sistem yang ada dituntut agar lebih optimal, efisien, memiliki keakuratan, keamanan, ekonomis dan data tersebut dapat diakses secara tepat serta memiliki tempat penyimpanan data yang terjamin kehapsahannya. Hal ini menjadi kendala di Apotek Qamarul Huda yang belum memiliki sistem. Penulis merancang sebuah sistem dengan menggunakan UML (Unified Modeling Language) untuk menjembatani permasalahan yang ada di Apotek Qamarul Huda. Terdapat 1 hak akses dimana apotek Qamarul Huda dibawah naungan Universitas Qamarul Huda Badaruddin sehingga laporan akan diberikan ke Kabag Keuangan. Dengan menggunakan sistem berbasis komputer ini dapat menghemat waktu dan mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan dan diharapkan dapat meningkatkan kinerja Apotek Qamarul Huda.
Pemodelan Activity Diagram Untuk Perancangan Sistem Informasi Rekam Medis Pada Klinik
Ardhana, Valian Yoga Pudya
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 9 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37824/jkqh.v9i2.2021.310
Dalam rangka mewujudkan status kesehatan masyarakat yang optimal, maka berbagai upaya harus dilaksanakan, salah satunya yaitu menyelenggarakan dan meningkatkan pelayanan kesehatan. Klinik merupakan sebuah institusi pelayanan publik yang bergerak dalam bidang jasa kesehatan. Pelayanan yang dilakukan di klinik hingga saat ini terlihat belum optimal jika dibandingkan dengan kemajuan teknologi, kebutuhan pasien akan pelayanan yang lebih baik, bermutu dan berkualitas dirasakan semakin penting diharapkan agar tercapainya pelayanan yang lebih efektif. Pemodelan merupakan proses pokok dalam pembuatan simulasi. Model yang baik adalah model yang efisien dan dapat diterapkan dalam program komputer. Untuk pemodelan sistem informasi rekam medis pada klinik yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan activity diagram. Dengan adanya sistem informasi rekam medis di klinik kesehatan dapat mempermudah proses pencatatan dan pengolahan data rekam medis pasien
Pengujian Usability Aplikasi Halodoc Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS)
Ardhana, Valian Yoga Pudya
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 9 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37824/jkqh.v9i2.2021.311
Internet mengubah pola interaksi manusia yang terlibat di dalamnya, serta mengubah cara seseorang memperoleh informasi. Tidak terkecuali informasi kesehatan. Informasi mengenai kesehatan adalah bagian sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, dimana informasi kesehatan tersebut diperoleh salah satunya dengan kosultasi langsung dengan dokter. Dengan adanya konsultasi dokter secara online sangat membantu masyarakat yang dalam hal ini pasien untuk mendapatkan informasi secara cepat terkait kendala atau penyakit yang di deritanya. Tetapi sebuah aplikasi konsultasi dokter secara online perlu diuji usability nya untuk mengetahui apakah aplikasi tersebut telah dapat digunakan masyarakat secara mudah atau belum. Dalam penelitian ini diuji usability dari sebuah aplikasi konsultasi dokter yaitu halodoc. Metode System Usability Scale (SUS) dipilih dalam penelitian ini karena responden dapat dengan cepat dan mudah menyelesaikan pertanyaan, kuesioner hanya terdiri dari sepuluh pernyataan dan hasil survei berupa skor tunggal (0-100) sehingga relatif mudah dipahami oleh tim pengembangan. Hasil analisis yang diperoleh dari data kuesioner adalah mendapatkan nilai 75,75 yang berada di kategori versi acceptability range didapatkan hasil Acceptable. Sementara untuk hasil grade scale dari sisi tingkat penerimaan pengguna termasuk kedalam kelas B. Hasil ini terbilang sangat baik dan pengguna merasa puas menggunakan aplikasi halodoc.
Pengaruh Hair Cracking Terhadap Penurunan Skala Nyeri Kepala Pada Pasien Dewasa
Ayuwardini, Cindi;
Amrullah, Muhammad;
Rukmana, Baiq Fitrihan
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37824/jkqh.v10i2.2022.366
Nyeri kepala adalah nyeri yang dirasakan di bagian kepala atau disebut juga cephalgia. Salah satu cara membantu mengurangi nyeri kepala adalah dengan menggunakan teknik hair cracking. Hair cracking atau scalp popping adalah teknik menarik dan memutar bagian rambut dengan kencang hingga terdengar bunyi “pop” untuk mengatasi sakit kepala. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hair cracking terhadap penurunan skala nyeri kepala pada pasien dewasa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 11 Oktober 2022 sampai 20 Oktober 2022. Tenik pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling dengan jumlah sampel 20 responden pasien dewasa dengan nyeri kepala akut. Instrumen penelitian menggunakan SOP hair cracking dan skala nyeri dengan pengkajian PQRST. Hasil penelitian ini adalah nyeri kepala sebelum diberikan teknik hair cracking sebagian besar nyeri sedang sebanyak 15 responden (75%) dan setelah diberikan teknik hair cracking sebagian besar mengalami nyeri ringan sebanyak 10 responden (50%). Hasil uji Wilcoxon terdapat pengaruh hair cracking terhadap penurunan skala nyeri kepala pada pasien dewasa dengan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) = 0,000. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh hair cracking terhadap penurunan skala nyeri kepala pada pasien dewasa. Saran diharapkan kepada institusi pendidikan khususnya keperawatan dapat dijadikan sebagai salah satu bahan referensi dan sebagai literature dalam pendidikan keperawatan serta sebagai acuan dalam pemberian tindakan non farmakologi dalam upaya membantu mengurangi nyeri kepala.
Pendidikan Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Hipertensi Dalam Kehamilan di Puskesmas Perumnas II Pontianak Barat
Pangestu, Jehani Fajar;
Fitriani, Henny
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37824/jkqh.v10i2.2022.367
Latar Belakang: Menurut WHO hipertensi adalah persentasi tertinggi kedua penyebab kematian ibu setelah perdarahan. Hipertensi atau tekanan darah tinggi terjadi pada sekitar 8-10% kehamilan. Kalimantan Barat termasuk persentasi hipertensi tertinggi ke 2 setelah Sumatera Selatan. Pemberian pengetahuan melalui media pendidikan kesehatan tentang hipertensi dalam kehamilan sangat penting dilakukan mengingat banyaknya ibu hamil yang belum menyadari bahayanya hipertensi pada kehamilan. Tujuan Penelitian ini menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang hipertensi dalam kehamilan di Puskesmas Perumnas II Pontianak Barat. Metode Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen dengan design one group pre test post test pada 35 ibu hamil dengan Teknik pengambilan sampling menggunakan teknik simple randome sampling. Media pendidikan kesehatan yang digunakan yaitu video dan pengambilan data pengetahuan dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis yang dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini Berdasarkan uji Paried T-Test diperoleh nilai p=0.000 terdapat perbedaan peningkatkan pengetahuan yang signifikan. Simpulan: Terdapat perbedaan peningkatan pengetahuan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan Pendidikan kesehatan dengan media video.
Identifikasi Kadar Gula Darah pada Penyandang Diabetes Mellitus Tipe 2 di Desa Kopang Lombok Tengah
Purqoti, Dewi Nur Sukma;
Amrullah, Muhammad;
Fatmawati, Baiq Rully;
Khairani, Fuji
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37824/jkqh.v10i2.2022.373
Diabetes Mellitus dikenal sebagai penyakit seumur hidup dan membutuhkan ketelatenan dalam mengendalikan kadar gula tetap stabil dan normal. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi kadar gula darah pada penyandang diabetes mellitus tipe 2 di desa kopang Lombok tengah. Metode Penelitian yang digunakan bersifat Deskriptif kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectiona dengan populasi sebanyak 113 responden. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner pada setiap variable. Data yang terkumpul kemudian di analisis secara univariat. Hasil dari penelitian ini yaitu data karakteristik menunjukkan penyandang Diabetes mellitus terbanyak pada rentan usia 51-60 tahun sejumlah 33 orang (61.1%), Sebagian besar berjenis kelamin perempuan sebanyak 42 orang (77.8%), Pendidikan terbanyak adalah SD sebanyak 24 orang (44.4%), Sebagian besar adalah IRT sebanyak 22 orang (40.7%) dan Kadar gula darah terbanyak dalam kategori sedang sebanyak 43 responden (79,6%). Kesimpulan: Kadar gula darah penyandang diabetes mellitus tipe 2 di desa Kopang Lombok tengah terbanyak yaitu dalam kategori sedang sejumlah 43 orang (79,6%) di ikuti yang mengalami kadar gula darah dalam kategori rendah sebanyak 3 orang (5,6%) dan dalam kategori tinggi sebanyak 8 orang (14,8%). Sangat dianjurkan pada penyandang diabetes mellitus lebih teratur dalam menghindari faktor-faktor yang menyebabkan meningkatnya kadar gula darah seperti rutin melaksanakan 5 pilar dalam tatalaksana penyakit diabetes mellitus.
Carpal Tunnel Syndrome
Fariqhan, Dimas Zul;
Taufik, Ahmad
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37824/jkqh.v10i2.2022.388
Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah sekumpulan gejala yang disebabkan oleh penekanan nervus medianus pada flexor retinaculum (ligamen carpal tranversum) pada pergelangan tangan yang menimbulkan gejala seperti nyeri, rasa baal (paralisis) dan kesemutan (parastesia) pada tangan serta berkurangnya kekuatan cengkraman pada tangan yang terkena. Menurut laporan, insidensi CTS per tahun yakni sebanyak 276:100.000. Kejadian CTS lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria, dengan prevalensi pada wanita mencapai 9,2% dan 6% pada pria, wanita berumur 40-60 tahun memiliki resiko yang tinggi untuk terkena sindrom ini. Adapun tatalaksana yang dapat dilakukan yaitu tatalaksana konservatif, tatalaksana medikamentosa, serta tatalaksana pembedahan. Terapi pembedahan memiliki tingkat kesuksesan lebih dari 90% dan resiko komplikasi yang rendah. Ada beberapa teknik insisi yang digunakan yaitu OCTR, mini-OCTR dan ECTR. Pembedahan dilakukan dengan cara melepaskan Ligamentum Karpal Transversal (TCL) secara membujur untuk mengurangi tekanan dalam carpal tunnel dan mendekompresi saraf median.
Gambaran Komunikasi Terapeutik Perawat di Ruang Rawat Inap Selama Masa Pandemi COVID-19 RSUD Awet Muda Narmada
Azhari, Rian;
Matuty, Amalia;
Suhamdani, Haris
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37824/jkqh.v10i2.2022.394
Komunikasi terapeutik adalah komunikasi antara perawat dan klien agar perawat mendapatkan informasi yang digunakan untuk meningkatkan kesehatan klien. Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang dilakukan untuk tujuan terapi atau pengobatan, seorang terapis dapat membantu klien mengatasi masalah yang dihadapinya melalui komunikasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi gambaran komunikasi terapeutik perawat diruang rawat inap selama pandemic covid-19 RSUD awet muda narmada. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perawat ruang rawat inap sebanyak 94 orang dengan total sampel diambil yaitu 48 orang. Hasil penelitian pelaksanaan komunikasi terapeutik perawat diruang rawat inap Rumah Sakit Umu Daerah Awet Muda Narmada dengan 48 responden menunjukkan mayoritas dalam kategori baik (77.1%). Fase pra-interaksi dalam kategori baik sebanyak 37 orang (77.1%), fase orientasi dalam kategori baik sebanyak 36 orang (75%), fase kerja dalam kategori baik sebanyak 38 orang (79.2%), dan fase terminasi dalam kategori baik sebanyak 39 orang (81.2%). Kesimpulan pelaksanaan komunikasi terapeutik perawat dalam kategori baik.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan
Wardani, Lidya;
Wiguna, Reza Indra;
Pa'ni, D. Mustamu Qamal;
Haerani, Beti;
Apriani, Lia Arian
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37824/jkqh.v10i2.2022.397
Secara global, tingginya angka balita mengalami hambatan pertumbuhan terlalu pendek. Di Indonesia, angka stunting masih di atas 20%. Di kecamatan Labuhan Haji angka stunting terbilang tinggi. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan. Metode penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah 85 responden yang memiliki balita usia 24-59 bulan. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan microtoice. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting dalam kategori cukup sebanyak 37 orang (43,5%) dengan balita stunting dalam kategori pendek sebanyak 39 balita (45,9%). Hasil uji statistic Spearman Rank diperoleh nilai (P=0,000 <0,05). Terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan karena semakin tinggi pengetahuan gizi ibu maka kecil resiko balita stunting. Kedepannya disarankan untuk peneliti selanjutnya agar dapat melakukan penelitian dengan menggunakan faktor lain yang dapat menjadi penyebab terjadinya stunting pada balita agar orang tua lebih mengetahui dengan jelas faktor penyebab terjadinya stunting.
Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Ibu Hamil tentang Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA) di Puskesmas Pengadang
Yulastini, Fitria;
Apriani, Lia Arian;
Hidayah, Nurul
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37824/jkqh.v10i2.2022.400
Buku kesehatan ibu dan anak (KIA) merupakan alat yang sederhana namun efektif digunakan sebagai alat informasi, edukasi, dan komunikasi. Pengetahuan ibu hamil tentang penggunaan KIA masih kurang dan menjadi kendala dalam pembentukan perilaku kesehatan ibu hamil. Buku KIA berisi informasi kesehatan sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku sehat ibu dan anak jika dimanfaatkan dengan baik oleh tenaga kesehatan dan ibu hamil. Tujuan Penelitian dilakukan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hami tentang pemanfaatan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Puskesmas Pengadang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ibu hamil yang datang ke Puskesmas Pengadang untuk pemeriksaan ANC. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan analisa data yang digunakan adalah analisa univariat. Hasil penelitian mengenai pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang pemanfaatan buku kesehatan ibu dan anak (KIA) menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang yaitu sebanyak 18 responden (40%) dan sebagian besar memiliki sikap positif yaitu sebanyak 26 responden (57.8%).