cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
REKA INTEGRA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 442 Documents
USULAN PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN PT. “X” MENGGUNAKAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE MATRIX DAN KANO MODEL Pongtinamba, Jeanet Ayu; Bakar, Abu; Novirani, Dwi
REKA INTEGRA Vol 4, No 1 (2016): Edisi Ketigabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.979 KB)

Abstract

Kebutuhan masyarakat di bidang jasa yang terus meningkat adalah salah satu alasan yang membuat perusahaan baru saling bersaing, setiap perusahaan dituntut mampu memberikan kualitas pelayanan yang terbaik. PT. “X” merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman paket atau barang, saat ini perusahaan masih menerima keluhan dari konsumen dikarenakan kualitas pelayanan yang diberikan oleh perusahaan kurang maksimal. Peningkatan kualitas layanan dilakukan dengan menggunakan integrasi Metode Importance Performance Matrix dan Kano Model. Hasil pengintegrasian kedua metode secara paralel menghasilkan matrix kuadran, dimana kudran tersebut akan memberikan prioritas utama terhadap variabel yang perlu ditingkatkan. Hasil integrasi diketahui bahwa variabel yang perlu ditingkatkan yaitu jaminan berupa ganti rugi terhadap kiriman yang rusak, terlambat, ataupun salah kirim, kecepat tanggapan customer service, petugas loket melayani transaksi dengan cepat dan tepat, serta iklan untuk promosi terhadap jasa yang diberikan menarik perhatian konsumen. Kata Kunci: Kualitas pelayanan, Importance Performance Matrix, Kano Model   ABSTRACT People needs in the service sector that growing fast is one of the reasons that make new companies compete each other, each company is required to providing the best quality service. PT. "X" is a company that provide shipping services or goods, it is still receiving complaints from consumers because of the quality of services provided by the company less than the maximum. Improved quality of service is done by using the integration method Importance Performance Matrix and Kano Model. Results of the integration of the two parallel methods are produce matrix quadrant, where in the quadrant will give top priority to the variables that need to be improved. Results of integration is known that the variables that need to be improved, is the compensation for damaged items, late, wrong address, fast response of the customer service, counter clerk serving transactions quickly and accurately, as well as advertisement for the promotion of the services that attract consumers. Keywords: Quality of Service, Importance Performance Matrix, Kano Model
USULAN LANGKAH STANDAR PENGENDALIAN KUALITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE TOTAL QUALITY ENGINEERING (TQE) UNTUK MEMINIMASI JUMLAH CACAT PRODUK SOUVENIR KERAMIK DI STUDIO KERAMIK 181 (ELINA KERAMIK HANDCRAFT) Keintjem, Denny Alexander; Harsono, Ambar; Novirani, Dwi
REKA INTEGRA Vol 3, No 2 (2015): Edisi Kesepuluh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.337 KB)

Abstract

Elina keramik handcraft merupakan Suatu perusahaan home industri yang bergerak dalam Bidang industri manufaktur produk berbahan dasar keramik atau kerajinan keramik. Salah satu produk yang diproduksi oleh perusahaan dan sangat banyak diminati oleh konsumen serta diproduksi hampir setiap hari ialah produk keramik souvenir yang memiliki pangsa pasar di dalam negeri namun juga di luar negeri. Permasalahan yang sedang dihadapi oleh perusahaan ialah standar untuk memperbaiki pengendalian kualitas pada produk souvenir keramik yang kurang baik dan belum cukup secara keseluruhan sehingga jumlah produk cacat yang dihasilkan saat produksi tergolong Banyak. Metode Total Quality Engineering (TQE) dititik beratkan pada 6 langkah untuk membuat dan mengevaluasi standar pengendalian kualitas produksi produk, yaitu: Perancangan Produk (Perencanaan), Klasifikasi Jenis Cacat (Klasifikasi), Proses Produksi (Proses), Aliran Bahan Baku Hingga Produk Jadi ( Produk), Dokumentasi atau Pendataan keseluruhan Produk (Dokumentasi) Dan Pemeriksaan serta Pengendalian Kualitas Produk (Quality Control). Kata kunci: Home Industry Keramik, Produk souvenir, dan Total Quality Engineering (TQE) ABSTRACT Elina ceramic handcraft home industry is a company engaged in the field of manufacturing products based ceramics or pottery. One of the products manufactured by the company and are very much in demand by consumers and are produced almost every day is a souvenir ceramic products which have a market share in the country but also in foreign countries. Problems being faced by the company is to improve the standard of quality control on products that are less good souvenir ceramics and not enough on the whole so that the number of defective products generated during the production of classified Lots. Methods Total Quality Engineering (TQE) put emphasis on the six steps to create and evaluate the production quality control standards of products, are: Product Design (Planning), Defect Classification (Classification), Production Process (Process), Flow Up Raw Materials Finished Product ( product), Data Collection Documentation or the whole product (Documentation) and Inspection and Quality Control Products (Quality Control). Keywords: Home Industry Ceramics, Ceramic Gift Product, and Total Quality Engineering (TQE)
Usulan Perbaikan Kualitas Pelayanan Minimarket Intimart Dengan Menggunakan Metode Importance Performance Matrix DESTRIANI, SELLY; Rukmi, Hendang Setyo; Susanty, Susy
REKA INTEGRA Vol 1, No 4 (2013): Edisi Keempat
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.105 KB)

Abstract

Semakin baik kualitas pelayanan maka akan semakin puas pula konsumen. Menurut parasuraman kualitas pelayanan dipengaruhi oleh 5 dimensi. Sebagai salah satu pusat belanja, INTImart ingin meningkatkan kualitas pelayanannya terhadap konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan usulan perbaikan kualitas pelayanan INTImart terhadap konsumen yang berkunjung berdasarkan dimensi-dimensi yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan adalah Importance Performance Matrix. Importance Performance Matrix merupakan suatu metode untuk menentukan skala prioritas perbaikan atribut kualitas pelayanan. Metode Importance Performance Matrix dilakukan dengan bantuan SPSS 17.0. Kata kunci: kepuasan Konsumen, Importance Performance Matrix, Kualitas Pelayanan
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS PETERNAKAN AYAM BOILER DI KECAMATAN MANDAU DURI-RIAU Setyawan, Dandy; Saleh, Alex; Fitria, Lisye
REKA INTEGRA Vol 4, No 2 (2016): Edisi Keempatbelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.577 KB)

Abstract

Kapasitas panen ayam boiler yang tidak memenuhi permintaan pasar menciptakan peluang untuk mendirikan usaha peternakan ayam boiler di Kecamatan Mandau. Untuk mengetahui kelayakan bisnis peternakan ayam boiler perlu dilakukan analisis kelayakan dari setiap aspek. Hasil penelitian bisnis peternakan ayam boiler di kecamatan Mandau dinyatakan layak. Analisis finansial untuk bisnis peternakan ayam boiler menghasilkan nilai Payback Period 2 tahun 7 bulan, Net Present Value sebesar Rp. 122.176.295,- dan Internal Rate of Return sebesar 23,04%. Kata Kunci: Bisnis Peternakan Ayam Boiler, Analisis Kelayakan Bisnis, Investasi   ABSTRACT   Boiler chickens harvesting capacity that does not meet the market demand creates the opportunity to establish a boiler chickens farm in Mandau district. To determine the feasibility of boiler chicken farm businesses need to analyze the feasibility of every aspect. Business research results boiler chicken farm in the district of Mandau declared eligible. Financial analysis for business boiler chicken farm produce value Payback Period 2 years 7 months, the Net Present Value of Rp. 122 176 295, - and Internal Rate of Return of 23.04%. Keywords: Boilers Chicken Farm Business, Business Feasibility Analysis, Investation
USULAN PERBAIKAN KUALITAS PELAYANAN DI RUMAH MAKAN SARI BUNDO CABANG MERAK DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY Khairan, Muhammad Farhanul; Arijanto, Sugih; Liansari, Gita Permata
REKA INTEGRA Vol 2, No 3 (2014): Edisi Ketujuh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.513 KB)

Abstract

Salah satu bidang usaha yang cukup menjanjikan pada saat ini adalah usaha dalam bidang kuliner.Rumah makan Sari Bundo cabang Merak merupakan salah satu bidang usaha kuliner makanan khas Sumatra Barat.Banyaknya keluhan dari konsumen terhadap pelayanan yang diberikan, seperti tempat parkir, toilet, dan lokasi rumah makan mengharuskan pihak rumah makan agar segera memperbaikinya.Salah satu caranya dengan mengukur tingkat kepuasan konsumen dengan menggunakan metode Service Quality.Dari hasil pengukuran pada penelitian ini didapatkan nilai rata-rata Gap 5 sebesar -0,052 artinya konsumen secara keseluruhan merasa belum puas dengan pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah makan Sari Bundo cabang Merak. Output dari penelitian ini adalah usulan perbaikan kualitas pelayanan bagi pihak rumah makan Sari Bundo cabang Merak. Kata kunci: Kepuasan Pelanggan, Service Quality, Usulan Perbaikan   ABSTRACT One of businesses which isquite promising at the moment is culinary businesses.Merak branch Sari Bundo restaurant is one of the field of West Sumateranese culinary.Many complaints from customers to services provided the restaurant as a parking area, toilet, and the location of restaurant, requires the management to immediately fix it. One of the ways is to measurements the level of customer satisfaction using Service Quality method. A result of measure on this research obtained average value of as much as -0,052 gap 5 witch means consumers has not been satisfied with the service given by Merak branch Sari Bundo restaurant. The output of this research is the proposed improvements the quality of service to management ofMerak branch Sari Bundo restaurant. Keywords:Customer Satisfaction, Service Quality,The Proposed Improvements
USULAN RANCANGAN RUTE DISTRIBUSI GAS LPG 3 KG MENGGUNAKAN METODE HEURISTIK DAN METODE BRANCH AND BOUND DI PT X Triyanto, Febri; Adianto, Hari; Susanty, Susy
REKA INTEGRA Vol 3, No 3 (2015): Edisi Kesebelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.04 KB)

Abstract

Makalah ini membahas pemecahan permasalah Vehicle Routing Problem dan permasalahan Traveling Salesman Problem yang berkaitan dengan pembentukan rute optimal. Metode yang digunakan dalam memecahkan permasalahan tersebut adalah metode Clarke & Wright dan Nearest Neighbor untuk tahap pencarian solusi awal. Untuk mendapatkan solusi yang optimal dari solusi awal, maka digunakan metode Branch and Bound sebagai metode perbaikan. Perhitungan metode Clarke & Wright dilihat berdasarkan nilai penghematan jarak yang terbesar, sedangkan metode Nearest Neighbor berdasarkan tetangga terdekatnya. Metode Branch & Bound dapat diselesaikan menggunakan software WinQSB.   Kata kunci: Vehicle Routing Problem, Traveling Salesman Problem, Clarke & Wright, Nearest Neighbor, Branch and Bound   ABSTRACT This paper discusses the Vehicle Routing Problem solving problems and problems of the Traveling Salesman Problem related to the formation of the optimal route. The method used in solving these problems is the method of Clarke & Wright and Nearest Neighbor for the early stages of the search for solutions. To obtain the optimal solution of the initial solution, then the Branch and Bound method is used as a method of repair. Calculation method of Clarke & Wright visits based on the value of saving the greatest distance, while the Nearest Neighbor method based on nearest neighbors. Branch & Bound method can be completed using the software WinQSB. Keywords: Vehicle Routing Problem, Traveling Salesman Problem, Clarke & Wright, Nearest Neighbor, Branch and Bound
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS TRAVEL DENGAN KONSEP SHUTTLE TO SHUTTLE JURUSAN BANDUNG-JAKARTA Saputra, Wahyu Tri; Bakar, Abu; Fitria, Lisye
REKA INTEGRA Vol 2, No 4 (2014): Edisi Kedelapan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.159 KB)

Abstract

Peluang usaha travel shuttle to shuttle dilihat dari adanya penumpang tidak terangkut dan perpindahan moda transportasi dari Kereta Api dan Bus. Analisis kelayakan bisnis perlu dilakukan untuk mengkaji kelayakan dari setiap aspek. Hasil penelitian bisnis travel shuttle to shuttle untuk jurusan Bandung-Jakarta dinyatakan layak. Hasil kelayakan untuk bisnis travel diperoleh nilai Payback Period 3 tahun 5 bulan, Net Present Value sebesar Rp. 913.557.126,- dan Internal Rate of Return sebesar 20,88%. Kata Kunci: usaha travel shuttle to shuttle, Analisis Kelayakan Bisnis, Investasi ABSTRACT The travel business opportunity shuttle to shuttle seen from the passenger was not transported and displacement modes of transport from Railway and Bus . Business feasibility analysis needs to be done to assess the feasibility of every aspect. The results of the study shuttle to shuttle the travel business for majors Bandung - Jakarta declared eligible. The results of the feasibility for the travel business values ​​obtained Payback Period 3 years and 5 months , the Net Present Value of Rp . 913 557 126 , - and the Internal Rate of Return of 20.88 % . Keywords: business trip shuttle to shuttle , Business Feasibility Analysis, Investation
Usulan Perbaikan Kualitas Pelayanan Jasa Kantor Imigrasi Kelas II Depok dengan Menggunakan Metode Importance Performance Matrix Mulyanto, Andry; Rukmi, Hendang Setyo; Bakar, Abu
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.631 KB)

Abstract

Kantor Imigrasi Kelas II Depok merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis di Kementrian Hukum dan HAM yang melayani pembuatan paspor. Adanya keluhan  masyarakat terkait pembuatan paspor mendorong Kantor Imigrasi Kelas II Depok meningkatkan kualitas pelayanannya. Metode yang digunakan untuk menentukan skala prioritas atribut yang akan ditingkatkan kualitasnya adalah Importance-Performance Matrix (IPM). Atribut-atribut kualitas pelayanan diturunkan dari Konsep Kualitas Jasa Parasuraman, dkk. Setiap atribut kualitas pelayanan dihitung nilai indeks tingkat kepentingan dan tingkat kepuasannya. Nilai indeks tersebut kemudian dipetakan ke dalam IPM. Atribut yang perlu ditingkatkan segera adalah kenyamanan dan kebersihan toilet, ketersediaan sarana informasi, dan kemampuan  petugas dalam memberikan informasi. Penugasan tenaga honorer dan peningkatan intensitas pembersihan toilet disertai mekanisme pengawasan yang baik, perluasan toilet, training dan penempatan petugas pemberi informasi yang tepat merupakan usulan perbaikannya. Kata kunci: kualitas pelayanan, importance performance matrix, indeks tingkat kepentingan dan kepuasan.
RANCANGAN KEMASAN BEDAK TABUR (LOOSE POWDER) DENGAN MENGGUNAKAN METODE KANSEI ENGINEERING Rahmayani, Nurfathia; Yuniar, Yuniar; Desrianty, Arie
REKA INTEGRA Vol 3, No 4 (2015): Edisi Keduabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.332 KB)

Abstract

Bedak tabur merupakan salah satu jenis bedak yang digunakan oleh wanita. Namun terdapat beberapa keluhan pada kemasannya seperti kemasan terlalu besar sehingga sulit untuk dibawa pada saat aktifitas diluar. Penelitian ini membahas perancangan kemasan bedak tabur dengan menggunakan metode kansei engineering. Metode kansei engineering merupakan salah satu metode perancangan dengan menggunakan pendekatan emosional responden. Dalam metode kansei terdapat tiga langkah utama penelitian. Langkah pertama menggumpulkan kansei words dan melakukan strukturisasi kansei words, kedua menentukan faktor-faktor dari hasil tanggapan 100 responden dan menghitung keterkaitan antara faktor dengan variabel yang terkait didalamnya, ketiga pemodelan untuk setiap masing-masing faktor. Hasil penelitian ini adalah merancang kemasan bedak tabur yang disesuaikan dengan kansei words yang terpilih. Kata kunci: bedak tabur, kemasan, kansei engineering, kansei words.   ABSTRACT Loose Powder is one type of powder used by women. However , there are several complaints on the packaging, such as packaging too big so it is difficult to carry out when the activity. This study discusses the design of packing loose powder by using kansei engineering method. Kansei engineering method is one of the design method using an emotional approach of respondents. In kansei method there are three main steps of research. The first step in collecting kansei words and do a structuring kansei words, The second determining factors of the results of the responses of 100 respondents and calculate the relationship between the variables associated with factors therein, The third modeling for each individual factor. A result of this study was to design a packaging loose powder that is adapted to kansei words chosen.  Keywords: loose powder, packaging, kansei engineering, kansei words.
Algoritma Penjadwalan Job Shop Kelompok Mesin Homogen dan Heterogen Menggunakan Variable Neighborhood Descent with Fixed Threshold Menggunakan Kriteria Minimasi Makespan UTOMO, MALINDA MULYAWATI; Imran, Arif; Zaini, Emsosfi
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.839 KB)

Abstract

Makalah ini membahas penjadwalan job shop kelompok mesin homogen dan heterogen menggunakan algoritma variable neighborhood descent (VND) with fixed threshold dengan kriteria minimasi makespan. Tahap-tahap yang dilakukan dalam algoritma ini yaitu tahap konstruksi yang diperbaiki dengan menggunakan local serach. Pada tahap kostruksi, inisial solusi dibangkitkan dengan penjadwalan non delay, setelah itu jadwal tersebut diperbaiki pada tahap local search dimana local search yang digunakan adalah exchange dan insert terhadap struktur neighborhood secara deterministik. Data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data-data dari literatur. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini sama dengan peneletian sebelumnya yang dilakukan oleh Putra (2010). Kata kunci: Job shop, kelompok mesin, variable neighborhood descent with fixed threshold Abstract This papper discusses the scheduling of job shop with machine groups homogen and heterogen using variable neighborhood descent (VND) with fixed threshold for the makespaan minimization criteria. The stage are performed on this algorithm, namely the construction phase is improved by using of local serach. At this stage of constructs, the initial scheduling solution generated by the non-delay, after which the schedule is fixed at a stage where local search local search is used to exchange and insert process of deterministic structure in neighborhood. The data used in this papper is the data form the literature. The results obtained from this study together with the previous intensive search conducted by Putra (2010). Keywords: Job shop, machine groups, variable neighborhood descent with fixed threshold