cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
REKA INTEGRA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 442 Documents
Rancangan Perbaikan Sistem Kerja dengan Metode Quick Exposure Check (QEC) di Bengkel Sepatu X di Cibaduyut Ilman, Ahmad; Yuniar, Yuniar; Helianty, Yanty
REKA INTEGRA Vol 1, No 2 (2013): Edisi Kedua
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.447 KB)

Abstract

Bengkel sepatu X di Cibaduyut kurang memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan kerja bagi para operatornya. Pada setiap stasiun kerja, operator bekerja secara manual dan membuat operator sering mengalami pegal-pegal pada bagian punggung dan leher. Untuk itu perlu dilakukan perbaikan stasiun kerja di bengkel tersebut. Quick Exposure Check (QEC) merupakan salah satu metode yang menggunakan kuesioner yang ditujukan untuk operator dan juga pengamat. Kuesioner ini digunakan untuk menganalisis beban postur tubuh yang dirasakan oleh operator di bengkel sepatu tersebut. Dari hasil perhitungan, nilai yang didapat dari seluruh stasiun kerja yang ada di bengkel sepatu X berada pada range 50-69% sehingga perlu diberikan usulan perbaikan stasiun kerja karena berisiko terjadinya cedera. Usulan 1 merupakan kursi dan meja untuk operator bekerja dengan posisi duduk. Hasil dari usulan 1 masih menunjukkan nilai pada range 50-69% sehingga perlu dilakukan perbaikan. Usulan 2 merupakan kursi dan meja untuk operator bekerja dengan posisi duduk berdiri. Hasil dari usulan 2 menunjukkan nilai pada range 40-49% dimana hanya perlu dilakukan penelitian lanjut dan lebih aman digunakan oleh operator dibanding sebelumnya. Kata kunci: pengukuran beban postur tubuh, ergonomi, Quick Exposure Check (QEC)
SISTEM PERANGKAT LUNAK UNTUK INTERNAL ASSESSMENT MALCOLM BALDRIGE CRITERIA FOR PERFORMANCE EXCELLENCE (KATEGORI 7 – HASIL) BERBASIS PENGUKURAN KPKU-BUMN Azmi, Muhammad Ihsan; Nugraha, Cahyadi; Arijanto, Sugih
REKA INTEGRA Vol 3, No 4 (2015): Edisi Keduabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.791 KB)

Abstract

Perusahaan harus bisa mengetahui performansi kinerjanya agar dapat bersaing dengan perusahaan lainnya. Cara untuk mengetahui performansi adalah dengan menggunakan Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE). Penilaian secara resmi membutuhkan biaya yang tinggi. Internal assessment merupakan solusi untuk masalah biaya yang tinggi. Sistem perangkat lunak dibutuhkan untuk dapat mempermudah internal assessment. Makalah ini membahas sistem perangkat lunak yang difokuskan untuk MBCfPE Kategori 7 (Hasil). Sistem perangkat lunak yang dirancang berbasis pendekatan penilaian KPKU-BUMN.   Kata kunci: MBCfPE, internal assessment, perangkat lunak, kategori hasil-hasil   ABSTRACT A company must be able to determine its performance, so it can compete with other companies. To determine the performance, Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE) can be used. Certified assessment is very expensive, so that an internal assessment is a solution for the problem of high cost. Software system is required to support the internal assessment. This paper discusses about software system for MBCfPE with a focus in Category 7 (Results). The designed software system is based on KPKU-BUMN measurement approach. Keywords: MBCfPE, internal assessment, software, results category
Pembentukan Rute Distribusi Menggunakan Metode Nearest Neighbor dan Perbaikan Tur Menggunakan Metode 1-Insertion BENGE, EMILIANA HOSTYA R.; Imran, Arif; Susanty, Susy
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.586 KB)

Abstract

PT Panca Lestari Primamulya merupakan salah satu distributor produk Mayora di kota Bandung. PT Panca Lestari Primamulya menggunakan pengalamannya dalam mengirimkan produk ke toko-toko karena tidak memiliki perencanaan kendaraan sebelumnya. Permasalahan yang dihadapi oleh PT Panca Lestari Primamulya dalam mendistribusikan produknya adalah banyaknya jumlah toko yang dikunjungi (51 toko), jarak antara toko dan distributor yang berjauhan, kapasitas kendaraan sebesar 620 karton dan adanya keterbatasan waktu kerja yaitu 8 jam kerja. Dengan kata lain, PT Panca Lestari Primamulya memiliki permasalahan Vehicle Routing Problem (VRP). Metode penyelesaian VRP yang digunakan dalam penelitian ini adalah algoritma nearest neighbor dan 1-insertion. Nearest Neighbor menghasilkan solusi awal pembentukan rute, sedangkan 1-insertion memperbaiki solusi yang dihasilkan oleh metode nearest neighbor . Kata Kunci: Vehicle Routing Problem, Nearest Neighbor, 1-insertion. ABSTRACT PT Panca Lestari Primamulya is one of Mayora’s product distributor in Bandung city. PT Panca Lestari Primamulya uses its experience in delivering the product to the stores because they do not have a vehicle prior planning. Problems faced by PT Panca Lestari Primamulya in distributing their products is the large number of stores visited (51 stores), the distance between the store and the distributor apart, the vehicle capacity of 620 cartons and the limited working time is 8 hours. Or in other words, PT Panca Lestari Primamulya have Vehicle Routing Problem (VRP). VRP settlement method used in this study is the nearest neighbor algorithm and  1-insertion. Nearest Neighbor result in the formation of the initial solution, while the 1-insertion repair solution generated by the nearest neighbor method. Keyword: Vehicle Routing Problem, Nearest Neighbor, 1-insertion
USULAN PEMESANAN SEPATU KESELAMATAN DENGAN MODEL ECONOMIC ORDER QUANTITY (STUDI KASUS DI PT. X) Wenda, Bonivasius; Adianto, Hari; Rispianda, Rispianda
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.662 KB)

Abstract

Masalah utama yang terdapat pada sistem pengendalian persediaan adalah berapa dan kapan pemesanan harus dilakukan pada saat yang tepat dengan biaya yang murah. Economic Order Quantity adalah ukuran pemesanan yang dapat meminimasi total biaya persediaan. Makalah ini membahas mengenai perencanaan dan pengendaliaan persediaan sepatu keselamatan di PT. X dengan permintaan yang bersifat deterministik statik. Model yang digunakan adalah model deterministik dengan model ekonomis Wilson dan model probabilistik Q dengan metode Hadley-Whitin. Dari kedua model di atas dipilih model terbaik berdasarkan kriteria minimasi total biaya per tahun. Berdasarkan hasil makalah ini perusahaan dapat minimasi total biaya persediaan dengan model ekonomis Wilson.   Kata kunci: Model EOQ, Model Ekonomis Wilson, Model Probabilistik Q.   ABSTRACT The main issues contained in the inventory control system is how and when the booking must be made at the right time at a low cost. Economic Order Quantity is a measure ordering that can minimize the total cost of inventory. This paper discusses the planning and control inventory of safety shoes in PT. X with static deterministic demand. The model used is a deterministic model with an economical model of Wilson and probabilistic models Q with Hadley-Whitin method. From these two models selected the best model based on minimization criteria of the total cost for year. Based on the results of this paper can companies minimization total inventory cost with Wilson economic model. Keywords: EOQ Model, Wilson Economic Model, Probabilistic Q Model.
Pengukuran Performansi di PT. XYZ Dengan Pendekatan MBCfPE pada Kriteria Fokus Tenaga Kerja dan Hasil Bisnis Herdiana, Irvan; Arijanto, Sugih; Harsono, Ambar
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malcolm Baldrige for Performance Exellence (MBCfPE) merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja pada suatu perusahaan. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran terhadap kinerja di PT. XYZ berdasarkan Malcolm Baldrige khususnya pada kriteria 5 fokus tenaga kerja dan hasil bisnis. Proses pengumpulan data melalui wawancara dan menyebarkan kuesioner. Pengumpulan data digunakan untuk membuat profil organisasi, dokumen aplikasi proses dan dokumen aplikasi hasil. Pengolahan data untuk dokumen aplikasi proses menggunakan metode penilaian ADLI (Approach, Deploy, Learning, Integration) dan untuk dokumen aplikasi hasil menggunakan metode penilaian LeTCI (Level, Trend, Comparisons, Intregration). Skor untuk kriteria fokus tenaga kerja yaitu lingkungan tenaga kerja, kerekatan tenaga kerja dan hasil fokus tenaga kerja. Skor untuk proses lingkungan tenaga kerja sebesar 10.8, skor untuk proses kerekatan tenaga kerja sebesar 12.15 dan skor hasil fokus tenaga kerja sebesar 21.6. Skor perusahaan secara keseluruhan Malcolm Baldrige sebesar 318.85. Kata kunci: Pengukuran Kinerja Perusahaan, Malcolm Baldrige
Penentuan Rute Distribusi Es Balok Menggunakan Algoritma Nearest Neighbour dan Local Search (Studi Kasus di PT. X) HUTASOIT, CLAUDYA SANIN; Susanty, Susy; Imran, Arif
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.652 KB)

Abstract

PT. X merupakan perusahaan yang bertugas mendistribusikan es balok kepada pelanggan dalam lingkup Daerah Pelabuhanratu dan sekitarnya. Persoalan yang diteliti yaitu rute pendistribusian dari distributor kepada pelanggan. Rute pendistribusian sebelumnya dilakukan berdasarkan intuisi sehingga rute pendistribusian belum optimal dan pelanggan tidak dapat dilayani dalam satu hari. Persoalan pendistribusian ini akan diselesaikan dengan metode Nearest Neighbour dan diperbaiki oleh Local Search dengan harapan didapatkan rute terpendek. Cara kerja metode Nearest Neighbour adalah pemilihan lokasi pelanggan berdasarkan jarak terdekat dari lokasi terakhir dan perbaikan solusi dilakukan dengan menggunakan Local Search (insertion intra-route (1-0)) dengan memindahkan posisi satu pelanggan dalam satu rute sehingga dihasilkan rute distribusi yang baik. Kata kunci: Vehicle Routing Problem, Nearest Neighbour, Local Search, Insertion Intra-Route (1-0). Abstract PT. X is a depot who distribute ice to customers in scope city of Pelabuhanratu and around. The issues examined are routes of distribution from the distributor to the customers. The route of the distribution before is based on the intuition so the route of the distribution are not optimal and the customers cannot served in one day. This problem is solved with Nearest Neighbour method and Local Search. Nearest Neighbour is a method that select the nearest distance from the last a customers location and this solution will be completed with Local Search (insertion intra-route (1-0)) that relocate one node in same route thus produced good route distribution. Keywords: Vehicle Routing Problem, Nearest Neighbour, Local Search, Insertion Intra-Route (1-0).
USULAN PENINGKATAN KUALITAS PRODUK E- HOUSE MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND ERROR ANALYSIS (FMEA) DI PT. X Wagner, Rizky M; Taroepratjeka, Harsono; Mustofa, Fifi Herni
REKA INTEGRA Vol 3, No 2 (2015): Edisi Kesepuluh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.756 KB)

Abstract

PT. X merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur pembuatan komponen pembangkit listrik dan rangka baja. PT. X dalam melakukan proses produksi pembuatan E-House masih menghasilkan produk cacat  pada stasiun kerja Bending yaitu masih terdapat sudut lengkung yang tidak sesuai, pada stasiun kerja Welding yaitu masih terdapat pengelasan tidak penuh dan pada stasiun kerja Painting yaitu masih terdapat permukaan yang tidak tercat secara menyeluruh. Cacat yang terjadi perlu untuk dilakukannya perbaikan pada setiap prosesnya.  Metode Failure Mode And Error Analysis (FMEA) digunakan untuk menganalisis kecacatan baik kecacatan bentuk maupun kecacatan yang akan mengakibatkan semua produk cacat. Metode FMEA pada produk ini menganalisis dan memberikan solusi untuk memperkecil terjadi cacat pada proses Bending, Welding dan Painting.   Kata kunci : Pengendalian Kualitas, Metode FMEA, Peningkatan Performansi ABSTRACT PT. X is a company engaged in manufacturing the manufacture of power plant components and steel frames. PT. X in the manufacturing production process E- House still produce defects in the work station is still there Bending curved angles that do not fit, the welding work station that is still full and there is no welding at the work station that is still contained Painting surfaces thoroughly tercat , Defects that occur need to do repairs on any process. Methods And Error Failure Mode Analysis (FMEA) is used to analyze the disability of either the form or disability that would result in all product defects. FMEA method on these products analyze and provide solutions to reduce defects in the process Bending, Welding and Painting. Keywords: Quality Control, FMEA Method, Improved Performance
Analisis Kelayakan Pembangunan Usaha Pupuk Organik di Provinsi Lampung ZULKARNAINI, AFRIZAL; Yuniar, Yuniar; Saleh, Alex
REKA INTEGRA Vol 1, No 3 (2013): Edisi Ketiga
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.218 KB)

Abstract

Dalam mendirikan suatu usaha tidak terlepas dari  resiko usaha dan investasi modal, sehingga predikat layak dibutuhkan dalam pembangunan usaha tersebut. Pembahasan yang dilakukan pada penelitian ini adalah tentang kelayakan dari suatu nilai usaha pupuk organik yang akan didirikan di Provinsi Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pihak investor yaitu CV. ST untuk menganalisis kelayakan usaha yaitu dalam mengatasi adanya peluang pasar. Analisis kelayakan bisnis dilakukan dengan menggunakan lima aspek, Aspek Pasar dinyatakan layak karena adanya peluang pasar dan adanya strategi pemasaran yang dapat direalisasikan. Aspek teknis dinyatakan layak karena spesifikasi produk sesuai dengan permintaan konsumen, dan lokasi usaha memiliki sumber daya yang memadai. Aspek legal dan lingkungan dinyatakan layak karena adanya badan usaha berbentuk CV. dan adanya penanganan limbah hasil produksi terlebih dahulu. Aspek Manajemen Sumber Daya Manusia dinyatakan layak karena adanya struktur organisasi dan uraian pekerjaan yang jelas. Aspek finansial dinyatakan layak karena Payback period 2 tahun 11 bulan, Net Present Value Rp 9.147.182.809, dan Internal Rate of Return 44.03%. Kata Kunci: Aspek Pasar, Aspek Teknis, Aspek Legal dan Lingkungan, Aspek Manajemen Sumber Daya Manusia, dan Aspek Finansial ABSTRACT In setting up a business can not be separated from the business risk and capital investment, so that the predicate feasible the effort required in development. Discussion conducted in this study is about the feasibility of an organic fertilizer business value that will be established in the province of Lampung. This study aims to help the investors namely CV. ST in analyzing the feasibility of which is to address the market opportunities. Business feasibility analysis performed by using five aspects, market aspects are feasible because of the market opportunities and the marketing strategies that can be realized. The technical aspects are feasible because product specifications according to customer demand, and location of the business has adequate resources. Legal and environmental aspects as feasible because of the business entity CV. and the handling of waste products in advance. Human resource management aspects are feasible because of the organizational structure and job descriptions are clear. Financial aspects as feasible because Payback period of 2 years 11 months, a positive Net Present Value Rp. 9.147.182.809, and the Internal Rate of Return 44,03%. Keywords: Market Aspects, Technical Aspects, Legal and Environmental Aspects, Human resource management Aspects, Financial aspects.
USULAN RANCANGAN MESIN SANDBLASTING UNTUK PRODUK PIPA BUSHING ARM HONDA CRV Aziz, Luthfi Abdul; Rispianda, Rispianda; Prassetiyo, Hendro
REKA INTEGRA Vol 4, No 1 (2016): Edisi Ketigabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.552 KB)

Abstract

Makalah ini membahas perancangan pengembangan mesin sandblasting menggunakan metode Verein Deutsche Inginieuer (VDI) 2222. Proses perancangan dan pengembangan mesin sandblasting, ini memiliki 4 tahapan yaitu analisis, membuat konsep, merancang dan penyelesaian. Tahap analisis adalah mengidentifikasi kondisi mesin sandblasting yang ada sekarang. Pembuatan konsep adalah proses menentukan kebutuhan. Tahap merancang merupakan proses penggambaran dari kebutuhan yang telah ditentukan sebelumnya. Dan tahap penyelesaian merupakan tahap menyelesaikan rancangan. Data-data yang digunakan pada makalah ini merupakan dari perusahaan CV. Timur Raya Teknik.   Kata kunci: Perancangan, Verein Deutsche Inginieuer 2222 (VDI 2222), Mesin sandblasting   ABSTRACT This paper discusses the design development sandblasting machine using the Verein Deutsche Inginieuer (VDI) 2222. The process of designing and developing a sandblasting machine has four phases: analysis, draft, design and completion. Phase analysis is to identify the conditions existing sandblasting machine. Drafting is the process of determining needs. Stage designing is a process depiction of predetermined requirements. And completion stage is the stage of completing the design. The data used in this paper are those of the company CV. Timur Raya Teknik. Keywords: design, Verein Deutsche Inginieuer 2222 (VDI 2222),  sandblasting machine.
IDENTIFIKASI CURRENT & NEEDED CORE COMPETENCIES PTS X Dewi, Ratnasari; Wiratmadja, Iwan Inrawan; Arijanto, Sugih
REKA INTEGRA Vol 2, No 3 (2014): Edisi Ketujuh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.996 KB)

Abstract

Walaupun PTS X telah memiliki beberapa landasan yang dapat mendukung tercapainya visi dan misi, diantaranya Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Induk Pengembangan (RIP). Namun PTS X belum mengidentifikasi core competence, pencapaian visi dan misi akan lebih mudah dicapai ataupun sempurna dalam pencapaiannya, jika memiliki core competence (kompetensi inti). Core competencies (kompetensi inti) adalah kapabilitas perusahaan yang mendasar dan berperan dalam membentuk keunggulan bersaing serta pusat dari formulasi strategi untuk memenuhi visi dan misi dalam memberikan keuntungan di pasar atau lingkup pelayanan. Terdapat dua kompetesi yang diidentifikasi yakni current core competence dan future core competence. Current core competence yang telah dimiliki adalah kepedulian dosen terhadap mahasiswa, dan future core competence yang harus dimiliki adalah support. Kata kunci: strategi bersaing, kompetensi inti, perencanaan strategis ABSTRACT Although PTS X has had some foundation that can support the achievement of the vision and mission, including the Strategic Plan (Strategic Plan) and Development Master Plan. However, PTS X has not been identified core competence, vision and mission will be more easily achieved nor perfect in its achievements, if it has a core competence (core competencies). Core competencies (core competence) is a fundamental capability of the company and was instrumental in establishing a competitive advantage as well as the center of formulation strategies to fulfill the vision and mission in providing advantages in the market or scope of services. There are two identified competencies ie, current and future core competence, core competence. Current core competence is a concern that has been owned by the lecturer to the students, the future core competence is a must-have support. Keywords: competitive strategy, core competencies, strategic planning